WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Perhatian Pada Masalah Sosial

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Perhatian Pada Masalah Sosial
Adjie Massaid | e-ti | kapanlagi.com

Wafatnya Adjie Massaid, artis yang juga politisi dari Partai Demokrat, Sabtu (5/2/2011) dini hari, usai bermain bola, mengejutkan banyak orang. Hingga akhir hayatnya, anggota DPR RI dua kali periode berturut-turut ini cukup gigih memperjuangkan masalah sosial kemasyarakatan. Baginya, keadilan dan kesejahteraan seharusnya milik seluruh rakyat Indonesia.

 

Anggota DPR-RI periode 2004-2009 dan 2009-2011
Lihat Curriculum Vitae (CV) Adjie Massaid

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Adjie Massaid

QR Code Halaman Biografi Adjie Massaid
Bio Lain
Click to view full article
Erry Riyana Hardjapamekas
Click to view full article
Aburizal Bakrie
Click to view full article
Nurcholish Madjid
Click to view full article
Sultan Hasanuddin
Click to view full article
Pramono Anung
Click to view full article
Edy Harjoko
Click to view full article
Abdurrahman Wahid

Belum usai menunaikan tugasnya sebagai wakil rakyat, anggota Komisi V sekaligus Ketua Kelompok Fraksi Partai Demokrat di Komisi V ini tiba-tiba dipanggil yang Maha Kuasa sekitar pukul 00.45 WIB, Sabtu (5/2/2011) dini hari. Adjie meninggal pada usia 43 tahun setelah mengeluhkan sakit di bagian dada usai bermain futsal. Kepergiannya itu membuat syok banyak orang terutama sang isteri, Angie yang tak henti-hentinya menangis. Selama proses penanganan dokter, Angie terus mendampingi suami tercintanya.

Menurut dokter, Adjie meninggal karena serangan jantung dan sudah akut. Ketua Staf Medis Fungsional Jantung RSU Istri Presiden I RI (Ir. Soekarno)
Istri Presiden I RI (Ir. Soekarno)
Fatmawati
, dr Eddy Sunarjuniarto Spjb mengatakan, proses serangan jantung yang dialami oleh Adjie Massaid tidak terjadi seketika. Meskipun almarhum tidak pernah mengeluhkan sakit, namun sebenarnya, sudah terjadi penyempitan jantung sejak lama. Tim dokter mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menolong nyawa Adjie, namun Tuhan berkehendak lain.

Hingga akhir hayatnya, Adji Massaid mendapat amanat sebagai Manajer Timnas PSSI U-23 yang disiapkan untuk ajang Sea Games 2011 dan Pra Olimpiade 2012. Ketua Departemen Pekerjaan Umum DPP Partai Demokrat ini sempat melaporkan kegiatan tim nasional U-23 pada rapat internal Fraksi Partai Demokrat, beberapa jam sebelum wafat.

Adjie terlahir dengan nama Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid. Masa kecil pria kelahiran Jakarta, 7 Agustus 1967 ini dihabiskan di Rawamangun, Jakarta Timur. Kemudian sekitar tahun 1975, Adjie diboyong orang tuanya bermukim di Belanda. Di Negeri Kincir Angin itu ia menempuh pendidikannya hingga tingkat sekolah menengah atas. Lulus SLTA, anak kedua dari tiga bersaudara ini kembali ke Tanah Air dan kemudian melanjutkan studinya ke Sekolah Tinggi Nasional Indonesia (STIENI) Jakarta.

Bermodal wajah tampannya, pria berdarah campuran Jawa-Madura-Belanda ini mulai menapaki karirnya di dunia showbizz dengan menjadi peragawan dan fotomodel. Dari panggung catwalk hingga cover majalah yang memakai jasanya, nama Adjie semakin dikenal khalayak. Tawaran di bidang lain pun berdatangan. Setelah sukses sebagai model, ia kemudian menjadi pemain film. Film pertamanya berjudul Cinta Dalam Sepotong Roti yang dibintanginya bersama bersama Monica Oemardi dan Tio Pakusadewo pada 1990 karya Sutradara dan Produser Film
Sutradara dan Produser Film
Garin Nugroho
. Disusul Rini Tomboy (1991), Asmara (1992), Pengantin Cinta (2010) dan sejumlah sinetron.

Usai debutnya di dunia seni peran itu, Adjie kebanjiran tawaran untuk membintangi film hingga sinetron. Selama karirnya, terhitung sudah puluhan judul yang memasang namanya sebagai aktor.

Memasuki tahun 2000-an, dimana bibit-bibit seniman baru mulai bermunculan, Adjie mundur perlahan dari dunia hiburan. Bukannya takut akan persaingan tapi ia ingin memberi kesempatan kepada para generasi muda untuk berkarya. Di samping itu, Adjie juga ingin mengembangkan potensinya di bidang lain. Setelah pensiun sebagai pemain film dan sinetron, ia mencoba peruntungannya di dunia politik, dunia yang sebenarnya bukan hal baru lagi bagi Adjie, sebab ia memang terlahir dari keluarga Bupati Kabupaten Pasuruan.

Selain kegigihannya, Adjie jugasosok yang sangat idealis. Sang suami merupakan pria yang sangat concern terhadap masalah-masalah sosial kemasyarakatan. Kepada Angie, Adjie juga pernah bercerita bagaimana seharusnya keadilan dan kesejahteraan menjadi milik seluruh rakyat Indonesia.

Berkat nama besarnya sebagai selebriti dan kegigihannya dalam kampanye, Adjie Massaid berhasil melenggang ke Senayan sebagai anggota dewan periode 2004-2009 dari Partai Demokrat untuk daerah pemilihan Jawa Timur II yang meliputi Kabupaten dan Kota Probolinggo dan Pasuruan.

Baru setahun menjalani pekerjaan barunya, cobaan hidup mulai menimpanya. Pernikahannya dengan Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
Reza Artamevia yang dinikahinya pada 9 Februari 1999 diterpa masalah. Pernikahan yang telah membuahkan dua orang putri bernama Zahwa dan Aaliya itu akhirnya semakin retak dan pada 17 Januari 2005 resmi bercerai.

Pasca perceraian, bertahun-tahun Adjie seakan menikmati kesendiriannya dan kegiatannya di panggung politik sampai akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri masa dudanya dengan memperistri rekan kerjanya sesama anggota dewan, Angelina Sondakh, pada 29 April 2009.

Tentang pernikahan itu, Angie, panggilan akrab Angelina Sondakh mengaku awalnya tidak terlalu menghiraukan Adjie karena pamornya sebagai selebriti. Namun akhirnya ia luluh juga karena melihat kesungguhan Adjie yang seakan tak mengenal kata menyerah dalam mendekatinya.

Di mata mantan Puteri Indonesia 2001 itu, selain kegigihannya, Adjie juga sosok yang sangat idealis. Sang suami merupakan pria yang sangat concern terhadap masalah-masalah sosial kemasyarakatan. Kepada Angie, Adjie juga pernah bercerita bagaimana seharusnya keadilan dan kesejahteraan menjadi milik seluruh rakyat Indonesia.

Adjie juga memberikan pandangannya tentang bagaimana anak-anak sebagai generasi penerus tongkat estafet pembangunan bangsa harus mendapat perhatian yang khusus oleh pemerintah dan seharusnya mereka dilihat sebagai aset bangsa yang mahal. Seperti pendapat Adjie: "Masa depan bangsa ini harus diselamatkan dan kitalah sebagai generasi muda yang harus memperjuangkannya". Dari pernikahan pasangan Adjie dan Angie lahirlah Keanu Jabbar Massaid tanggal 9 September 2009 yang dilahirkan secara caesar di RS Brawijaya Women and Children, Jakarta.

Sebagai kader utama Partai Demokrat, Adji Massaid yang kembali terpilih sebagai anggota DPR periode 2009-2014 disebut sebagai salah satu sosok penting saat mengegolkan Ketua Umum Partai Demokrat (2010-2013)
Ketua Umum Partai Demokrat (2010-2013)
Anas Urbaningrum
sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat pada Kongres II di Bandung, April 2010. Maklum Angie saat itu berperan sebagai sekretaris tim pemenangan Anas. e-ti | muli, mlp

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 09 Feb 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012
Ahli Gempa Dari Al Zaytun Pencersil Pembangun Jiwa

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Ahok-Djarot

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Buku ini membahas 56 efek plug-in populer yang paling sering dipakai. Mudah diikuti sehingga Anda akan membuat ratusan efek memukau dalam waktu singkat.

Bonus: CD

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: