WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Anak Petani yang Bersinar

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Anak Petani yang Bersinar
Muhammad Sani | TokohIndonesia.com | gramediapustakautama.com

Dia adalah birokrat tulen yang menapaki karir mulai dari bawah. Berkat kesabaran dan keuletan serta ketulusan dalam bekerja, pria kelahiran Kundur, Kepulauan Riau 11 Mei 1942 ini menyandang berbagai jabatan penting, mulai dari Camat, Sekretaris Daerah, Bupati, Walikota, Wakil Gubernur hingga menjadi Gubernur Kepulauan Riau dua periode (2010-2015, 2016).

Gubernur Kepulauan Riau (dua periode, 2010-2015, 2016)
Lihat Curriculum Vitae (CV) Muhammad Sani

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Muhammad Sani

QR Code Halaman Biografi Muhammad Sani
Bio Lain
Click to view full article
Gilang Ramadhan
Click to view full article
Achmad Baihaki
Click to view full article
Baihaki Hakim
Click to view full article
Agum Gumelar
Click to view full article
Maad
Click to view full article
Mohammad Natsir
Click to view full article
Indria Samego

Muhammad Sani merupakan potret anak petani yang menggumuli hidup dalam keterbatasan yang kemudian bersinar. Dia menyadari hanya dengan banyak bekerja, belajar dan membangun hubungan baik dengan sesama, hidupnya akan terangkat dari kubangan kemiskinan.

Sejak kecil Muhammad Sani sudah sudah terbiasa menghadapi kerasnya kehidupan. Saat anak-anak seusianya lebih banyak bermain, Sani malah menghabiskan waktunya di kebun karet dan kelapa sawit. Bekerja menoreh getah, mengumpulkan daun pinang kering, menjadi pemungut bola tenis dan mendorong gerobak menjual air keliling kampung dilakoninya demi membantu ekonomi keluarga dan menutupi biaya sekolahnya.

Hingga suatu ketika dia nyaris tidak bisa melanjutkan sekolahnya. Beruntung, seorang kepala penjara dari Pekan Baru datang berkunjung ke Tanjung Balai Karimun dan bertemu dengan orang tuanya. Kepala penjara ini menaruh simpati setelah melihat keadaan keluarganya. Sani kemudian dibawaa ke Pekan Baru lalu disekolahkan. Di kota ini, Sani pernah bekerja sebagai penghitung tamu di kantor kecamatan dan membuat amplop dari kertas bekas.

Muhammad Sani: Kesulitan dan kesusahan yang kita alami adalah “Golden Moment” yang bisa kita manfaatkan dengan Ikhlas menerimanya, sabar menjalaninya, terus berusaha dan berbaik sangka maka buah-buah manis bakal kita nikmati di kemudian hari.

Hidup yang lebih baik mulai menghampirinya setelah dia berhasil menamatkan sekolahnya dari APDN Pekanbaru pada tahun 1972. Setelah tamat APDN, dia ditunjuk sebagai Camat Mandau (1973-1976). Kemudian pada tahun 1976-1978 dia memegang jabatan sebagai Kabag Personalia sebelum melanjutkan pendidikan di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP). Setelah menyelesaikan pendidikan strata-1 di IIP, Muhammad Sani kemudian ditunjuk sebagai Camat Bintan Timur (1980-1982) lalu ditunjuk sebagai Kabag Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Riau (1982-1985).

Selama delapan tahun (1985-1993), Muhammad Sani kemudian dipercaya untuk memimpin Kota Administratif Tanjungpinang. Saat dia memimpin di sana, Kota Tanjungpinang tumbuh menjadi kota perdagangan dan jasa serta tujuan wisata yang banyak diminati.

Selanjutnya dari tahun 1993-1995, dia ditarik oleh Gubernur Riau sebagai Kepala Biro Binsos Setwilda Tk.I Riau. Kemudian Muhammad Sani ditugaskan sebagai Sekretaris Wilayah Kodya Batam yang dijabatnya selama lebih kurang empat tahun yaitu dari tahun 1995-1999. Dua tahun berikutnya (1999-2001), dia ditunjuk sebagai Inspektur Wilayah Provinsi Riau yang sekaligus menjabat sebagai Pjs. Bupati Karimun (1999-2000).

Pada tahun 2001, dia mengundurkan diri sebagai Inspektur Wilayah Provinsi Riau karena akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati Karimun. Berkat pengalamannya yang luas di bidang pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, Muhammad Sani mendapat kepercayaan dari masyarakat Karimun sebagai Bupati Karimun defintif yang pertama.

Tokoh yang terkenal dengan gerakan empat Azamnya dalam membangun Karimun ini telah membawa daerah yang dulunya terbatas dari segi infrastruktur menjadi daerah yang maju. Sektor infrastruktur, pertanian, perikanan, perdagangan dan jasa, serta pariwisata terus mengalami pertumbuhan. Sehingga tidak heran dalam dua tahun kepemimpinannya secara berturut-turut pada tahun 2003 dan 2004, dia dianugerahi Satya Lencana Bintang Melati dan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden Republik Indonesia.

Pelan tapi pasti, berkat kepiawaiannya mengelola kekayaan Karimun, tangga menuju orang nomor satu di Kepulauan Riau semakin terbuka lebar. Walikota Tanjungpinang (1985-1993) ini berhasil memikat perhatian Ismeth Abdullah dan meminangnya sebagai Wakil Gubernur guna bertarung di dalam Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Kepulauan Riau pada Juni 2005.

Setelah melalui serangkaian proses pilkada yang berlangsung aman, mayoritas masyarakat Kepulauan Riau memilih pasangan Ismeth Abdullah dan Muhammad Sani sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau yang pertama dan dilantik Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Dalam Negeri pada 18 Agustus 2005. Karir lulusan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Jakarta ini kemudian makin menjulang setelah duduk menjadi orang nomor satu sebagai Gubernur Provinsi Riau periode 2010-2015.

Pria yang memiliki falsafah hidup bekerja, belajar dan berhubungan baik dengan sesama dan melakukannya sepenuh hati ini telah menulis buku autobiografi berjudul “Untung sabut” yang diambil dari pepatah Melayu untung sabut timbul, untung batu tenggelam” yang menggambarkan perjalanan hidupnya seperti sabut yang terus mengapung dan timbul. Dimana dalam kamus istimewa peribahasa Melayu, untung sabut timbul, untung batu tenggelam memiliki arti bahwa tidak ada orang yang dapat menghindari takdirnya, dan manusia mau tidak mau harus akur dengan takdirnya. Oleh karena itu, peraih gelar Setia Amanah oleh LAM Kepri Datok ini selalu meyakini bahwa dalam perjalanan hidupnya ada kasih sayang Tuhan yang selalu menopang dan memperhatikan hidupnya.

Muhammad Sani dipanggil yang Maha Kuasa pada 8 April 2016 setelah dirawat secara intensif di Rumah Sakit Abdi Waluyo Menteng, Jakarta. Seminggu sebelum meninggal, Sani dikabarkan sakit dan dirawat di Jakarta. Seluruh kegiatan pemerintahan yang seharusnya dihadirinya, diwakilkan kepada Wagub Kepri Nurdin Basirun. Muhammad Sani meninggalkan seorang istri, Aisyah, dengan tiga orang anak. Hotsan | Bio TokohIndonesia.com


Sukses ala Muhammad Sani

  • Kesulitan dan kesusahan yang kita alami adalah “Golden Moment” yang bisa kita manfaatkan dengan ikhlas menerimanya, sabar menjalaninya, terus berusaha dan berbaik sangka maka buah-buah manis bakal kita nikmati di kemudian hari
  • Kerendahatian akan menerbang tinggikan kita ke langit keberhasilan. Ego dan kesombongan menyiksa hati dan pikiran kita
  • Semangat tidak putus asa selalu membuahkan hasil positif
  • Melakukan segala sesuatunya dengan hati, karena hati adalah raja sementara anggota tubuh lainnya adalah prajurit. Jika rajanya baik maka semuanya akan baik
  • Mengerti betul arti sebuah proses karena sejatinya segala sesuatu tidak ada yang instan, semuanya melalui proses. Keberadaan kita dimuka bumi ini juga melalui proses
  • Baik dan tulus saja kadang sudah cukup untuk untuk menempatkan kita pada posisi-posisi yang tinggi dalam kehidupan


© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 16 Apr 2012  -  Pembaharuan terakhir 09 Apr 2016
Dikenal Hingga Ke Negeri Jiran Pejuang Negara Kepulauan

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Komik strip yang bekisah tentang seorang pemuda yang bernama Lotif.

Catatan Tuhor.com: Lotif muncul perdana di Koran Tempo Minggu pada 15 Mei 2005. Buku legendaris ini layak dimiliki oleh siapa saja terutama pencinta komik strip karena isinya menyentil isu-isu sosial dan politik dengan ringan, cerdas dan jenaka.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: