WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Penantang Akbar Paling Lantang

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Penantang Akbar Paling Lantang
Tokohindonesia.com | Marwah Daud Ibrahim | thejakartapost

Ia memang penentang Akbar Tandjung yang cukup lantang. Sosoknya di DPR memang tidak lepas dari kelompok dia berkumpul, Iramasuka. Sebuah kelompok yang menglaim perwakilan dari Indonesia bagian Timur. Otomatis ia berada satu blok dengan BJ Habibie, mantan presiden yang pernah merasa dikhianati Akbar.

Anggota DPR/MPR RI
Lihat Curriculum Vitae (CV) Marwah Daud Ibrahim

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Marwah Daud Ibrahim

QR Code Halaman Biografi Marwah Daud Ibrahim
Bio Lain
Click to view full article
Eniya Listiani Dewi
Click to view full article
Zuhairi Misrawi
Click to view full article
Susilo Bambang Yudhoyono
Click to view full article
Julius Kardinal
Click to view full article
Hadi Poernomo
Click to view full article
Anies Baswedan
Click to view full article
Urip Santoso
BERITA TERBARU

Perempuan ini mengawali hidupnya di pedalaman Soppeng, sebuah kecamatan di wilayah Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653
Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653
Sulawesi Selatan
, sekitar 200 kilometer Utara kota Makasar. Begitu terpencilnya, maka ia terbiasa belajar dengan nyala lampu teplok. Bahkan mengangkat batu dan pasir sebelum berangkat sekolah, dan ikut ke sawah untuk bercocok tanam.

Anak kedua dari enam bersudara hasil perkawinan Muhammad Daud (almarhum), dengan Siti Rahman Indang ini dikenal rajin membaca. Maklum, ayahnya guru SD. Lahir dalam naungan rasi Scorpio, tepatnya 8 Nopember 1956.

Kecerdasannya dikenal sejak SD. Ia tak sampai kelas enam, karena begitu menginjak kelas lima ia ikut ujian akhir, dan lulus sebagai juara. Marwah muda kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Pacongkang, dan lulus 1970. Selanjutnya ia menginjakkan kakinya ke SPG Negeri Soppeng, Namun di kelas dua dia pindah ke SPG Negeri I Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653
Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653
Ujung Pandang
, lulus tahun 1973.

Era inilah ia mulai menapakkan kakinya ke jenjang yang lebih jauh, entah disadari atau tidak. Di tahun 1974 untuk pertamakalinya dia berkunjung ke Jakarta dan masuk Istana Negara atas undangan Kepala Negara. Ia terpilih sebagai pelajar teladan se Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653
Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653
Sulawesi Selatan
.

Ia banting setir, tidak lagi tergiur mengikuti ayahnya yang menjadi guru. Ia melanjutkan ke Fakultas Ilmu Sosial Politik Jurusan Komunikasi Universitas Hasanudin yang dirampungkannya tahun 1981. Seperti déjà vu, ia kembali terpilih sebagai mahasiswa teladan se Sulawesi dan mengantarnya ke forum nasional di Jakarta, bertemu kepala negara bersama para teladan se Indonesia. Saat itu juga dia sudah mulai terkenal sebagai seorang Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
is di kampusnya.

Prestasinya belum berhenti. Ia terbang ke Amerika untuk meraih master di American University, Washington DC, Amerika Serikat, jurusan Komunikasi Internasional, tahun 1982. Tentu saja dengan bea siswa. Namun, sebelumnya ia menikah dulu dengan Ibrahim Tadju, rekan sesama Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
semasa kuliah di Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653
Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653
Ujung Pandang
. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai tiga anak, yakni Dian Furqani Ibrahim, Akmal Firdaus Ibrahim dan Bardan Raihan Ibrahim. Di Amerika ia pun mengisi waktunya dengan bekerja sebagai asisten peneliti Unesco, dan Bank Dunia.

Tampaknya ia memang berjodoh dengan Amerika, begitu menggondol master, ia bekerja di BPPT. Habibie, ketua BPPT saat itu, memberinya beasiswa ke Amerika lagi. Di universitas yang sama, ia mengambil Komunikasi Internasional bidang satelit. Ia akhrirnya menyandang gelar doktor di tahun 1989 sebagai lulusan terbaik yang di Amerika Serikat dikenal dengan sebutan Distinction.

Ia kembali tentu saja dengan kemantapan. Doktor di tangan dan Habibie di depan. Tak urung ia terlibat dalam beberapa organisasi seperti Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
ICMI
(Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia
). Saat ini ia menjabat sebagai Sekretaris Umum Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
ICMI
. Selain itu, tentu saja ia aktif di Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Golkar
, partai yang membawanya ke gedung parlemen yang sejuk. Polah tingkahnya di dunia politik mulai dilirik ketika Sidang Umum MPR 1998. Waktu itu ia digunjingkan akan meraih kursi di Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Kabinet Pembangunan
IV. Kecakapannya tidak diragukan, ia telah melewati tiga kali masa jabatan DPR. Namun ia gagal.

Kedekatannya dengan Habibie bisa dimaklumi. Catatan hidupnya telah menggariskannya untuk seiring dengan mantan Presiden yang sekarang bermukim di Jerman ini.

Sedangkan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Akbar Tandjung
, Ketua Umum Partai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Golkar
, tidaklah memiliki catatan yang bagus di mata Habibie. Ia dituding sebagai biang kerok kegagalan Habibie meraih kursi presiden. Saat itu, Akbar bergerilya dan justru menggandeng Poros Tengah. Maka, bisa ditebak sikap Marwah terhadap Akbar. Anggoro Gunawan-Tempo News Room

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 25 Jan 2003  -  Pembaharuan terakhir 28 Feb 2012
Bapak Komik Indonesia Menjadi Bidadari

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi

Buku Pilihan

thumb

Dalam buku ini, Mien R. Uno memaparkan kiat-kiat awet mudanya, yang menurutnya bukanlah hal yang istimewa dan perlu dirahasiakan bahkan banyak dari kiat-kiat tersebut telah kita ketahui, hanya saja kita mengabaikannya seperti selalu bersyukur, berpikir positif, dan menjaga kesehatan.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: