WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Hakim Konstitusi Termuda

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Hakim Konstitusi Termuda
I Dewa Gede Palguna | TI | MK

Pria kelahiran Bangil, Bali, 24 Desember 1961 ini merupakan hakim konstitusi termuda. Dosen hukum tata negara Fakultas Hukum Universitas Udayana ini sangat aktif ketika membahas amandemen UUD 1945 di Panitia Ad Hoc I badan Pekerja MPR. Ia menjadi hakim konstitusi pilihan DPR atas dukungan Fraksi PDIP.

Hakim Mahkamah Konstitusi RI, 2003-2008
Lihat Curriculum Vitae (CV) I Dewa Gede Palguna

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) I Dewa Gede Palguna

QR Code Halaman Biografi I Dewa Gede Palguna
Bio Lain
Click to view full article
Raden Saleh
Click to view full article
Adang Surahman
Click to view full article
Slamet Abdul Sjukur
Click to view full article
Gatot Pudjo Martono
Click to view full article
Sugiono
Click to view full article
Sharif Cicip Sutardjo
Click to view full article
Kenneth Tjahjadi S

1. 1988-sekarang, Dosen Tetap FH UNUD
2. 1987-1988, Dosen Luar Biasa pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra, Denpasar
3. 1997-sekarang, Asisten Dosen pada Program Magister Ilmu Hukum UNUD
4. 1997-1999, Dosen Luar Biasa pada FE UNUD untuk mata kuliah Asisten Wakil Presiden Urusan Kesejahteraan Rakyat (1978-1983)
Asisten Wakil Presiden Urusan Kesejahteraan Rakyat (1978-1983)
sosiologi
Politik dan Hak Atas Kekayaan Intelektual
5. 1995-1997, Sekretaris Bagian Hukum FH UNUD Internasional FH UNUD
6. 1997-1999, Ketua Bagian Hukum Internasional FH UNUD
7. 1998-1999, Anggota Badan Perencanaan dan Pengembangan UNUD
8. 1999-2001, Ketua Departemen Penelitian dan Pengembangan pada Pusat Studi Hukum dan HAM, FH UNUD
9. 1998, Anggota Pokja Otonomi Daerah, Harian Nusa dan LSM di Bali
10. 1998, Anggota Tim Penyusun Naskah Akademik RUU tentang Otonomi Daerah, FH UNUD
11. 1998, Instruktur pada Legal English Course bagi para hakim Pengadilan Tinggi Denpasar dan hakim Pengadilan Negeri se-Bali
12. 1999, Anggota Tim Penulisan Buku Ajar Hukum Humaniteir Internasional, kerjasama ICRC dengan Pusat Studi Hukum Humaniteir FH Universitas Trisakti dan Pengajar Hukum Humaniteir se-Indonesia
13. 1999, Anggota Panwas Pemilu Daerah Tk.I Bali
14. 1999-2004, Anggota MPR Utusan Daerah Bali, dan bergabung dengan FPDI Perjuangan
15. 1999-2004 Sekretaris Panitia Ad hoc II BP MPR
16. 2000-sekarang, Anggota Panitia Ad Hoc I BP MPR e-ti

I Dewa Gede Palguna was born in Bangli, Bali, 24 December 1961. This former member of the Indonesian People's Consultative Assembly (1999-2003) finished his bachelor degree in the Faculty of Law, Udayana University, Bali in 1987. He, then, continued his master degree in Padjajaran University, Bandung in 1994. This lecturer in the Faculty of Law, Udayana University realizes that the duties of the Constitutional Court Justices are tough and therefore support and critics from others are very important.

He hopes that through its decisions, the Constitutional Court is able to fulfil the hopes of society in enforcing the rule of law and democracy in Indonesia. This father of three children considers the biggest challenge of the Constitutional Court is the fact that it is established in a condition in which the trust of the society in almost all public institution is very low. Therefore, the Constitutional Court has to show its ability in fulfilling the hopes of the society. mk

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 17 Aug 2003  -  Pembaharuan terakhir 28 Feb 2012
Obsesi Wujudkan Kota Bandara Soekarno Hatta Pemimpin Berpotensi Jadi Presiden

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Ahok-Djarot

Tokoh Monitor

Jual Buku-buku Pilihan

Buku Pilihan

thumb

Bagaimana Darwis Triadi, membaca Indonesia dalam rentang waktu tahun 1980-an hingga kini? Jawabannya ada pada buku ini.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: