WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Berlatih Dengan Mengejar Motor

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Berlatih Dengan Mengejar Motor
e-ti | mediaindonesia-ramdani

Terpilih memperkuat Timnas Indonesia U-23 Pra-Olimpiade 2012 tanpa seleksi secara tidak langsung menunjukkan kemampuan kelas wahid Yongki dalam mengolah si kulit bundar.

Pemain Timnas (U-23)
Lihat Curriculum Vitae (CV) Yongki

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Yongki

QR Code Halaman Biografi Yongki
Bio Lain
Click to view full article
Lea Simanjuntak
Click to view full article
DI Panjaitan
Click to view full article
Syaharani
Click to view full article
Giwo Rubianto Wiyogo
Click to view full article
Lilis Suryani
Click to view full article
Suryatati A Manan
Click to view full article
Susilo Bambang Yudhoyono

"Gila, saya harus mengejar sepeda motor yang dikemudikan ayah saya di wilayah Tulungagung yang berbukit-bukit. Tentu saya tertinggal dan ayah lebih dulu sampai di atas bukit," ujar Yongki Aribowo diiringi nada setengah tertawa.

Itulah ekspresi dari sebuah kenangan bagaimana seorang Yongki Aribowo harus berlatih keras untuk menerjuni dunia sepak bola sebagai profesinya. Dengan mengakui peran besar sang ayah waktu dulu yang mendorongnya untuk serius bermain bola, Yongki kini memetik hasilnya.

Masyarakat sepak bola Indonesia tentu sekarang tak asing lagi dengan nama Yongki Aribowo. Penyerang muda Tim Nasional (Timnas) Indonesia ini tengah hangat digandrungi para pecinta bola Tanah Air. Raut mukanya yang 'oke' juga banyak mendapat sambutan hangat kaum hawa pecinta bola yang sekarang jumlahnya cukup banyak.

Selain dikenal sebagai penyerang sepak bola yang tangguh, ternyata Yongki adalah sosok yang hangat dan humoris. Hal itu terasa saat berbincang santai dengan Media Indonesia di lobi lantai 9, Hotel Ibis, Slipi, Jakarta, Jumat, (4/2/2010).

Pria kelahiran Tulungagung, sebuah kota kecil di Jawa Timur, ini memang menjawab setiap pertanyaan dengan ramah dan santai. Dia berusaha memaparkan perjalanan kariernya.

Saking cairnya suasana saat menceritakan perjalanan karier bolanya, kadang di sela wawancara pria kelahiran 23 November 1989 ini terus meledeki rekan sekamarnya, Gunawan Dwi Cahyo. Sontak tawa riang keluar sepanjang wawancara itu.

Yongki sedang merajut sukses sebagai pemain sepak bola nasional. Ia dilirik sebagai seorang anak muda berbakat Indonesia di bidang sepak bola yang memiliki kecepatan, kelincahan, dan kemampuan mengontrol bola.

Yongki boleh jadi telah meraih impian untuk menjadi pemain andalan tim 'Merah Putih'. Anak ketiga pasangan H Gunarto dan Hj Nur Fadillah ini mengaku sang ayah selalu mengajarkannya kedisiplinan.

"Kamu bermain bola hanya sekadar kegemaran atau impian? Jika ingin menjadi pemain profesional, kamu harus menggelutinya secara serius dengan disiplin," ujar Yongki sambil menirukan gaya sang ayah saat itu.

Yongki mulai menyukai permainan sepak bola sejak duduk di kelas 6 sekolah dasar sehingga sang ayah terus menekankan olah fisik sebagai modal utama saat bermain bola.

Dia masih ingat ayahnya terus 'memaksa' berlari cepat tiap hari. Jarak yang harus ditempuh pun lumayan, terhitung puluhan kilometer dengan rute yang tidak selalu datar. "Ayah saya sadar kecepatan dan kekuatan fisik harus ada pada setiap pemain bola," ujar pemilik nomor punggung 23 ini.

Debut menuju pemain profesional diawali Yongki dengan mengikuti Sekolah Sepak Bola (SSB) Sinar Jaya Tulungagung. Ia kemudian berlabuh ke Perseta Junior Tulungagung pada 2006. Selama dua tahun dia memperkuat Perseta Junior.

Karier sepak bola pengidola Filipo Inzagi, pemain Italia, ini berlanjut ke PSB Blitar. Bersama klub divisi dua itu, Yongki mampu menunjukkan talentanya sebagai penyerang andal. Dia juga sukses membawa PSB Blitar naik ke Divisi I Liga Indonesia.

Ketajamannya membaca permainan lawan menempatkan Yongki semakin dikenal sebagai striker yang pandai menempatkan posisi di depan gawang lawannya. Gol demi gol lahir dari kakinya yang dilengkapi dengan kecepatan larinya yang kencang.

Kesuksesan membawa PSB Blitar membuat pengurus Persik Kediri tertarik merekrutnya. Yongki pun tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut untuk bergabung memperkuat Persik Junior pada 2008. Di tahun berikutnya, 2009, saat Persik menunjukkan performa puncaknya, Yongki pun merumput bersama pemain senior di Persik. Hingga di tengah usianya yang terbilang muda, Yongki sudah bersanding dengan pemain senior Persik Kediri seperti Budi Sudarsono.

Di klub berjuluk 'Macan Putih' itu, ketajaman Yongki semakin terasah. Berduet dengan Saktiawan Sinaga, Yongky terus menyumbangkan gol bagi Persik. Tak ayal duetnya dengan striker asal Medan itu membuat Persik disegani klub-klub papan atas seperti Persija.

Tidak lupa sejarah

Kini Yongki sudah berlabuh dan membela Arema Indonesia dalam Liga Super Indonesia. Namun, keberadaannya dulu di Persik Kediri yang melambungkan namanya tidak ia lupakan. Yongki terus terang mengaku bangga telah membela Persik pada musim kompetisi 2009-2010. Dia juga bangga bisa bermain bersama pemain-pemain inti 'Macan Putih'.

"Hidup Persik," ujar Yongki sambil menggoyang badan Gunawan rekan satu kamarnya itu. "Jadi kamu masih bangga pada Persik nih, meski sekarang memperkuat Arema," ledek Gunawan.

"Ya, banggalah. Persik mania nih. Emangnya kamu," balas Yongki yang kembali meledeki kawannya itu.

Yongki memang patut berbangga telah bermain di Persik. Lantaran aksi gemilangnya bersama Persik, Yongki dipanggil pelatih Alfred Riedl untuk bergabung dalam Timnas Senior pada Piala AFF 2010.

Seolah tidak ingin membuang kepercayaan sang pelatih, Yongki kembali tampil memukau saat Indonesia melumat Filipina. Bersama Christian Gonzales, penampilannya itu mampu memorak-porandakan pertahanan Filipina yang dikenal kokoh.

Kini Yongki telah disejajarkan dengan Bambang Pamungkas, bahkan seniornya asal Tulungagung, Jaksa Agung (1990-1998)
Jaksa Agung (1990-1998)
Singgih
Pintono yang pernah memperkuat Timnas di era 1990-an. Tentu saja kiprah sang penyerang nan humoris bersama Timnas U-23 diharapkan mampu memberi prestasi bagi Indonesia, setidaknya di kancah regional. Sebuah gelar juara yang telah dinantikan selama satu dekade.

***

Terpikat Mojang Bandung

Untuk urusan hati, jarak antara Tulungagung, Jawa Timur, dan Bandung, Jawa Barat, tentu tidaklah jauh. Ini kabar ringan, tapi khususnya bagi kaum hawa pecinta sepak bola di Tanah Air, patut disimak.

Syaratnya, jangan gara-gara Yongki, lalu melepaskan dukungan kepada Timnas U-23 yang tak lama lagi berlaga. Ya, dengan terus terang, Yongki belum lama ini mengaku hatinya tengah berbunga-bunga. Tentu saja hal yang normal bilajejaka 21 tahun ini terpaut hati dengan seorang gadis. Siapa gadis pujaan Yongki? "Saya dikenalkan oleh seorang kawan sewaktu pergi ke Bandung. Saat itu, Arema Indonesia sedang melakoni laga tandang melawan Persib. Sementara itu, dia datang untuk membela Persib," cerita Yongki.

Perkenalan awal itu rupanya memberi kesan mendalam bagi dua sejoli tersebut. Komunikasi pun berlanjut melalui telepon dan pesan singkat. Tak sampai dua tahun, Yongki akhir-nya memberanikan diri untuk menyatakan cintanya pada mojang Bandung itu.

Yongki berkomitmen menjalani hubungan serius dengan sang pujaan hati. Seolah tidak ingin dibilang menjalani cinta monyet, pemilik tinggi badan 173 cm ini memproklamasikan nama sang kekasih adalah Fauziah Windy Anindita.

Kendati mengaku berhubungan serius, Yongki menyatakan ingin fokus dahulu terhadap karier sepak bola yang telah dibangunnya. (*/M-l) e-ti

Sumber: Media Indonesia, Senin, 7 Februari 2011 | Daniel Wesly Rudolf

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 28 Feb 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012
Dikenal Hingga Ke Negeri Jiran Lesatkan Bursa Efek Jakarta

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Saya Indonesia Saya Pancasila

Tokoh Monitor

Jual Buku Sutiyoso Sang Pemimpin

Buku Pilihan

thumb
Pemikiran Islam di Kanvas Peradaban.
KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: