WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Budayawan Peneladan Gus Dur

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Budayawan Peneladan Gus Dur
Mohamad Sobary | TokohIndonesia.com | vhrmedia.com

Mohamad Sobary, akrab dipanggil Kang Sobary, lahir di Bantul, Yogyakarta, 7 Agustus 1952. Mantan Pemimpin Umum Kantor Berita Antara ini seorang budayawan yang piawai menuangkan pikirannya dalam tulisan. Dia seorang 'pengikut' Gus Dur yang amat peduli membela yang benar, keberagaman, keindonesiaan dan kemanusiaan. Dia sangat peduli pada orang-orang kecil.

Budayawan, Pemimpin Umum KBN Antara (2002-2004)
Lihat Curriculum Vitae (CV) Mohamad Sobary

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Mohamad Sobary

QR Code Halaman Biografi Mohamad Sobary
Bio Lain
Click to view full article
Haryono Suyono
Click to view full article
Yap Thiam Hien
Click to view full article
Rudi Rubiandini Suharsyah
Click to view full article
Taufiequrachman Ruki
Click to view full article
Ashadi Siregar
Click to view full article
Johannes Oentoro
Click to view full article
Tri Rismaharini
BERITA TERBARU

Semasa remaja, Mohamad Sobary sangat ingin menjadi ahli agama. Untuk mewujudkan mimpinya dia berhasrat sekolah di PGA dan IAIN. Tapi nasib membawanya ke Sekolah Pekerjaan Sosial Atas. Setelah itu melanjut ke Departemen Sosial Universitas Indonesia. Kemudian kuliah di Monash, Australia.

Dia amat peduli pada kehidupan orang-orang kecil. Kepedulian itu membawanya aktif di lembagalembaga swadaya masyarakat (LSM). Dia pernah bekerja di Christian Children`s Fund tahun 1978-1979. Kemudian bekerja pada Divisi Komunikasi Yayasan Indonesia Sejahtera di Jakarta tahun 1993. Selain itu, dia pun gemar menulis di berbagai media nasional. Di antaranya, kolomnya Asal-Usul di Harian Kompas Minggu. Dia pun kerap ganti pekerjaan.

Pada masa pemerintahan Presiden Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Abdurrahman Wahid
(Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Gus Dur
), mentor yang sekaligus sahabatnya, Kang Sobary dipercaya menjabat Pemimpin Umum Kantor Berita Nasional Antara. Selepas dari Antara, dia pun menjabat Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
Eksekutif Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan (Partnership for Governance Reform) hingga Juli 2009. Kemudian dia memfokuskan diri pada penulisan Novel tentang keluarga Syalendra yang membangun Borobudur.

Sobary, membayangkan dirinya berjalan di belakang Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Gus Dur
, dan mencatat apa yang dipikirkan, dirasakan dan diucapkan Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Gus Dur
di kancah politik, agama, dan kebudayaan. Juga mencatat bagaimana Gus Dur memelihara humor untuk menandai kearifan hidup. Sobary mewartakan, apa warisan kearifan yang patut diteladani di tengah kehampaan hidup di zaman ketika jambul dan sisiran rambut, cara senyum, dan kancing baju menjadi tanda kelebihan: yang tak lain dari lebih dalam kepalsuannya.

Setelah Gus Dur wafat, dia pun menuangkan segenap kenangan persahabatan dengan Gus Dur yang dijadikannya sebagai guru yang patut digugu dan ditiru. Dia pun meluncurkan buku 'Jejak Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
guru bangsa
: Meneladani Kearifan Gus Dur' minggu ketiga Februari 2010 yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama. Buku yang mencatat sosok Gus Dur, potret pemikiran dan wawasan, aspirasi dan idealisme, dan segenap wujud pengungkapannya di dalam hidupnya yang tak datar, hidup penuh ombak, dan gelombang.

Sobary, membayangkan dirinya berjalan di belakang Gus Dur, dan mencatat apa yang dipikirkan, dirasakan dan diucapkan Gus Dur di kancah politik, agama, dan kebudayaan. Juga mencatat bagaimana Gus Dur memelihara humor untuk menandai kearifan hidup. Sobary mewartakan, apa warisan kearifan yang patut diteladani di tengah kehampaan hidup di zaman ketika jambul dan sisiran rambut, cara senyum, dan kancing baju menjadi tanda kelebihan: yang tak lain dari lebih dalam kepalsuannya. Juga kenangan dialog-dialognya dengan Gus Dur yang telah pernah direkam dan diperjualbelikan, diterbitkan kembali dengan judul NU dan Keindonesiaan, diterbitkan Gramedia Pustaka Utama, 2010.

Sebelumnya, dia telah menulis beberapa buku, di antaranya: Kang Sejo Melihat Tuhan (Sosial & Politik), Gramedia Pustaka Utama, Januari 1993; Kisah Karna dan Dendam Kita (Sosial & Politik), Gramedia Pustaka Utama, Januari 1999; Singgasana dan Kutu Busuk (Fiksi), Gramedia Pustaka Utama, April 2004; Sang Musafir (Fiksi-Drama), Gramedia Pustaka Utama, Agustus 2007; dan Kidung (Novel), Gramedia Pustaka Utama, 2009.

Belakangan, dia ikut prihatin melihat kondisi bangsa, sebagaimana dikeluhkan para tokoh lintas agama yang menyatakan perlawanan atas kebohongan publik yang dilakukan pemerintah. Termasuk keprihatinan atas maraknya tindakan anarkis yang dilakukan sekelompok orang dengan mengatasnamakan agama. Dalam diskusi perspektif di Gedung DPD, Jumat (11/2/2011), dia menyambut baik instruksi Presiden Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Susilo Bambang Yudhoyono
untuk membubarkan organisasi masyarakat anarkistis.

Namun, Kang Sobary sangat menyesalkan ketegasan Presiden itu telah dinodai oleh salah seorang Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
nya, yaitu Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar. Pasalnya, Patrialis malah mengatakan bahwa pembubaran ormas sulit dilakukan setelah Presiden menyatakan komitmen tersebut secara terbuka di depan publik. "Jangan begini. Presiden menganjurkan, tetapi Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
nya melarang. Tak ada satu kata. Seharusnya dia menunjukkan bahwa Presiden ngomong demikian, maka ini hukumnya. Atau kalau keberatan, dia datang ke istana baik-baik. Jangan Presidennya didebat di depan publik seperti itu, kehilangan mukalah," katanya.

Dia sangat prihatin melihat tingkat elite yang masih kesulitan mencapai kata sepakat dalam mencari solusi yang tepat. Sementara akar rumput membutuhkan solusi secara cepat. Menurutnya, negara seharusnya menjamin setiap warganya untuk bebas menganut agama dan menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya. Negara, katanya, melalui kaki tangannya, juga harus terus berupaya mendidik masyarakatnya dewasa dalam bertoleransi. Bio TokohIndonesia.com

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 11 Feb 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012
Mengenang Th Sumartana Srikandi Kabupaten Kebumen

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Jual Buku Sutiyoso Sang Pemimpin

Buku Pilihan

thumb

This book gives you a huge knowledge of what you need for understanding the market for watches. The book is full of beautiful photos of some of the Worlds most awesome timepieces and what's under the hood.

Note: A must have buat pencinta/kolektor jam tangan. Harga cover US$35.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: