WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Penyambung Lidah Rakyat Papua

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Penyambung Lidah Rakyat Papua
Lukas Karl Degey | TI | Rpr

Anggota Fraksi PDI-P DPR-RI yang vokal menyuarakan aspirasi rakyat Papua, Lukas Karl Degey meninggal dunia di rumah sakit St Carolus, Jakarta, Minggu 24/8/03 sekitar pukul 17.15 WIB, akibat komplikasi penyakit radang perut dan gula. Wakil yang selama ini benar-benar telah menjadi penyambung lidah rakyat Papua dengan pusat itu disemayamkan di rumah duka komplek perumahan DPR Kalibata Jakarta.

Anggota DPR-RI
Lihat Curriculum Vitae (CV) Lukas Karl Degey

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Lukas Karl Degey

QR Code Halaman Biografi Lukas Karl Degey
Bio Lain
Click to view full article
Teuku Nyak Arif
Click to view full article
Ariffi Nawawi
Click to view full article
Syaiful Rizal
Click to view full article
Nurdin Halid
Click to view full article
Gunawan Pranoto
Click to view full article
KH Zaenal Mustofa
Click to view full article
Chusnul Mariyah

Lukas Karl Degey meninggalkan seorang istri Maryeta Apubiyau dan tiga anak masing-masing Theodurus Degey Putra, Antonius Degey Putra dan Maria Noverta Degey Putri. Kebaktian diadakan di rumah duka Senin malam ini. Jenazahnya diterbangkan ke Jayapura Selasa 26/8/03 sore untuk selanjutnya dimakamkan di daerah asalnya itu. Sebelumnya jenazah wakil rakyat itu disemayamkan di gedung DPR Senayan Jakarta, Selasa siang untuk mendapat penghormatan terakhir.

Beberapa tokoh PDI-P datang melayat jenaza Ketua DPP PDI-P itu, di antaranya Ketua MPR (2009-2014)
Ketua MPR (2009-2014)
Taufiq Kiemas
, Soetardjo Soerjogoeritno, Roy BB Janis, Menko Ekonomi RI, 1999-2000
Menko Ekonomi RI, 1999-2000
Kwik Kian Gie
, Sukowaluyo Mintorahardjo dan Cyprianus Aoer, Jacob Nuwa Wea dan Panda Nababan.

Pria jebolan IKIP Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
ini, merupakan wakil rakyat dari Kabupaten Mimika Papua, anggota Komisi III yang membidangi masalah pertanian, pangan dan kehutanan. Sebelumnya ia aktif di Komisi V yang membidangi BUMN.

Sebelum menjadi anggota DPR ia pernah menjadi guru SD di Wamena Kabupaten Jayawijaya (1975-1976), dosen di IPI dan Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Fajar Timur di Abepura Jayapura (1987-1998). Sebagaimana ditulis Suara Pembaruan (25/8/03), ia juga dikenal sebagai putra Papua yang mendorong generasi Provinsi paling Timur Indonesia itu untuk terjun ke dunia jurnalistik. Dia pernah menjadi koresponden Kompas, kontributor The Jakarta Post dan Pemimpin Perusahaan dan Lihat Daftar Wartawan
Lihat Daftar Wartawan
wartawan
Tifa Irian di Jayapura.

Semasa mahasiswa ia aktif di Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
(1982-1984). Sejak masih kuliah di Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
, ia telah aktif di PDI. Maka, ketika pulang ke Papua, ia menjadi Wakil Ketua Dewan Pimpina Daerah (DPD) PDI-P Papua (1988-1996) dan menjadi Sekretaris DPD tahun 1996. Lalu dalam kongres PDI-P di Semarang, April 2000, Lukas terpilih sebagai Ketua DPP PDI-P (2000-2005) dan ditugasi menangani masalah sumber daya alam, pekerjaan umum dan lingkungan hidup.

Selama di DPR ia benar-benar sebagai wakil rakyat yang konsisten dengan hati nuraninya membela aspirasi rakyat khususnya dari Papua yang diwakilinya. e-ti

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 25 Aug 2003  -  Pembaharuan terakhir 28 Feb 2012
Tokoh Pembauran Bangsa Hits Maker Musik Indonesia

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Ahok-Djarot

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Novel tentang kisah detektif yang berusaha mengungkap kematian sembilan orang klien pengacara yang mengidap gangguan obsesif-kompulsif dan sangat terobsesi dengan kerapian. Kisah cinta sang detektif dengan sekretaris pengacara itu menjadi romantika yang menghias novel ini.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: