WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Politisi dan Pengusaha Sukses

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Politisi dan Pengusaha Sukses
e-ti | dok.pribadi

Setya Novanto merupakan salah satu politisi berpengaruh dari Partai Golkar. Sebelum namanya dikenal sebagai politikus, anggota DPR RI tiga periode berturut-turut ini lebih dahulu membangun karirnya di dunia bisnis.

Pengusaha dan Ketua DPR RI 2014-2019
Lihat Curriculum Vitae (CV) Setya Novanto

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Setya Novanto

QR Code Halaman Biografi Setya Novanto
Bio Lain
Click to view full article
Aksa Mahmud
Click to view full article
Soeparno Prawiroadiredjo
Click to view full article
Soerjadi
Click to view full article
Wahid Hasjim
Click to view full article
Hadi Waluyo
Click to view full article
Mira Lesmana
Click to view full article
Hadi Poernomo

Setya merupakan putra kelima dari delapan bersaudara pasangan almarhum R.Suwondo Mangunratsongko dengan Julia Maria Sulastri. Di masa kecilnya, pria kelahiran Bandung, 12 November 1954 ini dikenal sebagai anak yang baik hati, periang, serta rajin membantu kedua orang tuanya. Di kota kelahirannya, Setya bersekolah di Taman Kanak Kanak Ibu Dewi Sartika. Setelah itu keluarganya pindah ke Kota Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
, Surabaya dan meneruskan pendidikan dasarnya di SD Negeri 5 Surabaya.

Saat masih duduk di bangku SD, Setya sudah harus menghadapi kenyataan pahit karena perpisahan kedua orangtuanya. Setelah itu, ia beserta saudara-saudaranya yang lain diboyong sang ibu ke ibukota Jakarta, sementara sang ayah tetap tinggal di Surabaya.

Kala itu mereka harus menjalani kenyataan hidup yang teramat memprihatinkan. Hidup di kota besar seperti Jakarta untuk seorang Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
dengan delapan anak bukanlah hal yang mudah. Namun, ibunda Setya tak pernah putus asa. Baginya, masa depan anak-anaknya adalah hal yang paling utama. Untuk menyambung hidup, ibunya mencari nafkah dengan berjualan kue dari rumah ke rumah.

Dari hasil berjualan itu, Setya Novanto dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Setelah menamatkan pendidikan dasarnya, Setya bersekolah di SMPN 73 yang berlokasi di bilangan Tebet, Jakarta Selatan. Kemudian ia melanjutkan studinya ke SMA Negeri 9 Jakarta.

Setelah merampungkan sekolahnya di SMA, ia pun memohon doa restu dari ibunda tercinta untuk pergi merantau ke luar kota. Dengan begitu, ia ingin belajar hidup mandiri agar bisa mewujudkan cita-citanya untuk menjadi orang sukses.

Setelah mengantongi ijin dari ibunda dan dengan berbekal sedikit uang, Setya pergi merantau. Kota Surabaya, menjadi tempat pilihannya untuk mengadu nasib. Di ibu kota provinsi Jawa Timur itu, ia menyelesaikan kuliahnya di Widya Mandala dan mendapat gelar Sarjana muda Akuntansi.

Meski ayahnya tinggal di kota yang sama tepatnya di Jl. Pimerto, ia tak mau tinggal di kediaman sang ayah. Tekadnya untuk belajar mandiri tanpa bergantung pada orangtua dibuktikannya dengan memilih indekost dan tinggal berpindah-pindah dari rumah teman yang satu ke rumah teman yang lain.

Sewaktu mencoba belajar untuk menjadi manusia mandiri itulah, Setya mengerti apa yang dimaksud dengan perjuangan hidup. Di Surabaya hidupnya sangat prihatin. Akan tetapi ia pantang menyerah, ia terus bertekad untuk mewujudkan cita-citanya, merubah nasib dengan menjadi orang sukses.

Untuk membiayai hidup dan kuliahnya, ia berjualan beras dan madu di Pasar Keputran. Ia sangat tekun, pada jam 5 subuh ia sudah berangkat ke Pasar Wonokromo kemudian dengan sabar menunggu orang-orang desa yang membawa beras dan madu, untuk kemudian dibelinya, dan dijual lagi di kiosnya di Pasar Keputran.

Mungkin tak banyak orang tahu, kalau di masa lalunya semasa menetap di Surabaya, Setya pernah menjadi peragawan di FIT & CHIC. Tawaran untuk jalan di atas catwalk membawakan berbagai model Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
busana
sering berdatangan. Tahun 1975, ia pernah dinobatkan sebagai Pria Tampan se-Surabaya. Untuk mendanai pendidikannya, selain berdagang dan menggeluti dunia modeling, ia juga menjadi salesman di PT Sinar Mas Galaxy, dealer mobil Suzuki untuk Indonesia Timur. Tak lama berselang, ia diberikan kepercayaan oleh si pemilik, yakni Bambang Wiyanto, menjadi Kepala Penjualan Mobil seluruh Indonesia Timur.

Usai menyelesaikan kuliahnya dan berhasil mendapat gelar Sarjana Muda Akuntansi, ia kembali lagi ke ibukota Jakarta. Kemudian dari tabungan hasil kerja kerasnya selama di Surabaya, ia melanjutkan pendidikannya di Fakultas Ekonomi Trisakti. Akan tetapi, uangnya hanya cukup untuk membayar biaya pendaftaran saja, ia pun kebingungan untuk mencari uang kuliah per semesternya. Tapi bukan Setya Novanto namanya kalau tidak banyak akalnya. Sambil kuliah ia pun bekerja secara serabutan. Ia membeli buku kuliah yang harganya mahal lalu diperbanyak. Hasil kopian itu kemudian dijual kepada teman-teman kuliahnya di kampus. Selain tajam naluri Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
nya, ia juga termasuk orang yang cakap mengelola keuangannya. Kelebihan uang hasil Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
fotokopian diputar lagi untuk tambah modal kantin di kampusnya, keuntungannya lalu dibagi dua. Dengan cara demikian, Setya Novanto dapat membiayai kuliahnya sendiri.

Kerasnya kehidupan di kota Jakarta, yang semakin bertambah perih karena tanpa kehadiran seorang ayah, tidak menyurutkan langkahnya untuk meniti jalan menuju kesuksesan. Agar dapat bertahan hidup, menurut Setya, modalnya hanya kemauan, jujur, dan tekun. Ia tak malu menjalani berbagai macam pekerjaan demi kelangsungan hidup dan kuliahnya. Naik turun bis merupakan hal biasa baginya. Jika ada kepentingan mendesak yang berbenturan dengan jadwal kuliah, misalnya ada janji dengan klien saat ada kuliah, Setya Novanto titip absen ke temannya. Selain buku pelajaran, ia selalu membawa kemeja dan dasi dalam tasnya. Jadi ia tak kerepotan jika ada janji dadakan dengan klien, tinggal masuk toilet, salin baju dan pakai dasi. Ia pun siap berpresentasi.

Di Jakarta, ia pernah tinggal menumpang di rumah sahabatnya, Hayono Isman. Di rumah yang terletak di kawasan elit, Menteng, tepatnya di Jl. Teuku Panglima Perang Aceh
Panglima Perang Aceh
Cik di Tiro
itu, Setya tak malu membantu pekerjaan di rumah itu. Karena telah terbiasa hidup prihatin dan tahu diri menumpang di rumah orang, ia pun tak mau berpangku tangan, mengurus kebun, menyapu, mengepel, hingga mencuci mobil merupakan kesehariannya kala itu. Semuanya itu dilakukan dengan rasa ikhlas.

Dalam perjalanan hidupnya berikutnya, berkat kejujuran dan keuletannya, ia kemudian dipercaya orang tua salah seorang sahabatnya untuk mengurus dan mengembangkan SPBU miliknya di daerah Cikokol, Tangerang. Di bawah kepengurusannya, SPBU itu mengalami perkembangan pesat. Keberhasilan itu kemudian memotivasinya untuk membuka usaha sendiri. Dengan dukungan sejumlah rekannya, ia kemudian mendirikan sebuah perusahaan di bidang peternakan.

Dalam mengembangkan usahanya itu, ia mengajukan kredit untuk perluasan usaha. Sejak saat itulah ia mulai mengenal jasa bank. Tak lama berselang, ia mulai melebarkan sayap usahanya dengan mencari peluang Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
ke luar kota. Perjuangan kerasnya tak sia-sia, ia mendapat kontrak pengadaan bahan baku textil untuk Pabrik Textil Naintex di Kota Bandung.Kemudian mendapat order pengadaan bahan baku kertas untuk salah satu pabrik kertas di Padalarang. Di sinilah Novanto mulai berkenalan dengan mitra dagang dari mancanegara. Dengan kesempatan itu, gerbang menuju kesuksesan semakin terbuka lebar pada Novanto.

Setiap hari, ia pun semakin giat berusaha mengembangkan bisnisnya. Sebagai kontraktor yang saat itu masih berstatus mahasiswa, pada tahun 1980, ia juga mendapat kontrak untuk merenovasi kolam renang di Kompleks Senayan dan pembuatan monumen Koldron Senayan. Setelah merampungkan proyek di Senayan, naluri bisnis Novanto kian tajam terasah. Ia pun berkeinginan untuk mempunyai usaha di bidang lain. Industri pabrik kayu di Tangerang menjadi lahan bisnis yang dibidik Novanto selanjutnya.

Tak berapa lama, sempat berhembus kabar yang menyebutkan, salah seorang kenalannya yang dulu menjabat sebagai Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
pabrik kertas di Kota Padalarang dipindah ke Pejuang dari Aceh
Pejuang dari Aceh
Aceh
. Setya tak melewatkan kesempatan emas itu, ia terbang ke Pejuang dari Aceh
Pejuang dari Aceh
Aceh
untuk melobi sang kolega. Tak sia-sia, Setya berhasil mendapat proyek untuk pekerjaan transportasi. Setelah itu, ia mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi dan perdagangan yang diberi nama PT Duta Kencana Bakti.

Pada tahun 1986 perjalanannya sudah sampai ke Pulau Batam. Ia mendapat informasi bahwa daerah Nagoya sangat berpotensi. Lagi-lagi Setya Novanto melihat peluang bisnis dari situ, ia pun bergegas menemui Kepala Otorita Batam. Pada presentasinya, ia mengemukakan, karena Batam berdekatan dengan Singapura, maka Batam harus lebih maju dan tidak sekadar memiliki deretan toko saja, tapi harus sekaligus mendirikan hotel dan lapangan golf bertaraf internasional. Kendati tak mudah, namun karena ketekunannya, Novanto berpartner dengan beberapa pebisnis Tanah Air. Akhirnya, ia berhasil mendapatkan lahan tempat dimana Nagoya Plaza berdiri sekarang.
Kemudian untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan asing yang bisa mendatangkan pemasukan devisa milyaran per bulan, ia mulai melirik sektor pariwisata. Maka didirikanlah sebuah biro perjalanan dengan nama Simex Tour.

Sukses dengan Hotel Nagoya Plaza Batam, tak membuatnya berhenti untuk terus mengeksplorasi kota Batam. Dalam benaknya banyak sekali lahan kosong di Batam yang bisa dijadikan tambang uang. Berbekal ide briliannya, Novanto menghadap Ginanjar Kartasasmita yang saat itu menjabat sebagai Ketua BKPM.

Ia mempresentasikann idenya untuk membuat lapangan golf pertama di Batam. Gagasan cemerlang Novanto mendapat respon positif dari pihak Otorita Batam. Selanjutnya, Novanto diminta Wakil Ketua BPKM untuk menemui seorang Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
, yakni Sudwikatmono yang mempunyai tanah kosong di Pulau Batam, yang juga menyetujui idenya. Kemudian keduanya menghadap Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
BJ Habibie
yang waktu itu menjabat Ketua Otorita Batam. Setelah mendapat persetujuan, Setya Novanto diutus ke Jepang, untuk bernegosiasi dengan para Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
Jepang yang bergerak di bidang lapangan golf. Di sana ia berhasil melobi pihak Komatsubara Jepang yang mempunyai jaringan padang golf di Vancuver, Canada dan Tahiti, untuk merealisasikan pembangunan lapangan golf di wilayah Nongsa.

Di tahun 1989, pembangunan Padang Golf Nongsa Permai dimulai. Padang Golf itu kemudian diresmikan oleh Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Presiden RI
saat itu, Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Soeharto
dengan didampingi delapan orang Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
. Pada awalnya, padang golf tersebut hanya memiliki 9 hole, tak lama kemudian bertambah menjadi 18 hole sekaligus berganti nama menjadi Padang Golf Talvas. Area padang golf tersebut diperluas menjadi 274 hektar dan berganti nama lagi menjadi Palm Springs Golf & Beach Resort dengan 27 hole, serta dilengkapi dengan fasilitas diving range yang luas dan natural, club house rumah mewah dan hotel. Bisnis tersebut menyerap ratusan tenaga kerja, dengan perincian sebanyak 228 orang pegawai dan 110 caddy. Serta mempunyai member dari mancanegara.

Di tengah kesibukannya mengembangkan bisnis, Setya Novanto bersama temannya pernah membuat buku yang didedikasikan untuk mantan Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Soeharto
dengan judul "Manajemen Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Soeharto
". Namun sayang, buku tersebut hanya beredar sebentar karena Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Soeharto
keburu lengser dari singgasananya setelah 32 tahun berkuasa.

Tak berapa lama kemudian, ayah empat anak itu mulai aktif di Organisasi Bahumas Kosgoro, kemudian di PPK Kosgoro 1957, menjadi anggota di Partai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Golkar
, aktif di kepengurusan KONI serta organisasi kemasyarakatan lainnya. Kiprahnya di dunia politik kian teruji manakala ia menjadi anggota DPR RI dari Partai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Golkar
tiga periode berturut-turut, yakni tahun 1999-2004 dan kemudian dilanjutkan pada periode 2004-2009 dan 2009-2014. e-ti | muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 18 Jan 2011  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Jenderal Pesta Demokrasi Wafat Saat Bertugas

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Rendi Suhandinata, kepala biro di sebuah instansi pemerintah, mati terbunuh secara misterius. Satu-satunya petunjuk yang ditemukan hanyalah jejak berdarah sepatu wanita yang menjurus ke sebuah lemari.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: