WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Pionir Geologi Teknik

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pionir Geologi Teknik
e-ti | kompas

Dia salah seorang pionir geologi teknik dan lingkungan di Indonesia. Bidang keilmuan yang berkait erat dengan teknik sipil, bencana alam dan lingkungan. Bumi, kata guru besar Institut Teknologi Bandung (ITB), ini ibarat remasan kerupuk di atas bubur panas. Di Bumi ini terdapat lebih kurang 16 keping lempeng. Pergeseran satu lempeng itu, hari Minggu, 26 Desember 2004, mengakibatkan gempa yang disusul tsunami dan merenggut ratusan ribu jiwa manusia, di antaranya di Aceh dan Sumut.

Pionir Geologi Teknik
Lihat Curriculum Vitae (CV) Dott Sampurno

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Dott Sampurno

QR Code Halaman Biografi Dott Sampurno
Bio Lain
Click to view full article
Rosiana Silalahi
Click to view full article
Adhie M Massardi
Click to view full article
Mangapul Sagala
Click to view full article
Sudi Silalahi
Click to view full article
Lukman Edy
Click to view full article
Bagong Kussudiardja
Click to view full article
Soeharto

Jika diibaratkan bumi ini sebesar bola sepak, maka tanah tempat manusia menempel di atasnya ibarat kulit yang tebalnya hanya 0,7 milimeter. Kulit yang tipis itu mengapung-apung di atas massa cair kental yang pijar bersuhu tinggi. Kulit bumi yang tipis terus bergerak, bergeser, saling mendesak, mengerut dan terkoyak atau sobek di sana-sini sehingga pecah berkeping-keping. Satu di antara pergeseran lempeng tersebut terjadi hari Minggu, 26 Desember 2004, mengakibatkan gempa yang disusul tsunami.

Pria kelahiran Semarang, 2 Desember 1934, dari keluarga sederhana pasangan M Koetojo dan Ny Moendijah, ini mengaku sudah tertarik dengan ilmu kebumian sejak SMP dan SMA. Kemudian, ia memasuki Jurusan Geologi FIPIA Universitas Indonesia (UI), kini Institut Teknologi Bandung (ITB), tahun 1954. Kala itu, tempat kuliahnya bekas bedeng asrama tentara, berupa bangunan setengah bata dan setengah bilik. Ruang baca bersatu dengan ruang tata usaha sehingga selalu ramai.

Dia menyenangi bidang geologi teknik karena hasil pekerjaannya bisa cepat dievaluasi dan banyak berhubungan dengan orang banyak. Tahun 1959-1962, ia melanjutkan studi geologi di Facolta di Scienae Universitas Degli Studi, Padova, Italia. Ia meraih gelar dottore in scienze geologiche dengan tesis berjudul Studio Petrografico della zona di Contatto di Val San Valentino, Adamello.

Saat studi di Italia itu, Sampurno merasa kagum melihat karya Prof Dr Dal Piaz yang mengolah geologi jalan raya Bologna-Florence di Italia. Sehingga minatnya tentang geologi semakin tinggi.

Sekembali dari Italia, dia bertekad kuat untuk mengaplikasikan ilmunya di Indonesia. Pertama kali, Sampurno mengaplikasikan geologi teknik dalam pemugaran Candi Borobudur. Saat itu, ada tiga hal yang menjadi perhatiannya, yakni keadaan tanah, bahan baku batuan dan penyediaan air. Berkat pengabdiannya dalam pemugaran Candi Borobudur, ia pun menerima piagam penghargaan dan medali dari Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
P dan K pada 22 Februari 1983.

Saat aktif dalam pemugaran Candi Borobudur itu pula, ia berkenalan dengan ahli purbakala, Dra Sri Wuryani yang kemudian menikahinya tahun 1964. Pernikahan ini dikaruniai tiga anak, yaitu Vedy, Niya, dan Ista.

Dia dan keluarganya hidup bersahaja. Kebersahajaan itu tercermin dari kegemarannya berbaju Desainer
Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
desainer
batik atau lurik dengan alas kaki sepatu sandal, serta pilihan hidupnya menjadi dosen. Penggemar olahraga renang dan menyapu lantai atau halaman rumah, ini memulai kariernya sebagai pengajar di ITB sejak 1 September 1959, hingga menjadi seorang profesor. Setelah 45 tahun mengabdi, dia mengaku gaji pokok seorang profesor hanya Rp 1.447.700.

Maka, selain mengajar di ITB, ia pun mengajar di berbagai perguruan tinggi lainnya, seperti di Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung, STT Nasional Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
, Universitas Pakuan (Unpak) Bogor dan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung.

Di kalangan mahasiswanya, ia dikenal sebagai dosen yang disiplin dan "galak". Padahal, kalau di rumah, menurut pengakuan Niya, anak keduanya, tidak pernah marah. Di mata anak-anaknya, sang ayah terkesan paling senang kalau diajak makan di warung tenda. Jika ada pengamen, ia biasanya meminta dua sampai tiga lagu. Setelah itu pengamennya diajak makan bareng. Akan tetapi, kalau pengamennya waria, malah diminta cepat-cepat pergi.

Gaya dan semangat hidupnya bersahaja, hangat dan energik walau usianya sudah mencapai 70 tahun. Dalam usia 60 tahun, ia masih mampu mendaki puncak Cartenz di Pegunungan Jayawijaya, Irian Jaya. Seperti tidak mengenal lelah, dia selalu bersemangat menanamkan kepedulian masyarakat terhadap alam melalui ilmu pengetahuan geologi.

Sejak tahun 1970, ia turut menerapkan ilmu geologi dalam berbagai bidang pembangunan. Seperti geologi untuk bendungan, jalan raya, longsoran, pengadaan air bersih, pengembangan wilayah dan kota, serta lokasi pembuangan sampah padat. Selama 37 tahun sejak tahun 1963, dia mengaplikasikan keahliannya di bidang geologi teknik, sebagai tenaga ahli di Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat.

Dia juga aktif dalam Kelompok Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Pariwisata (KPPLH dan KKetua Umum DPP PPP (1989-1994)
Ketua Umum DPP PPP (1989-1994)
PPP
ar-ITB). Hasil penelitian dan pemikirannya tentang geologi teknik dan lingkungan tersebut tersebar di berbagai media.

Dia memang punya kemampuan menulis secara populer. Di berbagai media, Sampurno menulis dengan bahasa yang sederhana, mudah dan enak dicerna oleh pembaca awam sekalipun, sehingga ilmu pengetahuan geologi itu lebih membumi.

Dia pun sangat beruntung memiliki pasangan hidup, isteri, yang ahli purbakala. Secara tertib, isterinya selalu menyimpan tulisan-tulisan tersebut, baik berupa hasil penelitian maupun kliping surat kabar dan foto-fotonya. Kemudian oleh anak-anaknya, kumpulan tulisan itu dibukukan.

Telah terbit dalam dua jilid, yakni Kilas Balik Pelangi Kehidupan Sampurno dan Jejak Langkah Geologi. Kedua buku itu memperlihatkan kecintaannya terhadap geologi lingkungan. Diluncurkan pada pelepasannya sebagai guru besar ITB, 18 Desember 2004, setelah hampir setengah abad merintis aktivitas pemikirannya. Namun, sebagai guru, dia mengaku, tak mengenal pensiun. Menurutnya, pensiun sebagai guru besar di ITB, merupakan awal untuk melanjutkan perjalanannya di tempat lain. e-ti | mlp

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 11 Dec 2004  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012
Pejuang Pers Dan Kemerdekaan Sang Teladan Dan Simbol Moral

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Cameragenic atau Auragenic? Temukan jawabannya dalam Camera Branding!

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: