WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Duta Khusus RI di Shanghai

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Duta Khusus RI di Shanghai
e-ti | kompas-m clara wresti

Dia adalah pengusaha swasta. Namun, apa yang dilakukan di Shanghai, Republik Rakyat China, membuat orang tidak lagi melihatnya sebagai orang swasta, tetapi perwakilan Pemerintah Republik Indonesia di Shanghai.

Duta Khusus RI di Shanghai
Lihat Curriculum Vitae (CV) Kasim Ghozali

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Kasim Ghozali

QR Code Halaman Biografi Kasim Ghozali
Bio Lain
Click to view full article
Sisca Soewitomo
Click to view full article
Budi Hardjono
Click to view full article
Jujun S Suriasumantri
Click to view full article
Andi Hakim Nasution
Click to view full article
Mahmud Ghaznawie
Click to view full article
Djali Jusuf
Click to view full article
Marganti Manullang

Setiap dua bulan sekali, toko Made in Indonesia yang terletak di Shanghai Bay, Pudong Selatan, Shanghai, berubah menjadi tempat bertemunya warga Indonesia dengan perwakilan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia. Di toko milik Kasim Ghozali (47) itu, semua unek-unek yang menjadi beban warga Indonesia ditumpahkan.

Ada yang mengadu soal sulitnya mengurus hak waris dari almarhum suaminya yang berkewarganegaraan China. Ada juga yang mengeluh tentang pengurusan hak asuh anak, perceraian, atau sekadar perpanjangan paspor.

"Kami ini swasta. Tetapi warga Indonesia yang ada di Shanghai dan sekitarnya tahunya kami ini wakil pemerintah. Jika mereka ada masalah, pasti datang ke sini," kata Kasim yang ditemui di Shanghai, pertengahan Januari lalu.

Toko Made in Indonesia sekilas seperti galeri budaya Indonesia. Di sana terpajang kain-kain tradisional asal Indonesia, kerajinan tangan, lukisan, dan interior bergaya Bali. Di depan toko terpampang papan promosi yang menceritakan kopi luwak dan kopi toraja yang ditulis dengan bahasa Inggris dan Mandarin.

Setiap tamu yang masuk ke dalam toko itu perhatiannya pasti langsung tertuju pada satu set angklung besar yang terletak di tengah toko. Angklung tersebut berbeda dengan angklung biasa. Angklung itu bisa berbunyi sendiri, tanpa ada orang yang memainkannya.

Rupanya, angklung tersebut telah disambungkan dengan program komputer sehingga bisa mengumandangkan lagu-lagu Indonesia. Kasim bisa membuat angklung digital itu karena mempunyai hubungan yang baik dengan Apple Inc, perusahaan komputer terkemuka di dunia.

Istimewa karena selain di Toko Made in Indonesia, angklung itu hanya ada di KBRI di Beijing dan Musical Instrument Museum di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat.

Menurut Kasim, angklung sengaja dipilih untuk dipamerkan di China karena alat musik itu terbuat dari bambu yang sangat dikenal masyarakat China.

"Tujuan utama saya adalah mengenalkan Indonesia kepada dunia. Tetapi, agar mudah diterima, saya harus mencari cara yang mudah diserap atau sudah dikenal masyarakat tujuan. Tamu-tamu China yang datang ke sini sangat kagum. Mereka baru tahu bambu bisa jadi alat musik selain suling," kata Kasim yang Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
utamanya adalah percetakan dan pengemasan.

Membuat angklung digital itu adalah satu bentuk pengemasan yang unik terhadap budaya Indonesia.

Keinginan pria yang murah senyum ini untuk mempromosikan Indonesia sudah tumbuh sejak dia duduk di bangku sekolah. Kasim yang menuntut ilmu di Singapura dan AS penasaran mengapa orang asing lebih kenal Thailand dan bahkan Vietnam daripada Indonesia.

Dari penelusurannya, dia menemukan jawaban, bahwa negara-negara lain lebih terkenal karena banyak warganya yang pergi ke luar negeri. Mereka tidak sekadar berkunjung, tetapi juga menetap. Ketika itulah mereka membawa budaya negaranya untuk dikenalkan ke lingkungan sekitar.

Contoh yang paling nyata adalah makanan. Di tempat baru mereka mulai menjalin hubungan dengan warga setempat, lalu mengundang teman-temannya untuk mencicipi makanan tradisional mereka, akhirnya menumbuhkan ide untuk membuka restoran. "Ini baru makanan, belum tradisi yang lain. Makanya, semakin banyak yang ke luar negeri, budaya negara itu makin dikenal warga dunia," jelas pria yang berpembawaan santun dan kalem ini.

Toko budaya

Di Toko Made in Indonesia yang dibuka sejak tahun 2008, Kasim juga membuka restoran yang menyediakan menu-menu tradisional Indonesia. Ada gado-gado, rawon, ayam penyet, soto, dan lainnya. Di bagian luar toko diletakkan sebuah meja pajang kaca yang di dalamnya berisi penganan khas Indonesia, seperti dadar gulung, kue lapis, dan lemper.

Kasim memang tidak menangani toko itu setiap hari. Toko tersebut dikelola John Suhardjo yang masih ada hubungan kerabat dengannya.

Kasim sadar toko budaya miliknya tidak akan menghasilkan keuntungan dari segi materi. Apalagi letaknya boleh dibilang kurang strategis. Namun, dia tetap telaten mengurus toko itu karena yang diinginkannya semata-mata mempromosikan budaya Indonesia sambil melayani warga Indonesia di Shanghai.

Beberapa kali toko tersebut juga menjadi tempat bertemu para peLihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
Indonesia dengan peLihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
China atau pebisnis dari negara lain. Kasim berencana mencari tempat yang lebih strategis agar tokonya lebih dikenal dan mudah dicapai banyak orang.

Setiap bulan Kasim datang ke Shanghai mengantar semua kebutuhan toko. Setiap kali ke China dia membawa dua koper besar, satu koper kecil, dan satu tas kerja. Dua koper besar berisi segala kebutuhan toko, seperti kain, bumbu pecel, kerupuk, keluwek, bumbu dapur, dan lainnya.

"Saya tidak pernah banyak membawa kebutuhan pribadi. Jadi, koper-koper ini isinya keperluan toko semua. Lalu pulangnya saya sering membeli contoh-contoh kemasan yang saya temui di jalan," ujarnya.

Kasim meneruskan usaha percetakan dan pengemasan yang sudah berjalan selama tiga generasi. Dia menangani PT Printec dan PT Grafitec bersama dua adik laki-lakinya, Rudy Ghozali dan Eddy Margo Ghozali. Kasim bertanggung jawab pada bisnis secara keseluruhan, baik yang di Indonesia maupun di China. Rudy bertanggung jawab pada perusahaan yang di Indonesia, sedangkan Eddy mengelola teknologi informasi sekaligus membuat dan mengelola basis data untuk kepentingan perusahaan.

Tiga saudara yang sangat berkemampuan itu membuat perusahaan keluarga berkembang baik hingga ke China selama 13 tahun. Produk mereka diekspor ke Eropa dan Amerika Serikat, serta telah membukukan hasil penjualan 100 juta dollar AS.

Melihat bisnisnya yang berkembang baik di China dan ketidakadilan yang sering dialami etnis Tionghoa di Indonesia, ternyata tidak membuat Kasim beralih dari Indonesia. e-ti

Sumber: Kompas, Rabu, 16 September 2011 | M Clara Wresti

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 28 Feb 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012
Hidup Baru Sang Idola Tidak Ingin Menjadi Sekadar Guru

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Buku ini bicara bagaimana membuat tulisan cerpen dengan cara yang mudah dan cepat dapat dilakukan, menarik dan ada pola yang jelas.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: