WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Fokus Pada Busana Muslim

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Fokus Pada Busana Muslim
Itang Yunasz | Tokohindonesia.co | repro

Di jagad fashion Indonesia, namanya masuk dalam deretan perancang busana ternama Tanah Air. Meski sempat merambah bidang lain, pada akhirnya pemilik empat label fashion ini tetap setia menjalani pilihan hidupnya sebagai desainer. Belakangan ia lebih berkonsentrasi dalam merancang busana muslim.

Desainer
Lihat Curriculum Vitae (CV) Itang Yunasz

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Itang Yunasz

QR Code Halaman Biografi Itang Yunasz
Bio Lain
Click to view full article
Alwi Dahlan
Click to view full article
Sutan Syahrir
Click to view full article
Teten Masduki
Click to view full article
Tompi
Click to view full article
Bambang Suwerda
Click to view full article
Suryo Wiyono
Click to view full article
Dwiki Darmawan

Menjadi perancang Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
busana
bukanlah cita-cita Itang Yunasz. Saat masih kanak-kanak, putra pasangan Yunas St. Pengeran dan Yuliana ini justru lebih berhasrat menjadi tentara seperti ayahnya. Meski berkarir di dunia militer, ayah Itang memiliki bakat terpendam di bidang seni. Itang masih ingat benar saat ayahnya menggabungkan helai demi helai kain perca menjadi sebuah lukisan yang indah. Darah seni itu di kemudian hari rupanya juga mengalir deras di dalam diri Itang Yunasz. Itulah mengapa anak keenam dari delapan bersaudara ini mantap memilih karirnya sebagai perancang Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
busana
.

Pilihannya menjadi perancang Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
busana
sempat terkendala lantaran di masa awal ia merintis karir, belum ada sekolah khusus Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
desainer
. Namun pemilik nama asli Yusjirwan Yunasz ini tak patah semangat, ia mendalami ilmu merancang busana secara otodidak. Perkenalannya dengan seorang Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
desainer
Italia bernama Renato Balestra, kian membuka jalannya untuk menjadi perancang busana profesional. Balestra tak hanya menularkan ilmunya di dunia fashion tapi juga memberikan kesempatan pada Itang untuk magang di Roma, Italia pada tahun 1979. "Pertamanya memang agak canggung. Namun karena saya dekat dengannya, pengembangan bakat saya jauh lebih gampang," kata pria Minang kelahiran Jakarta, 31 Desember 1958 ini seperti dikutip dari situs pdat.co.id.

Setelah dua tahun merantau di negara orang, Itang kembali ke Indonesia pada tahun 1981. Kemudian Itang mengikuti Lomba Perancang Mode (LPM) Femina di Jakarta dan berhasil meraih juara kedua sekaligus berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp 6 juta. Uang itulah yang kemudian dijadikannya sebagai modal membuka usaha. Dua peragawati termuka di masa itu, yakni Enny Soekamto dan Danny Dahlan digandeng menjadi rekan Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
nya.

Pada tahun 1986, Itang melebarkan sayap Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
nya dengan mendirikan PT Yunasz Astabrata yang memproduksi busana dengan merek Itang Yunasz atau berlogo SZ. Itang kemudian membidik para eksekutif muda pekerja kantoran dengan meluncurkan rancangan busana formal nan elegan berlabel Tatum.

Belakangan, Itang mulai mendesain busana muslim dengan merilis label Preview untuk segmen masyarakat menengah ke bawah. Kreativitas Itang tadi bisa terlihat dari baju koko yang sering dikenakan Ustadz Jefri Al Buchori. Desainnya yang simpel, kasual, namun tetap terlihat santun menjadikan baju yang populer di kalangan masyarakat umum dengan sebutan koko UJ itu menjadi baju koko paling laris di Indonesia.

Selain merancang busana-busana eksklusif, Itang juga banyak membuat busana massal, salah satunya adalah baju almamater Universitas Indonesia yang setiap tahunnya dibuat untuk para mahasiswa baru universitas negeri bergengsi tersebut. Meski diproduksi secara massal, tak membuat busana rancangannya terkesan murahan.

Tren busana muslim yang kini semakin menggeliat membuat para perancang berlomba-lomba menciptakan busana muslim yang modern. Itang juga tidak mau ketinggalan. Setelah sukses meluncurkan Preview dengan baju kokonya, suami Yeni Mulyani ini meluncurkan rancangan busana muslimah dengan nama Marrakech. "Saya juga didorong istri saya yang memakai baju muslim untuk membuatkan baju muslim yang tidak bikin pemakainya kelihatan tua. Juga ada permintaan dari beberapa orang yang meminta saya membuat baju muslimah," tutur Itang.

Tahun 2010, setelah sekitar 15 tahun lamanya tak menggelar fashion show tunggal, Itang kembali muncul dengan desain yang menawarkan beragam gaya dalam pergelaran busana bertema "Heaven Sent". Dalam pagelaran busana itu, Itang menampilkan puluhan rancangan busana muslim terbarunya. Itang ingin koleksinya memanjakan Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
muslim yang selalu memberi perhatian khusus terhadap gaya berpakaian agar selalu tampil cantik. "Saya memiliki filosofi yang memfokuskan diri menyajikan aura cantik, suci, elegan, dan berkarakter kuat pada busana muslim yang dikenakan kaum Hawa," kata Itang seperti dikutip situs tempo interaktif.

Itang juga menyadari para Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
pemakai busana muslim perlu melewati berbagai tahapan dalam mencapai kesempurnaan mengenakan busana penutup aurat sesuai dengan kaidah agama. Oleh karena itu, dalam pagelaran busananya saat itu, ia memberikan pilihan koleksi busana muslim yang beragam. Untuk para pemula, busana muslim rancangan Itang membawa aura nyaman dan muda dengan menghadirkan warna terang bermotif pakis dan ornamen kepeng logam.

Selain merancang busana-busana eksklusif, Itang juga banyak membuat busana massal, salah satunya adalah baju almamater Universitas Indonesia yang setiap tahunnya dibuat untuk para mahasiswa baru universitas negeri bergengsi tersebut. Meski diproduksi secara massal, tak membuat busana rancangannya terkesan murahan.

Pengalaman selama puluhan tahun membuat setiap rancangan sesederhana apapun yang dihasilkan Itang selalu terlihat berkelas. Selain mengandalkan pengalaman, kreativitasnya juga didorong kekayaan imajinasi lewat inspirasi. Inspirasi itu, kata Itang, bisa datang di sembarang tempat. Bahkan di kamar mandi sekalipun. "Sehabis bepergian, semua hal terekam dalam pikiran," paparnya. "Bila sedang duduk di kloset atau berendam, saya memejamkan mata. Biasanya, ide-ide akan bermunculan. Lalu saya tumpahkan lewat gambar pada secarik kertas," tambah Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
desainer
senior ini.

Selain berkarya di dunia fashion, ia juga pernah terjun ke dunia musik dan seni peran. Sekitar tahun 80-an, ia pernah mengeluarkan beberapa album, namun yang paling sukses diterima pasar adalah Heidy dengan tembang hitsnya Aku Cinta Padamu. Diakuinya, menyanyi sudah menjadi hobinya sejak kecil, meski bukan yang utama. Namun karena keterbatasan waktu, mau tak mau Itang harus memilih. Desainer pun menjadi pilihan hidupnya dengan pertimbangan seorang desainer dituntut untuk lebih banyak tinggal di tempat kerja agar selalu dapat berhubungan dengan pelanggan. Sedangkan seorang artis harus selalu bergerak dari satu tempat ke tempat lain. "Kalau saya main film, wajah bisa memudar. Kalau saya menyanyi, suara bisa hilang atau tidak digemari lagi," kata Itang yang merasa lebih mantap sebagai desainer.

Meski sosoknya sudah dikenal luas masyarakat, Itang mengaku belum merasa sukses sebagai perancang busana. Karena menurutnya, ukuran sukses seorang desainer adalah apabila karyanya sudah diterima di banyak negara. Namun untuk sampai ke sana, seorang desainer Indonesia seperti Itang merasa menemui kendala pendukungan dana untuk pengembangan karirnya. Ini berbeda dengan para desainer Jepang, yang sering didanai oleh seseorang atau sebuah perusahaan untuk menjadi seorang desainer yang top di negara lain. eti | muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 07 Sep 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012
Pembaharuan Si Dalang Setan Pahlawan Bulutangkis Indonesia

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Kontradiksi Radikal yang Memotori Kesuksesan di Pabrikan Terbaik Dunia.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: