WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Sosok Pendiam tapi Lugas

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Sosok Pendiam tapi Lugas
Nashiruddin Daud | Tokohindonesia.com | repro

Ya Allah, mengapa ada manusia yang sekeji ini? Mengapa Tgk Nash yang selurus ini dibunuh dan dianiaya? Apa yang diharapkan dari orang yang tidak memiliki ambisi pada jabatan dan tidak gila harta, yang sampai akhir hayatnya hidup sangat sederhana ini...?"

Anggota DPR/MPR-RI, 1999
Lihat Curriculum Vitae (CV) Nashiruddin Daud

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Nashiruddin Daud

QR Code Halaman Biografi Nashiruddin Daud
Bio Lain
Click to view full article
Elly Risman Musa
Click to view full article
Achmad Zen Umar Purba
Click to view full article
Sutiyoso
Click to view full article
Bambang Kesowo
Click to view full article
Ratnawati Sutedjo
Click to view full article
Fridolin Ukur
Click to view full article
Ridwan Saidi

Ucapan yang berisi doa ini keluar dari mulut Tgk Muhammad Yus, ketua DPRD Pejuang dari Aceh
Pejuang dari Aceh
Aceh
yang juga ketua DPW Ketua Umum DPP PPP (1989-1994)
Ketua Umum DPP PPP (1989-1994)
PPP
ini, saat memberikan sambutan akhir pemakaman Tgk Nashiruddin Daud, hari Selasa (1/2/2000) siang. Barangkali, ucapan Abu Yus ini bisa sedikit memberi gambaran awal mengenai sosok Tgk Nash. Ulama dan Lihat Daftar Tokoh Politisi
Lihat Daftar Tokoh Politisi
politisi
Ketua Umum DPP PPP (1989-1994)
Ketua Umum DPP PPP (1989-1994)
PPP
kelahiran Manggeng, Pejuang dari Aceh
Pejuang dari Aceh
Aceh
Selatan, 31 Desember 1942 ini, di tengah keluarga maupun pergaulan hidupnya, memang dikenal sebagai orang yang lurus, jujur, tidak ambisius, pendiam, tetapi memiliki sikap keras dan serius dalam bekerja.

Tgk Nashiruddin, yang sering disapa dengan Abu Nash atau Tgk Nash, dalam kesehariannya tampil sangat sederhana dan terbilang bersahaja. Hidup sederhana sepertinya memang menjadi cita-cita hidup Tgk Nas. Buktinya, hingga akhir hayatnya ia masih tinggal di rumah sangat sederhana untuk ukuran tokoh sekaliber dia, di Jalan Puda No. 5, Banda-Pejuang dari Aceh
Pejuang dari Aceh
Aceh
. Sebagai dai laris yang jam terbangnya lumayan tinggi, belum lagi keterlibatannya di banyak organisasi, perusahaan dan Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
koperasi
, sebenarnya dia bisa memiliki banyak fulus di kantongnya. "Abu nggak punya banyak uang. Makanya saya ikut membantu membiayai keluarga dengan cara berjualan nasi gurih," ujar Rosniar.

TEMPO Interaktif yang berkesempatan mengunjungi rumahnya juga tidak melihat adanya perabotan yang memadai. Malah kursi tamu, kata Rosniar, sudah berkali-kali diperbaiki, dan diganti kainnya. Mantan anggota DPRD Banda Aceh di era 80-an yang suka naik becak ini, konon tidak memiliki mobil pribadi. Yang membanggakan, meskipun keluarga Tgk Nash tak punya uang, tetangga sebelah rumah tidak tahu. Hal itu bisa terjadi, selain karena memang begitulah pola yang diterapkan dalam keluarganya , juga karena sikap pendiam Tgk Nash. "Dia memang pendiam, sejak muda sudah begitu," papar Nyonya Rosniar, sang istri satu-satunya yang dinikahi Tgk Nash sejak 1971 dan telah memberinya 3 putra dan lima putri ini. Dan hal ini pula yang menyebabkan keluarganya tidak mengetahui, urusan apa yang ingin diselesaikan Tgk Nash di Medan, sampai ia memisahkan diri dari rombongan Tim Forka, pada hari keberangkatannya ke Jakarta.

Abdul Rauf , putra pertama Tgk Nash, menyebutkan, tidak ada yang istimewa dan tanda-tanda aneh yang diperlihatkan ayahnya menjelang keberangkatan ke Jakarta pada Minggu (23/1), -- yang merupakan keberangkatan terakhir dan tak akan pernah kembali lagi. "Dia hanya tertawa-tawa, memberi nasehat, dan meminta agar saya segera menyelesaikan kuliah," kata mahasiswa angkatan 1992 Teknik Elelektro Universitas Iskandar Muda yang juga Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
Koalisi Aksi Reformasi Mahasiswa Aceh (KARMA) itu. Yang menjumpai tanda-tanda aneh, hanyalah Nyonya Rosniar. Misalnya, ketika dia mengelap kaca meja tamu rumahnya, tanpa sentuhan benda keras kaca meja itu pecah sendiri.

Tgk Nashiruddin telah mengabdikan ilmu yang didapatnya di pesantren dan aliyah pada pendidikan politik dan penyiaran Islam. Sepanjang hidupnya, dia sangat banyak menghabiskan waktunya untuk pengajian dan berkiprah di organisasi Islam. Selama 27 tahun, dia mengabdi di mesjid Baitul 'Alam sebagai imam shalat dan guru ngaji, hingga nasib membawanya ke Senayan dan hidupnya berakhir dengan tragis. Kepada TEMPO Interaktif dia pernah berkata, "Saya terpilih berangkat ke Jakarta bukan karena kepintaran, pengaruh ataupun harta, melainkan karena nasib. Rakyat memilih saya dan saya harus bersungguh-sungguh memperjuangkan mereka." Yang membuat kebanyakan rakyat di Aceh kecewa dengan apa yang terjadi padanya adalah, bukan saja karena dia dibunuh secara keji, tetapi juga karena rakyat belum melihat hasil perjuangannya. Meskipun tentu saja rakyat Aceh telah memiliki catatan khusus, bahwa Tgk Nashiruddin Daud sudah memperjuangkan nasib rakyat dan Tanah Aceh yang dicintainya. TI, Tempo Interaktif

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 20 May 2002  -  Pembaharuan terakhir 28 Feb 2012
Keibuan Si Burung Camar Matang Di Dunia Perbankan

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Kontradiksi Radikal yang Memotori Kesuksesan di Pabrikan Terbaik Dunia.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: