Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

Berita Tokoh Monitor

KPK-Hukum

Bisnis-Entrepreneur

Internet-Social Media

Budaya-Sastra

Mancanegara

Olahraga

Gaya Hidup

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Doktor Hukum Kepailitan

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Doktor Hukum Kepailitan
Hotman Paris Hutapea | TokohIndonesia.com | Rpr

Pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea, berhasil meraih gelar doktor dengan predikat cum laude setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam sidang di hadapan 11 penguji Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Bandung , Selasa 21 Juni 2011. Pria kelahiran Laguboti, Tobasa, Sumut, 20 Oktober 1959, itu membahas tentang kemajuan teknologi menimbulkan masalah hukum baru bagi Pengadilan Niaga dan Pengadilan Umum di Indonesia.

Advokat Terkenal
Lihat Curriculum Vitae (CV) Hotman Paris Hutapea

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Hotman Paris Hutapea

QR Code Halaman Biografi Hotman Paris Hutapea
Bio Lain
Click to view full article
Hasyim Asyari, KH
Click to view full article
Irawati Kusumorasri
Click to view full article
Tya Setiawati
Click to view full article
Herlianto
Click to view full article
Meggy Z
Click to view full article
Haryono Suyono
Click to view full article
Amin Alwakiah
BERITA TERBARU

Hotman menjawab pertanyaan tim penguji dalam sidang ilmiah itu dengan lugas, seperti layaknya dia menghadapi sidang di pengadilan. Sehingga terasa hangat dan diwarnai gelak tawa. Dia memang tampak sangat menguasai bidang hukum kepailitan internasional. Walaupun, dia mengakui, dalam menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan, dia juga tampak tegang. Disertasinya berjudul "Kepailitan Berdasarkan Obligasi Dijamin (Guaranteed Secured Note) yang Diterbitkan Oleh Perusahaan Special Purpose Vehicle (SPV) di Luar Negeri Serta Dijamin Oleh Perusahaan Indonesia."

Tim Promotor Hotman terdiri dari Prof. Dr. Djuhaendah Hasan, Prof. Dr. Yudha Bhakti, dan Prof. Dr. Ahmad Ramli. Sementara itu, tim penguji terdiri dari Lili Rasjid, Rukmana Amanwinata, Nindyo Pramono, Lastuti Abubakar, dan An An Chandrawulan. Hadir juga Prof. Huala Adolf mewakili guru besar Unpad.

Hotman dalam disertasinya memaparkan pengalaman saat mewakili klien mengajukan permohonan pailit di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, pada hari pertama pengadilan itu resmi dibuka. Sejak itu, dia telah lama mengamati kesalahan dan penyalahgunaan penerapan pembuktian sederhana (sumir) dalam putusan pengadilan niaga. Menurutnya, Pengadilan Niaga dan Mahkamah Agung banyak mengeluarkan putusan yang menolak permohonan kepailitan dan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan alasan pasal 8 ayat (4) UU nomor 37 tahun 2004 tentang kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang

Menurut Hotman, saat ini banyak perusahaan meminjam uang dengan membuat perusahaan boneka (SPV) di luar negeri untuk menghindari pajak. "Apakah itu sah secara hukum Indonesia, itu yang saya teliti. Ternyata sudah banyak putusan yang mengatakan tidak sah," jelasnya di Gedung Pascasarjana Unpad, Jalan Dipati Ukur,Kota Bandung. "Dengan praktik seperti itu, negara banyak dirugikan, dari bunganya saja kerugian negara mencapai hingga ratusan miliar rupiah per bulan. Obligasi dijamin yang diterbitkan dengan tujuan untuk menghindari atau mengurangi pajak adalah obligasi yang melanggar hukum dan dinyatakan batal demi hukum," katanya.

Hotman dalam disertasinya memaparkan pengalaman saat mewakili klien mengajukan permohonan pailit di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, pada hari pertama pengadilan itu resmi dibuka. Sejak itu, dia telah lama mengamati kesalahan dan penyalahgunaan penerapan pembuktian sederhana (sumir) dalam putusan pengadilan niaga. Menurutnya, Pengadilan Niaga dan Mahkamah Agung banyak mengeluarkan putusan yang menolak permohonan kepailitan dan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan alasan pasal 8 ayat (4) UU nomor 37 tahun 2004 tentang kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.

Dia juga mengungkapkan perdagangan obligasi tanpa warkat dengan sistem book entry system sebagai masalah utama. Sistem itu, sering dilakukan di berbagai lembaga depository dan clearing clearstream. Akibatnya, sering menimbulkan masalah hukum baru dan dualisme di berbagai putusan di pengadilan. Sesuai hasil penelitiannya, Hotman menilai Obligasi Dijamin yang diterbitkan dengan tujuan menghindari pembayaran pajak atas bunga ke pemerintah Indonesia merupakan obligasi yang dibuat dengan dasar perbuatan melanggar, atau batal demi hukum karena tidak memenuhi syarat sahnya perjanjian yang diatur dalam Pasal 1320 KUH Perdata.

Dia memaparkan sering terjadi kesalahan atau penyalahgunaan asas pembuktian sederhana untuk kasus-kasus utang kepailitan yang didasarkan pada Obligasi Dijamin. Selain itu, pendirian Perusahaan SPV tidak melanggar hukum, namun perusahaan SPV sering dipergunakan untuk tujuan melanggar hukum, sehingga yang perlu diatur adalah penggunaan SPV per segmen usaha tertentu. Menurut Hotman, pasal 8 ayat (4) UU Kepailitan tahun 2004 dihapus. Selain itu, menurutnya, pengadilaan Niaga juga tidak boleh menolak mengadili dengan alas an bukan perkara sumir (tidak sederhana) dan harus memutus berdasarkan substansi kasus. Dia jua menyarankan agar pengadilan Indonesia menerapkan doktrin stare decisis.

Hotman juga menyarankan pengadilan Niaga dan pengadilan umum secara konsisten menyatakan batal demi hukum setiap Obligasi Dijamin yang diterbitkan perusahaan SPV di negara asing yang memiliki Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) dengan pemerintah Indonesia. Selain itu, dia juga menyarankan agar pemerintah dan DPR menyempurnakan syarat-syarat kepailitan di dalam pasal 2 ayat (1) dan pasal 222 UU Kepailitan 2004, khususnya tentang pengertian dan unsur dari kata "dapat ditagih" dari suatu utang.

Setelah menjalani kuliah selama empat tahun, akhirnya Hotman berhasil meraih gelar doktornya. Jika tidak selesai pada bulan Agustus 2011 ini Hotman terancam di drop out. Tetapi atas dorongan semangat dari keluarganya dia terpacu untuk menyelesaikan kuliah. "Anak saya sering nyanyi, pengacara kondang dropout saya malu sendiri akhirnya, makanya jadi semangat," ungkapnya. Hal itu dibenarkan anak pertama Hotman, Frank Alexander Raja Panggomgom Hutapea. Frank yang saat ini tengah menjalani kuliah di dua negara Indonesia dan Inggris, menyebut ayahnya akan menjadi contoh bagi dirinya.

Sidang mempertahankan disertasi itu dihadiri para Lihat Daftar Tokoh Politisi
Lihat Daftar Tokoh Politisi
politisi
dan tokoh masyarakat seperti TB Silalahi, Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra
Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra
Prabowo Subianto
, Abdul Latief dan ketua Peradi Otto Hasibuan. Juga dibanjiri para selebritas seperti Inul Daratista , Anang Hermansyah dan kekasihnya Ashanty, Cut Tary, Tommy Kurniawan dan istri, Manohara, Ahmad Dhani dan lain-lain.

Gelar doktor bidang hukum itu makin melengkapi srata pendidikan Hotman. Sebelumnya, dia meraih gelas Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Parahyangan, Bandung pada 1981. Kemudian melanjutkannya untuk meraih gelar S-2 pada Program Magister Ilmu Hukum di University of Technology, Sydney, Australia pada 1990 dan Master Ilmu Hukum, Universitas Gajah Mada, Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
. Pengacara terkenal yang senang mengoleksi mobil-mobil mewah ini pernah berjuang menyelamatkan nyawa isterinya, Augustianne Sinta Dame Marbun (Anne) yang amat menderita akibat malpraktik. Belakangan, Hotman sering tampil di depan publik bersama artis top Aktris
Aktris
Meriam Bellina
, mereka digosipkan telah secara diam-diam menikah di Las Vegas, Amerika Serikat. Bahkan, Aktris
Aktris
Meriam Bellina
sempat digosipkan tengah berbadan dua. Penulis: Tian Son Lang | Bio TokohIndonesia.com

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 22 Jun 2011  -  Pembaharuan terakhir 11 Mei 2012

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
Beri Komentar

Facebook

TIKomen

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Sponsorship

Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

Sponsor Bronze
Sponsor Bronze: US$50
Sponsor Silver
Sponsor Silver: US$250
Sponsor Gold
Sponsor Gold: US$500


Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
 

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: