WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Melejit Jadi Kapolri

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Melejit Jadi Kapolri
Timur Pradopo | TICOM IMAGES | Hotsan

Komisaris Jenderal Timur Pradopo menjadi calon tunggal Kapolri yang diajukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke DPR RI, Senin (4/10/2010). Nama dan karir pria kelahiran Jombang, Jawa Timur, 10 Januari 1956, itu melejit dan mengejutkan karena pengajuannya sebagai calon Kapolri hanya sekitar empat jam setelah dia dilantik menjabat Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, dengan lebih dahulu menaikkan pangkatnya dari Irjen (bintang dua) menjadi Komjen (bintang tiga). Sebelumnya, dia pun belum lama (baru diangkat pada 22 Juni 2010) menjabat Kapolda Metro Jaya.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (2010-Sekarang)
Lihat Curriculum Vitae (CV) Timur Pradopo

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Timur Pradopo

QR Code Halaman Biografi Timur Pradopo
Bio Lain
Click to view full article
Imam Prasodjo
Click to view full article
Marsetio
Click to view full article
Fahmi Idris
Click to view full article
Ari H Soemarno
Click to view full article
Sumitro
Click to view full article
Andi Mattalatta
Click to view full article
Paulus Indra

Presiden Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Susilo Bambang Yudhoyono
secara resmi mengajukan Komisaris Jenderal Timur Pradopo sebagai calon Kepala Polri, pengganti Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri. Surat pengajuan calon itu diterima Ketua DPR Ketua DPR RI 2009-2014
Ketua DPR RI 2009-2014
Marzuki Alie
di ruangannya, Senayan, Jakarta, Senin 4 Oktober 2010 sekitar pukul 19.20. Di hadapan pers, Marzuki langsung membacakan surat dari Presiden itu. Pengajuan nama Timur Pradopo itu terkesan tergesa-gesa. Sebab nama yang disebut-sebut sebelumnya adalah Komjen Nanan Soekarna dan Komjen Imam Sudjarwo serta terakhir Komjen Ito Sumardi. Tetapi ketiga nama ini tiba-tiba tenggelam setelah sebelum Sidang Kabinet Paripurna Pukul 11.00 (4/10/2010) Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden SBY
bertemu dengan Kapolri Bambang Hendarso Danuri. Lalu, setelah itu Kapolri meninggalkan Kantor Presiden, tidak ikut rapat. "Acara di sana (Mabes Polri) lebih penting," kata Kapolri sambil berlalu.

Kemudian, sekitar pukul 15.00, Kapolri melantik Timur Pradopo menjadi Kabaharkam Polri, dengan lebih dahulu menaikkan pangkatnya dari Inspektur Jenderal (bintang dua) menjadi Komisaris Jenderal (bintang tiga). Dengan kenaikan pangkat dan jabatan itu, Timur Pradopo memenuhi syarat menjadi calon Kapolri. Padahal dia pun belum lama menjabat Kapolda Metro Jaya, baru diangkat pada 22 Juni 2010.

Lalu, sekitar pukul 18.30, Kapolri Bambang Hendarso Danuri kembali menghadap Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden SBY
ke Istana. Setelah itu, sekitar pukul 19.30, Ketua DPR Ketua DPR RI 2009-2014
Ketua DPR RI 2009-2014
Marzuki Alie
mengumumkan telah menerima surat dari Presiden tantang pengajuan nama Timur Pradopo sebagai Calon Kapolri, untuk mendapat persetujuan DPR. Sehingga proses ini terkesan tergesa-gesa. Sebab, hanya sekitar empat jam setelah Timur Pradopo dilantik menjabat Kabaharkam Polri, sudah diajukan jadi calon Kapolri. Belum sehari dia berkantor sebagai Kabaharkam Polri dan belum pula sempat memberesi ruangan Kapolda Metro Jaya, Presiden sudah langsung menunjuknya sebagai calon Kapolri.

Siapa Timur Pradopo

Karir yang melejit dan mengejutkan membuat orang ingin tahu siapa Timur Pradopo. Dia lahir di Jombang, Jawa Timur, 10 Januari 1956. Suami dari Irianti Sari Andayani dan ayah dari sua anak (Moh Bimo Aryo Seto dan Dhea Istigfarina Miranti) ini lulusan Akademi KeKapolri (1968-1971)
Kapolri (1968-1971)
polisi
an (1978) dan Perguruan Tinggi Ilmu KeKapolri (1968-1971)
Kapolri (1968-1971)
polisi
an, PTIK (1989). Dia juga pernah mengikuti pendidikan Kejuruan PA Lantas. Juga telah menyelesaikan Sekolah Staf dan Pimpinan Kapolri (1968-1971)
Kapolri (1968-1971)
polisi
(Sespimpol) (1996) dan Sekolah Staf Administrasi Tingkat Tinggi (Sespati Polri), (2001).

Dia memulai karir sebagai Perwira Samapta Poltabes Semarang. Kemudian menjadi Perwira Operasi Satuan Lalu Lintas Semarang, Kepala Seksi Ops Poltabes Semarang, dan Kapolsekta Semarang Timur. Setelah itu menjabat Kabag Lantas Polwil Kedu. Tak lama kemudian dipromosi menjabat Kasubag Ops Dit Lantas Polda Metro Jaya, Kasat Lantas Restro Jakarta Pusat, Kapolsek Metro Sawah Besar, Waka Polres Tangerang, dan Kabag Jianma Dit Lantas Polda Metro Jaya. Lalu menjabat Kapolres Metro Jakarta Barat (1997-1999) dan Kapolres Metro Jakarta Pusat (1999-2000).

Kemudian menjabat Kapuskodal Ops Polda Jawa Barat (2000-2001) dan Kepala Polwiltabes Bandung (2001-2002). Diangkat menjadi Kakortarsis Dediklat Akpol (2002-2004) dan Irwasda Polda Bali (2004-2005), sebelum menjabat Kapolda Banten (2005-2008). Lalu sempat menjabat Kaselapa Lemdiklat Polri (2008) dan Staf Ahli Bidang Sosial Politik Kapolri (2008) sebelum kembali menjabat Kapolda Jawa Barat (2008-2010) dan Kapolda Metro Jaya (22 Juni 2010 - 4 Oktober 2010). Hanya tiga bulan lebih menjabat Kapolda Metro Jaya, penerima penghargaan Satya Lencana 16 Tahun, ini diangkat menjabat Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri (4 Oktober 2010). Empat jam kemudian diajukan sebagai calon Kapolri oleh Presiden Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Susilo Bambang Yudhoyono
. Kemudian disetujui oleh DPR RI menjadi kapolri menggantikan Bambang Hendarso Danuri setelah melakukan uji kepatutan dan kelayakan. e-ti | crs

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 04 Oct 2010  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Bersahaja Dan Kritis Gubernur Bank Indonesia

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 43

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Dalam catatan sejarah perang, kita dapat menemukan beberapa pertempuran klasik, yaitu kiprah militer yang dikagumi para pemimpin militer dan sejarawan selama berabad-abad. Cannae adalah salah satu pertempuran demikian. Dipimpin oleh Hannibal Barca, seorang pemimpin perang yang mampu mempersatukan berbagai suku bangsa, dan membuktikan kehebatan strateginya dengan memukul mundur pasukan Romawi.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: