WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Dinominasikan Jadi Menkeu

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Dinominasikan Jadi Menkeu
e-ti

Dia salah seorang dari 99 pendiri Partai Demokrat yang kemudian menjabat Ketua DPP Partai Demokrat. Dia pun terpilih menjadi anggota DPR-RI (2004-2009). Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini berperan mensupport tema kampanye ekonomi SBY-MJK. Ia dinominasikan menjadi menteri keuangan.

Guru Besar FE Universitas Indonesia
Lihat Curriculum Vitae (CV) Irsan Tanjung

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Irsan Tanjung

QR Code Halaman Biografi Irsan Tanjung
Bio Lain
Click to view full article
Tri Rismaharini
Click to view full article
Tjetjep Muchtar Soleh
Click to view full article
Anita Puspa Moran
Click to view full article
Rauf Purnama
Click to view full article
Claudia Ingkiriwang
Click to view full article
Broery Pesulima
Click to view full article
Ginandjar Kartasasmita

Dia adalah ekonom yang berani menggagas meningkatkan belanja pemerintah untuk menggerakkan ekonomi, memberlakukan defisit anggaran, serta menjadwal ulang pembayaran utang luar negeri secara bilateral.

Menurutnya, investasi modal asing belumlah segera dapat diraih sebab mesti diawali langkah belanja tinggi pemerintah. Ia tergolong ekonom pemberani yang tak konservatif sebab mau keluar dari arus utama ekonomi yang berlaku umum.

Usai kemenangan pasangan Capres-Cawapres Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Susilo Bambang Yudhoyono
(SBY) dan Muhammad Wakil Presiden Republik Indonesia (2004-2009), Ketua Umum PMI
Wakil Presiden Republik Indonesia (2004-2009), Ketua Umum PMI
Jusuf Kalla
pada Pilpres tahapan kedua 20 September 2004, pasar menunggu siapa tim ekonomi pemerintahan dalam lima tahun ke depan. Nama Prof Dr Irsan Tanjung, yang sudah kenyang dengan pengalaman dan dikenal sangat profesional di bidangnya termasuk yang dinominasikan dalam tim ekonomi SBY-JK.

Ia bukan hanya pernah menjadi pejabat di Departemen Keuangan, ia juga mengajar di beberapa perguruan tingggi, komisaris di beberapa bank nasional terkemuka, menjadi pemikir dan pemasok utama isu ekonomi dalam setiap kampanye SBY-Kalla. Dia juga salah seorang pendiri sekaligus Ketua DPP Partai Demokrat yang berhasil meraih 52 kursi di parlemen pada Pemilu Legislatif 5 April 2004. Dan lebih spekatakuler lagi, Partai Demokrat berhasil mendudukkan pasangan SBY-Kalla sebagai Presiden dan Wakil Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Presiden RI
periode 2004-2009.

Sesuai dengan keahlian Irsan lalu menjadi salah satu ketua yang mengurusi platform dan kebijakan partai di bidang ekonomi. Sejak itulah Irsan dibantu sejumlah anggota tim ekonomi terus-menerus memberi masukan kepada SBY. Mengingat kesibukan SBY yang bertumpuk baik semasih Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Koordinator Politik dan Keamanan maupun setelah mundur dan aktif berkampanye, tak ada waktu tetap bagi tim Irsan bertemu SBY. Mereka hanya berusaha mengoptimalkan waktu masing-masing.

Dalam perjalanannya kemudian Irsan menjadi bukan pemasok tunggal isu-isu ekonomi ke meja SBY dan MJK. Ada yang disebut sebagai The Brighteen Institute, atau Tim Lembang 9. Demikian pula hadir pengamat pasar modal Lin Che Wei yang menjadi sukarelawan. Semua secara sinergis menjadi penopang utama perumusan kebijakan ekonomi terhadap SBY-Kalla. Sebagai seorang demokrat sejati Irsan Tanjung tak merasa terusik dengan kehadiran "teman baru" itu.

Irsan Tanjung selalu bernada bicara terpola, tenang, sorot matanya teduh tak berprasangka, penuh kerendahan hati sebagaimana seorang beriman. Itu, sepadan pula dengan paduan jas, dasi, dan sepatu yang biasa dikenakan. Penampilan rapi itu diatur oleh istrinya tercinta boru Siregar, yang memberinya tiga orang putri dan satu putra, Sandra, Helena, Trina, dan Edwin.

Irsan Tanjung yang berpenampilan tenang ternyata seorang ekonom penganut gerak ekonomi yang berani alias tidak konvensional. Beranjak dari kondisi riil perekonomian Indonesia yang butuh pemantik besar untuk segera hidup dan bangkit, ia menggagas pentingnya pertumbuhan ekonomi untuk memperluas lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan. Resepnya, ia mengusulkan peningkatan belanja pemerintah dan memperbesar defisit anggaran. Defisit anggaran ini adalah sesuatu yang biasanya selalu dihindari kalangan "ekonom konservatif". Ini yang membuat Irsan Tanjung menjadi dijuluki seorang "ekonom pemberani".

Sebagai guru besar ekonomi ia tentu sangat mengetahui betul bahwa mesin utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi adalah investasi, bukan dengan menaikkan belanja pemerintah. Namun titik pijak dan titik awal kebangkitan perekonomian Indonesia saat ini adalah titik dimana pemodal asing masih belum kunjung datang. Karena itu pemerintah mesti berinisiatif memberi teladan untuk menumbuhkan kepercayaan investor. Ia menganggap stabilitas fiskal perlu tetapi seorang Irsan Tanjung ternyata lebih suka stabilitas yang dinamis bukan statis.

Pola pikir yang demikian menyempal dari arus utama terlihat pula dalam bagaimana konsep Irsan Tanjung menangani utang luar negeri. Ia menekankan pentingnya meminta penjadwalan utang dari negara-negara kreditor agar utang tak membebani anggaran. Belajar dari pengalaman pada masa awal Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Orde Baru
, putusnya kerjasama dengan Dana Moneter Internasional (IMF) yang membuat hilangnya payung kerjasama multilateral membuat pendekatan penjadwalan utang luar negeri dapat dilakukan secara bilateral kepada negara-negara pemberi pinjaman.

Kendati sering disebut-sebut sebagai salah seorang kandidat terkuat Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Koordinator Perekonomian, ia dengan rendah hati menyebut "nothing to lose" terhadap kemungkinan memperoleh jabatan itu. Sebab, ini kata Irsan, semuanya ditentukan oleh SBY. ht, sumber utama dari Tempo Interaktif

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh sira  -  Dibuat 02 Oct 2010  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Pelestari Kain Tenun Ikat Sekali Lagi Jadi Tersangka

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Wastafel, selain fungsinya untuk mencuci tangan, wajah, atau benda kecil lainnya, ternyata juga dapat mempercantik tampilan interior rumah jika diatur dan dipikirkan dengan baik.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: