WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Matang di Dunia Perbankan

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Matang di Dunia Perbankan
e-ti

Sentuhan tangannya berhasil meningkatkan kinerja Bank Rakyat Indonesia (BRI) secara signifikan. Kinerja yang begitu baik itu telah menghantarkan Direktur Utama BRI ini menerima penghargaan sebagai CEO BUMN Terbaik 2003. Begitu pula  BRI yang dipimpinnya mendapat penghargaan sebagai BUMN terbaik di sektor keuangan. Dalam RUPS 17 Mei 2005, dia pun diangkat menjabat Komisaris Utama.

Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia, 2000-2005
Lihat Curriculum Vitae (CV) Rudjito

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Rudjito

QR Code Halaman Biografi Rudjito
Bio Lain
Click to view full article
Anny Ratnawati
Click to view full article
Sandiaga S Uno
Click to view full article
Subrata
Click to view full article
Samuel Mulia
Click to view full article
Nakoela Soenarta
Click to view full article
Erry Riyana Hardjapamekas
Click to view full article
Hazairin
BERITA TERBARU
Skip TOC

Article Index

  1. Matang di Dunia Perbankan current position
  2. 02 | Penghargaan Buat BRI
  3. 03 | BRI Go Public

Jabatan Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
utama yang ditinggalkannya diisi oleh Sofyan Basir yang sebelumnya menjabat Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
Utama Bank Bapindo.

Kinerja manajemen Bank 'Wong Cilik" ini juga tercermin dengan suksesnya Initial Public Offering BRI (IPO BRI) dan peluncuran obligasi subordinasi rupiah awal Januari 2004.

Ketua Perhimpunan Bank- bank Negara (Himbara) yang sudah matang dan malang melintang lebih dari 26 tahun di dunia perbankan, ini optimis bahwa BRI akan menjadi bank yang terdepan di Indonesia. Ia bertekad meneguhkan konsistensi BRI melayani usaha kecil dan menengah (UKM).

Konsistensi BRI mengutamakan UKM itu telah menjadi kekuatan dan nilai lebih yang menempatkan Rudjito sebagai Dirut BRI meraih CEO BUMN Terbaik 2003 dan sekaligus menempatkan BRI sebagai BUMN bidang Keuangan Terbaik 2003 pula. Pemilihan terbaik itu dilakukan KeLihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
an BUMN bersama Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LM-FEUI), Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI), dan Universitas Al Azhar Indonesia terhadap 20 nominasi BUMN termasuk CEO-nya.

Keteguhan memegang prinsip, dedikasi dan kemampuan membentuk tim yang solid, membuat Rudjito menjadi bintang pada acara Indonesia BUMN Expo 2003 itu. Ia tidak saja terpilih sebagai CEO BUMN terbaik, tapi bank yang dipimpinnya juga terpilih sebagai BUMN keuangan terbaik. Ikut terpilih bersama Rudjito adalah Dadang Heru Kodri (Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
Utama PT Pupuk Kujang) dan Deddy Aditya Sumanegara (Direktur Utama PT Aneka Tambang).

Perihal keberhasilannya meraih penghargaan terbaik itu, Rudjito menyatakan merasa terkejut dan bersyukur. "Mudah-mudahan Allah memberikan manfaat bagi pribadi, keluarga dan institusi saya," tambahnya saat menerima penghargaan itu. Namun, ia mengaku tidak mengetahui, mengapa dirinya terpilih sebagai CEO terbaik.

Sementara, Direktur Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Ruslan Prijadi, selaku Ketua Dewan Juri, menilai Rudjito seorang atasan yang menguasai masalah secara komprehensif mulai dari atas sampai bawah. Ia menilai Rudjito mampu menularkan visi dan misinya kepada bawahannya. Rudjito dinilai layak disebut sebagai contoh CEO yang melakukan pengkaderan dengan sangat baik.

Rudjito juga dinilai berhasil menyemangati konsistensi BRI kepada UKM. Selama ia menjabat direktur utama, BRI makin konsisten memfokuskan pada pemberian kredit kepada usaha kecil dan menengah, usaha yang nyaris tidak dilirik oleh bank lain. Rudjito juga mengaku bahwa konsistensi selama 107 tahun itulah, yang meningkatkan kinerja BRI, walaupun bank ini sempat direkapitulasi pada 2000 lalu. Hal ini telah menjadi salah satu faktor penting dalam kepemimpinan mantan Direktur Korporasi dan Internasional Bank Dagang Negara dan Ketua Asosiasi Para Banker ASEAN 2001–2003 ini.

Kenal BRI Sejak Kecil
Alumni Fakultas Ekonomi UGM (1972) kelahiran Klaten 56 tahun silam ini sejak kecil sudah mengenal dekat BRI. Waktu itu, ayah Rudjito memiliki usaha jahitan dan menjadi nasabah loyal BRI Klaten. Bahkan BRI unit, yang kantornya terletak di seberang rumah Rudjito, itu tidak bosan-bosan menawarkan kredit tambahan kepada ayahnya. Dari pengalaman masa kecilnya itulah, Rudjito mempunyai keyakinan bahwa BRI adalah bank "wong cilik" yang layak untuk diperjuangkan kebesarannya.

Sejak menduduki jabatan sebagai Dirut BRI, bapak tiga anak ini langsung mengenalkan tiga prinsip kepada bawahannya. Ketiga prinsip tersebut adalah membangun komunikasi interaktif dengan karyawan, membangun budaya berpikir positif, serta menggalang kerjasama tim. Ketiga prinsip ini ia ramu dengan penyampaian visi dan misi BRI secara luas.

Pria yang menjabat sebagai Pimpinan Asosiasi Para Banker ASEAN (2001-2003), ini dalam berinteraksi dengan karyawan, tidak menyukai adanya batas antara anak buah dengan atasan. Meskipun semula ada sikap skeptis dari orang lama BRI tentang keandalannya dalam memimpin bank ritel terbesar di Indonesia itu, Rudjito mengatasinya dengan berpikir positif.

Ia mengutamakan terciptanya komunikasi yang lancar antara atasan dengan bawahan dengan membuka pintu bagi setiap karyawan BRI untuk menyampaikan aspirasinya melalui telepon kantor maupun telepon genggamnya yang selalu berada dalam posisi stand by setiap saat ataupun melalui e-mail. Dalam setiap acara internal perusahaan pun Rudjito tidak tampil kaku. Ia malah sering tampil sebagai Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
ketimbang berpidato sebagai pimpinan.

Meningkatkan Kinerja
Hanya dalam tempo empat bulan, sejak bergabung dengan bank "wong cilik" ini pada 17 Juli 2000, sebagai Direktur Utama, Rudjito berhasil meningkatkan performance BRI jauh lebih tinggi dari yang ditargetkan. Lalu, satu setengah tahun kemudian, bersama enam direksi baru lainnya, ia berhasil menggenjot laba bersih bank ini dari Rp 11 miliar menjadi Rp 335 miliar.

Bahkan kinerja Bank BRI ini sampai triwulan ketiga 2003, telah berhasil meraih laba usaha sebelum pajak sebesar Rp 2,7 triliun. Laba usaha yang dibukukan pada periode Juli hingga September sebesar Rp 935 miliar. Laba usaha yang mencapai Rp 2,7 triliun itu meningkat sebesar 104,23 persen dibandingkan dengan periode sama tahun 2002, sebesar Rp 1,316 triliun. Besarnya laba ini terutama dari peningkatan pendapatan bunga.

Hingga triwulan ketiga 2003, Bank BRI membukukan pendapatan bunga bersih (net interest income) sebesar Rp 5,7 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 4,456 triliun. Dari jumlah Rp 5,7 triliun tersebut, sebesar Rp 3 triliun di antaranya merupakan pendapatan bunga di luar obligasi pemerintah yang masih berjumlah Rp 27 triliun.

Dengan laba usaha sebesar Rp 2,7 triliun itu, return on aset Bank BRI mencapai 4,04 persen, sedangkan periode yang sama tahun lalu sebesar 2,23 persen. Return on equity sebesar 45,23 persen yang sebelumnya sebesar 49,90 persen dan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) sebesar 17,56 persen, sebelumnya 12,58 persen.

Sementara, dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun hingga 30 September 2003 sebesar Rp 73,598 triliun. DPK tersebut didominasi tabungan dan giro sebesar 59,55 persen. Outstanding deposito 40,45 persen atau Rp 29,773 triliun.

Pinjaman yang disalurkan juga makin meningkat. Hingga akhir September 2003 tercatat sebesar Rp 45,617 triliun atau meningkat 18,81 persen dari periode sama tahun 2002 sebesar Rp 38,395 triliun. Dengan outstanding kredit tersebut, rasio pinjaman terhadap simpanan (loan to deposit ratio/ LDR) Bank BRI sebesar 61,98 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu sebesar 60,32 persen.

Lebih menarik lagi, kucuran kredit kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebesar 86,25 persen. Hal ini semakin mengukuhkan Bank BRI tetap pada komitmen mengutamakan Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
nya terhadap UMKM.

Peningkatan kinerja yang demikian signifikan ni merupakan hasil sentuhan tangan Rudjito bersama direksi BRI lainnya, yang juga telah berhasil mengantarkan bank ini go public.

Selepas keberhasilan go public BRI yang telah listing di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES) sejak 10 November 2003 lalu, BRI juga telah meluncurkan Obligasi Rupiah pada awal Januari 2004 ini. Nilai obligasi subordinasi BRI itu sebanyak-banyaknya Rp 1 triliun. Sedangkan jangka waktu obligasi subordinasi ini adalah lima tahun dengan opsi perpanjangan lima tahun lagi.

Rudjito, menjelaskan, penerbitan obligasi subordinasi dalam dollar AS sebesar 150 juta dollar AS dan obligasi subordinasi rupiah ini dimaksudkan untuk mendukung pertumbuhan Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
Bank BRI sebesar 18 hingga 20 persen per tahun mulai tahun 2004. Juga untuk mengantisipasi pemberlakuan Bassel Accord II yang mengharuskan bank memasukkan risiko pasar ke dalam risiko kredit.

***TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

 

Page 1 of 3 All Pages

  • «
  •  Prev 
  •  Next 
  • »
© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 17 May 2005  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012
Ratu Perfilman Indonesia Makin Berkibar Lewat Ab Three

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Kamus ini memuat lebih dari 2000 entri yang berhubungan erat dengan dunia televisi dan film.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: