WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Penggagas Gerakan Internet Sehat

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Penggagas Gerakan Internet Sehat
Donny BU | Tokohindonesia.com | knowledge.ashoka.org

Pria yang mengawali karir sebagai wartawan IT di sebuah media online ini belakangan lebih dikenal sebagai pendiri dan Senior Researcher ICT Watch–Internet Sehat. Lembaga ini memberikan advokasi kepada publik tentang kegiatan ber-Internet secara Sehat lewat media online, workshop dan seminar, dan booklet panduan.

Pendiri dan Senior Researcher ICT Watch - Internet Sehat
Lihat Curriculum Vitae (CV) Donny BU

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Donny BU

QR Code Halaman Biografi Donny BU
Bio Lain
Click to view full article
Paul Budi Kleden
Click to view full article
Neno Warisman
Click to view full article
Agus Wirahadikusumah
Click to view full article
Gesang
Click to view full article
Rahmaniar
Click to view full article
Tommy Sihotang
Click to view full article
Gombloh

Apa jadinya bila anak kita, generasi penerus bangsa, lebih asyik berlama-lama di warnet (warung internet) hanya sekadar main game atau seorang pegawai di kantor yang lebih memilih chating daripada bekerja? Hasilnya tentu kita tahu sendiri, ya, tidak sehat pastinya.

Di sisi lain, internet juga memberikan banyak dampak positif bagi seseorang. Namun sayangnya, banyak orangtua dan guru yang cuma tahu hal positif saja dari internet. Ketika tahu ada banyak hal negatif, mereka kelabakan. Itulah sebabnya, gerakan berinternet secara sehat diharapkan dapat menjadi wadah penyampaian komunikasi kepada publik, "Ini lo.. internet sehat itu dan kita tidak menutupi hal-hal bersifat negatif seperti pornografi, kejahatan, kekerasan. Jadi sifatnya balance," ujar Donny BU, pendiri dan Senior Researcher ICT (Information and Communication Technology) Watch–Internet Sehat.

Menurut Donny, saat melakukan roadshow di tahun 2002 untuk mengampanyekan gerakan Internet Sehat bersama teman-teman Depkominfo, ia selalu mendapat pertanyaan, "Seberapa negatifkah kehadiran internet itu?" Ini membuat orangtua merasa khawatir dan takut mengenalkan dunia internet ke anak-anak mereka. Mereka menganggap internet itu induknya pornografi maka harus difilter. Cara demikian bukanlah solusi tepat, karena, jika anak semakin dicegah, maka semakin besar rasa ingin tahunya dan mencari tempat lain yang mereka rasa aman. Itu malah lebih bahaya akibatnya.

Kepedulian Donny terhadap kemajuan teknologi dan generasi penerus bangsa banyak menuai pujian dari para peneliti dan Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
. Alhasil keberadaan Internet Sehat mulai diakui dunia internasional karena modelnya dianggap inspiratif.

Lebih jauh Donny mengatakan, orangtua sebaiknya memberikan pengarahan-pengarahan yang baik. Jangan hal-hal seperti pornografi ditutupi. Karena ini akan membuat anak penasaran. Beritahulah apa yang baik dan apa yang seharusnya dijauhi dan sebagai orangtua janganlah mengekang kebebasan anak untuk mendapatkan berbagai informasi.

Awalnya Internet Sehat digagas Donny sekitar 7 tahun silam, tepatnya pada 2002. Salah satu kegiatannya adalah memperkenalkan program Internet Sehat ke publik secara luas dengan meluncurkan situs resmi dan brosur hardcopy Internet Sehat edisi perdana.

Sebelum dilakukan launching web tersebut, Donny bersama komunitasnya telah memulai gerakan ber-Internet Sehat dengan bentuk advokasi offline kepada Majelis Ulama Indonesia pada 13 Maret 2002. Dimana sebelumnya, pada 10 Maret 2002, ia meluncurkan satu draft ide/gagasan tentang 5 (lima) langkah program advokasi Internet Sehat. Seperti, "mengedepankan kebebasan berekspresi di Internet secara aman (safely) dan bijak (wisely), dengan pendekatan self-censorship dan pemberdayaan masyarakat".

Adapun tujuan utama dari sosialisasi yang terus digalakkannya tersebut, dimaksudkan agar masyarakat luas mengetahui internet sehat itu seperti apa. Bagaimana menggunakan internet yang aman, nyaman dalam keluarga. Dengan kata lain, "Kita tetap akan mempertahankan bahwa internet sehat itu dari masyarakat untuk masyarakat. Selain itu, secara gratis kita memberikan ribuan buku dengan target sasaran, anak usia dini, akil baligh dan remaja. Dimana dalam buku tersebut dijelaskan bagaimana cara mengendalikan virus sampai memasang software filter anti pornografi," jelasnya.

Jadi, kini siapapun tak perlu ragu lagi untuk menjalankan program Internet Sehat secara swadaya. Sebab seluruh konten Internet Sehat dapat dengan mudah dan gratis diunduh dari internet (ictwatch.com). Tak hanya itu, untuk mendukung kegiatan Internet Sehat tersebut, ICT Watch telah membangun "Lab Komputer Sehat", dengan mengedepankan semangat dari-oleh-dan untuk masyarakat.

Yang dimaksud Lab Komputer Sehat di sini adalah: Sehat sistem operasi dan aplikasinya karena menggunakan sistem operasi ataupun piranti lunak yang legal (bukan bajakan). Sehat (rencana) program pelatihannya, karena diharapkan materinya mendorong kebebasan berekspresi yang aman dan nyaman di Internet. Selanjutnya adalah sehat semangatnya, karena didorong pada keinginan untuk berbagi pengetahuan yang aplikatif secara non-profit dari-oleh-bagi masyarakat. Kegiatan ini kemudian mengusung tema "Open Community for Open Knowledge", melibatkan siapapun yang ingin menjadi relawan "sehat" (pengajar, pengembang program/komunitas, dan lainnya).

Kepedulian Donny terhadap kemajuan teknologi dan generasi penerus bangsa banyak menuai pujian dari para peneliti dan Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
. Alhasil keberadaan Internet Sehat mulai diakui dunia internasional karena modelnya dianggap inspiratif. Model gerakan advokasi Internet Sehat versi rakyat yang disosialisasikan Donny dan kawan-kawan, mengusung semangat pro pada kebebasan berekspresi di Internet secara aman dan bijak, dengan pendekatan self-censorship dan pemberdayaan masyarakat.

Pengakuan dari internasional misalnya ia terima ketika mengikuti workshop khusus bagi para peneliti dan Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
ICT se-Asia dalam lingkup OpenNet Initiative di Wawasan Open University, Penang, Malaysia, pada Mei-Juni 2009.

Para wakil dari negara sahabat tersebut berpendapat, program Internet Sehat versi "rakyat" tersebut adalah contoh yang unik dan inspiratif tentang bagaimana program advokasi kepada publik dilakukan dengan menggunakan sejumlah media baru (facebook, blog) digabungkan dengan kegiatan-kegiatan offline seperti workshop dan seminar, dan juga dilengkapi dengan ketersediaan booklet panduan dalam bentuk hardcopy maupun softcopy, merchandise hingga lomba blog sehat untuk meningkatkan awareness publik.

Menurut Donny, program Internet Sehat dari dan untuk rakyat yang terus dikampanyekan selama ini, hanya sebagai pembeda dari program advokasi Internet Sehat lainnya yang berbasiskan pemberdayaan masyarakat dengan program dengan nama sejenis yang kini mulai marak digulirkan baik oleh swasta maupun pemerintah.

Jadi, ketika ada program atau kegiatan yang mengusung nama Internet Sehat tetapi pendekatannya adalah mutlak melulu soal filtering total di level ISP atau bersifat top-down (perintah/kewajiban), atau sekadar membuat acara/program seremonial belaka, maka sudah jelas program atau kegiatan tersebut "mendurhakai" atau "menciderai" semangat awal Internet yang dirintisnya. Atau setidaknya, dapat dkatakan bahwa program atau kegiatan tersebut bukanlah Internet Sehat dengan pendekatan bottom-up yang merakyat.

ICT Watch tidak ingin Internet Sehat diklaim oleh segelintir orang atau golongan saja sebagai hasil karyanya atau keberhasilannya. Sebab tanpa adanya semangat dan partisipasi dari masyarakat luas, program Internet Sehat hanyalah slogan semata. Itulah sebabnya, dalam kegiatannya, khususnya Internet Sehat, ICT Watch selalu melibatkan sebanyak mungkin pihak-pihak terkait, entah itu dari pemerintah, swasta ataupun masyarakat sendiri.

ICT Watch sendiri sudah menganggap bahwa istilah Internet Sehat sudah cukup populer di masyarakat dan sudah saatnya menjadi public domain. Keberhasilan atas awareness yang telah dibangunnya sejak tahun 2002 tersebut diperoleh berkat peran aktif seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).

Untuk menjaga kemurnian Internet Sehat itulah, maka ICT Watch sebagai pencetus awal nama, konsep dan ide Internet Sehat, telah mendaftarkan secara resmi hak cipta dan hak merek atas penggunaan "Internet Sehat" ke Direktorat Jenderal Hak atas Kekayaan Intelektual (Ditjen HaKI). Meskipun demikian, untuk berbagai bentuk penggunaan kata, istilah ataupun konten Internet Sehat bagi kegiatan sosialiasi dan advokasi oleh siapapun, ICT Watch akan menggunakan pendekatan "Creative Common License" dengan lisensi Rp 0,- (nol rupiah), alias tidak berbayar sepeserpun untuk lisensi penggunaannya.

Intinya, kata, istilah maupun konten Internet Sehat dapat digunakan oleh siapapun secara luas tanpa terkecuali asalkan: 1). tetap menyebutkan sumber asalnya (ICT Watch) secara jelas dan proporsinal dalam setiap penggunaan, serta 2). setiap penggunaan harus tetap mengacu pada semangat dan jiwa Internet Sehat yang dicanangkan pada 2002.

Jika salah satu atau kedua hal tersebut tidak dipenuhi syaratnya, maka Creative Common License tadi tidak dapat diberlakukan. Pastinya hak atas kekayaan intelektual atas "Internet Sehat" dilindungi oleh undang-undang.

Posisi dan sikap ICT Watch atas Internet Sehat tersebut sudah didiskusikan langsung kepada Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo), sebagai salah satu pihak yang juga menggulirkan program dengan nama serupa, "Internet Sehat" berlandaskan pada SK Menkominfo No. 28/KEP/M/Kominfo/1/2009 tentang Tim Sosialisasi Internet Sehat. Guh, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 20 Oct 2011  -  Pembaharuan terakhir 22 Feb 2012
Pemilik Grup Agung Podomoro Aslog Kepala Staf Tni Au

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Cameragenic atau Auragenic? Temukan jawabannya dalam Camera Branding!

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: