WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Ketua DPRD DKI 2004-2009

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Ketua DPRD DKI 2004-2009
e-ti | fb

Drs. HM. Ade Surapriyatna, BSc dari Fraksi Partai Golongan Karya terpilih sebagai Ketua DPRD Propinsi DKI periode 2004-2009. Terpilihnya Ade dianggap sebagai bukti awal ampuhnya koalisi kebangsaan (PDIP, Golkar, PPP, PDS dan PBR) di legislatif. Juga sekaligus memperlihatkan rapuhnya koalisi PKS dengan Partai Demokrat yang mengusung jargon perubahan.

Mantan Ketua DPRD DKI
Lihat Curriculum Vitae (CV) Ade Surapriyatna

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Ade Surapriyatna

QR Code Halaman Biografi Ade Surapriyatna
Bio Lain
Click to view full article
Marimutu Sinivasan
Click to view full article
Omar Dhani
Click to view full article
Susilo Bambang Yudhoyono
Click to view full article
Amelia Achmad Yani
Click to view full article
Bajoe Narbito
Click to view full article
Subrata
Click to view full article
Johny Ivan

Calon terkuat Ahmad Heriyawan dari Partai Keadilan Sejahtera, yang selain didukung anggota fraksinya (18 suara), juga didukung Partai Demokrat (15 dari 16 suara) serta sejumlah suara yang diperkirakan akan diperoleh dari partai lain (terutama PAN) yang sudah didekati. Dalam penghitungan di atas kertas Ketua MPR-RI 2004-2009
Ketua MPR-RI 2004-2009
PKS
yakin dapat meraih 39 suara. Rinciannya, 18 suara dari Ketua MPR-RI 2004-2009
Ketua MPR-RI 2004-2009
PKS
, 15 suara dari PD, dan enam suara dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN).

Tapi kenyataannya, dalam sidang paripurna pemilihan Ketua DPRD DKI Jakarta, Jumat 17 September 2004, Ahmad Heriyawan hanya memperoleh 30 suara, sementara Ade justru meraih 42 suara. Anggota DPRD DKI Jakarta semuanya 75 orang.

Sementara dua suara masing-masing untuk Maringan Pangaribuan dari Fraksi PDI Perjuangan (F-Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
PDIP
) dan Ilal Ferhard dari Fraksi Partai Demokrat (F-PD). Satu suara lagi dinyatakan tidak sah karena memiliki lipatan pada ujung kertas sebagai tanda identitas pemilihnya.

Dengan demikian susunan pimpinan DPRD DKI Jakarta adalah Ketua Ade Surapriyatna (PG), Wakil Ketua: Ahmad Heriyawan (Ketua MPR-RI 2004-2009
Ketua MPR-RI 2004-2009
PKS
), Ilal Ferhard (PD) dan Maringan Pangaribuan (Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
PDIP
).

Sidang paripurna pemilihan ketua itu dipimpin Ketua Sementara DPRD DKI Dani Anwar (F-PKS) dan didampingi oleh Wakil Ketua Sementara Johny Wenas Polii (F-Pddan dihadiri Wakil Gubernur DKI Gubernur DKI Jakarta (2007-2012)
Gubernur DKI Jakarta (2007-2012)
Fauzi Bowo
dan sejumlah kepala dinas dan pejabat teras di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

PKS kecewa
Mengingat PD dan PKS pernah membuat kesepakatan saling mendukung secara nasional, diperkirakan kekalahan PKS dalam mengusung calonnya sebagai Ketua DPRD DKI itu akan berdampak secara nasional. Kekecewaan sangat tampak pada F-PKS.

"Saya kecewa atas hasil pemilihan itu. Saya tidak tahu hilangnya komitmen itu," jelas Ahmad Heriyawan. Namun tetap diharapkan anggota PKS mendukung calon presiden Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Susilo Bambang Yudhoyono
dalam pemilihan umum 20 September.

Kekecewaan juga dikemukakan Ketua F-PD Johny Wenas Polii. "Secara pribadi dan sekaligus Ketua Fraksi PD, saya sangat kecewa atas hasil ini. Diduga ada dua orang yang memberikan suaranya ke calon lain. Kami akan mencari tahu siapa anggota yang melarikan diri dari garis partai," katanya.

Sementara itu, Ketua Sementara DPRD Propinsi DKI Jakarta dalam sambutannya menyatakan, bahwa untuk memenuhi ketentuan Pasal 13 Peraturan Tata Tertib DPRD, Pimpinan Sementara DPRD telah menyampaikan surat No. 690/077.72 kepada Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Ketua Fraksi PDI Perjuangan dan Ketua Fraksi Partai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Golkar
.

Dalam surat tersebut antara lain disebutkan: (1) calon Pimpinan DPRD hanya dapat dicalonkan dari dan oleh Fraksi berdasarkan urutan besarnya jumlah Anggota Fraksi yang disesuaikan dengan jumlah unsur Pimpinan; (2) masing-masing Fraksi sebagaimana dimaksud pada angka 1 berhak mengajukan satu orang calon Pimpinan DPRD; (3) berdasarkan ketentuan Pasal 14 ayat 1 Peraturan Tata Tertib DPRD, disebutkan bahwa calon Pimpinan DPRD sebagaimana dalam Pasal 13 disampaikan oleh Pimpinan Fraksi kepada Pimpinan Sementara DPRD untuk ditetapkan sebagai calon yang berhak dipilih dengan Keputusan Pimpinan Sementara DPRD; (4) sehubungan dengan hal tersebut, diharapkan agar para Ketua Fraksi menyampaikan nama calon Pimpinan DPRD kepada Pimpinan Sementara DPRD.

Selanjutnya, keempat Fraksi telah mengajukan calon Pimpinan DPRD, yaitu: Fraksi partai Golongan Karya mengusulkan Drs. HM. Ade Surapriatna, B.Sc; Fraksi PDI Perjuangan mengusulkan Drs. Maringan Pangaribuan, MM; Fraksi Partai Keadilan Sejahtera mengusulkan H. Ahmad Heryawan, Lc; dan Fraksi Partai Demokrat mengusulkan Ilal Ferhard, B.Sc.

Dalam rapat tersebut, disampaikan juga Pimpinan Fraksi-Fraksi sebagai berikut:
*FRAKSI PARTAI KEADILAN SEJAHTERA: Penasehat: H. Ahmad Heryawan, Lc; Ketua: Muhammad Gunawan, AK, M.Soc, Sc; Wakil Ketua I: H. Nurmansyah Lubis, SE, Ak, MM; Wakil Ketua II: Dra. Maria Ahdiati; Sekretaris: Selamat Nurdin, S.Sos; Wakil Sekretaris: Rahmat Syah, S.Pd; Bendahara: Igo Ilham, Ak;

*FRAKSI PARTAI DEMOKRAT: Penasehat: Ilal Ferhard, B.Sc; Ketua: Johny Wenas Polii, SE, ME; Wakil Ketua I: H. Lucky Sastrawiria, MBA; Wakil Ketua II: Achmad Husin Alaydrus, Lc; Sekretaris: Aliman A'at, SE; Wakil Sekretaris: Ir. Maria Henny Longkeng; Bendahara: Ernawati Sugondo, S.Sos;

*FRAKSI PARTAI Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Golkar
: Penasehat: Drs. HM. Ade Surapriatna, B.Sc; Ketua: Drs. Inggard Joshua; Wakil Ketua: H. Zainudin M.H. SE.,; Sekretaris: H. Jamaludin Panganro; Bendahara: Marthin Oktavianus Makatita;

*FRAKSI PDI PERJUANGAN: Penasehat: Hj. Sumiyati Soekarno, S.IP; Ketua: Drs. Maringan Pangaribuan, MM; Wakil Ketua: H. Sayogo Hendrosubroto, S.IP; Sekretaris: H. Moh. Nakoem AR, S.IP; Wakil Sekretaris: Tatang Rusfandi; Bendahara: H. Mustaman, S.IP;

Siapa Ade?
Dia seorang pekerja keras. Hampir saban hari dia pulang larut malam ke rumah.  Itu pun tidak langsung tidur, terkadang masih membaca. Apalagi menjelang pemilihan pimpinan DPRD DKI, dia sangat sibuk melakukan pendekatan langsung kepada para anggota DPRD dari berbagai fraksi.

Selain mengandalkan Koalisi Kebangsaan (Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
PDIP
, Partai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Golkar
, Ketua Umum DPP PPP (1989-1994)
Ketua Umum DPP PPP (1989-1994)
PPP
, PDS dan PBR) dia mendekat F-PAN dan F-KR (PKB-PBR). Pendekatan yang intensif itulah kunci utama keberhasilannya memenangkan pemilihan Ketua DPRD DKI itu.

Mantan Wakil Ketua DPRD DKI dan pada 1999-2004 ini merasa tertantang untuk meningkatkan kinerja para anggota dewan dalam memajukan Jakarta.

Pria kelahiran Jakarta, 7 Nopember 1951 ini memulai karir politik sejak 1971 di Sekber Golkar/Resimen Mahasiswa/Rino Hankam. Kemudian tahun 1985 menjabat ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta. Dua tahun kemudian (1987), dia bergabung dengan Golkar DKI. Pada 2001 menjabat ketua Golkar Jakarta.

Selain berpolitik, dia juga seorang Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
. Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
Utama (Dirut) PT Pelayaran Adhigama Putra Utama dan Dirut Sukawarna Real Estate, bahkan pernah menjabat wakil ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI pada 1982.

Pada Pemilu 1992 dia terpilih menjadi anggota DPRD DKI (1992-1997 ). Selanjutnya pada Pemilu 1997 terpilih lagi dan menjadi  Wakil Ketua DPRD DKI (1997-1999 ). Begitu pula setekah reformasi pada Pemilu 1999 dia terpilih kembali dan menjabat Ketua Fraksi Golkar (1999-2004). Pemilu 2004 terpilih kembali dan menduduki pucuk jabatan sebagai Ketua DPRD DKI (2004-2009).

Ayah dari Drg Detya Fajar Sani MKes dan Dewa Brata ini mengenyam pendidikan Sekolah Rakyat (SR) di Jakarta lulus 1959, SMPN 30 Jakarta tamat 1966, SLTA di Jakarta, dan Akademi Maritim Indonesia lulus 1969. Kemudian tahun 1996, pria yang menyukai olahraga memancing meraih gelar S1 dari Universitas 17 Agustus 1945.

Di tengah kesibukannya, dia masih sering menyempatkan diri menyalurkan hobi memancingnya pergi ke laut. Jika tidak terlalu sibuk seminggu sekali dia pergi memancing. Untuk menyalurkan hobi itu, dia pun memiliki kapal di Ancol. Sehingga tak susah kalau ingin pergi mancing.

Menurutnya memancing membutuhkan kesabaran. Jurus jitu memancing itu bisa dipraktekkan dalam berpolitik. Keuletan dan kesabaran ini setidaknya telah dibuktikannya  untuk meraih jabatan Ketua DPRD DKI. e-ti | Tsl

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 18 Sep 2004  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012
Dinominasikan Jadi Menkeu Beritakan Janji Tuhan

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Wastafel, selain fungsinya untuk mencuci tangan, wajah, atau benda kecil lainnya, ternyata juga dapat mempercantik tampilan interior rumah jika diatur dan dipikirkan dengan baik.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: