Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com
    Berita Video Update Data & Sponsorship Intermezzo Komentar

    Karakter dan Budaya Anggur

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Karakter dan Budaya Anggur
    e-ti | kompas-priyambodo
    General Manager VIN+Kemang
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Adakah hubungan antara anggur atau "wine" dan kebudayaan? Bagi Yolanda Liz Simorangkir (47), General Manager VIN+, toko anggur di Kemang, Jakarta Selatan, dua hal itu bisa berhubungan erat. Katanya, "Rasa 'wine' mencerminkan budaya di mana minuman itu diproduksi."

    QR Code Halaman Biografi Yolanda
    • biografi tokoh indonesia yolanda
    • foto-foto kebudayaan kabupaten ngada
    • biografi yolanda
    • buah anggur anastasia 1993
    • karakteristik bio budaya

    Yolanda memberi contoh. Anggur dari Spanyol, kata dia, rasanya lebih hangat, terbuka. Itu mirip karakter masyarakat di negeri itu. Anggur dari Australia lebih ramah dan mudah didekati, seperti gaya orangnya.

    "Kalau dari Perancis, rasa wine-nya lebih elegan, agak kompleks, dan terkesan klasik. Bukankah karakter umum orang Perancis seperti itu?"

    Obrolan pada Rabu (11/11) siang itu hanya cuplikan dari kecakapan Yolanda dalam seluk-beluk anggur, minuman hasil fermentasi buah anggur. Sebagai pengelola toko anggur, dia tak hanya lihai mengurus manajemen, tetapi juga memahami minuman itu hingga rinci.

    Kami berbincang di lounge VIN+ dengan sorot lampu temaram. Kontras dengan lalu lintas Kemang yang padat dan terik matahari menyengat, ruangan ber-AC itu adem. Musik blues mengalun pelan. Di meja, anggur merah dituang dalam beberapa gelas besar dan kecil.

    "Ukuran gelas juga memengaruhi rasa. Untuk jenis ini, lebih enak pakai gelas besar. Kalau gelasnya kecil, rasanya terlalu pekat," papar Yolanda sambil menyeruput anggur merah dari gelas besar dan kecil.

    Yolanda adalah nama populer di kalangan masyarakat penggemar anggur di Jakarta. VIN +, yang didirikan kakaknya, Reimer Simorangkir, adalah distributor dan pengecer anggur yang laris. Toko itu dilengkapi restoran dan lounge bagi mereka yang berhasrat mencicipi minuman sambil mengobrol ke sana kemari.

    Didukung

    Padahal, baik Yolanda maupun kakaknya, yang mengajari segalanya tentang anggur, Reimer Simorangkir, bukan berasal dari keluarga yang akrab dengan minuman beralkohol ini sejak kecil. Bahkan sebaliknya, ayah mereka, Amos Simorangkir (80), adalah pendeta Gereja Advent yang mengharamkan alkohol.

    Saat sang ayah tahu dua anaknya terjun ke dalam Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
    Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
    bisnis
    anggur, secara terang-terangan dia menyatakan ketidaksetujuannya. "Ayah bilang, 'Saya tidak menyetujui anak-anak saya berLihat Daftar Tokoh Pengusaha
    Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
    bisnis
    wine. Tetapi, karena anak-anak saya sudah dewasa, sudah tahu risiko yang mereka hadapi, saya hanya bisa support," kenang Yolanda.

    Karena ayahnya yang pendeta tersebut, Yolanda sejak kecil sudah sering berpindah-pindah tempat tinggal, bahkan hingga ke luar negeri. Ia bahkan lahir di Amerika Serikat saat sang ayah kuliah S-2 di negeri Paman Sam itu. "Dulu bahkan saya tinggal lebih lama di Amerika daripada di Indonesia," tutur Yolanda, yang sampai saat ini mengaku lebih lancar menulis dalam bahasa Inggris daripada bahasa Indonesia.

    Setelah sekolah ayahnya selesai, keluarga ini kembali ke Indonesia, tepatnya ke Bandung, tempat sang ayah menjabat sebagai Rektor Universitas Advent Indonesia. Kelas 5 SD ia kembali ke AS, kelas 1 SMA lalu kembali lagi ke Indonesia. Kelas 3 SMA, Yolanda dan keluarganya pindah lagi ke AS. "Sejak itu sampai saya menikah dan punya anak pertama baru kembali ke Indonesia," kata Lihat Daftar Tokoh Perempuan
    Lihat Daftar Tokoh Perempuan
    perempuan
    berdarah Batak-Manado ini.

    Itu pun di luar rencana keluarga tersebut. Orangtua Yolanda memperkirakan anak-anaknya akan memilih tinggal di AS sampai tua sehingga mereka memutuskan menetap di negara itu, tepatnya di daerah Redlands, California. "Sampai sekarang mereka masih tinggal di sana. Malah anak-anaknya satu per satu pulang dan tinggal di Indonesia. Tinggal adik saya yang masih di Amerika," kata anak keempat dari lima bersaudara ini.

    Tak sengaja

    Yolanda memasuki dunia anggur tanpa disengaja. Mantan suaminya kerja di Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
    Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
    bisnis
    anggur dan kerap membawa pulang minuman itu. Lihat Daftar Tokoh Perempuan
    Lihat Daftar Tokoh Perempuan
    perempuan
    itu mencoba meminumnya sekadar untuk mencicipi. Itu terjadi tahun 1994.

    Tahun 1999, Yolanda bercerai dan kakaknya, Reimer, mengajak dia menangani pemasaran toko Kemang Duty Free yang juga menjual anggur. Saat sang kakak membuka bisnis anggur sendiri tahun 2004, dia diminta menangani pemasaran. "Dari mencicipi, belajar serius, sampai kemudian memasarkan anggur, semuanya saya lakoni begitu saja," kata dia.

    Demi mendalami seluk-beluk anggur secara serius, Yolanda mengunjungi beberapa negara yang punya sejarah dan budaya anggur, seperti Perancis, Australia, Austria, Spanyol, dan Afrika Selatan. Di Perancis, dia mendatangi Bordeaux, kawasan penghasil anggur terbaik di dunia. Perjalanan itu memberi kesan mendalam.

    "Masyarakat di sana sangat bangga pada sejarah anggur dan terus mengembangkannya. Itu selaras dengan usaha mereka dalam menghargai sejarah, seperti bangunan chateau (puri dalam bahasa Perancis) berusia lebih dari 100 tahun yang tetap terpelihara indah," katanya.

    Di Jakarta, selain menangani penjualan anggur, Yolanda juga mengorganisasi kegiatan wine tasting untuk beberapa komunitas di Jakarta. Sebut saja Wine and Spirits Circle yang beranggota sekitar 900 orang dan Klubwine dengan peserta 400-an orang. Kegiatan ini digelar berkala dengan menghadirkan ahli atau produsen anggur dari luar negeri.

    Kenapa mau berjibaku mengurus kegiatan anggur? "Ini bagian dari hobi dan life style. Selain rasanya nikmat, unsur anti-oksidan dalam anggur bisa membantu memperlancar peredaran darah. Itu jika diminum tak berlebihan," ungkap Yolanda sambil menyebut dua gelas anggur sehari sebagai "dosis" ideal.

    Yolanda juga membuktikan, minuman itu bisa jadi sarana efektif memperluas pergaulan. Dia banyak memperoleh teman dari hobi mencicipi minuman ini. "Sekarang, saya tak bisa lepas dari wine. Wine is a part of my life." e-ti

    Sumber: Kompas, 15 November 2009 | Penulis: Ilham khoiri- Dahono fitrianto

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 21 Feb 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    Guinness World Records pada tahun 2008 menyematkan rekor pada Indonesia sebagai negara yang paling kencang laju kerusakan hutannya di dunia, yakni kehilangan 1,8 juta hektar hutan setiap tahun.

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Jejak rekam Letjen TNI Moeldoko terbilang cemerlang. Dia pernah ikut satuan teritorial, tempur, operasi di dalam dan luar negeri, berkecimpung di lembaga pendidikan termasuk

    Click to view full article

    Dosen senior FEUI yang dikenal sebagai ekonom, peneliti dan konsultan ini pernah menjadi staf khusus Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Keuangan dan berperan di G20, Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional,

    Click to view full article

    Setelah 10 tahun memimpin BTN, Iqbal Latanro didapuk menjadi Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Persero.

    Click to view full article

    Bernyanyi bagi Harvey Malaihollo tak sekadar profesi tapi bagian dari hidup. Ketika hati gembira atau sedih, ia akan tetap bernyanyi.


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Menurut Anda, Siapa Tokoh yang Layak Jadi Capres 2014?

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us