Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com
    RSS Feed Denny Indrayana www.tokohindonesia.com/rss/denny_indrayana.rss RSS Feed Berita Terbaru Denny Indrayana Berita Video Data & Sponsorship Intermezzo Komentar
    Tokoh dalam Sorotan
    Berita

    Satgas Mafia Hukum Jadi Wamen

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Satgas Mafia Hukum Jadi Wamen
    Denny Indrayana | TICOM | Hotsan
    Wakil Menteri Hukum dan HAM (2011-2014)
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Prof. Dr Denny Indrayana, LLM, Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum diangkat menjadi Wakil Menteri Hukum dan HAM 2011-2014. Guru Besar Hukum Tata Negara UGM yang juga pendiri Indonesian Court Monitoring dan bekas Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat), ini terkenal sebagai loyalis SBY.

    QR Code Halaman Biografi Denny Indrayana
    • biografi tokoh indonesia denny indrayana
    • nomor hp wamen
    • no telepon denny indrayana
    • riwayat pendidikan denny indrayana
    • alamat dan no telpon deni indrayana
    • alamat email wamenkumham
    • profil denny indrayana
    • alamat email wamen denny indrayana
    • denny indrayana biografi
    • alamat rumah denny indrayana
    • prof. dr. denny indrayana
    • nomor handphone menteri
    • no hp deny indrayana
    • profil deny
    • nomor telepon denny indrayana
    • denny indrayana, email
    • artikel hukum denni indrayana
    • alamat email menteri hukum dan ham denny indrayana
    • nomor handphone wamenkumham denny indrayana
    • rekening denny indrayana 2013
    • profil wamenkumham deny indrayana
    • kontak denny indrayana
    • design model warna baju satgas calon bupati
    • denny indrayana
    • alamat email denny indrayana
    • denny indrayana wakil menteri

    Sebelum diangkat menjadi Wakil Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Hukum dan HAM pada 19 Oktober 2011 oleh Presiden Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Susilo Bambang Yudhoyono
    , Denny pernah menjabat sebagai Sektretaris Satgas Mafia Hukum (2009-2011) dan Staf Khusus Presiden bidang Hukum, HAM dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (2008-2011).

    Sebelum masuk birokrasi pemerintahan, Wakil Menteri Hukum dan HAM (2011-2014)
    Wakil Menteri Hukum dan HAM (2011-2014)
    Denny Indrayana
    yang dikenal sebagai loyalis Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Susilo Bambang Yudhoyono
    adalah seorang Lihat Daftar Aktivis
    Lihat Daftar Aktivis
    Aktivis
    yang kritis apalagi terkait dengan pemberantasan korupsi. Pria yang pernah menjadi konsultan KPK ini merupakan salah satu pendiri Indonesian Court Monitoring (ICM). Sebuah lembaga yang lahir atas dasar keprihatinan, akibat masih adanya mafia peradilan (judicial corruption) yang dapat memperjualbelikan keadilan dan merugikan masyarakat.

    Selain ikut mendirikan ICM, Denny juga aktif pada Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada sebagai wadah untuk menyuarakan semangat anti korupsi. Masuknya Denny menjadi staf khusus presiden, sekaligus menjadi pengalaman pertamanya masuk birokrasi pemerintahan. Ia juga menjadi staf termuda berusia 35 tahun. Ia tidak menduga sebelumnya akan terpilih menjadi salah satu staf khusus presiden dari sekian banyak pakar hukum kenamaan di Tanah Air. Namun ia merasa bersyukur karena diberikan kepercayaan dan diberikan tanggungjawab besar yang membuatnya semakin tertantang untuk bekerja lebih keras dan memberikan yang terbaik.

    Bagi sebagian pengamat, masuknya Denny ke dalam birokrasi pemerintahan menimbulkan sejumlah pertanyaan diantaranya, apakah ia akan tetap setia dalam jalur idealismenya sebagai pegiat anti korupsi yang kritis. Menanggapi hal itu, Denny mengatakan, tetap menyuarakannya kepada presiden, apalagi presiden sangat membutuhkan masukan terkait agenda pemberantasan korupsi. Cuma menurutnya, penyampaian harus melewati prosedur dan birokrasi.

    Selama menjadi Lihat Daftar Aktivis
    Lihat Daftar Aktivis
    Aktivis
    , Denny menekankan pada unsur konseptual dan advokasi. Setelah menjadi staf presiden, ia lebih menitikberatkan pada bobot konseptual. Sedangkan unsur advokasi menjadi bagian LSM seperti Pukat Korupsi, Indonesia Corruption Watch (ICW). Meski demikian, Denny tetap menjaga komunikasi dengan pihak-pihak di luar sistem.

    Wakil Menteri Hukum dan HAM (2011-2014)
    Wakil Menteri Hukum dan HAM (2011-2014)
    Denny Indrayana
    lahir di Kota Baru, Pulau Laut, Pemimpin Perang Banjar
    Pemimpin Perang Banjar
    Kalimantan Selatan
    , 11 Desember 1972. Di sebuah pulau kecil, paling selatan dari Pulau Kalimantan. Ayahnya yang bekerja sebagai karyawan BUMN di PT Perhutani II membuatnya harus berpindah-pindah kala orangtuanya pindah tugas. Karenanya ia sempat sekolah di SD Manokwari Irian Jaya. Namun hanya sampai kelas tiga, setelah itu kembali lagi ke Pemimpin Perang Banjar
    Pemimpin Perang Banjar
    Kalimantan Selatan
    dan sekolah di sana hingga lulus SMA.

    Pada tahun 1991, Wakil Menteri Hukum dan HAM (2011-2014)
    Wakil Menteri Hukum dan HAM (2011-2014)
    Denny Indrayana
    melanjutkan studi ke Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dan berhasil meraih gelar sarjana hukum pada tahun 1995. Pada tahun 1999, setelah mendapatkan beasiswa ADS (Australian Development Scholarship), Denny kembali mengambil program master hukum dan behasil meraih gelar LL.M dari Universitas Minnesota, USA pada tahun 2001. Dua tahun kemudian, ia mengambil program doktoral ke Fakultas Hukum Universitas Melbourne, Australia. Ia berhasil menyelesaikannya dan menjadi doktor termuda dari UGM yang lulus pada tahun 2005 dengan tesis: Reformasi Konstitusi Indonesia 1999-2002: Evaluasi pembuatan konstitusi masa transisi.

    Sebagai seorang akademisi, ia mengawali karirnya dengan menjadi dosen di Universitas Pendiri Muhammadiyah 1912
    Pendiri Muhammadiyah 1912
    Muhammadiyah
    Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Yogyakarta
    (2000-2001) namun hanya setahun. Tahun 2001, ia menjadi dosen di almamaternya UGM. Di sana ia menjabat sebagai Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Pusat Kajian Anti (Pukat) Korupsi, Fakultas Hukum UGM (2005-2008). Ia juga menjadi salah satu pendiri sekaligus menjadi Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    ICM (Indonesian Court Monitoring) tahun 2008. Denny juga tercatat mengajar di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. Denny baru resmi menyandang gelar profesor Universitas Gadjah Mada saat berumur 38 tahun tepatnya pada 1 September 2010.

    Sebagai pegiat anti korupsi baik di ICM dan Pukat, Denny berobsesi untuk membasmi mafia peradilan dan lantang menyuarakan anti korupsi. Itu terlihat tatkala menjadi Sekretaris Satgas Pemberantas Mafia Hukum (PMH). Aksi dan pernyataannya sering membuat para pengamat dan Lihat Daftar Tokoh Politisi
    Lihat Daftar Tokoh Politisi
    politisi
    menjadi gerah. Sebagai Sekretaris Satgas PMH, sekitar medio bulan Mei 2010, wajah Denny Indrayana sempat menjadi populer dan sering menghiasi layar kaca televisi karena sering melontarkan pernyataan yang dinilai kontroversial. Iapun dinilai hanya mencari sensasi belaka untuk kepentingan pribadi.

    Posisinya pun sempat dipertanyakan soal keterlibatannya dalam penanganan kasus Gayus Tambunan, tersangka penyelewengan pajak. Aksi Denny mengunggah bagian paspor atas nama Sony Laksono dengan foto mirip Gayus Tambunan yang mengenakan wig dan kaca mata, melalui akun twitter miliknya mendapat kecaman dari anggota Komisi III DPR Gayus Lumbuun. Denny dalam hal ini menurut Gayus Lumbuun seharusnya mengkonfirmasi ke penegak hukum, tidak mengunggah paspor ke Twitter karena makin membuat masyarakat bingung.

    Seperti diketahui, Gayus Tambunan yang terlibat kasus pajak sempat melarikan diri ke Singapura, tidak berapa lama setelah Satgas bertemu dengan Gayus Tambunan. Hal ini membuat sejumlah kalangan bertanya-tanya tentang kaburnya Gayus ke luar negeri. Herannya lagi, tidak lama kemudian, satgas bisa membawa dengan cepat Gayus kembali ke Indonesia.

    Melihat satgas berpolemik dengan Lihat Daftar Tokoh Politisi
    Lihat Daftar Tokoh Politisi
    politisi
    , Gayus Tambunan yang merasa di atas angin memanfaatkan situasi. Gayus bahkan menuding satgas sebagai sutradara di balik kasus mafia pajak. Namun dengan tenang, Denny membantah tudingan tersebut dan menyatakan bahwa pernyataan yang dilontarkan Gayus tidaklah benar.

    Tindakan Denny memang sempat membuat sejumlah Lihat Daftar Tokoh Politisi
    Lihat Daftar Tokoh Politisi
    politisi
    Senayan berang. Mereka meminta agar satgas yang dibentuk Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden SBY
    dibubarkan karena dianggap membahayakan dan tidak sesuai dengan tujuan awal. Bahkan Komisi III melihat keberadaan satgas, tidak ubahnya sebuah lembaga superbodi yang kewenangannya melebihi KPK, Polri, dan Kejaksaan.

    Meski demikian, Denny menilai bahwa desakan-desakan tersebut sungguhlah tidak tepat di tengah upaya pemerintah menggalakkan pemberantasan korupsi. Baginya tidak ada beban jika satgas dibubarkan. "Kalau Satgas mau dibubarkan, saya sih senang-senang saja karena akan meringankan tugas saya, tetapi apakah waktunya tepat?" kata Denny kepada media.

    Tidak hanya DPR yang tersulut dengan pernyataan Denny, Polri juga sempat dibuatnya resah. Mabes Polri mengkritik pernyataan Denny Indrayana yang menduga ada keterkaitan rekening gendut para petinggi Polri dengan mafia hukum. Mabes Polri pun meminta Denny membuktikan pernyataannya mengenai dugaan praktek mafia hukum dan kepemilikan rekening gendut perwira Kapolri (1968-1971)
    Kapolri (1968-1971)
    polisi
    di Mabes.

    Begitu juga saat menjabat sebagai Wakil Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Hukum dan HAM, Denny Indrayana bersama BNN (Badan Narkotika Nasional) melakukan inspeksi mendadak di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Provinsi Riau pada 3 April 2012. Denny diduga menampar petugas lapas karena tidak segera membuka pintu sehingga membuat rombongan tertahan tidak bisa segera masuk. Sidak dilakukan terkait informasi yang diterima bahwa ada transaksi narkoba dalam lapas.

    Denny sendiri membantah melakukan hal tersebut. Namun kritikan datang bertubi-tubi dan menjadi berita headline di berbagai media. Di sisi lain, tidak sedikit masyarakat yang memuji dan mendukung sikap Denny tersebut. Sebab bukan rahasia umum lagi kalau lapas sudah menjadi sarang transaksi narkoba. Bio TokohIndonesia.com | san, red

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 13 Jul 2012  -  Pembaharuan terakhir 19 Okt 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    "Kualitas dari kehidupan seseorang itu tergantung pada komitmennya untuk berhasil, bidang apapun yang dia tempuh." ~ Vince Lombardi

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Jejak rekam Letjen TNI Moeldoko terbilang cemerlang. Dia pernah ikut satuan teritorial, tempur, operasi di dalam dan luar negeri, berkecimpung di lembaga pendidikan termasuk

    Click to view full article

    Dosen senior FEUI yang dikenal sebagai ekonom, peneliti dan konsultan ini pernah menjadi staf khusus Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Keuangan dan berperan di G20, Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional,

    Click to view full article

    Setelah 10 tahun memimpin BTN, Iqbal Latanro didapuk menjadi Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Persero.

    Click to view full article

    Bernyanyi bagi Harvey Malaihollo tak sekadar profesi tapi bagian dari hidup. Ketika hati gembira atau sedih, ia akan tetap bernyanyi.


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us

    Domain for sale: