WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Pendidik Manajemen Industri

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pendidik Manajemen Industri
e-ti | tokohindonesia.com-sub

Sosoknya merupakan gabungan tipikal insinyur, pendidik dan konsultan, sekaligus aktivis Muhammadiyah yang banyak menggeluti bidang pendidikan. Sebagai seorang ahli manajemen industri, ia mempunyai pemikiran yang khas, sekaligus kritis tentang masa depan industri dan perekonomian nasional.

Guru Besar di STIE Ahmad Dahlan
Lihat Curriculum Vitae (CV) Koesmawan

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Koesmawan

QR Code Halaman Biografi Koesmawan
Bio Lain
Click to view full article
MS Hidayat
Click to view full article
Jakob Tobing
Click to view full article
TB Simatupang
Click to view full article
Gunawan Pranoto
Click to view full article
Andreas Hugo Pareira
Click to view full article
Tumpak Hs Simanullang
Click to view full article
Baharuddin Lopa

Industri apa pun yang dibangun di Indonesia, kata Prof. Dr. Ir. Koesmawan, M.Sc, MBA, DBA, Ketua Program Pasca Sarjana Magister Manajemen Universitas Pendiri Muhammadiyah 1912
Pendiri Muhammadiyah 1912
Muhammadiyah
HAMKA, Jakarta, pengembangannya harus berbasiskan iman dan taqwa serta didasari dengan nilai-nilai moral keagamaan yang tinggi.

Koesmawan, yang juga Ketua STIE Achmad Dahlan, Jakarta menilai masih sangat lebih penting menekankan hal itu daripada mengejar keuntungan uang semata, supaya industri nasional bisa berhasil menjangkau hajat hidup orang banyak.

Koesmawan mempunyai alasan sangat kuat mengapa niat awal setiap pembangunan industri harus didasari dengan nilai-nilai moral. Yakni, agar setiap industri bisa bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia secara mendasar.

Ia memaparkan pula hasil pengamatannya, saat ini sedang berlangsung gejala deindustrialisasi. Gejala itu terlihat sangat nyata dengan menurunnya jumlah produk ekspor Indonesia, meningkatnya angka pengangguran, dan semakin terjepitnya sektor industri sebagai dampak buruk kelangkaan dan kenaikan harga BBM.

Tiga penyebab munculnya gejala deindustrialisasi, yakni krisis ekonomi yang berkelanjutan sejak tahun 1997, kepercayaan investor yang menurun kepada pemerintah, serta ketidakpastian penegakan hukum membuat investor bingung ketika hendak berinvestasi.

Hidup Bersahaja
Pria bersahaja kelahiran Garut, 14 Juli 1952 yang selalu menampakkan wajah ramah dan murah senyum kepada setiap lawan bicaranya, sudah menuangkan gagasan terbarunya tentang masa depan industrialisasi nasional tersebut saat dikukuhkan sebagai guru besar, di Sekolah Tinggi Ekonomi (STIE) Pendiri Muhammadiyah 1912
Pendiri Muhammadiyah 1912
Ahmad Dahlan
, Jakarta, pada 20 Maret 2004 silam.

Ketika itu Koesmawan mengajukan orasi yang sama sekali bernilai baru, dan justru sangat dibutuhkan saat ini, yakni "Industrialisasi Dalam Keseimbangan dan Kesinambungan Masa Depan Bangsa Berlandaskan Iman dan Taqwa".

Koesmawan memang sudah lama dikenal sebagai pakar sekaligus pengajar di bidang ilmu manajemen industri. Pengukuhannya sebagai guru besar menjadi pengabsahnya secara akademis, yang membuatnya berhak menyandang gelar professor. Sejak itu pula para sejawat memanggilnya dengan sapaan baru, "Pak Prof".

Koesmawan, yang juga dikenal sebagai sosok pemikir yang selalu optimis termasuk dalam memandang persoalan masa depan bangsa, menjalani keseharian hidupnya dengan penuh kesederhanaan. Malah ia terkesan begitu santai.

Ayah lima orang anak sekaligus kakek dua orang cucu, ini tak perlu merasa risau manakala tinggal seorang diri di Jakarta, sementara keluarga menetap di Bandung. Istrinya, Dra Ellya Merliana, MM sehari-hari berkarir sebagai dosen di Universitas Pasundan (Unpas), Bandung.

"Tadinya, saya berpikir bahwa hanya saya sajalah yang jauh-jauh bolak balik Jakarta-Bandung. Namun, ternyata masih ada yang lebih jauh dari saya," kata Koesmawan.

Perjalanan karier Koesmawan tergolong unik. Menyandang gelar insinyur, ia seorang sarjana teknik industri lulusan ITB Bandung tahun 1976, sekaligus pegawai negeri sipil (PNS) yang sudah bekerja sebagai Asisten Konsep Teknologi ITB tahun 1974-1976. Dari ITB pula ia menyelesaikan S-2 tahun 1987, meraih gelar M.Sc pada Bidang Magister Teknik dan Manajemen Industri.

Dua gelar lain S-2, MBA Bidang Industrialisasi (tahun 1987) dan DBA Bidang Internasional Pendiri dan Presiden MarkPlus Inc
Pendiri dan Presiden MarkPlus Inc
marketing
(tahun 1996), ia raih dari kampus sama Maastricht School of Management, Belanda. Gelar doktor ia raih tahun 1996, pada Bidang Manajemen Alih Teknologi, Fakultas Manajemen Universitas Twente, juga di Negeri Belanda.

Koesmawan pernah mengajar di beberapa perguruan tinggi swasta, seperti di Universitas Trisakti (Usakti), Jakarta. Ia juga pernah bekerja sebagai Tenaga Lepas Peneliti di BPPT (1979-1980), dan sebagai konsultan di beberapa perusahaan konsultan swasta. Koesmawan adalah anggota sejumlah organisasi profesi di dalam dan luar negeri.

Sebagai PNS, dalam jabatan struktural ia lebih banyak mengurusi perguruan tinggi swasta, di Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah III yang mencakup DKI Jakarta.

Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
Pendidikan
Karena memiliki latarbelakang Pendiri Muhammadiyah 1912
Pendiri Muhammadiyah 1912
Muhammadiyah
ia merasa sangat senang tatkala Kopertis mempekerjakannya pada STIE Pendiri Muhammadiyah 1912
Pendiri Muhammadiyah 1912
Ahmad Dahlan
, Jakarta. Sejak tahun 1999 Koesmawan adalah Ketua STIE Pendiri Muhammadiyah 1912
Pendiri Muhammadiyah 1912
Ahmad Dahlan
.

Di lingkungan Pendiri Muhammadiyah 1912
Pendiri Muhammadiyah 1912
Muhammadiyah
Koesmawan aktif sebagai Ketua Korps Mubaligh Muhammadiyah Jakarta, dan Ketua Lembaga Pengembangan Teknik Profesi di Perserikatan Muhammadiyah.

Sebagai Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
pendidikan, dia sangat bangga sekali manakala dipercaya mengabdi secara lebih luas di setiap lembaga pendidikan milik Muhammadiyah. Baginya, pengabdian adalah ibadah dan jabatan adalah amanah yang harus dijaga sebaik-baiknya.

Ia memang sudah sangat mumpuni sebagai pengajar sekaligus pimpinan. Maka itulah, Koesmawan sudah bertekad bulat di manapun kelak dipercayakan mengabdi ia ingin menghasilkan lulusan-lulusan mahasiswa yang bermutu yang mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya.

Ia mencontohkan salah satu kampus pengabdiannya, Universitas Muhammadiyah HAMKA (UHAMKA). "Kalau bisa UHAMKA akan dijadikan sebagai pelopor peningkatan mutu ini."

Untuk menjadikan UHAMKA pelopor jelas dibutuhkan dukungan, kerja keras, komitmen, dan kebersamaan di semua elemen lingkungan kampus. Karena kualitas lulusan sebuah perguruan tinggi tak melulu hanya didasarkan pada prestasi akademik semata, melainkan bagaimana para lulusan mampu mengembangkan segala potensi diri termasuk di bidang seni budaya.

Ujung tombak peningkatan mutu pendidikan terletak pada dosen. Supaya dosen mengajar dengan baik dan tenang harus dipikirkan bagaimana menghargai mereka, dengan memberikan kepastian jenjang karir berikut kesejahteraan yang cukup yang mampu menjamin kehidupan masa depan mereka.

Demikian pula dengan pengelolaan administrasi keuangan, kata Koesmawan harus handal, profesional, rasional, responsibel dan akuntabel. Semua harus tertata dengan baik.

Kalau dosen berprestasi mahasiswa berkualitas maka pastilah perguruan tinggi bermutu akan dicari-cari oleh setiap calon mahasiswa baru tiap tahunnya. Koesmawan mengukur, sebuah kampus bermutu akan semakin bernilai tinggi dan bergengsi manakala pada setiap tahun ajaran baru jumlah peminat mahasiswa lebih tinggi dari daya tampung yang tersedia.

Unggul, Maju dan Berdaya Saing
Untuk menjadikan UHAMKA sebagai pelopor peningkatan mutu pendidikan, Koesmawan mempunyai obsesi membangun lulusan UHAMKA yang unggul, maju, dan terpandang serta memiliki daya saing yang tinggi dalam kecerdasan spiritual dan emosional secara harmonis.

Karena itu setiap lulusan UHAMKA harus diarahkan menjadi manajer yang prospektif, atau akuntan yang handal, atau entrepreneur yang profesional, atau menjadi dosen perguruan tinggi yang bermutu.

Koesmawan ingin mahasiswa UHAMKA mampu menjadi pemenang di setiap perlombaan, khususnya yang berbau ilmiah seperti lomba karya ilmiah, atau penelitian ilmiah, namun tanpa melupakan perlombaan penting lainnya seperti olahraga dan seni budaya.

Sebagai insinyur Koesmawan tak lupa agar UHAMKA turut mempelopori pengembangan ilmu-ilmu eksakta. Keinginan kuat itu didorong oleh keprihatinan Koesmawan, menyaksikan gejala menurunnya minat siswa SMA memasuki jalur eksakta.

Malahan, di berbagai perguruan tinggi beberapa jurusan eksakta yang baru dibuka sudah harus segera ditutup kembali karena sepi peminat. Termasuk di almaternya sendiri, ITB Bandung, Koesmawan terbiasa menyaksikan lebih banyak jumlah pengajar daripada mahasiswa.

Padahal peluang lulusan jurusan ekasakta jauh lebih terbuka untuk berkembang. Di UHAMKA pendidikan teknologi perlu dikembangkan dengan cepat untuk mengejar keseimbangan jumlah lulusan eksakta dan non eksakta.

Bagi Koesmawan, tak ada yang lebih baik untuk diwariskan kepada generasi muda yang akan datang kecuali ilmu pengetahun yang berguna. "Boleh saat ini kita terpuruk dan krisis, tetapi sepuluh atau duapuluh tahun mendatang kita harus mempunyai generasi baru yang tangguh," ujar Koesmawan. e-ti/sub

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 23 Sep 2005  -  Pembaharuan terakhir 25 Feb 2012
Ahli Gempa Dari Al Zaytun Pulang Membangun Kampung

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Ahok-Djarot

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Soe Hok Gie ialah sosok yang lekat dengan dua topik: demonstrasi mahasiswa dan pendakian gunung. Kendati sudah meninggal 40 tahun yang lalu di G. Semeru, Jawa Timur, sosok Gie tetap menjadi idola sebagian mahasiswa dan pendaki gunung di Indonesia.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: