Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com

    Pematung Monumen dan Diorama Sejarah

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Pematung Monumen dan Diorama Sejarah
    e-ti | rpr
    Pematung
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Edhi Sunarso, pematung beberapa monumen dan diorama sejarah yang tersebar di beberapa kota Indonesia. Di antaranya patung Monumen Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia dan Diorama Sejarah Monumen Nasional di Jakarta. Karena karya-karyanya yang luar biasa, maka negara telah menganggapnya berjasa besar terhadap bangsa dan negara dalam meningkatkan, memajukan, dan membina kebudayaan nasional, sehingga pada 12 Agustus 2003 dianugrahi Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma.

    QR Code Halaman Biografi Edhi Sunarso
    • biografi tokoh indonesia edhi sunarso
    • biografi dolorosa sinaga
    • yani pematung patung yang Di pakuwon
    • diorama 1 monumen nasional
    • pendiri museum keprajuritan
    • diorama monumen pancasila sakti
    • edhi sunarso
    • diorama monumen nasional
    • visi dan misi departamen pertanian indonesia
    • sejarah biorama di monumen pancasila
    • dolorosa sinaga biografi
    • nama pahlawan beserta keterangannya di diorma momentum sehaja bangsa
    • profil tokoh pemahat mancanegara
    • urutan sejarah yang terdapat pada diorama di museum monas
    • profil edhi sunarso
    • biografi ir soekarno (diorama anri)
    • diorama monas dan keterangannya
    • diorama monumen nasional
    • diorama di monumen nasional
    • urutan diorama monumen nasional
    • biografi terlengkap dolorosa sinaga
    • biografi perancang monumen di dunia
    • pematung luar negri beserta biografinya
    • identitas monumen yos sudarso di jayapura

    "Selamat datang di Jakarta", begitulah Tugu Selamat Datang menyambut kita setiap melintas dari bundaran HI dimana tugu tersebut berdiri. Begitu juga setiap kita melintas di prapatan Pancoran, kita sering dengan refleks menoleh ke atas, seakan-akan dalam hati bertanya, "masihkah Monumen Dirgantara ada diatas sana?" Begitulah respon kita dan mungkin respon semua orang dalam mengagumi hasil karya manusia yang selalu mengundang decak kagum tersebut. Namun mungkin hanya sedikit diantara kita yang mengetahui siapa orang yang sangat ahli membuat patung-patung tersebut.

    Seni memang suatu hal yang berlaku dan bernilai universal. Tidak ada seorangpun yang tidak menyukai seni. Dan sebaliknya, tidak banyak orang yang mempunyai keahlian dan bakat seni. Dan hanya beberapa orang pula diantara orang-orang yang mempunyai bakat dan keahlian itu yang berhasil mencatatkan sejarah secara monumental karena jasanya yang cukup besar dalam meningkatkan dan membina kebudayaan nasional.

    Anak dari Somo Sarjdono, ini telah menghasilkan karya-karya yang akan menjadi simbol peringatan bersejarah di negeri ini, yaitu Monumen Pembebasan Irian Barat di Jakarta, Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya di Jakarta, Monumen Selamat Datang di Jakarta, Monumen Dirgantara di Jakarta, Monumen Tugu Muda di Semarang, Monumen Jenderal Men/Pangad 1962
    Men/Pangad 1962
    Ahmad Yani
    di Bandung, Monumen Jenderal Wakil Kepala Staf Angkatan Darat
    Wakil Kepala Staf Angkatan Darat
    Gatot Subroto
    di Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
    Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
    Surakarta
    , Monumen Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    pahlawan
    Samudera Yos Sudarso di Surabaya, Monumen Panglima Besar Panglima Besar TKR/TNI
    Panglima Besar TKR/TNI
    Sudirman
    di Cilangkap (Mabes TNI), Jakarta, Monumen Panglima Besar Panglima Besar TKR/TNI
    Panglima Besar TKR/TNI
    Sudirman
    di Moseum PETA di Bogor, Monumen Yos Sudarso di Biak, Irian barat, Monumen Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    pahlawan
    Tak Di Kenal di Digul Papua, Monumen Sultan Thaha Syafudin di Jambi. Disamping Monumen-monumen tersebut, dia juga berkarya dalam bentuk diorama yaitu, Diorama Sejarah Monumen Nasional di Jakarta, Diorama Sejarah Museum Lubang Buaya di Jakarta, Diorama Sejarah Museum Pancasila Sakti Lubang Buaya di Jakarta, Diorama Sejarah Museum ABRI Satria Mandala di Jakarta, Diorama Sejarah Museum Purbawisesa di Jakarta, Diorama Sejarah Museum Jogya Kembali di Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Yogyakarta
    , Diorama Sejarah Museum Keprajuritan Nasional, (TMII) di Jakarta, Diorama Sejarah Museum Perhubungan (TMII) di Jakarta, Diorama Sejarah Museum Tugu Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    pahlawan
    10 November Surabaya di Surabaya, Diorama Sejara Museum Beteng Vredeburgh di Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Yogyakarta
    .

    Sang Pematung kelahiran Salatiga, 2 Juli 1932 ini mempunyai keahlian yang mumpuni, tidaklah diperolehnya begitu saja tanpa disengaja. Namun, disamping sudah merupakan bakatnya sejak kecil, dia juga selalu belajar dan berlatih sendiri, termasuk ketika di kamp TRI. LOG. Bandung selama menjadi tawanan perang Tentara Kerajaan Belanda (KNIL) pada tahun 1946 sampai 1949. Disamping itu, dia juga merupakan lulusan ASRI, Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Yogyakarta
    tahun 1955 dan lulusan Kelabhawa Visva Bharati University Shantin Ketan India pada tahun 1957.

    Disamping sebagai pematung, ayah dari 4 orang anak yaitu: Rosa Arus Sagara, Titiana, Irawani, Satya Sunarso, dan Sari Prasetyo Angkasa, buah perkawinannya dengan Kustiah ini juga aktif sebagai Dosen Pasca Sarjana (S2) Insitut Seni Indonesia, Yogyakarta.

    Di dunia pendidikan, sejak tahun 1958-1959 dia sudah aktif sebagai staf pengajar pada Akademi Kesenian Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
    Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
    Surakarta
    di Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
    Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
    Surakarta
    , kemudian pada tahun 1959-1967 mengajar pada Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia (STSRI) ASRI Yogyakarta sebagai Ketua Jurusan Seni Patung. Pada tahun 1967-1981 sebagai tenaga pengajar pada Institut Kejuruan Ilmu Pendidikan Negeri (IKIP) Yogyakarta, dan pada tahun 1968-1984 sebagai pengajar merangkap asisten Ketua Bidang Akademik STSRI/ISI (Institut Seni Indonesia) Yogyakarta, dan sebagai pengajar pada Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dan sebagai Sekretaris Senat Instiut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

    Pria anggota Korps Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai mantan Pejuang Pasukan Samber Nyawa Divisi I, Bataliyon III, Resimen V Siliwangi ini beberapa kali mengadakan pameran baik di dalam maupun di luar negeri. Pada tahun 1956, dia sudah mengadakan Pameran Tunggal di Santiniketan, India. Pada tahun 1957 dia juga mengadakan Pameran Tunggal di tempat yang sama dan mengikuti Pameran Nasional ALL India di India. Sedangkan pada tahun 1959, dia mengadakan Pameran Bersama Istri di Yogyakarta. Selanjutnya pada tahun 1987, bersama But Mohtar, G.Sidharta, Rita Widagdo, mereka mengadakan Pameran Berempat.

    Disamping tanda kehormatan bintang Budaya Parama Dharma yang baru saja diterima, dia juga telah memiliki beberapa Tanda Penghargaan antar lain, Lomba seni Patung Internasional di Inggris The Unknoun Political Prosoner pada tahun 1953, Medali Emas dari Pemerintah India untuk Karya Seni Patung Terbaik pada tahun 1956-1957, Piagam Seni dari Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1984, dan Piagam Seni dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk Karya Monumental pada tahun 1996. e-ti

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 28 Jan 2004  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    "Manusia dapat hidup 40 hari tanpa makan, sekitar 3 hari tanpa air, sekitar 8 menit tanpa udara. Tapi hanya 1 detik jika tanpa harapan." ~ Hal Lindsey

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Jejak rekam Letjen TNI Moeldoko terbilang cemerlang. Dia pernah ikut satuan teritorial, tempur, operasi di dalam dan luar negeri, berkecimpung di lembaga pendidikan termasuk

    Click to view full article

    Dosen senior FEUI yang dikenal sebagai ekonom, peneliti dan konsultan ini pernah menjadi staf khusus Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Keuangan dan berperan di G20, Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional,

    Click to view full article

    Setelah 10 tahun memimpin BTN, Iqbal Latanro didapuk menjadi Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Persero.

    Click to view full article

    Bernyanyi bagi Harvey Malaihollo tak sekadar profesi tapi bagian dari hidup. Ketika hati gembira atau sedih, ia akan tetap bernyanyi.


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us