WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Pematung Monumen dan Diorama Sejarah

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pematung Monumen dan Diorama Sejarah
e-ti | rpr

Edhi Sunarso, pematung beberapa monumen dan diorama sejarah yang tersebar di beberapa kota Indonesia. Di antaranya patung Monumen Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia dan Diorama Sejarah Monumen Nasional di Jakarta. Karena karya-karyanya yang luar biasa, maka negara telah menganggapnya berjasa besar terhadap bangsa dan negara dalam meningkatkan, memajukan, dan membina kebudayaan nasional, sehingga pada 12 Agustus 2003 dianugrahi Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma.

Pematung
Lihat Curriculum Vitae (CV) Edhi Sunarso

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Edhi Sunarso

QR Code Halaman Biografi Edhi Sunarso
Bio Lain
Click to view full article
Tri Satya Putri
Click to view full article
Sisingamangaraja XII
Click to view full article
Sean Gelael
Click to view full article
Maria Ulfah Anshor
Click to view full article
Advent Bangun
Click to view full article
Gilbert Lumoindong
Click to view full article
Deding Ishak
BERITA TERBARU

"Selamat datang di Jakarta", begitulah Tugu Selamat Datang menyambut kita setiap melintas dari bundaran HI dimana tugu tersebut berdiri. Begitu juga setiap kita melintas di prapatan Pancoran, kita sering dengan refleks menoleh ke atas, seakan-akan dalam hati bertanya, "masihkah Monumen Dirgantara ada diatas sana?" Begitulah respon kita dan mungkin respon semua orang dalam mengagumi hasil karya manusia yang selalu mengundang decak kagum tersebut. Namun mungkin hanya sedikit diantara kita yang mengetahui siapa orang yang sangat ahli membuat patung-patung tersebut.

Seni memang suatu hal yang berlaku dan bernilai universal. Tidak ada seorangpun yang tidak menyukai seni. Dan sebaliknya, tidak banyak orang yang mempunyai keahlian dan bakat seni. Dan hanya beberapa orang pula diantara orang-orang yang mempunyai bakat dan keahlian itu yang berhasil mencatatkan sejarah secara monumental karena jasanya yang cukup besar dalam meningkatkan dan membina kebudayaan nasional.

Anak dari Somo Sarjdono, ini telah menghasilkan karya-karya yang akan menjadi simbol peringatan bersejarah di negeri ini, yaitu Monumen Pembebasan Irian Barat di Jakarta, Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya di Jakarta, Monumen Selamat Datang di Jakarta, Monumen Dirgantara di Jakarta, Monumen Tugu Muda di Semarang, Monumen Jenderal Men/Pangad 1962
Men/Pangad 1962
Ahmad Yani
di Bandung, Monumen Jenderal Wakil Kepala Staf Angkatan Darat
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat
Gatot Subroto
di Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
Surakarta
, Monumen Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Samudera Yos Sudarso di Surabaya, Monumen Panglima Besar Panglima Besar TKR/TNI
Panglima Besar TKR/TNI
Sudirman
di Cilangkap (Mabes TNI), Jakarta, Monumen Panglima Besar Panglima Besar TKR/TNI
Panglima Besar TKR/TNI
Sudirman
di Moseum PETA di Bogor, Monumen Yos Sudarso di Biak, Irian barat, Monumen Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Tak Di Kenal di Digul Papua, Monumen Sultan Thaha Syafudin di Jambi. Disamping Monumen-monumen tersebut, dia juga berkarya dalam bentuk diorama yaitu, Diorama Sejarah Monumen Nasional di Jakarta, Diorama Sejarah Museum Lubang Buaya di Jakarta, Diorama Sejarah Museum Pancasila Sakti Lubang Buaya di Jakarta, Diorama Sejarah Museum ABRI Satria Mandala di Jakarta, Diorama Sejarah Museum Purbawisesa di Jakarta, Diorama Sejarah Museum Jogya Kembali di Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
, Diorama Sejarah Museum Keprajuritan Nasional, (TMII) di Jakarta, Diorama Sejarah Museum Perhubungan (TMII) di Jakarta, Diorama Sejarah Museum Tugu Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
10 November Surabaya di Surabaya, Diorama Sejara Museum Beteng Vredeburgh di Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
.

Sang Pematung kelahiran Salatiga, 2 Juli 1932 ini mempunyai keahlian yang mumpuni, tidaklah diperolehnya begitu saja tanpa disengaja. Namun, disamping sudah merupakan bakatnya sejak kecil, dia juga selalu belajar dan berlatih sendiri, termasuk ketika di kamp TRI. LOG. Bandung selama menjadi tawanan perang Tentara Kerajaan Belanda (KNIL) pada tahun 1946 sampai 1949. Disamping itu, dia juga merupakan lulusan ASRI, Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
tahun 1955 dan lulusan Kelabhawa Visva Bharati University Shantin Ketan India pada tahun 1957.

Disamping sebagai pematung, ayah dari 4 orang anak yaitu: Rosa Arus Sagara, Titiana, Irawani, Satya Sunarso, dan Sari Prasetyo Angkasa, buah perkawinannya dengan Kustiah ini juga aktif sebagai Dosen Pasca Sarjana (S2) Insitut Seni Indonesia, Yogyakarta.

Di dunia pendidikan, sejak tahun 1958-1959 dia sudah aktif sebagai staf pengajar pada Akademi Kesenian Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
Surakarta
di Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
Surakarta
, kemudian pada tahun 1959-1967 mengajar pada Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia (STSRI) ASRI Yogyakarta sebagai Ketua Jurusan Seni Patung. Pada tahun 1967-1981 sebagai tenaga pengajar pada Institut Kejuruan Ilmu Pendidikan Negeri (IKIP) Yogyakarta, dan pada tahun 1968-1984 sebagai pengajar merangkap asisten Ketua Bidang Akademik STSRI/ISI (Institut Seni Indonesia) Yogyakarta, dan sebagai pengajar pada Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dan sebagai Sekretaris Senat Instiut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Pria anggota Korps Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai mantan Pejuang Pasukan Samber Nyawa Divisi I, Bataliyon III, Resimen V Siliwangi ini beberapa kali mengadakan pameran baik di dalam maupun di luar negeri. Pada tahun 1956, dia sudah mengadakan Pameran Tunggal di Santiniketan, India. Pada tahun 1957 dia juga mengadakan Pameran Tunggal di tempat yang sama dan mengikuti Pameran Nasional ALL India di India. Sedangkan pada tahun 1959, dia mengadakan Pameran Bersama Istri di Yogyakarta. Selanjutnya pada tahun 1987, bersama But Mohtar, G.Sidharta, Rita Widagdo, mereka mengadakan Pameran Berempat.

Disamping tanda kehormatan bintang Budaya Parama Dharma yang baru saja diterima, dia juga telah memiliki beberapa Tanda Penghargaan antar lain, Lomba seni Patung Internasional di Inggris The Unknoun Political Prosoner pada tahun 1953, Medali Emas dari Pemerintah India untuk Karya Seni Patung Terbaik pada tahun 1956-1957, Piagam Seni dari Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1984, dan Piagam Seni dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk Karya Monumental pada tahun 1996. e-ti

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 28 Jan 2004  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012
Advokat Peduli Ham Pergulatan Si Buaya Keroncong

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Cara santai memahami SPT Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi. Buku ini memberikan panduan praktis pajak dan mudah. paling mudah. dapat dipahami awam (bahkan pelajar dan mahasiswa). dan bentuknya KOMIK.

Note: Berhubung stok lama, bagian pinggir buku menguning.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: