Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com
    Berita Video Update Data & Sponsorship Intermezzo Komentar

    Wakil Menteri BUMN Pertama

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Wakil Menteri BUMN Pertama
    Mahmuddin Yasin | TokohIndonesia.com | Vivanews.com
    Wakil Menteri BUMN, Kabinet Indonesia Bersatu II
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Mahmuddin Yasin dikenal sebagai sosok yang memberikan perhatian penuh terhadap peningkatan kinerja dan nilai tambah BUMN. Ia pernah menjadi komisaris di sejumlah BUMN, menjabat sebagai deputi Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Deputi Menteri BUMN Bidang Restrukturisasi dan Privatisasi dan terakhir sebagai Sekretaris Menteri BUMN. Jejak rekamnya itu meyakinkan Presiden SBY untuk mengangkatnya menjadi Wakil Menteri BUMN yang pertama.

     

    QR Code Halaman Biografi Mahmuddin Yasin
    • biografi tokoh indonesia mahmuddin yasin
    • mahmudin yasin wakil menteri bumn
    • wamen bumn
    • wakil menteri bumn
    • riwayat hidup m yasin kpk
    • wikipedia biografi agung didu
    • wakil menteri BUMN
    • jenderal m yasin
    • mahmuddin yasin wikipedia
    • siapa nama wakil menteri bumn
    • profil wakil menteri bumn mahmuddin yasin.
    • mahmuddin yasin
    • biografi menteri bumn
    • kelahiran mahmudin yasin
    • wakil menteri bumn 2012
    • mahmudin yasin + tokoh indonesia
    • kementerian bumn
    • biodata wakil menteri BUMN: Mahmuddin Yasin
    • jenderal bintang tiga m yasin
    • profil komisaris jenderal muhammad yasin
    • nama wamen bumn
    • alamat menteri bumn
    • riwayat hidup jendral bintang tiga m yasin

    Pria kelahiran 12 Juli 1954 ini memulai karirnya di Departemen Keuangan pada tahun 1973. Kiprahnya sebagai sosok yang memberikan perhatian penuh terhadap peningkatan kinerja dan nilai tambah BUMN ditandai dengan perannya sebagai dirjen di Departemen Keuangan sejak 1986.

    Karir peraih gelar sarjana ekonomi di Universitas Krisnadwipayana, Jakarta (1982), dan peraih gelar MBA dari Washington University St Luois, AS (1986), ini makin gemilang ketika ia menggantikan Said Didu, Sekretaris Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    BUMN (Badan Usaha Milik Negara), pada 16 September 2010. Sebelumnya Mahmuddin menjabat Deputi Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    BUMN Bidang Restrukturisasi dan Privatisasi.

    Kemudian, pada 15 Oktober 2011, Presiden Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Susilo Bambang Yudhoyono
    (SBY) mengamanatkan padanya jabatan Wakil Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    BUMN mendampingi Menteri BUMN (2011-2014)
    Menteri BUMN (2011-2014)
    Dahlan Iskan
    sebagai Menterinya. Mungkin karena prestasi dan juga berasal dari kalangan internal sendiri membuat Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden SBY
    memilih Mahmuddin menjadi orang nomor dua di Kementerian BUMN.

    Selain karir yang gemilang di Kementerian BUMN, Mahmuddin pernah menjabat sebagai Komisaris di beberapa perusahaan seperti, Presiden Komisaris di PT. Pupuk Sriwidjaya 2004-2008. Komisaris PT. Socfin Indonesia 2005-2007, Komisaris di PT. Telkom Indonesia Tbk tahun 2007 dan PT. Bank Mandiri Tbk. pada 2008. Bahkan, di tahun 2007, Mahmuddin sempat menjabat sebagai deputi Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

    Menurut Mahmuddin, ia diberi amanat oleh Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden SBY
    untuk menjadikan BUMN sebagai "lokomotif" ekonomi nasional. Dengan total aset BUMN senilai Rp2.500 triliun yang mewakili lebih dari 40% Produk Domestik Bruto (PDB), Mahmuddin yakin BUMN dapat meningkatkan sumbangan dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

    Sehubungan hal tersebut, Mahmuddin menyatakan secara tegas kesanggupannya menghadapi tugas dan tanggungjawab yang diberikan. "Kami nyatakan siap untuk mengemban tugas itu," tegas Mahmuddin. "Kami diberi amanat untuk mengawal lokomotif perekonomian nasional karena aset BUMN yang besar untuk meningkatkan perekonomian nasional," katanya kepada pers.

    Jabatan Wakil Menteri BUMN adalah tempat baru dalam susunan struktur organisasi di Kementerian BUMN. Sebelumnya jabatan ini tidak ada. Jadi, dari Menteri langsung membawahi Sekretaris, Deputi dan Asisten Deputi. Diharapkan dengan adanya transformasi dan reformasi di jajaran BUMN, Kementerian BUMN bisa lebih serius membenahi kinerjanya. Sehingga nantinya akan lebih berkinerja, produktif, efisien dan berdaya saing.

    Oleh karena itu, dengan adanya seorang Wakil Menteri di Kementerian BUMN diharapkan juga bisa lebih memaksimalkan kinerja BUMN. Menurut juru bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha, keberadaan wakil menteri tidak akan tumpang tindih dengan tugas menteri. Tugas, Pokok, dan Fungsi (Tupoksi) Wakil Menteri justru akan memaksimalkan kinerja Kementerian terkait. "Semua ada tupoksinya dan posisi-posisinya sudah ada sesuai peran dan tugasnya masing-masing," jelas Julian.

    Adapun tugas pokok yang harus dikerjakan Kementerian BUMN adalah melaksanakan pembinaan terhadap BUMN di Indonesia. Oleh sebab itu, sebagai institusi pemerintah yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam rangka mengelola aset negara, Kementerian BUMN memiliki visi "Meningkatkan peran BUMN sebagai instrumen negara untuk peningkatan kesejahteraan rakyat berdasarkan mekanisme korporasi" dan dengan misi: Meningkatkan kualitas pengelolaan BUMN yang semakin transparan dan akuntabel ; Meningkatkan peran BUMN untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pendapatan negara ; Meningkatkan kualitas pelaksanaan penugasan pemerintah untuk pelayanan umum ; Meningkatkan peran BUMN dalam keperintisan usaha dan pengembangan UMKM ; Mewujudkan sistem pengelolaan BUMN berbasis mekanisme korporasi ; Meningkatkan peran BUMN untuk percepatan pelaksanaan prioritas pembangunan nasional.

    Bersama Menteri BUMN (2011-2014)
    Menteri BUMN (2011-2014)
    Dahlan Iskan
    dan seluruh jajaran di Kementerian BUMN, Mahmuddin relatif hanya memiliki sisa waktu 3 tahun untuk menyelesaikan tugas dan tanggungjawab yang diamanahkan padanya. Kementerian BUMN akan menyusun berbagai kebijakan seperti perbaikan kinerja dengan cara reformasi dan transformasi di jajarannya. Hal ini dilakukan karena sudah menjadi sorotan Presiden bahwa kinerja BUMN belum berjalan maksimal. Ini dilihat dari masih rendahnya keuntungan yang didapat negara, padahal negara memiliki 141 perusahaan dan beraset besar.

    Selain itu diupayakan pula agar BUMN bebas dari intervensi politik. Dalam hal ini intervensi dari Kementerian BUMN terhadap perusahaan milik negara. Implementasinya, akan diagendakan pengurangan 50% kegiatan surat-menyurat, laporan dan rapat-rapat yang kurang penting. Kementerian BUMN juga akan memberikan kebebasan korporasi dalam mencari laba namun tetap sesuai koridor. guh, red

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 26 Okt 2011  -  Pembaharuan terakhir 22 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    "Semua orang memikirkan untuk merubah dunia dan tidak ada yang memikirkan merubah dirinya sendiri." ~ Leo Tolstoy

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Jejak rekam Letjen TNI Moeldoko terbilang cemerlang. Dia pernah ikut satuan teritorial, tempur, operasi di dalam dan luar negeri, berkecimpung di lembaga pendidikan termasuk

    Click to view full article

    Dosen senior FEUI yang dikenal sebagai ekonom, peneliti dan konsultan ini pernah menjadi staf khusus Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Keuangan dan berperan di G20, Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional,

    Click to view full article

    Setelah 10 tahun memimpin BTN, Iqbal Latanro didapuk menjadi Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Persero.

    Click to view full article

    Bernyanyi bagi Harvey Malaihollo tak sekadar profesi tapi bagian dari hidup. Ketika hati gembira atau sedih, ia akan tetap bernyanyi.


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Menurut Anda, Siapa Tokoh yang Layak Jadi Capres 2014?

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us