WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Keselarasan Hidup dan Kesusastraan

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Keselarasan Hidup dan Kesusastraan
e-ti | kompas-boni dwi pr

Toton Dai Permana salah seorang dari sekian sastrawan Indonesia yang mampu mematahkan penilaian publik tentang minimnya peran kesusastraan dalam hal pencapaian kesejahteraan hidup. Baginya, kesusastraan justru punya peran yang besar karena bisa menggerakkan seseorang untuk membangun keselarasan hidup.

Sastrawan
Lihat Curriculum Vitae (CV) Toton

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Toton

QR Code Halaman Biografi Toton
Bio Lain
Click to view full article
Adang Daradjatun
Click to view full article
Kamir Raziudin Brata
Click to view full article
Bambang Widjojanto
Click to view full article
Teuku Abdullah
Click to view full article
Kendro Hendra
Click to view full article
Hermawan Kartajaya
Click to view full article
Ahmad Dhani
BERITA TERBARU

Secara filosofis, sikap hidup yang selaras dengan alam dan sesama ini justru lebih fundamental dan menjadi payung utama. Sikap itu merupakan prasyarat utama untuk mencapai kesejahteraan hidup secara ekonomis," tutur pria kelahiran Manna, Bengkulu, ini saat ditemui di rumahnya di Palembang, Sumatera Selatan.

Inilah yang kemudian menjadi landasan bagi pria dengan nama lengkap Thontowi Herijum Eka Permana ini, untuk terus konsisten menekuni dunia sastra sejak 25 tahun silam. Konsistensi dan loyalitas ini bisa dilihat dari berbagai karya tulisnya yang terekam antara lain dalam ratusan naskah drama, novel, cerpen, dan puisi.

Toton, panggilannya, meski bisa dikatakan sebagai sastrawan serba bisa, kemudian memutuskan fokus pada penulisan naskah drama sejak tahun 1983. Bahkan, sebagian besar karya Toton tak hanya berhenti pada aspek penulisan karena puluhan karyanya juga dipentaskan pada berbagai acara sastra kampus dan publik. Karyanya juga dikembangkan menjadi drama serial pada stasiun televisi lokal dan TVRI Sumatera Selatan.

"Sejumlah stasiun televisi nasional juga terinspirasi menyadur naskah drama saya menjadi pentas drama maupun film, misalnya TPI dan Global TV," kata Toton sembari menjelaskan tentang figur almarhum ayahnya dalam mengenalkan, mendorong, dan menanamkan jiwa sastrawan kepadanya. Sang ayah berperan besar menjadikan dia sosok yang produktif menghasilkan karya sastra.

Beragam karya

Setelah melalui tahap pengenalan dan pembelajaran di dunia sastra secara otodidak, Toton menyelesaikan karya perdananya untuk subtema penulisan naskah drama panggung dan drama serial televisi tahun 1985, dengan judul Mereka yang Terpencil.

Naskahnya itu lalu dilirik seorang produser drama di stasiun TVRI Sumsel dan stasiun TPI, setahun kemudian. Sedangkan pada bidang cerita pendek atau cerpen, hasil karya Toton telah diterbitkan PT Balai Pustaka.

Dari hasil penelusuran arsip milik Toton yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai negeri sipil pada Dinas Penerangan Kabupaten Ogan Komering Ilir ini terdapat sejumlah karyanya yang dibukukan beragam penerbit dan dipentaskan. Sebut di antaranya Mereka yang Terpencil, Daud Singo, Lirik Lagu Seorang Budak, Madonna City, dan Sungguh.

Dari semua karyanya itu, Toton menuturkan, ada satu naskah drama yang paling dia sukai sampai sekarang, yakni Madonna City. Naskah ini kemudian dipentaskan menjadi serial televisi di TPI dan TVRI Pusat. Stasiun televisi berminat pada Madonna City karena menceritakan pergulatan bangsa Indonesia mencari identitas politik kebangsaan.

"Sebagian besar naskah drama yang saya tulis mengusung isu sosial dan kebangsaan. Saya menulis naskah drama sepanjang sore hingga malam atau sepulang bekerja," cerita Toton.

Refleksi kehidupan

Toton mengaku relatif tidak mengalami kesulitan dalam menggali ide dasar penulisan, baik guna dituangkan sebagai naskah drama, cerpen, maupun puisi. Sebab, bidang kesusastraan pada hakikatnya mencerminkan dan merefleksikan nilai-nilai kehidupan manusia sebagai makhluk individu sekaligus makhluk sosial.

Di samping menulis naskah drama, seiring dengan berjalannya waktu, Toton juga tertarik menerjuni seni Lihat Daftar Tokoh Teater
Lihat Daftar Tokoh Teater
teater
di Sumsel. Ketika itu, seni Lihat Daftar Tokoh Teater
Lihat Daftar Tokoh Teater
teater
bisa dikatakan belum banyak digarap sastrawan dan seniman lokal.

Dalam bidang seni Lihat Daftar Tokoh Teater
Lihat Daftar Tokoh Teater
teater
, Toton kemudian mendirikan kelompok teater "707" di Kota Sekayu, Musi Banyuasin, Sumsel. Setelah kelompok teater ini bisa mandiri, Pemerintah Kabupaten Banyuasin juga memercayakan jabatan sebagai pembina kelompok teater lainnya, "SS", kepada Toton.

"Pada tahun 1991 saya diajak sastrawan senior Sihan M Rohin untuk menyutradarai pementasan drama berjudul Aiga. Drama ini hasil garapan kami berdua. Naskah ini lalu dipentaskan dalam ajang Festival Pertunjukan Drama Rakyat Tingkat Nasional di Jakarta," cerita Toton.

Pengalamannya sebagai sutradara bertambah setelah Dewan Kesenian Sumsel memercayainya untuk menyutradarai naskah Madonna City pada acara Temu Teater XI di Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
. Meskipun dalam pentas drama ini karyanya tak menjadi pemenang, Toton tetap bangga karena masuk sebagai salah satu nominasi.

Menyisihkan waktu

Pada era kepemimpinan Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan Wakil Gubernur Boediyono ini, Toton menduduki jabatan sebagai Kepala Bagian Humas Pemprov Sumsel. Selama hampir dua tahun di posisi barunya ini, dia mengaku tetap menyisihkan waktu guna mengasah ketajaman jiwa seninya.

"Setelah sempat 'menghilang' dari peredaran, saya berhasil menghimpun kembali energi menulis dalam diri ini. Maka, jadilah novel berjudul Angin sebagai salah satu bukti eksistensi saya di dunia kesusastraan," kata Toton tentang novel terbarunya yang terbit tahun 2009 itu.

Dia berharap akan semakin banyak kaum muda yang tertarik menekuni bidang kesusastraan. Bagi Toton, kesusastraan membuat keseimbangan hidupnya terjaga. Kesusastraan bisa mengasah jiwa seseorang untuk lebih peka pada kondisi sosial-ekonomi di sekelilingnya.

Selama belasan tahun, Toton terus menjaga keseimbangan dan harmoni dari dua dunianya, yakni sebagai sastrawan dan PNS. "Saya masih punya obsesi yang belum terwujud, seperti mendirikan penerbitan buku seni dan sastra, membangun sanggar seni dan sastra secara independen, serta membukukan semua hasil karya ini." e-ti

Sumber: Kompas, Selasa, 23 November 2010 | Penulis: Boni Dwi Pramudyanto

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 17 Feb 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012
Mengubah Budaya Penonton Teladan Kunci Kepemimpinan

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi

Buku Pilihan

thumb

Rahasia menghasilkan uang lebih banyak dan lebih cepat. Penjualan Anda pasti meledak!

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: