WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Penyanyi Bersuara Jernih

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Penyanyi Bersuara Jernih
Utha Likumahuwa | TokohIndonesia.com | inilah.com

Penyanyi yang terkenal dengan tembang hits Puncak Asmara ini termasuk salah satu musisi Indonesia yang cukup disegani. Setelah lama malang-melintang di dunia hiburan, menjelang akhir hidupnya, pria berdarah Ambon ini lebih banyak aktif dalam kegiatan rohani.

Penyanyi
Lihat Curriculum Vitae (CV) Utha Likumahuwa

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Utha Likumahuwa

QR Code Halaman Biografi Utha Likumahuwa
Bio Lain
Click to view full article
Itang Yunasz
Click to view full article
Sigit Sukasman
Click to view full article
Irene Sukandar
Click to view full article
Yusril Ihza Mahendra
Click to view full article
Mangapul Sagala
Click to view full article
Amos Palu
Click to view full article
Haeny RR Widyastuti

Era tahun 80 hingga 90-an, industri musik Indonesia tengah diramaikan dengan lagu-lagu pop manis. Di masa itulah, sosok Utha Likumahuwa mulai dikenal luas sebagai salah satu Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
berbakat di samping nama-nama besar lainnya seperti Harvey Malaiholo, Vina Panduwinata, Trie Utami dan masih banyak lagi. Di masa jayanya, Utha tergolong sebagai Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
yang cukup produktif dan rajin mengeluarkan album.

Utha Likumahuwa berkiprah sejak awal tahun 80-an dengan merilis sejumlah album bergenre pop. Diawali pada tahun 1982, Utha meluncurkan album perdananya yang diberi judul Nada dan Apresiasi. Masih di tahun 1982, ia kembali meramaikan blantika musik Indonesia dengan lantunan merdu suaranya yang terekam dalam album bertitel Dengarlah Suara Kami. Setahun kemudian, ia kembali hadir menyapa para penggemarnya lewat album Bersatu Dalam Damai.

Pada 1985, ia merilis album bertajuk Aku Pasti Datang, yang kemudian disusul dengan album Aku Tetap Cinta pada tahun berikutnya. Tahun 1987, Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
bernama lengkap Doa Putra Ebal Johan Likumahuwa ini kembali hadir dengan album terbarunya yang diberi judul Dansa Suka-Suka. Meski sudah merilis beberapa album, nama Utha Likumahuwa di dunia olah vokal baru benar-benar meroket di tahun 1988 saat merilis album Puncak Asmara. Lagu dengan judul sama yang menjadi tembang andalan dalam album tersebut bahkan masih dikenang dan kerap dibawakan para juniornya hingga saat ini.

Setelah kesuksesan album tersebut, sebagaimana kebanyakan rekan-rekannya, Utha, pria kelahiran Ambon, 1 Agustus 1955 ini kerap wara-wiri mengikuti berbagai festival tarik suara. Bahkan tak jarang ia berhasil mencapai prestasi bergengsi. Tahun 1989, adik kandung musisi Lihat Daftar Tokoh Jazz
Lihat Daftar Tokoh Jazz
jazz
Musisi Jazz
Musisi Jazz
Benny Likumahuwa
ini berhasil menyabet Penampilan Terbaik Kedua pada ASEAN Pop Song Festival 1989 di Manila. Ketika itu Utha membawakan lagu Sesaat Kau Hadir karya cipta Budi Bachtiar dan Aldino. Lagu tersebut bahkan terpilih menjadi lagu terbaik pertama di festival tersebut. Belakangan, penyanyi asal Filipina bernama Ronnie Liang membawakan kembali lagu tersebut dengan judul Gusto Kita.

Di tahun yang sama, Utha keluar sebagai runner-up Asia Pacific Singing Contest di Hongkong. Setahun kemudian, suami dari Deby Farida ini menempati posisi kedua dalam Asia Pacific Broadcasting Union/ABU Golden Kite World Song Festival di Kuala Lumpur, Malaysia. Saat itu, ia berduet dengan Trie Utami membawakan lagu Mungkinkah Terjadi karya cipta Jorgy Thito. Dalam ajang Asian Song Festival ke-6 yang digelar di Filipina, Utha berhasil keluar sebagai jawara bersama musisi Pendiri Elfas Singer, Komponis
Pendiri Elfas Singer, Komponis
Elfa Secioria
.

Tahun 1990, setelah dua tahun tak menelurkan album rekaman, Utha merilis karya terbarunya yang diberi judul Untuk Apa Lagi. Kemudian, pada 1991, ia merilis sebuah album berjudul Masih Ada Waktu. Selang setahun, ayah dua anak itu meluncurkan album solonya yang kesepuluh dengan judul Classic. Di tahun 1996, Utha merilis Tak Sanggup Lagi yang merupakan album solo terakhirnya.

Setelah itu, entah merasa terpinggirkan dengan kehadiran para musisi muda yang mulai banyak bermunculan atau alasan lain, Utha perlahan mulai mengurangi aktivitasnya di dunia musik. Paman dari drummer muda, Barry Likumahuwa ini memilih untuk lebih banyak bergiat dalam kegiatan rohani.

Meski sudah merilis beberapa album, nama Utha Likumahuwa di dunia olah vokal baru benar-benar meroket di tahun 1988 saat merilis album Puncak Asmara. Lagu dengan judul sama yang menjadi tembang andalan dalam album tersebut bahkan masih dikenang dan kerap dibawakan para juniornya hingga saat ini.

Penyanyi religius ini juga memiliki kepedulian terhadap sesama yang cukup tinggi. Pada 21 Juni 2006, musibah gempa yang terjadi di Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
dan Jawa Tengah mendorong Utha dan sejumlah musisi lainnya mengadakan konser di Kediri, Jawa Timur, untuk menggalang dana guna meringankan beban para korban.

Lama tak terdengar kabarnya, pada bulan Juni 2011, Utha mendadak muncul di berbagai media yang memberitakan musibah yang menimpanya saat berkunjung ke rumah saudaranya di Pekanbaru. Ia mendadak terkena serangan stroke dan berdasarkan diagnosa dokter, otaknya mengalami penyumbatan pembuluh darah. Setelah serangan tersebut, tubuh bagian kanan Utha tidak berfungsi alias lumpuh. Belakangan, setelah menjalani pemeriksaan, Utha juga diketahui mengidap diabetes dan gangguan jantung. Menurut putra bungsunya, Abraham Likumahuwa, sebelum ayahnya diserang stroke, penyakit diabetes memang sudah lama bersarang di tubuhnya. Meski sakit, sang ayah tidak pernah mengeluh dan selalu berkeinginan keras tidak mau menyusahkan orang lain.

Utha kemudian mendapat banyak perhatian dari berbagai kalangan, mulai dari musisi, Lihat Daftar Wartawan
Lihat Daftar Wartawan
wartawan
, hingga Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
. Bahkan pada 25 Agustus 2011, Utha dibesuk Lihat Daftar Tokoh Politisi
Lihat Daftar Tokoh Politisi
politisi
dari Partai Demokrat yakni Ketua Umum Partai Demokrat (2010-2013)
Ketua Umum Partai Demokrat (2010-2013)
Anas Urbaningrum
, Ramadhan Pohan, Tere yang menyempatkan diri untuk memberikan dorongan moril pada penyanyi bersuara jernih ini. Anas, Ketua Umum Partai Demokrat periode 2010-2015 yang mengaku fans berat Utha Likumahuwa bahkan mengajak idolanya yang tengah terbaring lemah untuk berduet membawakan lagu Puncak Asmara.

Sebelumnya pada 24 Agustus 2011, sejumlah musisi menggelar malam penggalangan dana untuk pengobatan Utha. Bertempat di Cafe Bloeming, FX Plaza, Jakarta Selatan, para musisi seangkatan Utha yaitu, Oddie Agam, Adjie Soetama, Mus Mujiono, Memes dan Rida 'RSD' ikut terlibat dalam acara tersebut. Mereka tampil membawakan beberapa tembang lawas, seperti Logika, Puncak Asmara, dan Terlanjur Sayang.

Tak ketinggalan, penyanyi Tompi dan Glenn Fredly juga turut menyumbangkan suaranya malam itu. Pada layar yang sudah tersedia, diputar video Utha Likumahuwa ketika bernyanyi dalam konser Twillite Orchestra yang digelar di Opera House, Sydney Australia. Pada konser yang digelar tahun 2009 itu, Utha menyanyikan lagu Indonesia Pusaka dengan iringan Twilite Orchestra pimpinan Konduktor, komposer, dan produser
Konduktor, komposer, dan produser
Addie MS
. Uang belasan juta rupiah berhasil terkumpul dalam acara penggalangan dana tersebut.

Sayangnya, meski mendapat perhatian banyak pihak, perjuangan kakek empat cucu ini akhirnya harus berakhir pada Selasa, 13 September 2011 di Rumah Sakit Istri Presiden I RI (Ir. Soekarno)
Istri Presiden I RI (Ir. Soekarno)
Fatmawati
, Jakarta Selatan. Lima hari sebelum menghembuskan nafas terakhir, tepatnya pada 8 September, Utha sempat menjalani operasi otak. Kondisinya bahkan sempat membaik, namun sayang, Tuhan berkehendak lain. Pelantun hits Tersiksa Lagi ini akhirnya meninggal sekitar pukul 13.10 dalam usia 56 tahun.

Keesokan harinya, setelah ibadah pelepasan di rumah duka di bilangan Villa Mutiara, jenazah ayah dari Inne dan Abraham ini dikebumikan di TPU Cipaku, Bogor, Jawa Barat. Kepada sang istri, sebelum meninggal dunia, di tengah sakitnya, Utha sempat melontarkan keinginannya untuk mengadakan konser tunggal dan kembali merilis album.

Sejumlah musisi pun berbondong-bondong demi memberikan penghormatan untuk terakhir kalinya pada Utha. Dari sejumlah orang yang datang melayat ke rumah duka, tampak musisi Lihat Daftar Tokoh Jazz
Lihat Daftar Tokoh Jazz
jazz
Musisi Jazz, pengarang lagu, produser musik
Musisi Jazz, pengarang lagu, produser musik
Indra Lesmana
. Adik kandung sutradara Produser dan sutradara film
Produser dan sutradara film
Mira Lesmana
ini mengenang lagu-lagu milik Utha sebagai karya abadi yang masih sering diperdengarkan hingga saat ini. Selain itu, Indra yang mengenang sosok Utha, pribadi yang baik hati, dan tak banyak bicara itu, sebagai penyanyi berkualitas dan memiliki ciri khas.

Kebaikan hati Utha semasa hidup, mendorong para sahabat dan musisi untuk menggelar acara penggalangan dana guna membantu keluarga Utha yang digelar pada 30 September 2011. Acara bertajuk A Tribute to Likumahuwa itu dihadiri para musisi lawas, seperti penyanyi Vonny Sumlang yang pernah berduet dengan Utha dalam lagu Ingin Jumpa. Vonny mengaku sangat kehilangan sosok sahabatnya tersebut. Di matanya, Utha adalah sosok penyanyi yang profesional, disiplin, dan mudah bergaul. muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 17 Feb 2012  -  Pembaharuan terakhir 18 Feb 2012
Kemudi Sosial Guru Bangsa Mengobati Si Bongkok Dengan Hati

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Buku ini dirancang khusus sebagai panduan perjalanan praktis bagi wisatawan yang baru pertama kali ke Singapura.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: