WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia
Gambar QR sudah tersimpan sebelumnya.

Ahli Sosiologi Komunikasi

Ahli Sosiologi Komunikasi
Astrid Susanto | TokohIndonesia.com | rpr

Guru Besar Sosiologi Komunikasi FISIP Universitas Indonesia, yang juga terjun dalam dunia politik (anggota DPR/MPR), ini meninggal dunia di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Kamis 13 April 2006 pukul 08.55 WIB. Jenazah puteri bangsa bernama lengkap Prof Dr Maria Antonia Astrid Sunarti Susanto, ini dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat 14/4 pukul 11.00.

Dosen
Lihat Curriculum Vitae (CV) Astrid Susanto

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Astrid Susanto

Puteri bangsa kelahiran Makassar, 4 Januari 1936, anak kedua dari lima bersaudara, putri Prof Sunario, SH, mantan menteri luar negeri RI, ini meninggal akibat mengalami komplikasi. Menurut putra tertuanya, Airlangga (40), kepergiannya dirasa mendadak sekali. Sebab sudah lama Astrid tidak pernah sakit, dan tidak ke dokter, setelah tahun 1989 dioperasi jantung dengan teknik gelembung balon. Setelah itu ia sehat-sehat saja.

Baru Rabu pagi, ia merasa badannya lemas sekali. Lalu dibawa ke UGD (Unit Gawat Darurat) RS Harapan Kita. Diagnosa awal, ia terkena stroke. Kemuadian ketahuan ia menderita diabetes. Sebelumnya penyakit ini tak pernah terdeteksi. Lalu Kamis pagi, sekitar pukul 03.30, ia mengalami serangan jantung. Pukul 07.30 kondisinya kritis, dan kemudian meninggal.

Isteri dari Ir Bambang Susanto, yang sudah lebih dulu meninggal dunia, itu meninggalkan tiga putra dan dua cucu. Dia dikenal sebagai pribadi yang mandiri dan berdisiplin. Sejak kecil, Astrid memang berdisiplin keras, dan berani mengemukakan pendapat.

Astrid menyelesaikan pendidikan sekolah dasarnya di SD Ungaran, Yogyakarta (1948), SMP Santa Ursula, Jakarta (1953) dan SMA-B Santa Ursula, Jakarta (1956). Lalu memperoleh gelar sarjana publisistik (Dra) dari Universitas Westfaelische, Muenster, Jerman Barat (1960). Kemudian memperoleh gelar doktor (PhD) dari Universitas Frei, Jerman Barat (1964), dengan disertasi Kekuatan-kekuatan Politik di Belakang Terbentuknya Dewan Pers di Inggris.

Astrid yang senang membaca, merajut, menyulam, dan tusuk silang, ini memulai karir sebagai dosen Fakultas Publisistik Universitas Padjadjaran, Bandung sampai dia menjabat Dekan (1971-1975). Kemudian dia menjadi dosen Ilmu Komunikasi dan Sosiologi Pembangunan UI (1976- 2006).

Sempat menjabat Kepala Biro Penerangan Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Bappenas (1974-1983) dan Asisten Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Negara (1983-1988).

Tahun 1987-1992, ia menjadi Anggota MPR dari Utusan Golongan. Pada era reformasi, Astrid ikut mendeklarasikan Partai Demokrasi Kasih Bangsa (PDKB) yang mengantarkannya menjadi Anggota Fraksi PDKB DPR/MPR (2002).

Kemudian, karena dia berseberangan dengan para kerabatnya di PDKB, Astrid kemudian masuk Fraksi Kesatuan Bangsa Kebangsaan Indonesia (F-KKI) (2002-2004).

Sampai akhir hayatnya, ia aktif sebagai dosen Program Pascasarjana (S-2 dan S-3) UI Jakarta, Universitas Sahid Jakarta, dan Universitas Hassanudin Makassar. Salah satu bukunya berjudul Komunikasi Teori dan Praktek dan Filsafat Ilmu Komunikasimenjadi buku wajib mahasiswa komunikasi.

Sebagai ilmuwan dan akademisi ia tak pernah berhenti. Bahkan menjelang akhir hayat, Astrid tengah menulis empat buku yang dikerjakan secara berbarengan. Di antaranya buku teks terjemahan dan dua buku baru, satu di antaranya berjudul Indonesia di Awal Abad 21. e-ti

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 13 Apr 2006  -  Pembaharuan terakhir 25 Feb 2012

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Tito Karnavian

Tokoh Monitor

Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi

Buku Pilihan

thumb

Buku ini hadir untuk menjawab seputar permasalahan yang sering terjadi pada perabot rumah.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: