WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Motivator Menulis dan Membaca

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Motivator Menulis dan Membaca
Hernowo Hasim | dokpri

Penulis buku best seller “Mengikat Makna”, “Andaikan Buku Itu Sepotong Pizza”, “Quantum Reading”, dan “Quantum Writing” ini mulai menapaki karier kepenulisannya pada usia 44 tahun dan berhasil menulis sekitar 17 buku dalam waktu tiga tahun. Prinsipnya, menulis harus memberikan dampak yang memberdayakan bagi pembaca dan senantiasa menggabungkan menulis dengan membaca.

Penulis dan chief editor di Mizan publisher
Lihat Curriculum Vitae (CV) Hernowo Hasim

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Hernowo Hasim

QR Code Halaman Biografi Hernowo Hasim
Bio Lain
Click to view full article
Mangapul Sagala
Click to view full article
Jacobus P Solossa
Click to view full article
Kamanto Sunarto
Click to view full article
Ida Kusumah
Click to view full article
Novriantoni
Click to view full article
Muhammad Yamin Lubis
Click to view full article
Nakoela Soenarta

Tak ada istilah terlambat dalam berkarya. Itulah yang dialami oleh Hernowo atau yang lebih dikenal sebagai “Hernowo Hasim”. Karier kepenulisannya justru dimulai ketika usianya sudah berkepala empat. Tepat di hari ulang tahunnya yang ke-44 pada 12 Juli 2001, penulis yang telah bekerja di Penerbit Mizan selama puluhan tahun (sejak 1984) ini meluncurkan buku pertamanya “Mengikat Makna” yang langsung masuk kategori best seller. Selain Mengikat Makna, buku lainnya yang mencetak best seller adalah Andaikan Buku Itu Sepotong Pizza, Quantum Reading, Quantum Writing, Bu Slim dan Pak Bil: Kisah tentang Kiprah Guru “Multiple Intelligences” di Sekolah, dan Menjadi Guru yang Mau dan Mampu Mengajar secara Menyenangkan.

Hernowo mengakui bahwa ia tak pernah bercita-cita menjadi penulis. Ia juga tidak berasal dari keluarga penulis. Ayahnya seorang pegawai kantor pajak sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga biasa. Meskipun buku pertamanya baru dipublikasikan secara komersil pada tahun 2001, Hernowo sebenarnya telah menulis sejak SMA.

Kebanyakan buku yang ia tulis mengambil dua tema besar yakni tentang pengalaman membaca dan menulis, serta bagaimana menerapkan metode-metode baru kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan.

Pada tahun 1993, saat duduk di bangku kelas III Madrasah Aliyah Negeri, Hernowo menerima honor tulisan pertama sebesar Rp. 7.500 dari tabloid Hikmah. Saat itu, tulisannya dimuat di rubrik kecil bernama “Mereka Bicara”.

Sepanjang tahun 1997-2002 ada juga beberapa tulisannya yang dimuat. Honornya mulai Rp. 50.000-Rp. 200.000 per tulisan. Menurut Hernowo, jika dibandingkan dengan honor di luar negeri, pasti honor penulis Indonsia tertinggal sangat jauh. Namun dengan semakin banyak media massa yang bermunculan berarti apresiasi masyarakat terhadap tulisan semakin bagus. Logikanya, nilai jual lebih tinggi lagi. Lahan bagi penulis pun semakin lebar.

Setelah meluncurkan buku pertamanya, hingga 2008, ia telah menghasilkan 29 judul buku. Yang luar biasa, 17 di antaranya ia selesaikan hanya dalam waktu 3 tahun. Kebanyakan buku yang ia tulis mengambil dua tema besar yakni tentang pengalaman membaca dan menulis, serta bagaimana menerapkan metode-metode baru kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan.

Hernowo bisa kreatif menulis setelah merumuskan konsep “mengikat makna” yaitu memadukan kegiatan membaca dan menulis secara bersamaan. Kegiatan “mengikat makna” inilah yang dilakukan oleh Hernowo setelah berumur 44 tahun. Berkat kegiatan itu, Hernowo semakin banyak membaca dan semakin bergairah menulis apa pun yang didapatnya dari membaca.

Prinsip “mengikat makna” ini berulang kali dia tanamkan pada siapa pun yang berminat pada kegiatan membaca dan menulis. Prinsipnya: “Membaca adalah memasukkan kata-kata sebanyak mungkin ke dalam pikiran. Sementara menulis adalah mengeluarkan atau menampilkan pengalaman batin lewat bantuan kata-kata.”

Bagi Hernowo, menulis dan membaca merupakan dua kegiatan yang tak dapat dipisahkan. Adalah mustahil jika seseorang bisa menulis dengan enak dan lancar tanpa membaca. Demikian juga sebaliknya. Akan sangat sulit bisa membaca efektif tanpa menuliskan kembali hal-hal penting yang diperoleh dari membaca.

Setelah melakukan program “mengikat makna” secara berulang-ulang, pengagum Andrea Hirata ini menemukan formula khusus sebagai pembelajaran. Formula itu bernama brain based learning. Sukses dengan formula brain based learning, pendiri sekaligus pengajar di Mizan Learning Center (MLC) ini kembali menciptakan formula baru untuk mengonsep kegiatan membaca dan menulis berbasiskan cara kerja otak. Formula itu disebut brain based writing. Adapun maksud kata “writing” di situ, tak hanya menulis, tapi juga membaca.

Untuk meningkatkan kreativitas menulis, Hernowo menggunakan metode Mind Mapping, metode yang dicetuskan oleh Tony Buzan. Metode ini mengajarkan untuk menuliskan apapun yang tersimpan dalam pikiran, dengan menggunakan otak kanan dan otak kiri. Hernowo mengaku, lewat metode ini pula tulisan-tulisannya menjadi sangat logis, tertata dan urut.

Akibat cara itu, Hernowo makin bersemangat untuk menulis, hingga akhirnya ia menelurkan Andaikan Buku itu Sepotong Pizza. Berjarak dua tahun dari terbitnya buku tersebut, Hernowo kembali hadir dengan Vitamin T. Lewat buku ini, Hernowo ingin memberikan gizi bagi rohani para pembaca.

Kini, Hernowo benar-benar telah merasakan manfaat menulis dan membaca. Produktivitasnya pun makin meningkat dan tetap prima. Ia masih rajin menulis resensi buku, artikel-artikel motivasi seputar membaca dan menulis dan sering diundang sebagai pembicara dalam berbagai seminar dan pelatihan menulis. Apa yang diyakininya, menulis adalah proses 'menjadi' dan 'berkembang', terus dilakoninya setiap hari. Bio TokohIndonesia.com | cid, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 30 Sep 2013  -  Pembaharuan terakhir 01 Oct 2013
Kamus Hidup Kembar Siam Aktris Paling Produktif

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Dalam catatan sejarah perang, kita dapat menemukan beberapa pertempuran klasik, yaitu kiprah militer yang dikagumi para pemimpin militer dan sejarawan selama berabad-abad. Cannae adalah salah satu pertempuran demikian. Dipimpin oleh Hannibal Barca, seorang pemimpin perang yang mampu mempersatukan berbagai suku bangsa, dan membuktikan kehebatan strateginya dengan memukul mundur pasukan Romawi.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: