Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com

    'Body Guard' Terpilihnya SBY

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    'Body Guard' Terpilihnya SBY
    e-ti | rpr-kb
    Mantan Pangdam I/Iskandar Muda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD)
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Terpilihnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi presiden tidak terlepas dari beberapa rekan dekatnya, termasuk, Mayjen TNI (pur) Djali Jusuf. Pria paro baya yang berambut sedikit botak ini memang, selama kampanye hampir tidak pernah lepas dari presiden terpilih SBY. Dalam setiap kesempatan, pria yang selalu mengenakan setelan gelap tersebut selalu mendampingi SBY tampil di hadapan publik, sering berperan layaknya seorang body guard.

    QR Code Halaman Biografi Djali Jusuf
    • biografi tokoh indonesia djali jusuf
    • alex supelli saudara karlina leksono

    Bahkan, tidak jarang pria itu berlaku sebagai pagar betis yang menjaga SBY dari kerumunan warga. Sosok pria yang selalu berperan sebagai body guard SBY tersebut tidak lain adalah Mayjen TNI (pur) Djali Jusuf.

    Sepintas, masyarakat tentu tidak pernah membayangkan bahwa sang body guard SBY tersebut adalah purnawirawan perwira tinggi TNI-AD. Bahkan, sebelum pensiun dari jajaran TNI, Djali sempat menduduki jabatan penting, yakni Pangdam I/Iskandar Muda di Provinsi Nanggroe Pejuang dari Aceh
    Pejuang dari Aceh
    Aceh
    Darussalam (NAD).

    Djali yang juga merupakan putra asli Pejuang dari Aceh
    Pejuang dari Aceh
    Aceh
    tersebut menyerahkan jabatannya kepada penggantinya, Mayjen TNI Endang Suwarya, sekitar pertengahan 2003. Selanjutnya, dia berdinas di Mabes TNI hingga masa purnabaktinya.

    Setelah berdinas di bidang militer, Djali memulai usaha baru di bidang konstruksi. Namun, belum lagi Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
    Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
    bisnis
    yang baru dirintisnya tersebut sampai pada tataran mapan, dia harus kembali meninggalkannya. Sebab, dirinya harus mengawal SBY yang sedang berkampanye. "Tidak ada masalah pada Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
    Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
    bisnis
    saya. Sudah ada orang yang menjalankannya," ujar Djali sambil mengisap dalam-dalam rokok kreteknya.

    Dia mengungkapkan, sebenarnya tidak ada yang mengharuskan dirinya mengawal SBY dalam masa kampanye lalu. Hanya, sebagai seorang rekan dekat, dirinya merasa berkewajiban membantu SBY. "Hubungan kami ini tidak lagi sebagai capres dengan konstituen. Namun, kami sudah selayaknya seorang saudara," tegas alumnus Akmil angkatan 1972 itu.

    Soal perannya selama kampanye yang lebih mirip body guard SBY tersebut, Djali menjelaskan bahwa hal itu bukan suatu masalah. Meski merupakan kakak tingkat SBY, dirinya tidak pernah merasa risi melakukan pengamanan pribadi terhadap diri SBY.

    Menurut dia, SBY merupakan suatu aset bangsa Indonesia yang pantas dilindungi. Buktinya, tegas dia, SBY tampil sebagai presiden pertama pilihan rakyat Indonesia. "Saya kira, tampilnya SBY sebagai presiden sangat tepat. Lihat saja, sebagai politikus, dia selalu berbicara secara santun dan tidak pernah membalas fitnah terhadap dirinya," ungkapnya.

    Soal pengalaman selama mengawal SBY, Djali mengungkapkan bahwa dirinya terkesan pada sikap mantan Kaster ABRI yang tidak pernah mengeluh. "Tidak semua acara kunjungan ke daerah selalu lancar. Sering dalam kunjungan ke daerah, sarana transportasi selalu berubah. Tidak jarang kita jalan jauh dengan menggunakan kendaraan umum. Namun, Pak SBY tidak pernah mengeluh," ujarnya.

    Demikian juga dengan kesediaan SBY untuk selalu menerima tamu di sela-sela kunjungannya ke daerah. Padahal, kata Djali, saat itu kondisi SBY sedang capek. "Itulah Pak SBY, dia tidak pernah menganggap rendah orang lain," jelas pensiunan bintang dua TNI itu.

    Soal maraknya bursa calon Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    setelah kemenangan SBY, Djali mengaku tidak terlalu memedulikannya. Menurut Djali, dirinya sama sekali tidak memiliki pamrih atau keinginan untuk mendapatkan kedudukan dalam pemerintahan SBY mendatang. "Ini hubungan persaudaraan," tukasnya.

    Menurut Djali, dirinya sudah merasa senang karena telah mengantar SBY untuk menapaki karpet merah ke Istana Merdeka. "Bagaimanapun, saya pantas bangga karena hal itu," jelasnya.

    Mengenai peran Djali setelah SBY menduduki kursi RI-1, kakak tingkat SBY di Akmil tersebut mengaku belum tahu. "Saya tidak tahu apakah akan ikut Pak SBY ke istana atau tidak. Yah, kalau Pak SBY memerlukan saya, tentu saya akan datang," terangnya. Namun, bila ternyata SBY tidak mengajak ke istana, dia akan kembali menekuni Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
    Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
    bisnis
    konstruksinya yang dirintis sejak akhir 2003 lalu itu.

    Djali juga menceritakan bahwa sebenarnya dirinya telah lama mengenal SBY. Namun, hubungan keduanya baru dekat saat Djali bertugas sebagai Pangdam di NAD sekitar 2002-2003. "Saat itu kami berdua sering terlibat dalam berbagai diskusi. Sebab, saya saat itu adalah Pangdam Iskandar Muda, sedangkan Pak SBY adalah Menko Polkam," terangnya.

    Tak jelas, apakah karena pengaruh Djali sehingga masalah Pejuang dari Aceh
    Pejuang dari Aceh
    Aceh
    (dan Papua) termasuk dalam lima prioritas pertama yang digarap pemerintahan SBY-Kalla.

    Hubungan keduanya kian bertambah dekat ketika Djali tidak lagi menjabat Pangdam. Menurut Djali, dirinya kerap ngobrol dan bertemu secara pribadi dengan SBY. Bahkan, kedua lulusan Akmil tersebut juga sering saling curhat. "Ya, kami ini jadi seperti saudara-lah," katanya.

    Hal yang biasa dijadikan topik pembicaraan keduanya adalah masalah keluarga. Ini memang sangat dimengerti. Sebab, sebagai anak tunggal, selama ini agak sulit bagi SBY untuk membicarakan masalah keluarga. Selain mengobrol, keduanya sering terlihat akrab saat bermain golf. tsl

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 10 Okt 2004  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    Nusantara merupakan istilah yang dipakai untuk menggambarkan wilayah kepulauan yang membentang dari Sumatera sampai Papua.

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Setelah 10 tahun memimpin BTN, Iqbal Latanro didapuk menjadi Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Persero.

    Click to view full article

    Bernyanyi bagi Harvey Malaihollo tak sekadar profesi tapi bagian dari hidup. Ketika hati gembira atau sedih, ia akan tetap bernyanyi.

    Click to view full article

    Leonowens SP dikenal sebagai sastrawan muda asal Indonesia yang dikenal dunia. Pria kelahiran Jakarta, Desember 1977 ini adalah seorang penulis solilokui, puisi, prosa liris,

    Click to view full article

    Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    BUMN Menteri BUMN (2011-2014)
    Menteri BUMN (2011-2014)
    Dahlan Iskan
    membuka momen untuk buka-bukaan memberantas korupsi. Dia menyerang balik DPR yang menudingnya salah urus PLN sehingga mengakibatkan inefisiensi Rp3,7


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Menurut Anda, Siapa Tokoh yang Layak Jadi Capres 2014?

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us