Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com
    Berita Video Update Data & Sponsorship Intermezzo Komentar

    Pendamping Kapolri Ideal

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Pendamping Kapolri Ideal
    Nanan Soekarna | Tokohindonesia.com | primaonline.com
    Wakapolri, 2011-sekarang
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Komjen Nanan Soekarna adalah Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Peraih gelar Adhy Makayasa, lulusan terbaik Akademi Kepolisian 1978 ini dikenal memiliki komitmen, tegas dan anti praktik KKN. Peraih Satya Lencana PBB ini, membuktikannya saat menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Barat dengan gebrakan memasangkan pin "Saya Anti KKN" bagi setiap anggotanya.

     

    QR Code Halaman Biografi Nanan Soekarna
    • biografi tokoh indonesia nanan soekarna
    • curriculum vitae mayjen nanan sukarna

    Sebelumnya pria kelahiran Purwakarta, Jawa Barat, 30 Juli 1955 yang pernah menjabat dua kali sebagai kapolda, Kapolda Kalimantan Barat dan Kapolda Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
    Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
    Sumatera Utara
    ini sempat di calonkan menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Kapolri (1968-1971)
    Kapolri (1968-1971)
    polisi
    Bambang Hendarso Danuri pada 2010. Yang akhirnya jatuh ke tangan koleganya Timur Pradopo. Baik Jenderal Timur Pradopo dan Nanan Soekarno dikenal sama-sama lulusan Akademi KeKapolri (1968-1971)
    Kapolri (1968-1971)
    polisi
    an pada tahun 1978. Nanan saat itu meraih gelar lulusan terbaik (Adhy Makayasa).

    Terpilihnya pria berkacamata yang pernah di sebut-sebut bakal diproyeksikan sebagai Kapolri masa depan yang juga istri Yatty Suprapti, ini dinilai sangat realitis karena memiliki potensi serta rekam jejak yang baik selama mengemban berbagai jabatan di kesatuannya. Memiliki sikap yang tegas. Nanan dinilai mampu menjembatani institusinya untuk khususnya dalam hal komunikasi dengan berbagai pihak. Hal ini sudah dibuktikannya ketika menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Mabes Polri. Saat kasus yang menimpa institusi keKapolri (1968-1971)
    Kapolri (1968-1971)
    polisi
    an yang terkenal dengan kasus Cicak Vs Buaya. Nanan pasang badan meladeni serangan pertanyaan para Lihat Daftar Wartawan
    Lihat Daftar Wartawan
    wartawan
    . Begitu juga dengan isu-isu lainnya seputar kasus terorisme ia memberikan penjelasan yang jelas ketika menjawab pertanyaan para Lihat Daftar Wartawan
    Lihat Daftar Wartawan
    wartawan
    .

    Oleh karenanya Nanan dinilai sebagai sosok yang tepat sebagai pendamping untuk memperkuat gaya dan manajemen kepemimpinan Kapolri yang lembut, rendah hati namun tetap strategis. Kedua pemimpin kesatuan Bhayangkara ini diharapkan mampu mempresentasikan kesatuan kepemimpinan serta merealisasikan dan menghadirkan paradigma polisi sipil (civilian police) sesuai kebutuhan masyarakat sipil. Selain itu, polri memiliki peranan untuk mendukung tumbuhnya tata kepemerintahan yang baik di Indonesia.

    Seusai pelantikan Nanan Soekarna pada 1 Maret 2010 yang dilakukan di Rupatama Mabes Polri oleh Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Nanan sebagai Wakapolri, diharapkan senantiasa mengedepankan kredibilitas, integritas, dan komitmennya khusus dalam menjalankan program revitalisasi kepolisian. Yakni penguatan institusi dengan melakukan revitalisasi birokrasi, menciptakan inovasi dan kreatif dalam menyelesaikan dan menghadapi berbagai permasalahan. Serta melakukan perubahan pola pikir personel polisi agar betul-betul menjadi pengayom dan pelindung masyarakat. Guna mewujudkan pelayanan prima dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada kepolisian.

    Menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Barat pada tahun 2006, peraih Satya Lencana PBB (UN) ini pernah membuat sebuah gebrakan dengan memasangkan pin "Saya Anti KKN" yang di taruh di dada bagi setiap anggota Polda Kalbar. Pada saat ia menjabat sebagai Kapolda di sana sedang marak pembalakan hutan. Nanan terbilang berhasil menghentikan illegal logging. Bahkan selama ia menjadi pejabat di sana, nyaris pembalakan hutan tidak terdengar.

    Anti KKN

    Ketika menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Barat pada tahun 2006, peraih Satya Lencana PBB (UN) ini pernah membuat sebuah gebrakan dengan memasangkan pin "Saya Anti KKN" yang di taruh di dada bagi setiap anggota Polda Kalbar. Pada saat ia menjabat sebagai Kapolda, di sana sedang marak pembalakan hutan. Nanan pada saat itu berhasil menghentikan illegal logging. Bahkan selama ia menjabat di sana, nyaris pembalakan hutan tidak terdengar.

    Dua tahun ia mejabat sebagai Kapolda di Kalbar ia kemudian ditarik ke Mabes sebagai staf ahli Kapolri bidang sosial politik dalam kurun waktu yang hampir sama selama dua tahun. Setelah itu pada 27 Agustus 2008 Nanan diserahi jabatan sebagai Kapolda Sumut. Namun di tengah perjalanan karir Nanan, insiden demo maut di Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
    Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
    Sumatera Utara
    yang berujung pada meninggalnya Ketua DPRD Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
    Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
    Sumatera Utara
    Abdul Aziz Angkat yang tewas setelah dikeroyok demonstran, pendukung pembentukan Provinsi Tapanuli. Mencederai karirnya yang sedang cemerlang.

    Tidak lama pasca kejadian tersebut, Nanan kembali di tarik ke Jakarta pada Februari 2009. Di Mabes Polri ia menjabat sebagai staf ahli yang dijabatnya hanya beberapa bulan, lalu kemudian diangkat menjadi Kadiv Humas, pada Juni 2009. Dan pada saat ia menjadi Kadiv Humas, di tengah gempuran masyarakat terhadap kepolisian akibat isu perseteruan KPK dan Polri. Polri dinilai berupaya untuk melemahkan keberadaan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sebagai institusi untuk memerangi korupsi. Meski institusinya sedang dipojokkan, Nanan malah menunjukkan sikap simpatiknya kepada KPK. Nanan yang kala itu sempat muncul di televisi mengenakan pita hitam sebagai bentuk dukungannya kepada KPK. Hal ini juga dilakukannya mengingat ratusan anggota kepolisian menjadi bagian KPK ikut bekerja membantu KPK memberantas korupsi.

    Selain itu bentuk dukungan lainnya juga diperlihatkan Nanan untuk mendukung KPK. Sebagai pejabat publik penyelenggara negara pada 24 Februari 2011, ia mendatangi KPK mengembalikan sejumlah uang hasil kondangan pernikahan anaknya yang mencapai Rp 300 juta yang dinilai sebagai bentuk gratifikasi. Hal itu dilakukan Nanan karena merasa berkewajiban untuk melaporkan harta kekayaannya kepada KPK. Menurut Kapolres Metro Jakarta Timur (1996-1997) ini, siapa saja penyelenggara negara mesti dengan penuh kesadaran sendiri mengembalikan apa saja pemberian yang tidak dibenarkan. e-ti | Hot Tsan, red

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 02 Mar 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    "Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka." ~ Anonim

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Jejak rekam Letjen TNI Moeldoko terbilang cemerlang. Dia pernah ikut satuan teritorial, tempur, operasi di dalam dan luar negeri, berkecimpung di lembaga pendidikan termasuk

    Click to view full article

    Dosen senior FEUI yang dikenal sebagai ekonom, peneliti dan konsultan ini pernah menjadi staf khusus Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Keuangan dan berperan di G20, Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional,

    Click to view full article

    Setelah 10 tahun memimpin BTN, Iqbal Latanro didapuk menjadi Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Persero.

    Click to view full article

    Bernyanyi bagi Harvey Malaihollo tak sekadar profesi tapi bagian dari hidup. Ketika hati gembira atau sedih, ia akan tetap bernyanyi.


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Tokoh Monitor

    Menurut Anda, Siapa Tokoh yang Layak Jadi Capres 2014?

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us