WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Pembelajar Sejarah Lokal

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pembelajar Sejarah Lokal
e-ti | kompas-m syaifullah

Wajidi mengeluarkan sejumlah dokumen dalam sebuah amplop di Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, di Banjarmasin. "Ini sejumlah bahan terkait Pangeran Hidayatullah dari Kerajaan Banjar, Kalsel. Ketokohan beliau ini menarik untuk didalami sehingga bisa dinilai patut tidaknya tokoh ini mendapat gelar pahlawan nasional," katanya.

 

Peneliti Muda Bidang Ilmu Sejarah dan Arkeologi pada Balitbangda Provinsi Kalsel
Lihat Curriculum Vitae (CV) Wajidi

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Wajidi

QR Code Halaman Biografi Wajidi
Bio Lain
Click to view full article
Dawam Rahardjo
Click to view full article
Tarmizi Taher
Click to view full article
Edie Haryoto
Click to view full article
Gilang Ramadhan
Click to view full article
Kemal Idris
Click to view full article
Abdul Rivai Harahap
Click to view full article
Mr. Koesoemah Atmadja

Peneliti Madya bidang sejarah dan arkeologi tersebut sudah melakoni pekerjaan mencari atau menerima bahan-bahan sejarah perjuangan rakyat dan kebudayaan Pemimpin Perang Banjar
Pemimpin Perang Banjar
Kalsel
selama 18 tahun.

Dia memulainya ketika diterima sebagai staf Bidang Permuseuman dan Kepurbakalaan Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Pemimpin Perang Banjar
Pemimpin Perang Banjar
Kalsel
tahun 1993. Saat itu, dia baru setahun lulus sebagai sarjana Jurusan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat, Pemimpin Perang Banjar
Pemimpin Perang Banjar
Banjarmasin
(1992).

Ketekunan mengkaji sejarah lokal dan budaya Banjar makin serius karena sejak tahun 2001 dia menjadi peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Daerah Provinsi Pemimpin Perang Banjar
Pemimpin Perang Banjar
Kalsel
. Dia kini merupakan salah satu peneliti sejarah lokal yang cukup produktif di Kalsel.

Di lembaga itu, Wajidi tidak hanya membuat laporan atau makalah karena bertugas sebagai peneliti. "Saya juga berusaha membuat buku dengan harapan masyarakat Kalsel lebih banyak mengenal sejarah daerahnya, khususnya di kalangan muda," katanya.

Wajidi merasa prihatin, bahan sejarah lokal di Kalsel masih minim tersedia di perpustakaan sekolah-sekolah. Sehubungan dengan itu, Wajidi sudah menerbitkan lima buku terkait sejarah lokal dan budaya Banjar.

Meskipun cukup banyak menerbitkan buku sejarah dan budaya lokal, Wajidi menyatakan dia bukanlah sejarawan atau budayawan. "Saya bukanlah ahli. Saya lebih tepat sebagai seorang pembelajar sejarah dan budaya lokal. Sebagian hasil pembelajaran itu saya tuangkan lewat buku," ujarnya.

Perang kemerdekaan

Wajidi lebih memilih penulisan sejarah kontemporer atau dikenal sejarah sezaman. Ia lebih banyak mendalami sejarah lokal, seperti perang kemerdekaan, mulai masa penjajahan Belanda, penjajahan Jepang, dan masa kemerdekaan. Dia memilih sejarah lokal karena sebagian para pelaku atau keluarganya masih hidup.

Sebagian dokumentasi juga masih disimpan oleh keluarga mereka. Selain membukukan sejarah lokal, katanya, Wajidi kini juga berupaya mengumpulkan foto-foto masa lalu. Dia berharap pemerintah provinsi memfasilitasi penyelamatan foto-foto perjuangan rakyat Kalsel pada masa lalu. "Foto milik Kantor LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia) Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang dipamerkan tahun 1995, misalnya, memperlihatkan seorang pejuang terkapar bersimbah darah akibat terjangan peluru Belanda. Foto itu sangat dramatis dan menceritakan betapa beratnya perjuangan mereka," katanya.

Mengutip pendapat Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia Kalsel Bambang Subiyakto, buku sejarah lokal yang ditulis Wajidi, yakni Proklamasi Kesetiaan kepada Republik (2007), patut diapresiasi. Sebab, perjuangan di Kalsel, yakni perjuangan menolak negara federal di daerah dan Proklamasi 17 Mei 1949, berdirinya Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI (Angkatan Laut Republik Indonesia) Divisi IV Pertahanan Kalimantan itu selama ini belum dianggap penting dalam sejarah perjuangan nasional. Ini dinilai kurang adil.

Sementara itu, dalam buku Nasionalisme Indonesia di Pemimpin Perang Banjar
Pemimpin Perang Banjar
Kalimantan Selatan
1901-1942, Wajidi juga ingin menyampaikan nasionalisme bangsa Indonesia tidak akan terwujud tanpa mengedepankan dinamika Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
organisasi pergerakan di daerah pada masa itu.

Sesuai kemampuan

Dalam menulis buku, Wajidi tidak melakukannya secara khusus. "Buku yang terakhir sebenarnya mulai dia tulis tahun 2003 dan baru diterbitkan 2007. Hal ini karena tidak ada dana khusus untuk itu. Wajidi meneliti dan mengumpulkan bahan perlahan-lahan, sesuai dengan kemampuannya," ujar Bambang.
Wajidi juga tidak menawarkan tulisannya ke penerbit dan kemudian menerima royalti setelah buku diterbitkan dan dijual. Ia menerbitkan buku dengan modal sendiri. "Kalau buku pada umumnya dicetak lebih dari 1.000 eksemplar, saya menerbitkan sesuai kemampuan dana tersedia, misalnya cukup 200 atau 500 buku," katanya.

Bagi Wajidi, kemampuan menulis tidak datang dengan sendirinya. Sejak kuliah di FKIP Unlam tahun 1989, dia sering menulis artikel di beberapa surat kabar di Kalsel. "Tidak semua artikel yang saya kirim dimuat, banyak juga yang ditolak. Tetapi, itu tidak membuat saya berhenti menulis," katanya.

Kemampuannya menulis semakin terasah setelah mengikuti berbagai lomba penulisan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Tahun 1991-2009, ada tujuh lomba penulisan yang ia menangi, mulai juara I hingga III. "Sebagian hadiah dari lomba penulisan itu juga menjadi modal saya untuk membuat buku dan tentu juga membangun rumah," kata Wajidi.

Mengumpulkan koran, dokumen, dan foto-foto lama, menemui tokoh-tokoh masa lalu atau menemui keluarga dan teman-teman para tokoh itu, sampai kini tetap dilakukan Wajidi.

"Dengan bahan dari merekalah berbagai tulisan atau buku-buku itu bisa saya tulis. Secara materi, sejarah memang tidak memberikan kekayaan, tetapi muatannya memberikan guru kehidupan yang amat berharga bagi generasi mendatang," tuturnya. e-ti

Sumber: Kompas, Selasa 18 Mei 2010 "Wajidi, Pembelajar Sejarah Lokal" | Penulis: M Sayaifullah

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 23 Feb 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012
Novelis Kursi Roda Dari Malang Tak Sangka Jadi Hakim Mk

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Jusuf Kalla

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Belajar matematika bersama para Tales Runner di Tales World akan menjadi petualangan yang sangat seru! Ayo kita ikuti!

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: