WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

Berita Tokoh Monitor

KPK-Hukum

Bisnis-Entrepreneur

Internet-Social Media

Budaya-Sastra

Mancanegara

Olahraga

Gaya Hidup

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Pelukis Kaligrafi Islam

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pelukis Kaligrafi Islam
Agoes Noegroho | TokohIndonesia.com | Dok.Pri

Lulusan jurusan Seni Rupa Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1984 ini dikenal lewat lukisan kaligrafinya yang selalu merujuk pada keesaan Allah. Sebagian besar karyanya bahkan sudah menjadi koleksi para kepala negara dan kolektor dari berbagai belahan dunia.

Pelukis kaligrafi
Lihat Curriculum Vitae (CV) Agoes Noegroho

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Agoes Noegroho

QR Code Halaman Biografi Agoes Noegroho
Bio Lain
Click to view full article
Sjumandjaja
Click to view full article
Bejo Rudiantoro
Click to view full article
Ali Mochtar Ngabalin
Click to view full article
HP Panggabean
Click to view full article
Kuntoro Mangkusubroto
Click to view full article
Donny Gahral Adian
Click to view full article
Mahtum Mastoem

Selain Cina dan Jepang, kaligrafi juga dikenal dalam dunia seni rupa Islam. Kaligrafi Islam disadur dari ayat-ayat Al-Quran atau pun hadist yang kemudian dilukis dengan sedemikian rupa sehingga memiliki nilai seni dan estetika yang tinggi. Mengingat tingkat kesulitannya yang tinggi, tak semua orang mampu menghasilkan lukisan kaligrafi. Salah satu pelukis kaligrafi mumpuni yang dimiliki Indonesia adalah Goes Noeg.

Bakat melukis pria bernama lengkap Agoes Noegroho ini telah tampak sejak ia masih kecil. Uniknya, kegemarannya melukis ketika itu bukan di media yang lazim digunakan untuk melukis seperti kertas ataupun kanvas, melainkan tanah. "Pada saat teman-teman main bola, saya malah mengapling tanah untuk saya lukis dengan tangan," ujar seniman kelahiran Semarang ini seperti dikutip dari situs kemenag.co.id. Selain tanah, Goes Noeg kecil terus mengasah keterampilannya dalam melukis dengan menggunakan genteng dan ranting.

Darah seni yang mengalir dalam diri anak ke-6 dari 12 bersaudara ini berasal dari kedua orangtuanya. Sang ayah merupakan seorang perwira TNI yang gemar melukis, sementara ibundanya yang hobi menari dikenal sebagai Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
di Palang Merah Indonesia. "Saya sering tidur di pangkuan ayah, saat dia tengah melukis," kenang Goes Noeg.

Untuk menyalurkan bakat seninya, tak seperti kebanyakan seniman lain yang memilih untuk berkuliah di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI), Goes Noeg justru merasa kurang sreg. Ia lebih memilih untuk belajar di ITB, meski jurusan yang dipilihnya masih seputar bidang kesenian, tepatnya jurusan Seni Rupa. Sebelum memilih untuk masuk ITB, pria yang semasa mudanya sempat menekuni olahraga beladiri karate ini mengaku sempat ingin mengikuti jejak ayahnya untuk berkarir di dunia militer. Namun, setelah lulus dari ITB pun, Goes Noeg belum dapat menentukan jalan hidupnya.

Ia kemudian bekerja di Bimantara, serta sempat menjadi art director RCTI yang akhirnya menciptakan logo untuk stasiun televisi swasta pertama di Indonesia itu. Setelah cukup lama mengembara mencari jati diri, Goes akhirnya memantapkan diri sebagai pelukis kaligrafi serta menyebut dirinya sebagai pelukis muslim. Sejak saat itu, pelukis yang karya-karyanya selalu bertema dan merujuk kepada Keesaan Allah itu pun rajin mengikuti pameran demi pameran. Mulai dari kampung halamannya di Semarang, kemudian berlanjut ke Bandung, Jakarta hingga akhirnya melanglang buana ke tingkat mancanegara seperti di kedutaan besar Indonesia di Riyad, Jedah, Madinah, Singapura dan pameran bersama di Marseille Perancis serta di Swiss.

Lukisan kaligrafinya menjadi koleksi sejumlah tokoh penting baik dalam dan luar negeri. Misalnya, Presiden HM Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Soeharto
, Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
BJ Habibie
, H Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Abdurrahman Wahid
, Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
Megawati Soekarnoputri
, Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Susilo Bambang Yudhoyono
, hingga Raja Fahd serta kedua putranya yaitu Putra Soultan dan Putra Abdullah dari Kerajaan Saudi Arabia.

Lukisan kaligrafinya bahkan menjadi koleksi sejumlah tokoh penting baik dalam dan luar negeri. Misalnya, Presiden HM Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Soeharto
, Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
BJ Habibie
, H Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Abdurrahman Wahid
, Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
Megawati Soekarnoputri
, Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Susilo Bambang Yudhoyono
, hingga Raja Fahd serta kedua putranya yaitu Putra Soultan dan Putra Abdullah dari Kerajaan Saudi Arabia.

Para kolektor internasional dari berbagai negara seperti Prancis, Jerman, Jepang, Kuwait, Tanzania, Australia, Singapura, Jordania dan Uzbhekistan juga tak mau ketinggalan mengumpulkan karya-karya Goes Noeg. Karyanya terpampang pula di berbagai galeri yakni Art Asia Gallery di Utara Swiss dan University Collage London. Lukisan kaligrafi Goes Noeg juga dapat ditemui di Bank Islamic Development Jeddah, Kantor kabinet Mahathir Malaysia bahkan sampai ke Cape Town, Afrika Selatan.

Pada 6-9 Juli 2006, ia berpartisipasi dalam Islam Expo yang digelar di Alexandra Palace, Wood Green, London, Inggris. Islam Expo yang digelar untuk pertama kalinya itu merupakan event terbesar di Eropa dan didukung oleh Mayor of London Ken Livingstone. Dalam ajang bergengsi tersebut, Goes Noeg mengusung tema kaligrafi bertajuk The Servant`s Remembrance of Allah. Ia mengatakan bahwa lukisan kaligrafinya merupakan dzikrullah. "Saya bersyukur bisa ikut berpartisipasi dalam Islam Expo yang diadakan di London yang sekaligus mempromosikan dialog dan saling pengertian," ujar ayah empat anak itu.

Goes mengaku, untuk ikut serta dalam ajang internasional sekaliber Islam Expo, ia harus menempuh jalan berliku terlebih dahulu. Tawaran yang datang secara tiba-tiba membuatnya tak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Semua biaya pun harus ia tanggung sendiri, belum lagi mengurus visa ke kedutaan Inggris di Jakarta yang harus melewati prosedur rumit. Goes bahkan mengaku sempat dimintai jaminan uang tabungan sebesar 60 juta rupiah. Untungnya, ada yang mau membuatkan buku tabungan dan mengisi uang sebanyak yang diminta, hingga akhirnya Goes pun berangkat ke Negeri Ratu Elizabeth itu.

Alumnus Jurusan Seni Rupa Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1984 ini hanya dapat membawa beberapa karya kaligrafinya untuk dipamerkan sekaligus dijual. Bahkan salah satu buah lukisannya, ia persembahkan untuk dilelang oleh Yayasan Khaleefah Society (KS) Ltd di atas kapal wisata yang menyusuri sungai Thames yang membelah kota London. Rifat Khan dari KS Ltd mengatakan lukisan kaligrafi karya Goes Noeg sangat indah. Bahkan lukisan yang berbentuk segi tiga dengan tulisan kalimat Shahadat itu berhasil terjual seharga 450 pounds. Bisa menyumbangkan karyanya tanpa melihat harga yang dipatok merupakan sebuah kebahagiaan bagi pelukis yang pernah menjadi dosen tamu Lembaga Kaligrafi Indonesia itu. Sumbangan yang tidak ternilai harganya itu pun sangat membantu yayasan KS Ltd dalam mengumpulkan dana yang akan digunakan untuk para korban gempa bumi di Asia Selatan khususnya di daerah Khasmir.

Apa yang dilakukan oleh Goes Noeg, menurut Kusuma Pradopo, sekretaris pertama KBRI London, merupakan suatu diplomasi budaya dari warga negara Indonesia di luar negeri. "Saya menghargai apa yang dilakukan oleh Goes Noeg yang dengan rela menyumbangkan lukisan terbaiknya kepada yayasan sosial negara lain," ujar diplomat muda itu seperti dikutip dari situs gatra.com. muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 17 Apr 2012  -  Pembaharuan terakhir 20 Apr 2012

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
Beri Komentar

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Sponsorship

Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

Sponsor Bronze
Sponsor Bronze: US$50
Sponsor Silver
Sponsor Silver: US$250
Sponsor Gold
Sponsor Gold: US$500


Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
 

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: