Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

Berita Tokoh Monitor

KPK-Hukum

Bisnis-Entrepreneur

Internet-Social Media

Budaya-Sastra

Mancanegara

Olahraga

Gaya Hidup

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Ratu Kepemimpinan Perempuan

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Ratu Kepemimpinan Perempuan
Ratu Atut Chosiyah | TokohIndonesia.com | dok.pribadi

Dia perempuan pertama menjabat gubernur di Indonesia. Sejarah telah mencatat dan akan terus mencatat kiprah Gubernur (Plt) Provinsi Banten, Hj Ratu Atut Chosiyah, SE, ini sebagai ratu yang menginspirasi perempuan Indonesia menjadi pemimpin dalam arti sesungguhnya, tidak sekadar menyejajarkan diri dengan kaum pria. Dia pemimpin (perempuan) perkasa dari Banten.

Gubernur Provinsi Banten (2007-2012 dan 2012-2017)
Lihat Curriculum Vitae (CV) Ratu Atut Chosiyah

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Ratu Atut Chosiyah

QR Code Halaman Biografi Ratu Atut Chosiyah
Bio Lain
Click to view full article
MS Kaban
Click to view full article
Ronny Sianturi
Click to view full article
GKR Hemas
Click to view full article
Marko Mahin
Click to view full article
Muhammad Misrad
Click to view full article
Dwiki Darmawan
Click to view full article
Alwi Dahlan
BERITA TERBARU

Kata 'Ratu' yang mengawali nama Gubernur (Plt) Provinsi Banten ini, tampaknya tidak sekadar nama untuk disebutkan, tetapi sekaligus juga menjadi predikat yang mencitrakan kapasitasnya sebagai kepala pemerintahan di daerah hasil pemekaran Provinsi Jawa Barat itu. Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
kelahiran 16 Mei 1962 ini, tidak hanya menjadi 'Ratu' di jalur penghubung perdagangan Sumatera-Jawa itu, tetapi juga menjadi 'ratu' yang memelopori kepemimpinan kaum Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
sebagai gubernur di Indonesia.

Bagaimana tidak, dari sedikit Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
Indonesia yang berhasil menduduki jabatan strategis dalam pemerintahan Indonesia dewasa ini dan di masa lalu, Gubernur Provinsi Banten (2007-2012 dan 2012-2017)
Gubernur Provinsi Banten (2007-2012 dan 2012-2017)
Ratu Atut Chosiyah
menjadi satu-satunya perempuan di Indonesia yang pernah menduduki jabatan gubernur. Sebuah prestasi yang pantas diapresiasi. Dan yang tidak kalah pentingnya diapresiasi, putri pendekar banten ini ditakdirkan menjadi seorang ratu sekaligus ibu untuk membesarkan dan membina Provinsi Banten semenjak kelahirannya.

Tidaklah berlebihan menyebutkan bahwa nama atau predikat 'Ratu' sudah ditakdirkan untuk ia sandang. Kecocokan antara nama dengan predikat, bertautan pula dengan penampilannya yang cantik, anggun dan ramah. Keratuan perempuan yang bersuamikan Drs H Hikmat Tomet ini, selalu terlihat di mana pun ia berada. Ia selalu tidak lupa melemparkan senyum manisnya kepada setiap orang yang ditemuinya, kapan pun dan di mana pun.

Layaknya seorang ratu, perempuan dengan tinggi semampai ini selalu tampil segar. Itu berkat upayanya menjaga kesehatan dan kebugaran agar selalu tampil prima dan fresh dalam menjalankan tugas dan pelayanannya terhadap rakyat. Upaya ini meruapakan buah kesadaran dari perempuan 3 (tiga) anak ini akan kapasitasnya sebagai seorang pamong yang harus melayani rakyat dan berbagai kalangan, kapan pun ia dibutuhkan.

Memperhatikan perempuan berpenampilan bak artis modeling seperti Gubernur Provinsi Banten (2007-2012 dan 2012-2017)
Gubernur Provinsi Banten (2007-2012 dan 2012-2017)
Ratu Atut Chosiyah
, jurus akan muncul pertanyaan, bagaimana ia memimpin ribuan staf yang bekerja di Gubernuran Banten? Namun sejurus kemudian, pertanyaan itu akan segera terjawab sendiri, bahwa Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
pelestarian seni bela diri khas Banten ini, tidak berbeda dengan pemimpin sekelasnya. Ia harus menerapkan disiplin kerja, mendorong terbangunnya dedikasi dan loyalitas yang tinggi, serta memacu integritas setiap karyawan yang bekerja di Pemerintahan Provinsi Banten.

Walaupun berwajah cantik dan manis, Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
yang gemar berolahraga ini, tetap tidak dapat menyembunyikan citra kepamongannya yang berdedikasi dan berkarakter 'keras'. Di balik kulit wajahnya yang putih dan lembut, perempuan yang gemar berorganisasi ini, tetap saja menyembulkan imej dan keberadaanya sebagai figur pemimpin yang berwibawa.

Kata-kata yang meluncur dari bibirnya juga menunjukkan keberadaan perempuan kelahiran Ciomas Serang, Banten ini, sebagai 'ratu' yang harus berbicara apa adanya, polos, dan tidak dibuat-buat. Pola berbicara itu mengindikasikan bahwa perempuan berlatar belakang Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
itu, selalu mengedepankan sikap yang jujur dan tidak pandai 'mengolah' kata-kata, untuk mencari alasan atau pembenaran untuk sesuatu hal atau suatu kejadian tertentu.

Namun jangan lupa, dengan tatapan matanya yang tajam pada setiap orang yang menjadi lawan bicaranya, menunjukkan kewaspadaan yang tinggi dari perempuan Lihat Daftar Tokoh Politisi
Lihat Daftar Tokoh Politisi
politisi
Partai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Golkar
ini. Ia akan menyimak dan merespon kata demi kata yang diungkapkan lawan bicaranya dengan lembut, namun kelembutan itu tidak akan dengan mudah mengubah prisip-prinsip yang terbangun dalam pemikirannya.

Perempuan Perkasa dari Banten
Sejarah telah mencatat dan terus mencatat kiprah Gubernur Provinsi Banten (2007-2012 dan 2012-2017)
Gubernur Provinsi Banten (2007-2012 dan 2012-2017)
Ratu Atut Chosiyah
dalam memperjuangkan kepemimpinan perempuan dalam politik kekuasaan, tidak sekadar menyejajarkan kaumnya dengan kaum pria. Perempuan yang menempuh pendidikan menengah atasnya di SMA 12 Bandung ini, mampu menginspirasi dan terus menginspirasi kaum perempuan Indonesia di seluruh penjuru tanah air untuk berjuang mengembangkan diri dan tampil menjadi sosok perempuan yang berprestasi untuk membangun keluarga Indonesia, masyarakat, bangsa, dan negara tercinta.

Keberadaan Ratu Atut Chosiyah, baik sebagai Gubernur (Plt) Provinsi Banten, sebagai seorang ibu, dan sebagai perempuan Indonesia, banyak memberi pelajaran berharga, khususnya bagi kaum perempuan Indonesia. Sudah barang tentu tidak datang begitu saja dari langit, tetapi hasil dari sebuah perjuangan keras, dengan keringat, bahkan air mata.

Satu hal yang terpenting dan menjadi pelajaran berharga dari perjalanan hidup perempuan lulusan Akuntansi Perbankan ini adalah bahwa kaum perempuan di negeri ini masih harus terhalang dengan kodratnya jika ingin meraih jabatan publik strategis, seperti kepala daerah. Itu dialami sendiri oleh perempuan lulusan Akademi Akuntansi Perbankan ini, saat mengajukan pencalonan dirinya menjadi calon wakil gubernur (Cawagub) Banten tahun 2001 lalu untuk mendapingi H. Djoko Munandar sebagai calon gubernur (Cagub).

Pencalonan dirinya langsung diwarnai dengan pro kontra, saat beberapa ulama menolak kepemimpinan perempuan di provinsi yang saat itu baru saja dimekarkan. Alasan penolakan itu didasarkan pada kapasitas perempuan yang tidak boleh menjadi imam, sehingga tidak boleh menjadi kepala daerah atau wakil kepala daerah.

Tidak terukur betapa pedihnya hati Anggota Badan Koordinasi Pembentukan Provinsi Banten ini mendapat penolakan sebagian kecil masyarakat Banten saat itu. Ia sampai menitikkan air mata di tengah-tengah perenungan atas kodradnya. Ia terus bertanya dalam hati, apakah karena kodratnya sebagai seorang perempuan, harus menjadi alasan untuk tidak boleh menjadi memimpin? Sesaat, penolakan ini sempat membuat nyalinya ciut beberpa saat.

"Tetapi, tidak semua ulama atau pemimpin pesantren berpandangan demikian. Ada pemimpin pesantren yang sangat tradisional, bahkan mesjidnya diharamkan menggunakan pengeras suara, justru tidak menyetujui pandangan yang menolak kepemimpinan perempuan. Pemimpin pesantren ini juga mengutip salah satu ayat Al-Quran, yang menyatakan bahwa Islam tidak menolak kepemimpinan perempuan," tutur angggota Angkatan Muda Siliwangi Propinsi Banten ini.

Pandangan ulama yang terakhir ini, bak oase di tengah gurun bagi Ratu Atut Chosiyah. Tulang-tulangnya yang sempat lemas mendengar penolakan kepemimpinan perempuan, segera kokoh kembali. Nyalinya yang sempat ciut, segera berubah menjadi keberanian luar biasa untuk membuktikan dirinya berada di jalan yang benar.

Ternyata, waktu berpihak padanya. Mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadinda) Provinsi Banten ini berhasil menjadi Wakil Gubernur Provinsi Banten pertama di bawah kepemimpinan Gubernur H. Djoko Munandar, melalui sebuah proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berlangsung demokratis.

Disamping itu, dengan tutur sapanya yang lembut, namun tetap "perkasa" menyatakan kebenaran yang ada dalam hatinya, akhirnya mampu melembutkan hati orang-orang yang sebelumnya tidak setuju dengan kepemimpinan perempuan sebagai Wakil Gubernur Provinsi Banten. "Derajat seseorang, tidak ditentukan jenis kelamin laki-laki atau perempuan, tetapi amal ibadahnya."

Perjuangan keras perempuan yang menghabiskan masa kanak-kanaknya di Ciomas Banten ini, sesungguhnya sudah dimulai sejak masa mudanya. Tentu, sebagian besar perempuan Indonesia berharap Ratu Atut Chosiyah terus berkiprah mempelopori perjuangan emansipasi perempuan di tanah air. Kelak, sejarah akan menyebutnya "Perempuan Perkasa dari Banten".

Keperkasaan perempuan yang bersuamikan Drs. H. Hikmat Tomet ini, sebenarnya tidak hanya terlihat dari keberaniannya mencalonkan diri sebagai calon wakil Gubernur Banten tahun 2001 lalu. Mantan Anggota Gabungan Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
Seluruh Indonesia (Gapensi) Kabupten Serang ini, juga terlihat perkasa dalam menggeluti profesi sebagai Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
maupun dalam organisasi yang digelutinya.

Pelajaran lainnya yang bisa dipetik dari mantan anggota Gabungan Pengusaha Seluruh Indonesia (Gapensi) Kabupten Serang ini adalah keberaniannya yang luar biasa. Dapat dibayangkan, perempuan yang menyelesaikan pendidikan dasarnya pada tahun 1974 ini, sebenarnya tidak memiliki banyak pengalaman dengan birokrasi saat itu, bahkan tak satu pun diantara anggota keluarganya yang menjadi pegawai negeri. Akan tetapi, dengan gagah perkasa, ia tetap maju sebagai calon Wakil Gubernur Banten.

Disamping itu, perempuan yang menyelesaikan sekolah menengah pertamanya pada tahun 1977 ini, pasti mengetahui bahwa tidak akan mudah memimpin Provinsi Banten yang baru saja dimekarkan dari Provinsi Jawa Barat saat itu. Akan tetapi, Dewan Penasehat Asosiasi Kontraktor Air Indonesia (AKAIDO) Provinsi Banten ini percaya, dengan pengalaman entrepreneurnya yang sudah puluhan tahun dan pengalaman berorganisasi yang ditekuninya selama ini, ia berharap akan tetap mampu menjalankan tugasnya sebagai Wakil Gubernur di Provinsi Banten.

Keperkasaan 'Ratu' yang menyelesaikan pendidikan dasarnya di SD Negeri Gumulung, sesungguhnya telah terlihat sejak masih menjadi pengusaha. Ia dikenal sebagai seorang entrepreneur yang ulet dan berpendirian teguh. Sebagai seorang kontraktor, kinerja perempuan yang hijrah ke Bandung untuk menyelesaikan pendidikan menengah dan atasnya pada tahun 1975 ini, melebihi kontraktor laki-laki. Jika ada tawaran pekerjaan, baik milik pemerintah maupun swasta, perempuan yang menyelesaikan pendidikan menengahnya dari SMP Negeri 11 Bandung pada tahun 1977 tersebut, selalu berusaha dengan kerasnya untuk mendapatkan pekerjaan itu.

Lalu, bagaimana pemimpin perempuan penerima penghargaan Anugerah Citra Mendirikan sekolah wanita di Jepara dan Rembang
Mendirikan sekolah wanita di Jepara dan Rembang
Kartini
2003 ini memulai tugas-tugas birokrasinya, diantara minimnya pengalaman di bidang birokrasi? "Saya betul-betul belajar hingga satu tahun untuk mengetahui seluk beluk birokrasi. Saya harus membaca buku-buku tentang organisasi pemerintahan dan birokrasi.

Alhamdulillah, saya akhirnya benar-benar mengerti apa itu birokrasi dan apa yang harus saya lakukan dengan posisi saya," tegas Ketua Badan Narkotika Provinsi (BNP) Banten ini. Oleh karena itu, perempuan yang akrab dipanggil "Ibu Ratu" itu, tidak akan pernah menunjukkan mimik wajah yang kelelahan dalam melayani rakyatnya, walaupun sesungguhnya ia sangat kecapaian karena disibukkan pekerjaan. Kiranya sangat dapat dipahami bila waktu istirahat menjadi barang yang sangat 'mewah' bagi perempuan berputra dua, Andika Hazrumi dan Ananda Trianh Salichan serta berputri satu, Andiara Aprillia ini.

Maklum, kesibukannya menjadi sangat tinggi sejak ditinggal pergi oleh gubernur, yang sebelumnya mengomandoi pemerintahan Provinsi Banten. Kini, Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
pelestarian seni budaya Banten ini harus mengerjakan sendiri menejemen pemerintahan Provinsi Banten di tengah-tengah penyelenggaraan pembangunan yang berdenyut semakin kencang.

Dari Pengusaha Menjadi Pamong
Seusai menyelesaikan pendidikan tingginya, Ratu Atut Chosiyah mendirikan sebuah perusahaan miliknya sendiri. Ia berharap dapat mengikuti jajak ayahnya sebagai seorang entrepreneur yang tergolong sukses di Provinsi Banten. Dengan tangan lembutnya, Ratu Atut Chosiyah berhasil menakhodai perusahaannya, hingga menjadi sebuah perusahaan berkelas dan cukup dikenal di Provinsi Banten.

Keberhasilannya membangun perusahaannya dari titik nol, tidak terlepas dari tangan dinginnya dan tentu tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasinya yang tinggi untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses. e-ti/maruasas henry

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 21 Mei 2006  -  Pembaharuan terakhir 25 Feb 2012

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
Beri Komentar

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Sponsorship

Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

Sponsor Bronze
Sponsor Bronze: US$50
Sponsor Silver
Sponsor Silver: US$250
Sponsor Gold
Sponsor Gold: US$500


Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
 

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: