WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Doktor Pemulung Botol di Jerman

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Doktor Pemulung Botol di Jerman
Suhendra | Repro Kompas | NT

Demi menyelesaikan studi jenjang doktoral di Brandenburgische Technische Universität Cottbus, Jerman, Dor. Ing. Suhendra berusaha mencukupi kekurangan uangnya dengan memulung botol di Berlin. Kemandiriannya berbuah pada penguasaan kemampuan spesifik hingga menjadikan dia satu-satunya doktor dari negara lain yang dibutuhkan sebuah institusi Pemerintah Jerman.

Periset BAM di Berlin
Lihat Curriculum Vitae (CV) Suhendra

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Suhendra

QR Code Halaman Biografi Suhendra
Bio Lain
Click to view full article
Betti Alisjahbana
Click to view full article
Sri Sultan HB IX
Click to view full article
Daniel M. Rosyid
Click to view full article
Joko Widodo
Click to view full article
Muhammad Nazar
Click to view full article
Pandji Wisaksana
Click to view full article
Raam Punjabi

"Saya memulung pada waktu senggang, biasanya sehabis subuh agar tak ketahuan orang (Indonesia)," kata Suhendra, salah seorang peserta International Summit 2010 Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4), 16-18 Desember 2010, di Jakarta.

Ia memulung botol bekas wadah minuman di stasiun pemberhentian kereta api, terminal bus, dan bandara. Satu botol bekas minuman air mineral dihargai 25 sen euro. Sementara botol bekas minuman berkarbonasi dihargai 15 sen euro.

Untuk menguangkan botol-botol itu, ia membawanya ke mesin otomatis yang ada di stasiun kereta api. Sabtu dan Minggu merupakan hari penuh berkah karena botol bekas relatif berlimpah. Dalam sehari dia bisa mendapatkan 40-50 botol.

"Mesin-mesin otomatis itu seperti ATM. Botol yang saya masukkan diganti voucher yang bisa ditukar dengan uang," kata Suhendra yang memulung tahun 2004-2006, saat mengambil doktor bidang environmental safety for petroleum project (sistem keamanan lingkungan untuk industri tambang minyak).

Hasil memulung memang tak cukup untuk membayar sewa apartemen, biaya makan, dan asuransi. Suhendra pun bekerja paruh waktu di pabrik cokelat. "Pekerjaan saya di bidang perawatan. Tetapi, itu sesungguhnya pekerjaan bersih-bersih lantai dan mesin pabrik."

Suhendra menikahi Dewi Yuniasih tahun 1999, dan mulai 2002 istrinya juga menetap di Jerman. Kini Dewi masih menuntaskan program studi kedokteran di Humboldt University of Berlin.

Keahlian spesifik

Suhendra menempuh studi S-1 di Universitas Pemimpin Perang Diponegoro
Pemimpin Perang Diponegoro
Diponegoro
, dan lulus di bidang teknik kimia. Ia melanjutkan S-2 di Institut Teknologi Bandung dan mendapat beasiswa program master double degree di Brandenburgische Technische Universität (BTU) untuk periode 2000-2002. Jenjang studi S-2 dia selesaikan setahun di ITB dan setahun di BTU.

"Program master saya di Jerman dengan riset industri bidang teknik kimia di Max Planck Institute (MPI)," katanya.

Di MPI, dia meneliti penentuan kinetik pada reaksi kimia. Ini lalu jadi keahlian spesifik Suhendra. Aplikasinya pada reaksi eksplosif pada metal. Ia melanjutkan studi S-3 di tempat sama tahun 2002-2006. Selama 2002-2004 ia memperoleh beasiswa, tetapi dua tahun berikutnya harus biaya sendiri.

Tahun 2006, ia menuntaskan studi dengan hasil penelitian kerangka kerja untuk penilaian kondisi minyak yang aman serta ramah lingkungan. "Berupa parameter untuk kerangka kerja dan indikator operasi kilang minyak yang aman dan ramah lingkungan," kata Suhendra yang mendapatkan ijazahnya pada Februari 2007.

Dia lalu melamar kerja di Badan Penelitian Jerman, Federal Institute for Materials Research and Testing (Bundesanstalt für Materialforschung und-prüfung/BAM) di Berlin. Ini seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), tetapi di bawah KeLihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
an Ekonomi dan Teknologi Jerman.

"Ada slogan menarik di lembaga ini," katanya. Kira-kira demikian, "Alokasikan uang yang banyak untuk riset, maka riset akan memberikan uang yang lebih banyak."

Pada April 2007, setelah melalui verifikasi dinas ketenagakerjaan setempat, dia diterima di BAM. "Kemungkinan saya diterima di BAM karena keahlian spesifik untuk bidang material eksplosif. Latar belakang keilmuan saya sesuai dengan yang dicari," katanya.

Di lingkup kerja BAM, Suhendra mengerjakan model simulasi matematik untuk kebakaran tambang batu bara bawah tanah. Ia mengembangkan pula model simulasi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari kegiatan tambang batu bara bawah tanah.

"Saya mengembangkan simulasi kecepatan perambatan api pada tambang batu bara bawah tanah," ujarnya. Keberhasilan itu mengantar Suhendra memimpin kerja sama Jerman-China pada 2008 di bidang penanganan kebakaran tambang batu bara bawah tanah di China.

"Korban sekitar 6.000 jiwa per tahun terjadi di China akibat kebakaran tambang batu bara. Saya diserahi proyek untuk kerja sama penanganan masalah ini," katanya.

Dia pun banyak hadir dalam forum ilmiah China untuk menyebarkan ilmu penanganan dan pencegahan kebakaran tambang batu bara bawah tanah. Belakangan, Suhendra beranjak pada kegiatan urban minning yang secara harfiah bisa diartikan menambang di kawasan urban atau kota.

Menambang di kota

Menambang di kota tak ubahnya dengan kegiatan memulung, yaitu menghasilkan uang dari limbah yang terbuang. Menurut Suhendra, konsep urban minning tak sesederhana proses daur ulang. Urban minning mempersyaratkan teknologi lebih rumit dibandingkan dengan sekadar proses daur ulang.

Ia mencontohkan bagaimana memulihkan komponen vital dan paling berbahaya kadmium bagi lingkungan dari proses industri sel surya. "Di Uni Eropa, urban minning memanfaatkan pula limbah logam seperti aluminium dan besi, juga kegiatan produksi fosfor dari limbah kotoran manusia."

Pada 2008 Uni Eropa sempat kekurangan fosfor untuk bahan utama pupuk. Suhendra lalu mengembangkan rekayasa pengolahan limbah kotoran manusia secara lebih optimal untuk meningkatkan produksi fosfor.

Seperti di Jerman, limbah kotoran manusia disalurkan ke sebuah penampungan. Ini memudahkan pengolahannya. Limbah juga dijadikan biogas.

Tahun 2009, BAM menugasinya memimpin proyek Sustainable and Safe Re-use of Municipal Sewage Sludge for Nutrient Recovery (Susan). Ini proyek penanganan berbagai limbah industri di kota, yang juga bisa diimplementasikan di Indonesia yang sumbernya berlimpah. Sumber: Kompas, Rabu, 5 Januari 2011 Oleh Nawa Tunggal) e-ti

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 05 Jan 2011  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Menerobos Kebuntuan Penguatan Pertahanan Aspam Kepala Staf Tni Au

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Saya Indonesia Saya Pancasila

Tokoh Monitor

Jual Buku Biografi Hukum Romli Atmasasmita

Buku Pilihan

thumb

Inilah buku yang siap memandu Anda menjadi dokter anak di rumah Anda sendiri. Di dalamnya, dipaparkan segudang informasi tentang bagaimana menangani penyakit yang kerap menyerang anak, seperti flu, demam, batuk, DBD, diare, cacar air, campak, dan lain-lain.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: