gototopgototop

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan paling lambat 16 Mei 2012.

LENGKAPI DATA: Sudahkah Anda punya "rumah pribadi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan kirimkan biografi dan CV Anda ke

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

  • 0
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
prev
next

Jurus Kebal Virus

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Jurus Kebal Virus
e-ti | kompas
Pekerjaan Utama:
Dokter, Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin
Lihat CV
Nama:
Mahmud Ghaznawie
Lahir:
Yogyakarta, 29 Oktober 1951
Pekerjaan:
Dokter, Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin
Istri:
Upiek Supiyatie
Anak:
  • Indah Suci Ramadhani
  • Aussie Fitriani Ghaznawie
Pendidikan:
  • 1980, Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta
  • 1984, Spesialis Patologi FK Unhas
  • 1995, Program PhD The University of Western, Australia
  • Distro Linux yang dipakai: Ubuntu 8.40
  • Distro Linux yang dirancang: MedicaLinux
Tutup CV

"Setiap hari, kok, harus berhadapan dengan virus. Capek deh…," ujar Dr Mahmud Ghaznawie SpPA PhD. Wajar jika Pembantu Dekan IV Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar, ini mengeluh. Kepakarannya sebagai patolog tidak mempan menghadapi ratusan jenis virus yang dikeluhkannya, virus komputer.

Setiap hari, puluhan komputer yang dipakai dalam perkuliahan di Fakultas Kedokteran (FK) terinfeksi virus. Setiap hari ada mahasiswa memasang flashdisk, mencari dan menyimpan data dari komputer itu. Setiap kali pula komputer itu terkena virus, lagi, lagi, dan lagi. Padahal, kami sudah membeli antivirus seharga Rp 40 juta untuk 100 komputer kami. Setiap hari, waktu staf pemeliharaan komputer kami tersita untuk mengurus komputer yang terkena virus. Cara kerja yang tidak masuk akal," kata Mahmud.

Pernyataan "tak masuk akal" sang patolog itu didasari banyak pengalamannya memakai komputer. Ayah dua anak itu sudah bergelut dengan komputer sejak FK Universitas Hasanuddin (Unhas) menerima bantuan dua unit komputer Radio Shack TRS- DOS dari Belanda pada tahun 1984. Pada tahun 1985 ia melanjutkan studinya di The University of Western, Australia.

"Di sana, saya mengenal komputer Apple yang memakai sistem operasi Apple II. Di sana pula, saya membeli komputer pribadi pertama saya, Commodor Amiga, yang memakai sistem operasi Amiga. Pada 1987, Amiga adalah komputer tercanggih. Ia sudah memakai tampilan grafis sehingga user (pengguna) tidak harus mengetik bahasa program komputer untuk mengoperasikan Amiga," ujarnya.

Namun, aplikasi program yang tersedia untuk Amiga sangat terbatas. "Tahun 1989, saya mengganti Amiga saya dengan PC (personal computer). Waktu itu masih ada banyak sistem operasi komputer PC. Namun, sejak 1995 sistem operasi komputer PC didominasi satu sistem operasi komputer berbayar saja. Seolah tidak ada sistem operasi lainnya," tuturnya.

Pada 1996 Mahmud kembali ke Makassar dengan membawa PC berprosesor terbaru waktu itu, Pentium I 100, dengan sistem operasi berbayar terpopuler kala itu. "Meski di Indonesia, saya terus mengikuti perkembangan teknologi PC. Setiap ada PC berteknologi baru, saya pasti beli. Ketika pembuat sistem operasi komputer berbayar meluncurkan produk barunya pada 1998, saya pun membelinya," katanya.

Saat bertugas di Laboratorium Patologi Unhas pada 2000, Mahmud merintis pembuatan local area network (LAN) di laboratorium itu. Tahun 2002, ia membangun LAN pimpinan Dekanat FK Unhas. Pelan tetapi pasti, jaringan LAN FK Unhas berkembang menjadi wide area network (WAN), jaringan komputer antarfakultas di Unhas. Dalam WAN itu terdapat ratusan PC di FK yang dijadikan komputer publik untuk diakses para mahasiswa. Lantaran "dicoloki" flashdisk tiap hari, WAN itu terus disusupi berbagai virus komputer.

Ketika WAN terus diserang virus, Mahmud menyadari virus komputer ternyata hanya bekerja pada sistem operasi berbayar yang dipakai workstation WAN itu. Padahal, kenyataannya, ada sistem operasi yang gratis tetapi kebal virus, yakni Linux. Dia pun akhirnya menjajal sistem operasi Linux, memakai distro Ubuntu. "Sejak itu, saya bebas dari virus komputer," ujarnya.

Migrasi sistem

Menyadari kelebihan dan kemudahan penggunaan Linux, ia secara bertahap memulai migrasi sistem operasi komputer di FK yang berbayar ke sistem operasi Linux yang gratis. "Masalahnya, para pengguna komputer selalu enggan memakai Linux. Mereka dibayangi persepsi bahwa Linux itu rumit dan sulit," katanya.

Kegetolan Mahmud mengampanyekan Linux menarik minat beberapa mahasiswa FK, tetapi mereka jarang bertahan lama memakai Linux. Kebanyakan kembali memakai sistem operasi komputer berbayar.

"Saya akhirnya menyadari bahwa tanpa aplikasi yang berguna, orang akan enggan memakai Linux. Saya memiliki banyak e-book kedokteran dan video praktik kedokteran," ujar Mahmud. Dia akhirnya merancang distro Linux yang berisikan e-book dan video koleksinya.

Rancangan distro Linux baru itu dieksekusi Fadly Kasim, pemrogram Linux di Makassar. Fadly memodifikasi distro Linux Ubuntu dan Linux Mint yang dirombaknya hingga dua kali. Pada pertengahan 2009 lahirlah distro Linux baru, MedicaLinux.

Mahmud terus menawarkan penggunaan MedicaLinux. "Semua file e-book dan video tidak bisa disalin, hanya bisa dilihat dari sistem operasi MedicaLinux. Ini memang ’memaksa’ orang memakai Linux. Sosialisasi Linux selalu gagal. Karena itu, saya memilih ’linuxisasi’ untuk memperkenalkan Linux," kata Mahmud tertawa.

Kini, distro MedicaLinux sudah dipakai di FK Unhas; FK Universitas Muslim Indonesia, Makassar; FK Universitas Al Khaerat, Palu; FK Universitas Nusa Cendana, Kupang; dan Program Studi Kedokteran Universitas Haluoleo, Kendari.

"MedicaLinux adalah live CD, bisa digunakan tanpa diinstalasi ke komputer. CD itu akan berfungsi menjadi sistem operasi, dan pengguna bisa mengakses e-book dan video kedokteran di dalamnya," kata Mahmud.

Seperti distro Linux lainnya, MedicaLinux itu dibagikan secara gratis. Calon pengguna cukup mengganti harga keping DVD dan cangkangnya. Selain koleksi e-book dan video kedokteran, sistem operasi itu dilengkapi aplikasi pengolahan kata, foto, koneksi internet, layaknya distro Linux lainnya, dan semuanya merupakan piranti lunak tak berbayar.

Hingga akhir 2009, separuh PC FK Unhas masih memakai sistem operasi berbayar, dan masih kerap disusupi virus. Mahmud akhirnya mengambil langkah tegas, mengganti semua sistem operasi komputer PC FK Unhas dengan Linux. "Tidak ada masalah. Linux tidak semenakutkan yang dibayangkan orang. Biaya yang dihemat tentu banyak," katanya.

Mahmud tidak berpuas diri dengan MedicaLinux. Kini dia dan Linux User Group Ujungpandang (LUGU) tengah membangun aplikasi opensource untuk mendukung paperless hospital medical record. Rancang bangun isi aplikasi itu dibuat Mahmud, dan LUGU-lah yang mengeksekusi rancangan itu.

"Saya membayangkan jika pengisian formulir pajak atau dokumen pemerintah lainnya dibuat dengan Linux, pastilah banyak pihak akan memakainya. Kita bukan butuh sosialisasi Linux, tetapi linuxisasi," kata dia. e-ti

Sumber: Kompas, 1 Maret 2010 | Penulis: Aryo Wisanggeni Genthong

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 10 Feb 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012
Intermezzo
"Seorang panglima perang yang terkemuka adalah orang yang memenangkan peperangan dengan memaksa musuh untuk menyerah tanpa berperang." ~ Sun Tzu

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp: (021) 8293113, Telp/SMS: (021) 32195352, 32195353, Fax: (021) 83787235
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. Salah satu cara dengan menggunakan fitur SINDIKASI ini. (2) Ucapan terima kasih di kolom komentar. (3) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Beri Komentar

Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Kode keamanan Refresh

Bio Lainnya

Click to view full article

Selama hidupnya, doktor kesehatan masyarakat lulusan Harvard University ini fokus di dunia penelitian dan pelayanan kesehatan masyarakat. Karirnya kemudian mencapai puncak

Click to view full article

Ketua Komisi Nasional PA periode 2010-2014 ini sebelumnya dikenal luas sebagai aktivis buruh. Namun perjumpaannya dengan anak-anak yang kurang mendapat perhatian membuat ia

Click to view full article

Menurut Mangapul Sagala, keinginan untuk mendapatkan sesuatu secara instan merupakan penyebab maraknya praktik korupsi dan penyelewengan di negeri ini. Ironisnya, hal-hal yang

Click to view full article

Sebagai pendeta yang juga manusia biasa, Mangapul Sagala Staf Perkantas Jakarta, Dosen Perjanjian Baru STT IMAN dan STTRII Mangapul Sagala mau tidak mau harus berhadapan dengan tantangan hidup yang sering menguji keteguhan imannya. Lewat ujian-ujian itu


Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
 

Like and Support Us

Komunitas

  • Terbaru
  • Komentar
  • Irwan Hidayat

    m.nailul anwar noer
    Alhamdulillah, kami selaku warga negara Indonesia, sangat bangga atas tercapainya cita2 Sidomuncul, dan ...
     
  • Galaila Karen Agustiawan

    soedono adi triwanto
    Saya mengagumi anda sebagai salah satu dari sedikit tokoh yg berkarakter dan sebagai bangsa Indonesia ...

Aktivitas Terbaru di Facebook

Poling Tokoh