WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Pemimpin Bertangan Dingin

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pemimpin Bertangan Dingin
Arifin M Siregar | TokohIndonesia.com | bankindonesia

Gubernur Bank Indonesia (1983–1988) bergaya kepemimpinan konservatif, hati-hati dan bertangan dingin ini menjabat Menteri Perdagangan Kebinet Pembangunan V (1988-1993). Kemudian, Arifin dipercaya menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Amerika Serikat dan Grenada, menggantikan Abdul Rachman Ramly (Agustus 1993-Februari 1998). Dia digantikan oleh Prof Dr. Dorodjatun Kuntjoro-Jakti.

Menteri Perdagangan (1988-1993)
Lihat Curriculum Vitae (CV) Arifin M Siregar

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Arifin M Siregar

QR Code Halaman Biografi Arifin M Siregar
Bio Lain
Click to view full article
Cut Nyak Meutia
Click to view full article
Tri Rismaharini
Click to view full article
Singgih
Click to view full article
Ira Wibowo
Click to view full article
Rio Febrian
Click to view full article
Abdoel Semute
Click to view full article
MT Haryono

'Ketika Arifin M Siregar, putera Batak kelahiran Medan, Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Sumatera Utara
, 11 Februari 1934, ini masuk BI, 1971, perekonomian Indonesia sedang sulit. Ia ikut terpilih untuk mengatasi keadaan. Kala itu, banyak pihak menyambutnya dengan senang. Editorial di pelbagai media massa Ibu Kota menyuarakan antusiasme. Tampaknya, ia dianggap berhasil.

Pada 23 Maret 1983, ia diangkat menjadi Gubernur, setelah sebelumnya menjabat Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
BI, dengan setingkat Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
negara. Kalangan bankir menilainya sangat cocok menjalankan kepemimpinan bergaya konservatif, seperti pendahulunya, Rachmat Saleh. Sampai awal 1985, ia selalu mengatakan, ''Saya masih harus tetap berhati-hati dan waspada dalam mengambil kebijaksanaan. Agar di belakang hari keadaan ekonomi jauh lebih baik.''

Tidak hanya dalam memimpin BI Arifin berhati-hati. Pejabat tinggi yang tidak menyukai golf ini juga memantangkan alkohol, rokok, dan tidak suka makanan berlemak. ''Di pesta-pesta, kalau tiba waktu toast, saya cukup mengangkat gelas bersama tamu lainnya. Dan saya tidak meneguk isinya,'' kata Arifin. Tidak berarti ''anak Medan'' ini kaku. '

'Meskipun tak pernah mabuk, di pesta saya dikenal biang hura-hura,'' katanya. Banyak orang tahu maksudnya; ia mudah bergaul.Hingga lulus SMA, anak kedua dari tiga bersaudara ini menunggui -- kota kelahirannya. ''Waktu kecil saya suka memancing lele, belut, dan ikan gabus,'' tuturnya. Umpannya kodok kecil dan cacing. Sering pula ia bermain layang-layang, bahkan berantem. ''Semua jenis permainan anak-anak sudah saya alami,'' katanya.

Setamat SMA, Arifin merantau ke Eropa. Ayahnya, Maskud Siregar, bekas Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
ekspor impor, rupanya tidak selalu mengiriminya banyak uang. Sehingga, ''Saya terpaksa kuliah sambil bekerja,'' kata Arifin. Setelah belasan tahun di rantau, pada Februari 1960 Arifin berhasil meraih gelar doktor dalam bidang ekonomi, dengan yudisium magna cum laude, dari Munster Universitat, Jerman Barat. Disertasinya berjudul Die Asussenwirtschaft und wirtschaftliche Entwicklung Indoneisens (Perdagangan Luar Negeri dan Perkembangan Ekonomi Indonesia). Setahun kemudian, 1961, karya tersebut dibukukan.

Sebenarnya, ''Saya ini bukan anak yang pandai. IQ saya pun biasa-biasa saja,'' katanya. ''Tetapi, saya memiliki kemauan kuat.'' Lebih dari itu, ''Ibu sayalah yang mendorong keberhasilan saya.'' Sang ibu, Siti Maimun Pulungan, sudah wafat.

Ayah tiga anak -- satu telah meninggal -- ini rupanya tidak banyak melakukan olah raga, selain sekali-sekali jogging dan jalan kaki. Kerjanya cukup keras. Setiap hari, ia mulai pukul 08.00 dan pulang ke rumah rata-rata pukul 19.00. Sampai awal 1985, ''Sejak saya kerja di BI baru dua kali ambil cuti,'' katanya. Istrinya, Hadiati yang keturunan Jawa, memaklumi keadaan itu.

Selain untuk bersantai dengan keluarga, waktu senggangnya ia manfaatkan pula menekuni bacaan. Di luar karya William Shakespeare, ia juga membaca Goethe, Imanuel Kant, dan Jean Paul Sartre. Laki-laki yang mengaku dirinya sebagai ''Batak kesasar, lantaran tidak bisa main catur dan musik,'' ini fasih berbahasa Belanda, Prancis, Inggris, dan Jerman. ti,pdat

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 09 Aug 2005  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012
Ketua Mahkamah Agung Pertama Pelantun Tembang Keroncong

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Jual Buku Sutiyoso Sang Pemimpin

Buku Pilihan

thumb

Rahasia menghasilkan uang lebih banyak dan lebih cepat. Penjualan Anda pasti meledak!

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: