WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Karya Si Anak Panah

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Karya Si Anak Panah
Demien Dematra | e-ti | yahoo.com

Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah Damien saat ini. Ia seorang novelis, penulis skenario, sutradara, produser, fotografer, dan pelukis yang produktif berkarya. Sebagai fotografer, kemampuannya telah diakui dunia internasional dengan menyabet penghargaan International Master Photographer of the Year. Belakangan, ia juga aktif menyuarakan pluralisme.

Seniman dan Koordinator Nasional Gerakan Peduli Pluralisme
Lihat Curriculum Vitae (CV) Damien Dematra

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Damien Dematra

QR Code Halaman Biografi Damien Dematra
Bio Lain
Click to view full article
Muhammad Noeh
Click to view full article
Ida Bagus Tilem
Click to view full article
Budi Harsono
Click to view full article
Gusti Muhammad Hatta
Click to view full article
Mohammad Hatta
Click to view full article
Ida Royani
Click to view full article
Neta S Pane
BERITA TERBARU

Sebagai seniman, produktivitas Damien terbilang luar biasa. Ia telah menghasilkan 74 novel dalam bahasa Inggris dan Indonesia, 57 skenario film dan TV series, 28 film lintas genre, dan menyelesaikan 365 lukisan dalam satu tahun. Ia bahkan meraih rekor dunia melukis tercepat, yang dilakukan di depan Jaya Suprana, pimpinan Musium Rekor Indonesia (MURI) dan disaksikan puluhan media massa nasional dan international.

Damien saat ini memegang 6 rekor dunia sebagai penulis tercepat di dunia, penulis novel yang diterbitkan tercepat di dunia, fotografer tercepat di dunia, pelukis tercepat di dunia, penulis buku tertebal di dunia, penulis buku dengan judul terpanjang di dunia (disahkan oleh Museum Rekor Dunia, Guinness World Records, dan Royal World Records).

Banyaknya karya yang dihasilkan pria berdarah Manado ini tidak lepas dari ide-ide yang tumbuh subur di kepalanya. Dalam menulis novel, ayah satu putri ini sering mendapat ilham dari kehidupan tokoh-tokoh yang dikaguminya. Seperti novel berjudul "Obama Anak Menteng" yang memuat kisah perjalanan seorang anak yang selama beberapa tahun menghabiskan masa kecilnya di Menteng hingga berhasil menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat. Selain itu Damien juga mengangkat kisah tokoh nasional seperti Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Gus Dur
dalam novel "Sejuta Hati untuk Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Gus Dur
", serta "Si Anak Kampoeng", sebuah novel kisah nyata tentang Sjafii Maarif.

Pria berkuncir ini memang mengidolakan Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Gus Dur
dan Sjafii Maarif. Di mata Damien, kedua tokoh itu merupakan ikon Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998-2005
Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998-2005
pluralisme
Tanah Air. Damien mengaku sangat miris melihat fakta yang terjadi di Indonesia belakangan. Sebagai negara yang rakyatnya majemuk, yakni terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya, harus terpecah belah hanya karena ada pihak-pihak yang menganggap kepercayaannya yang paling benar, sehingga tidak menghormati perbedaan.

Atas dasar itulah, penyuka warna hitam itu kemudian menggagas pembentukan Gerakan Peduli Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998-2005
Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998-2005
pluralisme
(GPP) pada 11 Februari 2010, di PP Pendiri Muhammadiyah 1912
Pendiri Muhammadiyah 1912
Muhammadiyah
Jakarta, bersamaan dengan peluncuran novel Si Anak Kampoeng. Gerakan yang dimotori Damien itu juga turut diprakarsai sejumlah tokoh lintas profesi dan agama, antara lain Ketua Umum PP Muhammadiyah (2010-2015)
Ketua Umum PP Muhammadiyah (2010-2015)
Din Syamsuddin
, Sofyan Wanandi, Romo Franz Magnis Suseno, KH. A. Mustafa Bisri, Romo Mudji Sutrisno SJ, Drs. Nyoman Udayana Sangging, Franky Sahilatua, Mohamad Sobary, dan Pdt. Gomar.

GPP mengusung visi menciptakan kesadaran dan kepedulian terhadap Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998-2005
Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998-2005
pluralisme
dalam masyarakat, khususnya pada generasi penerus. Sedangkan misinya, untuk menjadikan pluralisme sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat. Dengan begitu, Damien dan para tokoh-tokoh yang ikut memprakarsai gerakan tersebut berharap, tak ada lagi pertikaian atas dasar perbedaan keyakinan beragama.

Profesi barunya sebagai Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
, diakui pria lulusan New York Institute itu bukanlah hal yang mudah. Karena dalam menjalankan aksinya, ia kerap mendapatkan teror dan ancaman. Ironisnya, semua itu justru berasal dari pihak-pihak yang seharusnya mengayominya. Intimidasi yang kerap diterimanya, sempat membuat Damien untuk mundur dari perjuangannya. Karena menurut pengakuannya, selama ini ia tak pernah berpikir bahwa ia adalah seorang Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
. "Saya hanyalah orang yang secara tiba-tiba melihat ada sesuatu di depan dan kita harus peduli, bukan mau peduli," ujar ayah dari Natasyah Dematra ini.

Selain berbagai ancaman dan tekanan, Damien juga sempat dipandang sebelah mata oleh beberapa pihak. Ia dianggap tak memahami arti pluralisme yang sesungguhnya. Namun itu tak menggoyahkan semangatnya. Baginya, makna dari pluralisme itu sebenarnya adalah falsafah bangsa Indonesia, yakni Bhinneka Tunggal Ika yang harus bisa menghargai perbedaan.

Tindakan nyata dalam menjaga perdamaian antar umat beragama sudah dilakukan Damien lewat bendera GPP. Ia berupaya mencegah pendeta Terry Jones melakukan pembakaran Kitab Suci Al-Quran pada 4 Agustus 2010. Kemudian berlanjut ke kisruh yang terjadi antara jemaat HKBP Ciketing dengan masyarakat setempat. Kasus itu sempat menyeret organisasi pimpinan Habib Riziq, Front Pembela Islam (FPI) yang dituduh melakukan aksi kekerasan pada jemaat HKBP.

Awalnya ia hanya dimintai tolong oleh Persekutuan Gereja-Gereja se-Indonesia (PGI) untuk mengatur jumpa Lihat Daftar Wartawan
Lihat Daftar Wartawan
wartawan
. Setelah itu, langsung terlintas dalam pikirannya untuk membuat tim investigasi. Dalam investigasi yang dilakukannya, GPP berada di pihak yang netral. Ibaratnya seperti wasit, demikian kata Damien. Investigasi dilakukan bukan untuk mencari siapa yang salah dan siapa yang benar. Kedua belah pihak yang bertikai diberikan kesempatan bicara yang sama. Dari investigasi yang telah dilakukannya, Damien menarik suatu kesimpulan bahwa keributan itu bukan disebabkan karena persoalan agama melainkan kebudayaan.

Masyarakat Ciketing bukan tidak suka dengan keberadaan gereja sebab di sana juga ada gereja. Masalah bermula dari hal-hal yang dikeluhkan warga, misalnya kebiasaan membakar babi dan anjing, sementara di sana lingkungan NU, sehingga anggota HKBP dianggap kurang toleran. "Jadi sebenarnya masalah itu hanyalah letupan kecil tapi kemudian menjadi letupan besar," jelas Damien.

Setelah HKBP Ciketing, kasus terakhir yang coba dijembataninya adalah Ahmadiyah. Damien berpendapat dalam menangani kasus ini sudah selayaknya ditemukan win-win solution. Damien berujar, "Di sana ada hak atas kemanusiaan, dan juga ada kewajiban kemanusiaan. Nah ini yang harus dikombinasikan."

Masih menurut Damien, "Untuk umat Islam, harus kita buat nyaman, begitu juga Ahmadiyah, dan yang terpenting dalam kasus ini tidak ada kaitannya dengan isu kebebasan beragama". Damien mengaku kasus Ahmadiyah telah menyedot hampir 90 persen total kehidupannya. Bahkan ada beberapa film yang terpaksa harus ia lewatkan.

Meski sangat disibukkan oleh segudang kegiatannya di GPP, Damien tetap berkarya lewat tulisan-tulisannya. November 2010, Damien kembali hadir dengan novel terbarunya yang berjudul Kartosoewirjo: Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
atau Teroris?. Di mata Damien, novel yang telah berada di meja redaksi Gramedia sejak bulan Mei itu sangat kontroversial karena bercerita tentang sejarah dan mengangkat dua sisi, apakah Kartosoewirjo itu teroris atau Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
.

Setelah berhasil mencatatkan namanya dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pelukis tercepat, Damien juga telah membuat sebuah buku yang diperkirakan merupakan buku tertebal di dunia, berjudul Messages to President Obama di SD Asisi.

Buku yang memiliki tebal 5.247 halaman ini akan masuk Guinnes World Records dan Museum Rekor Indonesia. "Rekor ini akan mematahkan rekor sebelumnya yang diperoleh Agatha Christie yang mengarang buku setebal 4.032 halaman," terang Damien saat peluncuran bukunya di SD Asisi, Jakarta, Rabu (3/11/2010). e-ti | muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 06 Jan 2011  -  Pembaharuan terakhir 29 Feb 2012
Birokrat Empat Orde Pakar Hukum Internasional

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Jual Buku-buku Pilihan

Buku Pilihan

thumb

Tahukah kamu jika dulu komputer sebesar kulkas? Temukan sejarah penciptaan personal computer dalam buku ini. Juga fakta-fakta lain yang mungkin tidak banyak diketahui orang. Buku seri penemuan yang dikemas dalam format novel grafis ini pasti membuatmu tertarik untuk membacanya.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: