WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Melejit Jadi Ketua KPK

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Melejit Jadi Ketua KPK
Abraham Samad | Ensikonesia.com | pnri

Dr. Abraham Samad, SH, MH, seorang advokat yang melejit bagai roket menjabat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jilid 3 (2011-2015). Pengalaman yang sangat minim tidak menjadi hambatan bagi pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 27 November 1966, itu untuk menduduki kursi Ketua KPK.

Ketua KPK Jilid 3
Lihat Curriculum Vitae (CV) Abraham Samad

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Abraham Samad

QR Code Halaman Biografi Abraham Samad
Bio Lain
Click to view full article
Zulkifli Nurdin
Click to view full article
Zainuddin MZ
Click to view full article
Tri Rismaharini
Click to view full article
Jorga Ibrahim
Click to view full article
Andy A Sampurna Jaya
Click to view full article
Sri Widiyantoro
Click to view full article
I Wayan Rampih Argawa
BERITA TERBARU

Abraham Samad yang sebelumnya pernah gagal sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Komisi Yudisial, serta dua kali gagal dalam seleksi pimpinan KPK, akhirnya dalam seleksi capim KPK 2011 dia berhasil lolos seleksi dan bisa melewati seleksi hingga tingkat uji kelayakan dan kepatutan oleh DPR. Bersama 8 calon lainnya (dari sebelumnya 10 calon) yang diajukan oleh Pansel KPK, Abraham menempati peringkat kelima.

Abraham menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR tanggal 28 November 2011. Dia pun terpilih. Bahkan Pada tanggal 3 Desember 2011 melalui voting pemilihan Ketua KPK oleh 56 orang dari anggota Komisi III DPR, Abraham memperoleh 43 suara, mengalahkan Busyro Muqoddas 5 suara, Bambang Widjojanto 4 suara, Zulkarnain 4 suara, dan Adnan 1 suara. Kemudian dia bersama pimpinan KPK terpilih lainnya dilantik Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden SBY
di Istana Negara pada tanggal 16 Desember 2011.

Ketua KPK Jilid 3
Ketua KPK Jilid 3
Abraham Samad
pun berjanji untuk segera menuntaskan kasus Bank Century dan mengungkap kasus-kasus korupsi berskala besar. Dia berjanji siap mundur jika dalam setahun kepemimpinannya, pemberantasan korupsi dinilai tidak optimal.

Ketua KPK Jilid 3
Ketua KPK Jilid 3
Abraham Samad
berjanji tak akan banyak mengumbar pernyataan ke publik jika terpilih sebagai Ketua KPK. Dia bahkan mengkritik Busyro Muqoddas yang banyak berbicara ke publik dengan menyebutnya seperti pemain sinetron. "Sebagai penegak hukum itu seharusnya sudah tahu karakter penegak hukum yang tidak boleh banyak bicara ke publik. Tidak boleh banyak tampil di televisi. Kalau sering tampil itu seperti sinetron saja," ujarnya dalam uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan KPK di DPR, Senin, 28 November 2011.

Ketua KPK Jilid 3
Ketua KPK Jilid 3
Abraham Samad
pun berjanji untuk segera menuntaskan kasus Bank Century dan mengungkap kasus-kasus korupsi berskala besar. Dia berjanji siap mundur jika dalam setahun kepemimpinannya, pemberantasan korupsi dinilai tidak optimal.

Abraham Samad juga menjamin selama kepemimpinannya lembaga antikorupsi ini tidak akan bisa diintervensi oleh siapa pun. Jika hal itu terjadi, Abraham menegaskan, pada hakikatnya dirinya akan berpegang teguh pada kemandirian sikap yang dimiliki masing- masing pimpinan KPK. Maka, dia menjamin akan selalu ada koordinasi dan konsolidasi antarpimpinan KPK.

“Kalau saya gagal melaksanakan itu semua, pulang kampung saya. Mudah-mudahan kami bisa lebih kritis demi upaya pemberantasan korupsi. Saya juga enggak punya kepentingan apa-apa,” tegas Abraham. Menurutnya, janji-janjinya di hadapan Komisi III DPR bukanlah bentuk kontrak politik, melainkan kontrak sosial. Dia tidak pernah berafiliasi atau terkait dengan partai politik mana pun.

Abraham Samad menyelesaikan gelar sarjana (1993), master dan doktor (2010) hukum di Universitas Hasanuddin. Dia meniti karirnya sebagai seorang pengacara sejak tahun 1995.Sebagai advokat dia pun mendirikan LSM Anti-Corruption Committee (ACC) di Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653
Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653
Sulawesi Selatan
, di mana ia sekaligus koordinatornya. Dengan ACC, dia memfokuskan aktivitas pada pemberantasan korupsi.

Kemudian, dia pun sempat berafiliasi dengan beberapa kelompok Islam dan tokoh produktif. Dia dikenal dekat dengan kelompok garis keras Makassar, Tentara Jundullah, dan pengacara bagi organisasi Komite Penegakkan Syariah Islam (KPSI).

Dia pun menjadi pengacara (2002) untuk terdakwa terorisme Agus Dwikarna, warga negara Indonesia yang dijatuhi hukuman 17 tahun penjara oleh pengadilan Filipina yang ditangkap di bandara Manila atas kepemilikan bahan peledak. Dwikarna juga dituduh memiliki hubungan dengan jaringan teroris yang beroperasi di Asia Tenggara. Abraham juga dikenal akrab dengan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir. Ketika Ba'asyir mengunjungi Makassar pada Juli 2009, Abraham juga ikut menyambutnya.

Abraham yang akrab disapa Openg adalah anak kelima dari enam bersaudara. Ayah Abraham bekas tentara pejuang di korps CPM, berpangkat terakhir kapten. Sang Ayah sering mengisahkan bagaimana dia dulu mengawal Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Bung Karno
saat datang ke Makassar. Namun kemudian, ayahnya beralih menjadi pedagang.

Nama Abraham, merupakan pemberian dari ayahnya, karena pada waktu dia lahir ayahnya sedang membaca buku keLihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
an Abraham Lincoln, Presiden Amerika Serikat. Abraham menamatkan pendidikan dasar di SD 129 Kunjung Mae, di Jalan Mappanyukki, Makassar. Lalu tamat dari SMP Katolik Sulaiman di Jalan Batu Putih, Makassar dan berlanjut di SMA Katolik Cenderawasih. Penulis: Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
Ch. Robin Simanullang
| Bio TokohIndonesia.com

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh cross  -  Dibuat 19 Apr 2012  -  Pembaharuan terakhir 20 Apr 2012
Hidup Laksana Air Mengalir Pahlawan Gigih Dari Palembang

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Jual Buku Sutiyoso Sang Pemimpin

Buku Pilihan

thumb

Komik strip yang bekisah tentang seorang pemuda yang bernama Lotif.

Catatan Tuhor.com: Lotif muncul perdana di Koran Tempo Minggu pada 15 Mei 2005. Buku legendaris ini layak dimiliki oleh siapa saja terutama pencinta komik strip karena isinya menyentil isu-isu sosial dan politik dengan ringan, cerdas dan jenaka.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: