Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com
    Berita Video Update Data & Sponsorship Intermezzo Komentar

    Eagles Flies Alone

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Eagles Flies Alone
    Riswanda Imawan | TOKI | Rpr
    Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada Yogyaka...
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Pengamat politik berlogo Eagles Flies Alone di kaki gunung Merapi dan Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Prof Dr Riswandha Imawan meninggal dunia dalam usia 51 tahun Jumat 4 Agustus 2006 pukul 13.45 di Rumah Sakit Panti Rini, Kalasan, Yogyakarta, akibat penyakit jantung. Pria kelahiran Bangkalan, Madura, 17 Januari 1955, itu juga menderita penyakit diabetes.

    QR Code Halaman Biografi Riswanda Imawan
    • biografi tokoh indonesia riswanda imawan
    • riswanda imawan
    • riswanda imawan, northern illinois, dissertation
    • eagles fly alone
    • kode pos jl tongkol raya minomartani yogyakarta
    • sejarah eagles flies alone

    Pengamat politik yang cerdas, kritis dan vokal itu meninggalkan seorang istri, Herry Isminedy, dan tiga putra, yaitu Rafif Pamenang Imawan, Satria Aji Imawan, dan Arga Pribadi Imawan. Setelah jenazahnya disemayamkan di rumah duka, Jalan Tongkol Raya Nomor 5, Minomartani, Sleman, kemudian Sabtu 5/8 pukul 11.00, dibawa ke Balairung UGM untuk mendapatkan penghormatan terakhir dari sivitas akademika sebelum dikebumikan di Makam Keluarga Besar UGM.

    Riswandha terkena serangan jantung saat hendak berangkat ke Kupang. Di terminal keberangkatan Bandara Adisutjipto, dia ditemukan lemas tak sadarkan diri sekitar pukul 11.30. Dia tengah menunggu pesawat yang akan membawanya ke Surabaya pada penerbangan pukul 12.30.

    Menurut Rafif, putra pertama almarhum, sepekan sebelum meninggal ayahnya kurang sehat dan sering mengeluh sakit di bagian dada karena penyakit diabetesnya sempat kambuh. Tetapi beberapa hari terakhir sudah membaik.

    Dia dikenal dekat dengan Sultan HB X dan Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi. Dia punya hobi naik gunung. Dia memang seorang intelektual berjiwa independen dan memiliki spirit besar. Selama ini Riswandha memakai logo eagles flies alone dan kaki Gunung Merapi, sebagai penutup hampir semua artikel-artikelnya yang dikirim ke media massa. Dia mengartikan logo Eagles flies alone sebagai sosok yang berani terbang sendiri dan tidak ikut arus bersama gerombolan burung lain.

    Dia juga begitu akrab dengan Gunung Merapi. Kalau ada masalah, dia akan ke lereng Merapi karena selain tempatnya tenang, juga terasa lebih dekat dengan Tuhan.

    Riswandha Imawan dikukuhkan sebagai guru besar ilmu politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Yogyakarta
    , Sabtu 4 September 2004. Dia menyampaikan pidato pengukuhan guru besar dengan judul Pergulatan Politik di Indonesia: Pergulatan Setengah Hati Mencari Identitas Diri.

    Menurut doktor dalam bidang comparative politics dari Northern Illinois University, USA ini, hambatan terbesar bagi partai politik di Indonesia untuk segera menemukan jati dirinya disebabkan oleh dua hal. Pertama, partai-partai politik itu bingung dengan kodratnya. Kedua, kesalahan dalam mempersepsikan gerakan reformasi 1998.

    Riswandha mengatakan, untuk memahami suatu partai politik, terlebih dahulu harus memahami momen sejarah yang melahirkan parpol tersebut. Dan di Indonesia, partai politik mempunyai sejarah dan harus menanggung beban yang unik.

    Riswanda menguraikan jaman penjajahan, partai politik adalah sarana untuk melakukan perlawanan. Tapi setelah penjajah pergi, parpol di Indonesia tidak pernah mau mandiri. Meski sudah ada momentum, parpol tidak mau memanfaatkan momen itu untuk independen. Sehingga yang terjadi, parpol selalu berada di bawah dan diintervensi eksekutif. e-ti/tsl

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 05 Agt 2006  -  Pembaharuan terakhir 25 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    Tiga orang Presiden RI pertama memiliki bulan lahir yang sama, yaitu bulan Juni. Bung Karno lahir 6 Juni 1901 (Bernama asli Kusno Sosrodihardjo). Pak Soeharto, 8 Juni 1921. Sedangkan Pak Habibie, 25 Juni 1936.

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Jejak rekam Letjen TNI Moeldoko terbilang cemerlang. Dia pernah ikut satuan teritorial, tempur, operasi di dalam dan luar negeri, berkecimpung di lembaga pendidikan termasuk

    Click to view full article

    Dosen senior FEUI yang dikenal sebagai ekonom, peneliti dan konsultan ini pernah menjadi staf khusus Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Keuangan dan berperan di G20, Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional,

    Click to view full article

    Setelah 10 tahun memimpin BTN, Iqbal Latanro didapuk menjadi Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Persero.

    Click to view full article

    Bernyanyi bagi Harvey Malaihollo tak sekadar profesi tapi bagian dari hidup. Ketika hati gembira atau sedih, ia akan tetap bernyanyi.


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Tokoh Monitor

    Bagi Sutiyoso, hidup adalah pertempuran.

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us