WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Visinya Transportasi yang Humanis

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Visinya Transportasi yang Humanis
Bambang Susantono | TICOM | dokpri

Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah yang dipercaya delapan menteri ini diangkat menjadi Wakil Menteri Perhubungan periode 2009-2014. Dalam mengatasi masalah transportasi, pakar perencanaan infrastruktur dan transportasi ini lebih menekankan pada pendekatan sistem transportasi yang humanis.

Wakil Menteri Perhubungan KIB II (2009-2014)
Lihat Curriculum Vitae (CV) Bambang Susantono

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Bambang Susantono

QR Code Halaman Biografi Bambang Susantono
Bio Lain
Click to view full article
Armida Salsiah Alisjahbana
Click to view full article
Syamsul Arifin
Click to view full article
MS Hidayat
Click to view full article
Gesang Martohartono
Click to view full article
Mardiana Maya Satrini
Click to view full article
Djoko Santoso
Click to view full article
Sari Bahagiarti Kusumayudha
BERITA TERBARU

Dalam dunia transportasi, nama Bambang Susantono sudah tidak asing lagi. Gagasan dan ide-idenya mengenai infrastruktur dan transportasi sering dimuat dalam media cetak dan elektronik dan sudah dituang dalam sejumlah buku. Sebagai spesialis perencanaan infrastruktur dan transportasi, Bambang Susantono sering menjadi narasumber di dalam negeri maupun luar negeri.

Bambang Susantono yang akrab disapa dengan Abeng ini, setelah lulus dari ITB tahun 1987, langsung mengawali karirnya sebagai pegawai negeri Departemen Pekerjaan Umum (PU). Dalam bekerja, ia selalu berpegang teguh pada prinsip yaitu kompetensi, profesionalisme dan kejujuran. Sehingga tidaklah mengherankan bila ia sering menduduki jabatan yang seharusnya belum memungkinkan untuk disandangnya.

Kiprah Bambang Susantono semakin bersinar kala ia berhasil menyelesaikan program doktoral dari Amerika Serikat pada tahun 2000. Ia menjabat sebagai Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah yang dipercaya delapan Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
mulai dari Menko Ekonomi RI, 1999-2000
Menko Ekonomi RI, 1999-2000
Kwik Kian Gie
, Burhanuddin Abdullah, Menteri Keuangan Kabinet Persatuan
Menteri Keuangan Kabinet Persatuan
Rizal Ramli
, Dorodjatun Kuntjorojakti, Ketua Umum Partai Golkar, Politisi, Pengusaha
Ketua Umum Partai Golkar, Politisi, Pengusaha
Aburizal Bakrie
, Wakil Presiden Republik Indonesia (2009-2014)
Wakil Presiden Republik Indonesia (2009-2014)
Boediono
, Direktur Pelaksana Bank Dunia
Direktur Pelaksana Bank Dunia
Sri Mulyani
Indrawati dan Menko Perekonomian (2009-2014)
Menko Perekonomian (2009-2014)
Hatta Rajasa
. Hingga akhirnya, saat berusia 46 tahun, ia diangkat menjadi Wakil Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Perhubungan dalam Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Kabinet Indonesia Bersatu
II periode 2009-2014 (11/11/2009) dengan tugas membenahi sektor transportasi Indonesia.

Suami dari Lusie Indrawati ini adalah lulusan Fakultas Teknik Sipil ITB Bandung. Tahun 1996, ia menyelesaikan program pascasarjana di Universitas California Berkeley untuk gelar master tata kota dan wilayah (MCP). Dua tahun kemudian meraih gelar MSCE di bidang teknik transportasi. Kemudian pada tahun 2000, dari universitas yang sama, berhasil meraih gelar doktor di bidang perencanaan infrastruktur.

Berbagai organisasi nasional dan internasional sudah diikuti pria kelahiran Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
, 4 November 1963 ini. Diantaranya, Ketua Umum Alumni Sipil ITB (ALSI), Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (2004-2010). Di tingkat internasional ia menjabat sebagai Vice President East Asia Society of Transportation Society (EASTS) yang bermarkas di Tokyo, anggota Board of Trustee untuk yayasan SouthSouth North, yang bergerak di bidang perubahan iklim di Johanesburg, Afrika Selatan, Koordinator Persatuan Mahasiswa Indonesia se-Amerika Serikat, Koordinator Indonesia NGO Forum for Transportation.

Di sela-sela kesibukannya, Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Tbk sejak 2012 ini juga masih menyempatkan waktunya untuk mengajar dan membimbing tesis di Program Pasca Sarjana Bidang Ilmu Teknik Universitas Indonesia. Ia juga melakukan penelitian di bidang transportasi, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan hidup dan sosial perkotaan. Bersama-sama dengan sepuluh guru besar dari universitas utama di Asia Timur, ia melakukan penelitian menggali fenomena transportasi di kota-kota megapolitan di Asia Timur.

Ia juga dipercaya menjadi Presiden Intellegent Transport System (ITS) Indonesia. ITS merupakan cara menggabungkan sistem transportasi dengan teknologi informasi untuk meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, dan keamanan transportasi yang diterapkan mulai tahun 2012.

Transportasi Humanis

Di negara-negara maju, macet masih menjadi bagian dari masalah transportasi dan infrastruktur. Begitu pula dengan Indonesia. Berbagai permasalahan transportasi dan solusinya sudah dituangkan peraih Satyalencana Karya Satya, Satyalencana Wira Karya, dan Satyalencana Pembangunan ini dalam sejumlah buku..

Diantaranya, 1001 Wajah Transportasi Kita terbitan Gramedia. Kemudian buku Memacu Infrastruktur di Tengah Krisis terbitan Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
Indonesia dan buku Strategi dan Penataan Ruang dan Pengembangan Wilayah sebuah karya ilmiah yang digalinya semasa menjabat sebagai Deputi Menko Perekonomian.

Ada pula buku berjudul Manajemen Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah yang dikarangnya sebagai jawaban atas kebutuhan informasi tentang pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah. Sebagai dokumen strategis, buku tersebut dapat menjadi panduan terobosan dalam rangka pembangunan nasional.

Di dalam buku itu terdapat Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), yang bila diterapkan akan dapat menghubungkan pusat-pusat ekonomi sehingga memicu tumbuhnya industri berskala kecil dan menengah (UKM). Bambang Susantono optimis konsep ini bisa dilakukan kerena sudah dicoba di beberapa negara seperti Mumbai dan Hongkong.

Menyoroti soal kesemrautan dalam sistem tranportasi, Bambang Susantono berpendapat bahwa masalah itu dapat diselesaikan dengan pendekatan transportasi yang humanis. Sebagai tahap awal dapat dilakukan dengan memperbaiki sistem tiket dan etika dalam bertransportasi. Menurutnya, etika transportasi sangatlah penting untuk menjaga keteraturan dalam bertransportasi. Hal ini untuk menjamin keamanan, kenyamanan dan keselamatan pengguna transportasi.

Untuk menciptakan sistem transportasi yang humanis, masyarakat harus diajak dalam setiap proses perencanaan, misalnya saat merencanakan rute bus. Setidaknya dalam perencanaan transportasi umum yang humanis harus dibungkus dalam empat aspek. Pertama, keandalan angkutan umum harus selalu tepat waktu baik saat keberangkatan maupu kedatangan untuk memberikan kepastian bagi warga sehingga dapat mengelola waktu.

Kedua, kenyamanan transportasi umum layak dan nyaman ditumpangi. Ketiga, keterjangkauan, tarif angkutan umum dapat dijangkau masyarakat. Keempat adalah terjaminnya keamanan. Jika empat aspek ini tidak diperhatikan, menurut Bambang Susantono yang juga pelopor terbitnya Kamus Umum Transportasi Mei 2009, ini khawatir transportasi bisa menjadi faktor penghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Menurut Bambang, berbicara mengenai transportasi sama halnya dengan membicarakan diri sendiri. Ketika melakukan aktivitas sehari-hari, orang selalu berpikir bagaimana cara mencapai satu tempat tujuan. Ia melihat dari sanalah sebenarnya muncul berbagai aspek masalah transportasi yang tidak hanya berfokus pada aspek engineering, tapi juga ada aspek budaya, ekonomi, sosial, dan sebagainya. Intinya, jika berbicara transportasi pasti akan mempengaruhi tata ruang dengan berbagai macam aktivitasnya.

Oleh sebab itu, menurut Bambang Susantono, pihak-pihak terkait harus lebih banyak melakukan diskursus serta melibatkan publik dalam membuat pilihan sistem transportasi yang tepat dalam satu kota. Seperti pembangunan jalan tol yang melintas di areal pertanian harus berpegang pada prinsip, jangan sampai menggangu produktivitas pertanian. Sebaliknya harus meletakkan jalan sebagai bagian dari rantai produksi itu sendiri.

Sedangkan soal kecelakaan transportasi yang masih sering terjadi, menurut Bambang Susantono, bisa dihindari jika ada kesadaran untuk berpikir dan bertindak bersama. Sebenarnya banyak konsep dan pemikiran untuk mengatasi keadaan ini, namun kerap terbelenggu aturan birokrasi dan kapasitas institusi yang rendah dimana pada sektor transportasi itu sendiri masih ada kasus penyelewengan dan korupsi. Bio TokohIndonesia.com | san, cid

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 09 Jul 2012  -  Pembaharuan terakhir 19 Oct 2012
Lolos Dari Pusaran Tudingan Partai Demokrat Santun Atau Sadis

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Langkah-langkah praktis dalam buku ini dapat Anda terapkan dengan mudah, dan dapat menjadi pelengkap untuk kegiatan belajar formal anak di sekolah.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: