WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Cemerlang Tapi Dicurigai

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Cemerlang Tapi Dicurigai
Omar Dhani | TokohIndonesia.com | rpr-tempo

Marsekal (Purn) Omar Dhani, meniti karir militer dengan cemerlang hingga mencapai puncak sebagai Panglima Angkatan Udara (1962-1965). Namun, dalam kasus pemberontakan G30S/PKI, ia dicurigai, diadili  dan divonis hukuman mati Mahkamah Militer Luar Biasa (Mahmilub)(Desember 1966). Walaupun kemudian, bersama Soebandrio, ia mendapat grasi dari Presiden pada 2 Juni 1995 dan dapat menghirup udara bebas pada 15 Agustus 1995.

Menteri/Kepala Staf Angkatan Udara, 19 Januari 1962-1965
Lihat Curriculum Vitae (CV) Omar Dhani

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Omar Dhani

QR Code Halaman Biografi Omar Dhani
Bio Lain
Click to view full article
Sutanto Sastraredja
Click to view full article
Raden Pandji Soejono
Click to view full article
Amelia Achmad Yani
Click to view full article
Maladi
Click to view full article
Sidrotun Naim
Click to view full article
Harsha E Joesoef
Click to view full article
Broery Pesulima

Setelah hidup bebas bersama keluarga selama 14 tahun, suami dari Sri Wuryanti ini meninggal dunia Jumat 24 Juli 2009 pukul 14.05 WIB, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara dr Esnawan Antariksa, Halim Perdanakusuma, Jakarta. Menurut keterangan putra sulungnya, Feri Omar Nursaparyan, Omar meninggal setelah mendapat perawatan akibat usia tua dan komplikasi penyakit yang sudah lama diderita.

Jenazah ayah lima anak ini, disemayamkan di rumah duka di Komplek Pejaten Indah D-12, Jalan H Samali, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Setelah itu, Jumat malam (24/7/2009) disemayamkan di Skuadron 17 Halim Perdanakusuma untuk memberi kesempatan kepada pihak TNI AU melakukan penghormatan terakhir.

Kemudian Sabtu siang 25 Juli 2009, dimakamkan secara sipil di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta.

Menurut putranya, Dian Sri Indrapuri, ayahnya mengamanatkan agar dirinya dimakamkan dalam satu liang lahat yang sama dengan tempat istri pertamanya dimakamkan, Sri Wuryanti, di TPU Jeruk Purut, Jakarta.

Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama FB Soelistyo, pemakaman Omar Dani dilakukan tanpa upacara kemiliteran, disebabkan persyaratan administratif.

"Tidak secara militer, tata cara seperti masyarakat sipil. Persayaratan administrasi tidak memperbolehkan untuk itu," ujar Marsekal Pertama FB Soelistyo di di Jakarta (25/7). Omar Dani pernah diberhentikan dari dinas kemiliterannya. Selain itu, seluruh tanda jasa almarhum juga pernah dicabut. Ini karena Omar Dhani pernah tertuduh terlibat Gerakan 30 September (G 30 S/PKI) hingga 29 tahun hidupnya habis di penjara.

Pendidikan
Putra mantan Bupati Boyolali ini mengecap pendidikan di Hollandsch Inlandsche School (HIS) Kristen, Klaten, Jawa Tengah tahun 1937. Kemudian melanjut ke Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) Kristen, Solo, 1940. Lalu tahun 1942, melanjut lagi ke Algemeene Middlebare School (AMS) B sampai kelas II di Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
.

Bahkan tahun 1946, ia masih belajar di Sekolah Menengah Teknologi (SMT). Kemudian TALOA Academy of Aeronautics, Bakersfiels, California, 1952 dan RAF Staff College, Andover, Inggris, 1957.

Karir
Suami dari Sri Wuryanti ini sebelum berkarir di militer (AURI sejak November 1950), pernah meniti karir sebagai Sinder Perkebunan Kebon Arum, Klaten (1942-1944), penyiar RRI/Voice of Indonesia, Tawangmangu (1946) dan penyiar bahasa Inggris di KeLihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
an Penerangan dan RRI Jakarta tahun 1946-1947.

Pada tahun 1952, Omar Dhani pernah bertugas sebagai kopilot pesawat Dakota di Cililitan, Jakarta, setelah menyelesaikan pendidikannya di Academy of Aeronautics, TALOA, California, AS, selama setahun. Omar Dhani pernah ambil bagian secara aktif dalam operasi udara menumpas pemberontakan di wilayah Timur Indonesia.

Karir militernya (TNI Angkatan Udara) terbilang cemerlang. Sebagaimana ditulis oleh sejarawan Asvi Warman Adam (Sejarah: Omar Dani dan AURI, Kompas, Jumat, 26 Juni 2009), hanya dalam waktu 9,5 tahun, Omar Dhani yang saat itu belum genap berusia 38 tahun telah mencapai posisi puncak di Angkatan Udara, setelah Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Presiden Soekarno
melantiknya menjadi Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
/Kepala Staf Angkatan Udara pada 19 Januari 1962. Tampaknya, Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Presiden Soekarno
memandangnya sebagai seorang perwira tinggi yang penuh dedikasi. Walaupun mungkin, di mata lawan politiknya, Omar dianggap sebagai sosok yang sangat lihai mencari muka.

Sebagai contoh, Omar Dhani menyambut dengan antusias tatkala Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Presiden Soekarno
mengisyaratkan pembentukan "Angkatan Kelima", yaitu buruh dan petani yang dipersenjatai, Sementara, pihak Angkatan Darat tampak jelas tak setuju.

Omar pun menyetujui Marxisme diajarkan di sekolah-sekolah dan Kursus Angkatan Udara. Ia bahkan tak keberatan apabila penasihat dari unsur Nasakom ditempatkan mendampingi pimpinan Angkatan Udara.

Kedekatan dengan Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Bung Karno
, membuat mantan Panglima Komando Siaga pada masa Dwikora ini makin ke 'kiri'. Kelak, keberpihakannya semakin jelas. Omar membiarkan "sukarelawan" yang kemudian menyokong G30S/PKI dilatih di sekitar Pangkalan Angkatan Udara Halim Perdana Kusumah oleh oknum perwira-perwira progresif kalangan TNI-AU. (Jajang Jamaludin, Omar Dhani: Figur yang Disegani Sekaligus Dicurigai, www.tempo.co.id/harian/ profil/prof-omardhani.html).

Akhirnya, perjalanan sejarah bangsa bergerak ke arah yang tidak menguntungkan bagi Omar Dhani menyusul pertarungan politik yang terjadi pada masa itu. Omar Dhani yang sangat loyal kepada Soekarno dituding terlibat bersama AURI dalam Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia. Nama Omar Dhani sulit dilepaskan dari gerakan yang membawa malapetaka itu. Ia salah satu dari dua tokoh nasional yang menyambut Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Bung Karno
di Halim, 1 Oktober 1965 pagi. Tokoh lainnya adalah DN Aidit, Ketua CC PKI.

Selain itu, pada saat gerakan penculikan para jenderal tanggal 30 September 1965 meletus, Omar Dhani menulis perintah harian Men/Pangau setelah mendengar siaran berita RRI pukul 07.00 tentang G30S. Perintah harian itulah, yang kemudian menjadi persoalan besar sehingga ia diadili Mahkamah Militer Luar Biasa (Mahmilub) dan divonis hukuman mati (Desember 1966).

Namun, vonis hukuman mati itu tidak segera dieksekusi. Tapi ia ditahan (penjara) selama 29 tahun sejak 25 Desember 1966, dan dibebaskan pada tanggal 16 Agustus 1995, setelah bersama Soebandrio, ia mendapat grasi dari Presiden pada 2 Juni 1995. e-ti | tsl

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh sira  -  Dibuat 25 Jul 2009  -  Pembaharuan terakhir 20 Jun 2012
Wartawan Senior Tempo Titiek Dari Biologi Ke Warta Loji

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Kamus ini memuat lebih dari 2000 entri yang berhubungan erat dengan dunia televisi dan film.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: