WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Pemburu Durian Gundul

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pemburu Durian Gundul
e-ti | kompas- fx puniman

Durian tanpa duri alias gundul ditemukan di daerah Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kepala Divisi Pengembangan Proyek Khusus merangkap Ketua Tim Staf Ahli di Taman ...
Lihat Curriculum Vitae (CV) Reza

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Reza

QR Code Halaman Biografi Reza
Bio Lain
Click to view full article
Frans Hero Making
Click to view full article
Seno Gumira Ajidarma
Click to view full article
Darwis Triadi
Click to view full article
Donny Gahral Adian
Click to view full article
Akbar Tandjung
Click to view full article
Supriyadi
Click to view full article
Abdul Rahman Saleh
BERITA TERBARU

Bentuk buahnya sekilas seperti tempurung kelapa dan ukurannya sebesar buah melon. Rasa daging buahnya enak dan manis. Buah durian tanpa duri yang disebut "gundulan" ini merupakan buah langka asal NTB.

Sejak ditemukan pertama kalinya tiga tahun lalu, tanaman buah langka ini kini telah berhasil dikembangkan di Taman Wisata Mekarsari, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Buah langka dan unik itu dikembangkan dengan cara di-grafting (diokulasi). Diharapkan, dua tahun lagi pohon durian tak berduri ini sudah berbuah.

"Buah ini satu-satunya di dunia. Di alam hanya ditemukan di sebuah hutan di kawasan lindung Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Barat. Dari puluhan ribu pohon durian di Indonesia yang saya datangi selama 25 tahun, ya baru kali ini saya menemukan buah ini. Bukan durian biasa, ada keanehan, unik dan bukan karena terserang penyakit," kata Dr Ir M Reza Tirtawinata, pemburu durian (Durio zibethinus), di kediamannya di Perumahan Pamoyangan Bogor Selatan, Kota Bogor, awal April lalu.

Menurut Reza, perburuan buah langka ini mirip kisah tokoh fiksi Indiana Jones yang memburu harta karun. Suatu hari sekitar tiga tahun lalu dia ditelepon oleh Kepala Balai Pengawasan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi NTB Ir Abdullah Karim yang menyatakan adanya buah durian yang tidak berduri di Pulau Lombok. Pohon buah itu sedang dilacak keberadaannya.

Dua hari kemudian, Reza terbang ke Lombok. Dari bandara di Lombok langsung menuju desa sejauh 25 kilometer yang dapat dijangkau dengan mobil. Lalu ganti menggunakan empat motor trail untuk mencapai puncak sebuah bukit. Karena jalan sangat curam, rombongan pemburu durian langka itu harus jalan kaki naik turun bukit.

Pohon itu akhirnya ditemukan di tepi kawasan lindung Gunung Rinjani yang termasuk wilayah Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Umur pohon diperkirakan tidak lebih dari 15 tahun, dengan tinggi sekitar 15 meter, bercabang dan berdaun lebat, terkurung pohon-pohon lain di sekitarnya. Batang dan daunnya sama seperti pohon durian pada umumnya, tetapi bentuk buahnya benar-benar berbeda, yakni bulat tanpa duri.

Mengutip keterangan peladang setempat, Reza mengatakan, mereka telah beberapa kali melihat pohon dengan buahnya yang aneh. Pada saat musim raya, buahnya mencapai 200-an biji, tetapi tidak ada yang berani memakannya karena dianggap aneh, takut beracun, atau bahkan dianggap mistis. Namun, setelah matang dan berjatuhan, buah itu dimakan hewan. Bagi mereka yang suka bergiat di alam terbuka, buah-buahan yang dimakan hewan berarti buah itu tidak beracun.

Sebesar melon

Reza yakin buah itu tak beracun. Dia meminta salah seorang anggota rombongan memanjat untuk mengambil buah yang masih tersisa di atas pohon.

"Buah yang ukurannya sebesar melon itu berhasil diturunkan. Setelah dibelah, daging buahnya yang kekuningan dan aroma khas durian segera tercium meski belum masak sepenuhnya. Saya segera mencicipi. Teman-teman minta agar hati-hati karena khawatir buah unik itu beracun," kata Reza.

Setelah melihat Reza menghabiskan tiga pongge buah itu, anggota rombongan lainnya berani ikut mencicipi. Reza secara spontan memberi nama buah durian tanpa duri ini dengan sebutan buah "gundulan" asal Lombok. Anggota rombongan lainnya menyetujui nama itu.

Karena khawatir penemuan ini bakal diadaptasi oleh negara lain, Reza segera melakukan langkah perlindungan dengan mendaftarkan ke Pusat Perlindungan Varietas Tanaman KeLihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
an Pertanian. Kemudian diusahakan deskripsi buah dan pohon induk satu-satunya di Lombok itu untuk proses pelepasan varietas unggul nasional.

"Pada tahun 2009, Surat Keputusan Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Pertanian telah terbit untuk durian gundulan ini," kata Reza. Ia menambahkan, temuan buah gundulan di alam itu menunjukkan Indonesia memiliki keunikan dan keragaman yang begitu tinggi dibandingkan dengan negeri jiran.

Durian adalah buah yang sangat populer. Namun, belakangan durian-durian lokal memang kalah pamor dibandingkan dengan buah sejenis yang diimpor dari Thailand. Bahkan, di pedagang kaki lima pun durian monthong atau durian lain asal Thailand lebih banyak dijajakan dibandingkan dengan durian lokal yang rasanya tak terkalahkan.

"Sampai sekarang belum ada laporan tentang keberadaan buah durian gundulan seperti yang ditemukan di Lombok itu, termasuk dari Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand," kata Reza. Pemburu durian itu menambahkan, siapa pun yang mengetahui adanya pohon buah sejenis harap memberikan bukti lengkap lokasi dan foto buahnya untuk diteliti lebih lanjut.

Selain dikembangkan di Taman Wisata Mekarsari, buah gundulan ini juga dikembangkan di daerah asalnya di Lombok. Semoga tidak terjadi pada suatu saat nanti yang beredar di pasaran justru buah durian gundulan impor juga.... e-ti

Sumber: Kompas, Rabu, 4 Agustus 2010 | Penulis: FX Puniman

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 11 Feb 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012
Pahlawan Dari Singaraja Generasi Kedua Lorena

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Langkah-langkah praktis dalam buku ini dapat Anda terapkan dengan mudah, dan dapat menjadi pelengkap untuk kegiatan belajar formal anak di sekolah.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: