WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Saksi Pemeliharaan Allah

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Saksi Pemeliharaan Allah
Mangapul Sagala | TICOM IMAGES | Hotsan

Sebagai pendeta yang juga manusia biasa, Mangapul Sagala mau tidak mau harus berhadapan dengan tantangan hidup yang sering menguji keteguhan imannya. Lewat ujian-ujian itu pulalah, Mangapul bisa mengalami pemeliharaan Allah yang jauh dari nalar pikiran manusia.

Staf Perkantas Jakarta, Dosen Perjanjian Baru STT IMAN dan STTRII
Lihat Curriculum Vitae (CV) Mangapul Sagala

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Mangapul Sagala

QR Code Halaman Biografi Mangapul Sagala
Bio Lain
Click to view full article
Elza Syarief
Click to view full article
Rudy Wanandi
Click to view full article
Valerine J.L. Kriekhoff
Click to view full article
Cipto Mangunkusumo
Click to view full article
Fariz RM
Click to view full article
Anastasia Astutie
Click to view full article
KH Noer Alie

Sejak awal Mangapul Sagala sudah menyadari bahwa mengikut Tuhan tidaklah mudah. Ia harus rela menanggalkan keakuannya dan mengenakan Kristus setiap hari. Berbagai tawaran yang bisa menjauhkan dirinya dari tugas pelayanan, ia kesampingkan. Keteguhannya dalam memegang prinsip pada akhirnya berbenturan dengan tuntutan memenuhi kebutuhan hidup mulai dari keperluan dapur keluarga hingga biaya sekolah anak-anaknya.

Namun di tengah kesulitan keuangan yang dialaminya itu, Tuhan bekerja dengan cara-Nya yang jauh dari nalar pikiran manusia. Menurut Mangapul, Tuhan adalah Providencia God, Tuhan yang setia memelihara. Sejak ia tumbuh besar di Balige hingga ditahbiskan menjadi pendeta dan melakukan tugas pelayanannya, Mangapul melihat kasih setia Tuhan yang tiada berkesudahan.

Dari sekian banyak bukti pemeliharaan Allah yang ia alami, Mangampul menceritakan dua pengalaman yang takkan pernah ia lupakan. Salah satu pengalaman pemeliharaan Tuhan itu adalah ketika ia hendak menyekolahkan anak pertamanya, Billy Sagala di sebuah sekolah Kristen.

Di tengah kesulitan keuangan yang dialaminya itu, Tuhan bekerja dengan cara-Nya yang jauh dari nalar pikiran manusia. Menurut Mangapul, Tuhan adalah Providencia God, Tuhan yang setia memelihara. Sejak ia tumbuh besar di Balige hingga ditahbiskan menjadi pendeta dan melakukan tugas pelayanannya, Mangapul melihat kasih setia Tuhan yang tiada berkesudahan.

Setelah melalui serangkaian tes, anaknya dinyatakan telah memenuhi syarat untuk masuk ke sekolah itu. Namun karena dia tidak mempunyai uang sebesar Rp 10 juta untuk membayar uang masuk, anaknya nyaris tidak bisa masuk sekolah. Padahal saat itu, Mangapul sedang tinggal di Cambridge, Inggris berjuang menyelesaikan program doktoralnya dengan kehidupan yang serba pas-pasan. Mendapat kabar dari istrinya yang memerlukan uang 10 juta untuk biaya pendaftaran anaknya, Mangapul menjawab, “Tidak ada uang, kita doakanlah. ” Mendengar jawaban seperti itu, sang istri pun menjadi heran dan kesal. Mangapul cuma bisa menjawab seperti itu karena ia sendiri pun sedang berusaha hemat habis-habisan sehingga makan pun cuma bisa sekali atau dua kali sehari.

Dalam keadaan bingung, Mangapul tetap berusaha mengarahkan pandangannya kepada Tuhan. Ia percaya, jika ia berserah sepenuhnya, Tuhan akan menunjukkan jalan keluar. Singkat cerita, Tuhan bekerja dengan cara-Nya sendiri. Petugas sekolah yang melakukan wawancara dengan istrinya itu rupanya orang yang mencintai pekerjaan Tuhan. Begitu tahu bahwa orang tua murid bekerja sebagai pendeta, petugas itu kemudian membayari biaya masuk Billy. “Oh jadi bapak itu pendeta. Begini saja, tapi jangan kasih tahu ya bu. Nanti saya bayar dulu, nanti kapan bisa ibu bayar, dicicil berapa kali, terserah,” kata petugas itu kepada isterinya. Mangapul dan isterinya cuma bisa takjub sembari bersyukur betapa Tuhan sanggup menolong tepat pada waktunya.

Pengalaman lain tentang pemeliharaan Tuhan ia dapatkan saat anaknya yang kedua yang masih berumur dua tahun harus masuk rumah sakit karena penyakit hernia. Padahal ia tidak punya uang untuk menebus pengobatan anaknya. Pada hari Jumat itu pula, ia menyampaikan khotbah di kampus UI, Depok dan mendapatkan sejumlah uang persembahan kasih. Dalam kondisi tersebut, pikiran Mangapul berkecamuk. “Inilah yang lo kerjain, lo mesti melunasi 6 juta lagi dan lo tidak punya uang. Lo dapat 20 ribu, sampai Tuhan Yesus datang kali kedua, lo tidak bisa bayar. Siapa suruh jadi insinyur, lo jadi insinyur, staf Perkantas lagi. Kalau pendeta jangan staf Perkantaslah (sekarang diplesetkan persekutuan kantong terbatas, red). Kalau mau jadi pendeta kayak Niko, Gilbert, banyak uang, kenapa di Perkantas, begitu banyak pilihan, kok bodoh.” Mangapul kemudian berbisik dengan sedikit mengeluh dalam hati, “Tuhan kalau saya disuruh khotbah berjam-jam, berdoa dan berpuasa saya bisa, tapi kalau begini terus, tidak ada uangnya Tuhan…”

Karena tidak mempunyai uang, anaknya yang seharusnya sudah keluar dari rumah sakit pada hari itu terpaksa harus menginap satu hari lagi di rumah sakit. Ia pun hanya bisa tercenung di kantor Perkantas yang masih beralamat di Kramat Tujuh waktu itu. “Di dalam kamar saya bengong-bengong, padahal sudah harus tebus itu (biaya RS), paling lambat jam dua, “ kata Mangapul mengenang. Namun tiba-tiba pintu ruangannya diketok seorang bendahara sembari masuk lalu bertanya, “Bang gimana si Abdi.” “Masih di rumah sakit tuh, “ jawab Mangapul. “Kok abang wajahnya begitu, ada masalah bang? ” tanya bendahara itu lagi. Mendengar pertanyaan bendahara itu, Mangapul hanya bisa menundukkan kepala seolah mengiyakan.

Melihat sikap Mangapul itu, si bendahara langsung keluar menutup pintu dan tidak lama kemudian ia kembali. “Bang ada alumni soalnya menanyakan, dia mau membantu abang, cuma tidak tahu kebutuhannya berapa.” Akhirnya Mangapul mengatakan alasan mengapa ia terdiam sejak tadi dalam ruangannya. “Kita perlu uang 6 juta lagi, DP-nya 2,5 juta sudah dibayar ternyata totalnya 8,5 juta,“ kata Mangapul. Singkat cerita, pertolongan Tuhan datang tepat pada waktunya. Tuhan dengan cara-Nya sendiri mengirimkan alumni Perkantas itu sehingga biaya pengobatan anaknya bisa dibayar.

Berangkat dari pengalaman itulah, Mangapul tergerak mendirikan SGF (Sola Gratia Fun) Anugerah di mana didalamnya terdapat anak-anak KTB (Kelompok Tumbuh Bersama) yang mendukung staf-staf yang membutuhkan pertolongan. “Karena saya pikir, saya adalah staf yang tertua, anak terbanyak, gelar tertinggi tetapi tetap saya tidak bisa membayar anak dengan gajinya, apalagi staf yang lain,” jelas Mangapul.

Meski sering diperhadapkan dengan kesulitan keuangan, Mangapul tidak pernah menyesali pilihannya sebagai pelayan Tuhan. Begitu juga dengan istrinya, Dra. Junicke Siahaan, anak seorang Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
perkebunan, yang sangat memahami Mangapul sebagai pelayan dan ikut bersama-sama melayani. Istrinya bahkan meninggalkan pekerjaan sebagai Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
karir setelah anak pertama mereka lahir. Mangapul sendiri setelah menikah menolak fasilitas rumah dan mobil dari mertuanya. Ia lebih memilih mengontrak di satu rumah kecil dan pergi pelayanan dengan bis atau motor vespa.

Mangapul berharap keluarga dan anak-anaknya bisa menjadi garam dan terang, menjadi berkat bagi orang lain. Menurutnya, seseorang itu, dimanapun berada, harus mampu membawa pembaharuan. “Kalau orang korupsi, jangan korupsi, dia mesti membawa pembaharuan, menjadi berkat,“ kata Mangapul. Untuk mencapai itu, diperlukan perjuangan dan pengorbanan. mlp, san, bety | Bio TokohIndonesia.com

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 25 Apr 2012  -  Pembaharuan terakhir 25 Apr 2012
Bentuk Pasukan Katak Ke Trikora Pejuang Kedaulatan Kerajaan Maluku Kuno

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Dalam buku ini akan dibahas beberapa bahan pangan penting yang memiliki khasiat ampuh untuk keawetmudaan dan panjang umur.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: