WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Penyanyi Serba Bisa

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Penyanyi Serba Bisa
e-ti | repro

Bob Tutupoly penyanyi serba bisa yang sinar terang keartisannya tetap bercahaya di segala jaman, sangat mengerti bagaimana memaknai hidup. Ia berprinsip, kalau lagi susah jangan banyak mengeluh karena di bawah kita masih banyak orang yang lebih susah. Saat artis berhasil meraih posisi tingkat dunia jangan pula terlalu disanjung oleh media massa, atau sebaliknya jangan pula dicaci-maki jika tidak berhasil menuai sukses. Bob memang pernah berkali-kali berada di atas atau di bawah ketenaran.

Penyanyi, Presenter
Lihat Curriculum Vitae (CV) Bobby Tutupoly

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Bobby Tutupoly

QR Code Halaman Biografi Bobby Tutupoly
Bio Lain
Click to view full article
Habiburrahman El Shirazy
Click to view full article
Imran
Click to view full article
Ani Idrus
Click to view full article
Bill Saragih
Click to view full article
Indroyono Soesilo
Click to view full article
Olga Lidya
Click to view full article
I Gusti Agung Made Rai

Karena itu banyak prinsip hidup yang bisa digali dari artis yang memulai ketenarannya sejak mulai bermukim di Jakarta pada dekade 1960-an. Bob kelahiran Surabaya 13 November 1939, mulai rekaman di Jakarta tahun 1965-1966 dengan album pertama lagu-lagu Natal bersama Pattie Bersaudara. Selanjutnya, Bob berturut-turut meluncurkan album Lidah Tak Bertulang yang berhasil memperoleh penghargaan Golden Record, lalu Tiada Maaf Bagimu, Tinggi Gunung Seribu Janji, dan lain-lain.

Pemilik nama lengkap Bobby Willem Tutupoly yang terlahir sebagai anak kedua dari lima bersaudara, mewarisi bakat menyanyi dari orangtua. Sang Ayah Adolf Laurens Tutupoly adalah pemain suling serba bisa, demikian pula Sang Ibu Elisabeth Wilhemmina Henket-Sahusilawane seorang Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
gereja. Hanya saja keduanya bukanlah pekerja seni profesional.

Bob sudah menunjukkan bakat nyanyi semenjak masih di duduk di bangku taman kanak-kanak. Pada acara anak-anak di RRI Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
, tahun 1946, Bob kecil menyanyikan lagu Ambon “Sarinande”. Bob harus naik ke atas meja lantaran tiang mikrofon tidak bisa dipendekkan.

Sang Ayah sesungguhnya tak terlalu berharap, bahkan berusaha agar Bob tak menjadi Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
profesional. Karena dalam pandangan ayahnya, masa depan seniman ketika itu terlihat suram-suram saja. Namun Bob, begitu menginjak bangku SMP bersama teman-teman sudah berani mendirikan grup band. Demikian pula ketika di bangku SMA Bob diajak bergabung oleh band-band asal Surabaya. Maka di tahun 1959 Bob bersama kawan-kawan memanfaatkan kesempatan mengikuti festival band di Gedung Ikada, Jakarta, dan berhasil keluar sebagai juara pertama.

Kecintaan terhadap musik membuat Bob menomorduakan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga, Surabaya. Kuliah Bob berantakan macet di tingkat tiga. Ketika pindah ke Bandung dan berharap bisa menjadi mahasiswa yang baik di Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, hasilnya tetap sama saja. Bob malah asyik bergabung dengan Band Crescendo yang rutin manggung di beberapa klub malam di Bumi Sangkuriang.

Tahun 1977, Bob kembali memasuki dapur rekaman hingga tercetuslah lagu Widuri, sebuah masterpiece lagu pop nasional yang sekaligus lekat sebagai trademark abadi buat Bob.

Bob kemudian berhasil bergabung dengan Musisi Jazz
Musisi Jazz
Bill Saragih
di Band The Lihat Daftar Tokoh Jazz
Lihat Daftar Tokoh Jazz
jazz
Riders di tahun 1960. Mereka antara lain berkesempatan manggung di Hotel Indonesia, sebuah hotel favorit dan termewah sekaligus menjadi landmark kota Jakarta ketika itu. Ketika sudah mulai bermukim di Jakarta inilah Bob, pada tahun 1965-1966 memulai pekerjaan besarnya memasuki dapur rekaman. Ia mengawalinya dengan menyanyikan lagu-lagu Natal bersama Pattie Bersaudara. Selanjutnya adalah cerita tentang kecemerlangan sinar terang Bob sebagai Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
serba bisa, pengusung irama 1960-an namun sesekali dibumbui pula dengan berbagai kegagalan. Namun kegagalan ketika berada di tangan seorang anak manusia yang pandai memaknai hidup, itu bisa berubah menjadi kearifan baru untuk kemudian mendatangkan kecemerlangan lain.

Bob yang sesungguhnya tak bisa do re mi fa sol merasa kok begitu gampangnya berada di atas keberhasilan dan popularitas. Ia lalu memberanikan diri pergi ke Amerika untuk mendapatkan tempat baru di sana. Itu sebabnya, sejak tahun 1969 penggemar tak pernah lagi mendengar senandung Lidah Tak Bertulang, Tiada Maaf Bagimu, atau Tinggi Gunung Seribu Janji, langsung dari bibir manis Bob. Bob hilang dari peredaran sebab lebih suka memimpin sebuah restoran milik Pertamina di kota New York, sekaligus merangkap sebagai penyanyi di situ.

Di New York jabatan resmi Bob adalah Kepala Public Relations Pertamina New York (1972-1976), sekaligus Manajer merangkap Entertainer Restoran Ramayana New York (1972).

Harapan dan impian Bob pada akhirnya meleset. Karena Bob adalah artis non-Amerika, ia sulit menembus birokrasi dan sistem ekonomi yang kuat untuk merekam suara atau sekadar tampil dalam suatu pertunjukan panggung. Ketidakberhasilan Bob meniti karir keartisan masih diperparah dengan kegagalan pernikahannya dengan seorang Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
berdarah Amerika. Bob segera kembali ke tanah air.

Tahun 1977, Bob di Indonesia kembali memasuki dapur rekaman hingga tercetuslah lagu Widuri, sebuah masterpiece lagu pop nasional yang sekaligus lekat sebagai trademark abadi buat Bob. Bob pun kembali mendapatkan penghargaan Golden Record. Uang dari keberhasilan Widuri Bob manfaatkan untuk membeli tanah dan membangun rumah yang sekaligus dijadikan Bob kantor perusahaan yang miliknya, PT Widuri Utama. Perusahaan ini bergerak di Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
hiburan dan pembangunan rumah untuk para transmigran.

Selain penyanyi serba bisa, Bob dikenal pula sebagai bintang panggung. Ia pernah lama menghibur pemirsa televisi sebagai pemandu acara sejumlah kuis di TVRI. Kesibukan Bob memang tak pernah berhenti. Ia pandai memilih pekerjaan yang bisa memelihara keawetan dirinya sebagai artis panggung. Bob adalah pemandu acara musik televisi "Tembang Kenangan" yang menghadirkan nuansa kenangan nostalgia hidup tahun-tahun 1960-an. Bob masih enggan membuat album karena ogah berhadapan dengan pembajakan yang tak kunjung henti.

Penyuka warna-warna cerah untuk pakaian demi membalut kulitnya yang rada hitam, Nyong Ambon pengagum Bunda Theresa dan Nelson Mandela ini dengan rendah hati mengisahkan kunci sukses kehidupannya salah satunya mungkin karena sudah takdir saja. Kunci kedua ia mempunyai disiplin yang sangat kuat.

Kunci kedua inilah agaknya yang membuat Bob tak lagi mengulangi kegagalan pernikahannya. Bob dengan istri Rosmaya Suti Nasution serta putri tunggal Sasha Karina Tutupoly sukses membina keluarga, sebagaimana Bob sukses di atas panggung hiburan. Sebab Bob berprinsip di atas panggung ia adalah artis ternama namun selepas dari itu ia adalah suami dari istri ayah dari anak semata wayang dan kepala keluarga sekaligus imam dari keluarga. Dengan posisi demikian Bob sukses menanamkan filosofi ke dalam keluarga, kalau lagi susah jangan banyak mengeluh karena di bawah kita masih banyak orang yang lebih susah.

Demikian pula kepada artis-artis yang berhasil mencapai posisi tingkat dunia, sebagai senior yang sudah banyak merasakan pahit-getir dan asam-manis dunia keartisan, Bob memberi saran agar artis jangan terlalu disanjung oleh media massa dan jangan pula dicaci maki manakala tidak berhasil menuai sukses. Peluang artis Indonesia meraih posisi tingkat dunia Bob katakan semakin terbuka luas karena adanya globalisasi, keterbukaan, dan teknologi yang begitu tinggi.

Bob melihat musik Indonesia sebetulnya sangat kaya namun susah sekali untuk mencari ke-Indonesiaannya. Ke-Indonesiaan yang dimaksudkan Bob mungkin salah satunya bisa ditemukan pada lagu Widuri.

Di tengah Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
musik yang kini hanya memuja penyanyi muda, Bob ingin membuktikan bahwa publik Tanah Air tetap terbuka untuk mengapresiasi penyanyi dari kalangan usia manula. Seperti di Amerika, ada Andi Williams (81), Tony Bennett (83) dan Frank Sinatra yang bernyanyi sampai akhir hayatnya. Di Indonesia belum punya penyanyi yang pada usia 70 tahun masih bisa eksis seperti mereka. Jadi, Bob akan terus bernyanyi karena eksistensinya memang sebagai penyanyi. Bio TokohIndonesia.com | haposan, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 14 Apr 2005  -  Pembaharuan terakhir 08 Apr 2013
Bapak Komik Indonesia Pencipta Aplikasi Piranti Gerak

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Langkah-langkah praktis dalam buku ini dapat Anda terapkan dengan mudah, dan dapat menjadi pelengkap untuk kegiatan belajar formal anak di sekolah.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: