WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Lewat Kamus Melestarikan Bahasa Bali

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Lewat Kamus Melestarikan Bahasa Bali
e-ti | Ayu Sulistyowati-kompas.com

Ribuan kata dan kalimat Bali dikumpulkannya hampir selama 20 tahun. Itu semua hanya demi satu kata, "lestari"! Dia adalah Prof Dr I Gusti Made Sutjaja MA, penyusun kamus bahasa Bali-Inggris-Indonesia.

Dosen dan Peneliti (Guru Besar Ilmu Bahasa Fakultas Sastra Unud)
Lihat Curriculum Vitae (CV) I Gusti Made Sutjaja

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) I Gusti Made Sutjaja

QR Code Halaman Biografi I Gusti Made Sutjaja
Bio Lain
Click to view full article
Amin Alwakiah
Click to view full article
Margaretha Solang
Click to view full article
Ida Royani
Click to view full article
Gamawan Fauzi
Click to view full article
Basuki
Click to view full article
Gombloh
Click to view full article
Bob Hippy

Kamus itu dia kerjakan dari yang sederhana, dicetak sendiri, hingga yang eksklusif hasil cetakan Pustaka Balipost dan Periplus Singapura. Bahkan, cerita-cerita rakyat Bali pun dia alihbahasakan ke bahasa Inggris, dan sudah tersusun di perpustakaan Congress Australia.

Meski begitu, ia masih memimpikan adanya kamus digital yang mampu menyediakan istilah apa pun dan dari tahun berapa pun dengan cara mudah. "Biar dengan sekali ketuk tombol enter di komputer, apa yang diminta langsung tampil." Mewujudkan mimpi itulah yang kini tengah ia garap di kamar kerjanya.

Awalnya, Sutjaja, guru besar Fakultas Sastra Universitas Udayana (Unud), prihatin pada generasi sesudah dirinya yang kurang peduli dengan bahasa ibu sendiri, meski dalam keseharian mereka berdialog dengan bahasa Bali dalam strata apa pun (umum-alus-lumrah

Berangkat dari rasa malu, terutama kepada orang asing yang fasih berbahasa Bali, ia bertekad menyusun kamus bahasa Bali yang lengkap. "Bayangkan, sewaktu saya kuliah di Australia, eh orang Australia yang menjadi teman kuliah pintar sekali berbahasa Bali. Duh, saya malu," katanya.

Maka, mulai tahun 1980-an, hampir setiap hari dia mengumpulkan kata demi kata, kalimat demi kalimat, hingga cerita rakyat asli Bali, baik berupa buku maupun di lontar dengan tulisan aksara Bali. Ia terus menggali kata-kata hingga sastra Bali.

Terinspirasi salinan kamus Kawi-Balineesch-Nederlandsch karya Dr HN Van Der Tuuk (17 Agustus 1893) pemberian temannya, Sutjaja semakin terpacu. Setelah mengumpulkan kata demi kata, kamus Balinese-English, English-Balinese pun diterbitkan Percetakan Balipost. Tahun 1990 kamus itu dijual seharga Rp 30.000 per buku.

Penyusunan kamus itu berlanjut sampai enam tahun kemudian dengan berbagai penyempurnaan, dari hanya ribuan kata menjadi puluhan ribu kata. Tak henti-hentinya Sutjaja berusaha mengumpulkan berbagai sumber dan referensi mengenai semua hal yang berhubungan dengan Bali. Cerita rakyat dari lontar hingga geguritan Bali (semacam gending macapat di Jawa) pun rajin dikumpulkannya.

Ruang kerja itu menjadi tempat Sutjaja menyelesaikan kamus besarnya dan memeriksa pekerjaan para mahasiswa. Baginya, pekerjaan menjadi pengajar bukan hal biasa karena sejak lepas SMA, sekitar tahun 1964, ia sudah mengajar bahasa Inggris di Yayasan Saraswati, milik ayahnya.

Berita radio

Mengapa Sutjaja memilih bahasa Inggris daripada mendalami sastra Bali? Selain karena saat itu di Unud baru ada Fakultas Hukum dan Sastra, juga sebab sehari-hari dia sudah terbiasa mendengar bahasa Inggris.

Kefasihannya berbahasa Inggris bermula dari sang ayah yang suka mendengarkan berita berbahasa asing di radio. Sutjaja terpengaruh, dia lalu mengikuti "kursus" bahasa Inggris yang diudarakan radio BBC London. Hasilnya, meski masih siswa SMP ia sudah lancar berbahasa Inggris.

Bagi Sutjaja, kebiasaannya berbahasa Inggris harus menghasilkan sesuatu untuk tanah kelahirannya, Pulau Dewata. Arah menyusun kamus itu sebenarnya sudah muncul pada 1970-an. Saat itu ia suka menuliskan satu kata bahasa Bali lengkap dengan padanan bahasa Inggris dalam bentuk kartu-kartu. Namun, karena belum tahu kegunaannya, ia tak menyimpannya.

Maka, ketika keinginannya untuk menyusun kamus bahasa Bali-bahasa Inggris muncul lagi, kali ini Sutjaja lebih rajin menyimpannya. Dia bertekad kamus itu harus diwujudkan.

Bahkan, setelah kamus karyanya dicetak dan diedarkan pun, Sutjaja mengaku tak pernah menyangka catatan- catatan yang dibuatnya berdasarkan kata-kata dalam lontar, cerita rakyat, atau budaya Bali yang dia alihbahasakan ke dalam bahasa Inggris, bisa menjadi referensi di sejumlah perpustakaan di negara lain.

Investasi jangka panjang

Sayang, penghargaan dari jerih payahnya selama ini umumnya justru datang dari negara lain. "Saya tidak tahu apakah bangsa ini belum bisa menghargai budaya? Karena semua hal itu disamakan dengan biaya atau barang dagangan. Padahal, ini terkait pendidikan yang seharusnya diperhatikan dan menjadi investasi jangka panjang," katanya serius.

Sutjaja yang sudah menghasilkan puluhan tulisan dan alih bahasa Bali ke dalam bahasa Inggris ini prihatin pada kondisi bangsa dan menyayangkan generasi muda yang tak dibekali budaya dan pendidikan dengan benar.

"Jika saya larut dalam jurang ketidakpedulian, lalu siapa yang menyusun (kamus itu)? Kebetulan saja saya yang pertama menyusun kamus untuk versi Bali-Indonesia-Inggris," ujarnya.

Sambil mendengarkan musik, Sutjaja terus bekerja. Pengalaman berharganya yang tak terlupakan adalah menjadi penyunting kamus Balinese-English dari Pater Norbert Shadeg terbitan Periplus, 2007. Selain itu, dia juga bangga kamusnya dicetak Periplus pada 2009.

Semua yang dia dapatkan kini diperoleh dengan perjuangan. Ia pun berusaha menerapkan hal sama kepada mahasiswanya. "Saya bukan Sinterklas. Jadi, marilah kita membuat karya tulis atau penelitian yang serius dan berguna," pesan Sutjaja. e-ti

Sumber: Kompas, Rabu, 25 Agustus 2010 | Penulis: Ayu Sulistyowati

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 25 Aug 2010  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Pematung Adat Dayak Politisi Vokal Golkar

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Rahasia menghasilkan uang lebih banyak dan lebih cepat. Penjualan Anda pasti meledak!

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: