Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com
    Berita Data & Sponsorship Intermezzo Komentar
    Tokoh dalam Sorotan
    Berita

    Dalang Inovatif Cenk Blonk

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Dalang Inovatif Cenk Blonk
    e-ti |kompas-ayu sulistyowati
    Dalang dan dosen di IHDN Denpasar
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Ia terlahir dari keluarga petani miskin dan tak punya leluhur berdarah seni mendalang wayang kulit. Namun, keuletan belajar dan kecintaan terhadap seni mengantarkannya menjadi dalang wayang kulit bali. Ia sukses dan populer sejak 15 tahun lalu dengan sebutan dalang inovatif Cenk Blonk. Dialah I Wayan Nardayana.

    QR Code Halaman Biografi Nardayana
    • biografi tokoh indonesia nardayana
    • foto dalang di sukabumi
    • cerita terbaru cenk blonk 2013
    • alamat i wayan nardayana
    • istri dalang wayang cenk blonk
    • youtube wayang cenk blonk terbaru
    • kehidupan dalang di jakarta
    • profil dalang cenkblonk
    • nama tokoh indonesia yang inovatif
    • cenk blonk 2013
    • cank blonk terbaru
    • wayang cenk blonk terbaru
    • i wayan nardayana
    • nomor telepon dalang di jakarta
    • cenk blonk terbaru 2013
    • kontak wayang ceng blonk
    • wayang cemblong terbaik 2013
    • upah wayang cenk blonk
    • www cenk blonk 2013
    • wayang cenk blonk wikipedia
    • wayang cemblong terbaru
    • biografi cenk blonk
    • foto cengblong

    Pria ini dikenal karena pertunjukan wayang kulitnya memasukkan lelucon serta obrolan ceplas-ceplos segar dan aktual di sela pertunjukannya. Sejak tahun 2002, ia terus memodifikasi pentas wayang kulitnya dengan permainan lampu warna-warni serta berbagai suara untuk mendukung cerita.

    Bahkan, ia membawa sekitar 50 kru dan satu generator listrik berkekuatan 7.000 watt setiap kali mentas. Layar yang dia gunakan tak biasa, 6 meter dan tinggi 1,5 meter.

    Maka, meski pertunjukannya tidak semalam suntuk—hanya dua setengah jam— kemunculan wayang Cenk Blonk serasa angin segar di antara pementasan seni yang sepi ide. Penonton pun bisa membeludak.

    Kemasan pencahayaan yang apik, disertai lelucon hingga obrolan ceplas-ceplos ala rakyat, menjadikan penonton berusia tua dan generasi muda tak beranjak selama pertunjukan. Nardayana menyisipkan lelucon segar dan kritik sosial melalui tokoh rakyat Nang Klenceng dan Nang Eblong. Kedua tokoh itu punya bentuk lucu, dari kepalanya yang botak dan berkucir, serta gigi tonggos. Kedua tokoh yang dia mainkan inilah yang membuat Nardayana dikenal sebagai dalang Cenk Blonk.

    Awal pentas tahun 1992, Nardayana menggunakan nama kelompoknya, Gita Loka. Tiga tahun kemudian ia menggunakan nama Cenk Blonk hingga kini.

    "Tiyang (saya) tidak sengaja, sebelum mentas mendengar obrolan beberapa orang sambil menunggu pertunjukan mengatakan wayang Cenk Blonk mau mulai, ayo cepat cari tempat. Tiyang tertarik dan mengganti Gita Loka menjadi wayang Cenk Blonk," kata Nardayana di rumahnya, Desa Belayu, sekitar 40 kilometer dari Denpasar.

    Penggunaan huruf K menggantikan G pada Nang Klenceng (Cenk) dan Nang Eblong (Blonk), lanjut Nardayana, agar terkesan lebih gaul. Lagi-lagi ini juga menjadi bagian cara menarik penonton. Apalagi, saat itu ia belum berinovasi dengan tata pencahayaan warna-warni.

    "Setiap hari, tiyang memperbarui bahan guyonan atau kritik sesuai tren berita-berita di media massa atau masyarakat sekitar Bali. Tiyang tetap perlu memerhatikan siapa saja penonton saat pertunjukan. Ya, biar nyambung dengan penontonnya dan mereka terhibur," ujarnya.

    Berawal dari kesedihan Kepiawaian mendalang berawal dari kesedihan Nardayana terhadap sebagian masyarakat yang meninggalkan pertunjukan seni wayang kulit. Sekitar tahun 1989 dia bertekad mengembalikannya.

    Saat itu, ia masih bekerja sebagai tukang parkir di salah satu pusat perbelanjaan. Sepulang bekerja, Nardayana mendapati pertunjukan wayang kulit yang sepi penonton. Ia langsung memilih meninggalkan pekerjaannya untuk belajar seni pedalangan.

    Dia mencari tetangganya yang membuat wayang dan dalang. Tiga tahun kemudian, Nardayana pentas perdana di Pura Parungan, Tabanan. Ia dibayar sekitar Rp 250.000 untuk sekali pentas dengan layar 2 x 1 meter. Dia hanya mengajak beberapa orang penabuh gamelan.

    Ketertarikan terhadap kesenian sebenarnya sudah ditunjukkan sejak di bangku SMA. "Kala itu tiyang dibayar Rp 2.500 setiap pentas topeng untuk acara adat di sekitar rumah," tuturnya.

    Setelah pentas berkeliling dan terus berinovasi dengan tata lampu, ia lalu dibayar sekitar Rp 10 juta setiap kali pentas. Dia mampu manggung lebih dari tiga kali dalam sehari mengingat waktu pentas hanya dua setengah jam lamanya. Sebulan, ia mampu pentas di lebih dari 40 lokasi.

    "Tetapi tiyang juga bisa tidak dibayar jika masyarakat yang meminta tak punya uang. Apalagi, mereka yang punya kaul," ujarnya. Bagi Nardayana, inovasi pewayangan dengan tata cahaya berwarna tidak merusak tatanan yang ada. Bahkan, hal itu memperkaya seni wayang.

    "Menurut tiyang, budaya bisa berubah setiap saat. Tetapi, ini tidak berlaku pada spiritualnya. Tiyang memang mengubah penampilan, tetapi tidak mengubah spiritualnya," katanya.

    Tak sedikit orang, termasuk kalangan seniman, sempat memusuhinya karena Nardayana dinilai merusak pakem pewayangan. Namun, ia tutup telinga dan terus berkarya. Bahkan, dia memperkaya ilmu otodidaknya dengan kembali ke bangku kuliah yang sempat ditinggalkannya karena tak ada biaya.

    Jurusan Pedalangan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dipilihnya sebagai penguat dan pengayaan idenya. Sementara spiritualnya, dia gali dalam kuliah S-2 di Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar.

    "Saya ingin terus belajar dan berencana mengambil S-3," ujar Nardayana.

    Sayangnya, ketika Kompas berkunjung ke rumahnya di Belayu, Nardayana tidak mengizinkan mengambil gambar wayang Cenk dan Blonk miliknya, meski ia mengaku memiliki enam keropak atau kotak berisi tokoh wayang lengkap.

    "Maaf, tiyang menghargai sekali wayang-wayang ini. Oleh karena itu, tiyang tidak bisa sembarangan mengeluarkannya jika tidak ada kepentingan langsung untuk pentas atau upacara."

    Namun, kata Nardayana membesarkan hati, jika ingin melihat pementasannya, di pasaran sudah beredar enam albumnya berupa VCD berbahasa Bali dan bahasa Indonesia.

    "Wah, kalau tiyang tidak belajar bahasa selain bahasa Bali, wayang tidak akan bisa maju. Ini pertunjukan seni yang seharusnya bisa dinikmati siapa saja dan datang dari suku atau negara mana pun. Oleh karena itu, tiyang pun tak puas sampai di sini. Inovasi harus jalan terus dan berkembang. Jika tidak, tiyang dan wayang ditinggalkan masyarakat. Tiyang tidak mau itu terjadi," Nardayana menegaskan. e-ti

    Sumber: Kompas, Senin, 5 Juli 2010 "Nardayana, Dalang Inovatif Cenk Blonk" | Ayu Sulistyowati

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 28 Feb 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    "Manusia dapat hidup 40 hari tanpa makan, sekitar 3 hari tanpa air, sekitar 8 menit tanpa udara. Tapi hanya 1 detik jika tanpa harapan." ~ Hal Lindsey

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Jejak rekam Letjen TNI Moeldoko terbilang cemerlang. Dia pernah ikut satuan teritorial, tempur, operasi di dalam dan luar negeri, berkecimpung di lembaga pendidikan termasuk

    Click to view full article

    Dosen senior FEUI yang dikenal sebagai ekonom, peneliti dan konsultan ini pernah menjadi staf khusus Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Keuangan dan berperan di G20, Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional,

    Click to view full article

    Setelah 10 tahun memimpin BTN, Iqbal Latanro didapuk menjadi Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Persero.

    Click to view full article

    Bernyanyi bagi Harvey Malaihollo tak sekadar profesi tapi bagian dari hidup. Ketika hati gembira atau sedih, ia akan tetap bernyanyi.


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Tokoh Monitor

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us

    Domain for sale: