WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Terkenal Lewat Supernova

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Terkenal Lewat Supernova
Dewi Lestari | TokohIndonesia.com | dokpri

Dewi Lestari Simangunsong yang akrab dipanggil Dee lebih dulu dikenal sebagai seorang penyanyi yang tergabung dalam Trio RSD (Rida Sita Dewi). Sejak menerbitkan novel Supernova yang populer pada tahun 2001, ia kemudian dikenal luas sebagai novelis.

Novelis, penyanyi dan pencipta lagu
Lihat Curriculum Vitae (CV) Dewi Lestari

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Dewi Lestari

QR Code Halaman Biografi Dewi Lestari
Bio Lain
Click to view full article
Yusril Yusuf
Click to view full article
Djarot Saiful Hidayat
Click to view full article
MS Kaban
Click to view full article
Kusnadi Sudjarwadi
Click to view full article
Sjumandjaja
Click to view full article
Teguh Karya
Click to view full article
Basuki Tjahaja Purnama
BERITA TERBARU

Novel “Supernova Satu”: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh, itu diluncurkan 16 Februari 2001 di Taman Komponis
Komponis
Ismail Marzuki
, Jakarta. Novel yang laku 12.000 eksemplar dalam tempo 35 hari dan terjual sampai kurang lebih 75.000 eksemplar ini banyak menggunakan istilah sains dan cerita cinta.

Dee lahir di Bandung, 20 Januari 1976 sebagai anak ke-4 dari 5 bersaudara dari pasangan Yohan Simangunsong dan Turlan br Siagian (alm). Ayahnya adalah seorang anggota TNI yang belajar piano secara otodidak sedangkan saudara-saudaranya pemain biola, guru piano, yang profesional. Keluarga Dee sama seperti keluarga kebanyakan yang hidup sederhana dan harus pandai-pandai mengatur keuangan.

Sebelum ia bergabung dengan RSD, ia pernah menjadi backing vokal untuk Iwa K, Java Jive dan Musisi, Pencipta Lagu
Musisi, Pencipta Lagu
Chrisye
. Sekitar bulan Mei 1994, ia bersama Rida Farida dan Indah Sita Nur Santi bergabung membentuk trio RSD atas prakarsa Ajie Soetama dan Adi Adrian. Mereka kemudian meluncurkan album perdana, Antara Kita (1995) yang kemudian dilanjutkan dengan album Bertiga (1997). RSD kemudian berkibar di bawah bendera Sony Music Indonesia dengan merilis album Satu (1999) dengan nomor andalan, Kepadamu dan Tak Perlu Memiliki. Menjelang akhir tahun 2002, RSD mengemas lagu-lagu terbaiknya ke dalam album The Best of Rida Sita Dewi dengan tambahan dua lagu baru, yakni Ketika Kau Jauh ciptaan Stephan Santoso/Inno Daon dan Terlambat Bertemu, karya pentolan Kahitna, Yovie Widianto.

Tak banyak yang tahu bahwa sebelum ia banyak dibicarakan orang karena novelnya Supernova, ternyata cerpen Dee pernah dimuat di beberapa media. Salah satu cerpennya berjudul Sikat Gigi pernah dimuat di buletin seni terbitan Bandung, Jendela Newsletter. Sebuah media berbasis budaya yang independen dan berskala kecil untuk kalangan sendiri. Tahun 1993, ia mengirim tulisan berjudul Ekspresi ke majalah Gadis yang saat itu sedang mengadakan lomba menulis dimana ia berhasil mendapat hadiah juara pertama. Tiga tahun berikutnya, ia menulis cerita bersambung berjudul Rico the Coro yang dimuat di majalah Mode. Bahkan ketika masih menjadi siswa SMU 2 Bandung, ia pernah menulis sendiri 15 karangan untuk buletin sekolah.

Sarjana Hubungan Internasional dari Universitas Katolik Parahyangan Bandung yang sempat menjadi istri dari Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
R&B, Marcellius Siahaan ini mengakui bahwa novel Supernova berawal dari pergumulan dan perenungannya yang dalam tentang spiritualitas. Di akhir 1999, ia merasa ada sesuatu yang salah dengan dirinya tentang pemahaman religi di tengah masyarakat. Dee mulai banyak membaca. Ia ingin tahu lebih banyak ajaran Hindu, Budha, Islam termasuk mengenal lebih jauh tokoh-tokoh dunia seperti Einstein dan Hawking yang dikenal brilian dalam mencari jawaban atas eksistensi manusia di muka bumi ini.

Sarjana Hubungan Internasional dari Universitas Katolik Parahyangan Bandung ini mengakui bahwa novel Supernova berawal dari pergumulan dan perenungannya yang dalam tentang spiritualitas.

Selama menulis “Supernova Satu”, Dee ngendon di rumah ditemani dua anjingnya. Selama berbulan-bulan ia tidur tidak teratur, tidur jam delapan pagi, bangun jam dua siang lalu kerja sampai pagi di depan komputer. Menurutnya masa-masa itu adalah masa yang paling mendamaikan dan mengasyikkan. Sedangkan kegiatan show bersama RSD, ia lakukan dua kali seminggu.

Dalam memasarkan “Supernova Satu”, Dee merogoh kocek dan tabungannya sendiri lalu membentuk penerbit bernama Truedee Books. Alasan ia memilih merangkap menjadi penerbit selain menjadi penulis karena ia tidak ingin naskahnya diedit oleh penerbit apalagi ia sempat beberapa kali ditolak oleh beberapa percetakan.

Maret 2002, Dee meluncurkan “Supernova Satu” edisi Inggris untuk menembus pasar internasional dengan menggaet Harry Aveling, ahlinya dalam urusan menerjemahkan karya Sastrawan, Pendiri PDS H.B. Jassin
Sastrawan, Pendiri PDS H.B. Jassin
sastra Indonesia
ke bahasa Inggris. Ia juga telah merilis album solo pertamanya - sebuah proyek yang dimulainya sejak 1997 - berjudul Out of The Shell, diambil dari judul salah satu di antara delapan lagu yang semuanya berbahasa Inggris.

Supernova pernah masuk nominasi Katulistiwa Literary Award (KLA) yang digelar QB World Books. Bersaing bersama para sastrawan kenamaan seperti Goenawan Muhammad, Danarto lewat karya Setangkai Melati di Sayap Jibril, Dorothea Rosa Herliany karya Kill The Radio, Sutardji Calzoum Bachri karya Hujan Menulis Ayam dan Hamsad Rangkuti karya Sampah Bulan Desember.

Sukses dengan novel “Supernova Satu”: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh, bagian pertama “Supernova Dua” (Supernova 2.1) berjudul Akar sudah lepas ke pasaran pada 16 Oktober 2002 di 20 kota utama Indonesia. Novel Supernova 2.1 sempat mendapat protes keras dari kalangan umat Hindu karena dianggap melecehkan lambang keagamaan Hindu - lewat surat tertanggal Bali, 26 Februari 2003 yang diatasnamakan Ketua Umum DPP FIMHD AA Ngrh Arya Wedakarna MWS dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Intelektual Muda (FIMHD) Hindu Dharma yang berkedudukan di Bali.

Mereka menolak dicantumkannya lambang OMKARA/AUM yang merupakan aksara suci BRAHMAN Tuhan yang Maha Esa dalam HINDU sebagai cover dalam bukunya. Akhirnya disepakati bahwa lambang Omkara tidak akan ditampilkan lagi pada cetakan ke 2 dan seterusnya.

Dalam memasarkan Supernova 2.1 Akar, ibu dari Keenan Sidharta ini memilih tidak lagi memasarkan 'sendirian' bukunya dengan menjalin kerjasama dengan BArK Communication, suatu perusahaan penerbitan yang sekaligus perusahaan promosi. Di samping BArK, muncul sebuah wadah baru: Truedee Semesta. Di BArK dan Truedee Semesta, Dewi memiliki sejumlah saham dan mendapatkan royalti sekitar 20%. Namun, sayang, pertengahan tahun 2003, Dee akhirnya berpisah jalan dengan penerbit buku keduanya ini dan ia kembali 'sendirian' memasarkan bukunya. Menurut rencana, Dee di sela-sela kesibukannya sebagai spoken person sebuah produk kosmetika berharap Supernova 2.2 yang berjudul Petir sudah tuntas akhir 2003.

Dalam hal strategi pemasaran, Dee yang menyukai warna hitam ini, tidak semata bergantung pada jaringan toko buku besar. Prioritas pertama Dee adalah memanfaatkan keunggulan internet dengan membuka sebuah website beralamat www.truedee.net (situs sudah tidak aktif, red). Lewat situs ini pengunjung bisa membeli Supernova 2.1 Akar. Lewat media ini, ia juga sempat mengundang 50 pembeli untuk menghadiri perayaan ulang tahunnya. Prioritas kedua adalah menggunakan strategi penjualan langsung misalnya mengadakan diskusi buku dan temu pengarang di berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia (UI). Terakhir, lahirlah strategi ketiga berupa penjualan tunai ke toko buku di sejumlah kota besar di luar Jakarta.

Pada Januari 2005, Dee merilis novel ketiganya, Supernova episode PETIR. Kisah di novel ini masih terkait dengan dua novel sebelumnya dengan memasukkan 4 tokoh baru. Salah satunya adalah Elektra, tokoh sentral yang ada di novel tersebut.

Lama tidak menghasilkan karya, pada Agustus 2008, Dee merilis novel terbarunya berjudul Rectoverso yang merupakan paduan fiksi dan musik. Tema yang diusung adalah Sentuh Hati dari Dua Sisi. Recto Verso-pengistilahan untuk dua citra yang seolah terpisah tapi sesungguhnya satu kesatuan. Saling melengkapi. Buku Rectoverso terdiri dari 11 fiksi dan 11 lagu yang saling berhubungan. Tagline dari buku ini adalah Dengar Fiksinya, Baca Musiknya.

Pada Agustus 2009, Dee menerbitkan novel Perahu Kertas. Novel ini kemudian dituangkan dalam bentuk film dan ditayangkan di bioskop di seluruh Indonesia pada pertengahan Agustus 2012. Film arahan Hanung Brahmantyo ini dibintangi oleh Maudy Ayunda dan Adipati Dolken sebagai pemeran utama. Sementara Dee tampil sebagai pemeran pembantu. Kemudian, pada 4 April 2012, Dee kembali mengeluarkan novel lanjutan serial Supernova yang berjudul PARTIKEL dengan tokoh utama Zarah. Bio TokohIndonesia.com | atur

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh sira  -  Dibuat 28 Aug 2003  -  Pembaharuan terakhir 07 Apr 2013
Mundur Dari Hakim Agung Kepala Pelayan Warga

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Jusuf Kalla

Tokoh Monitor

Jual Buku Sutiyoso Sang Pemimpin

Buku Pilihan

thumb

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI (Purn) Sutiyoso berhasil membujuk dan menjinakkan Nurdin Ismail alias Din Minimi dan kelompok bersenjatanya turun gunung. Sutiyoso berani mengambil risiko terjun langsung masuk hutan untuk menjemput Din Minimi di belantara markas basis persembunyiannya tanpa pengawalan memadai.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: