gototopgototop

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan paling lambat 16 Mei 2012.

LENGKAPI DATA: Sudahkah Anda punya "rumah pribadi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan kirimkan biografi dan CV Anda ke

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

  • 0
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
prev
next

Pemimpin Bertangan Dingin

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pemimpin Bertangan Dingin
Arifin M Siregar | TokohIndonesia.com | bankindonesia
Pekerjaan Utama:
Menteri Perdagangan (1988-1993)
Lihat CV
Nama:
Arifin M Siregar
Lahir:
Medan, Sumatera Utara, 11 Februari 1934
Pekerjaan:
Menteri Perdangan (1988-1993)
Agama:
Islam
Pendidikan:
  • Universitas Munster, Jerman Barat (doktor, 1960)
  • Universitas Munster, Jerman Barat (1958)
  • Nederlandsche Economische Hogeschool, Rotterdam, Negeri Belanda (1953-1956)
Karir:
  • Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Amerika Serikat dan Grenada (Agustus 1993-Februari 1998)
  • Menteri Perdagangan Kebinet Pembangunan V (1988-1993)
  • Alternate Governor of IDB untuk Indonesia (1983)
  • Gubernur Bank Indonesia (1983 -1988)
  • Alternate Governor of IMF untuk Indonesia (1973-1983)
  • Direktur Bank Indonesia (1971)
  • Wakil IMF di Laos sebagai Penasihat Keuangan/Moneter Pemerintah Laos (1969-1971)
  • Economist Asian Department IMF, Washington DC (1965)
  • Mendirikan dan menjalankan Bagian Ekonomi United Nations Economic and Social Office, Beirut (1963)
  • Economic Affairs Officer di United Nations Bureau of General Economic Research and Policies di New York (1961)
  • Bekerja sebagai research-worker di Institut fur Industriewirtschaftliche Forschung di Universitas Munster, Jerman Barat (1960-1961)
Kegiatan Lain:
  • Penasihat dan Anggota Delegasi Indonesia pada sidang IGGI
  • Penasihat dan Anggota Delegasi Indonesia pada sidang Asian Development Bank
  • Penasihat dan Anggota Delegasi Indonesia pada sidang Islamic Development Bank
Karya:
  • Indonesian Entrepreneurs, Institute of International Studies, University of California, 1969
  • Antara lain: Problems of Development Planning in the Federation of Malay, (UN Report), New York, 1962
Alamat Rumah:
Jalan Teuku Umar 61, Jakarta Pusat
Telp: 349316
Pusat Data Tokoh Indonesia
Tutup CV

Gubernur Bank Indonesia (1983–1988) bergaya kepemimpinan konservatif, hati-hati dan bertangan dingin ini menjabat Menteri Perdagangan Kebinet Pembangunan V (1988-1993). Kemudian, Arifin dipercaya menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Amerika Serikat dan Grenada, menggantikan Abdul Rachman Ramly (Agustus 1993-Februari 1998). Dia digantikan oleh Prof Dr. Dorodjatun Kuntjoro-Jakti.

'Ketika Arifin M Siregar, putera Batak kelahiran Medan, Sumatera Utara, 11 Februari 1934, ini masuk BI, 1971, perekonomian Indonesia sedang sulit. Ia ikut terpilih untuk mengatasi keadaan. Kala itu, banyak pihak menyambutnya dengan senang. Editorial di pelbagai media massa Ibu Kota menyuarakan antusiasme. Tampaknya, ia dianggap berhasil.

Pada 23 Maret 1983, ia diangkat menjadi Gubernur, setelah sebelumnya menjabat Direktur BI, dengan setingkat menteri negara. Kalangan bankir menilainya sangat cocok menjalankan kepemimpinan bergaya konservatif, seperti pendahulunya, Rachmat Saleh. Sampai awal 1985, ia selalu mengatakan, ''Saya masih harus tetap berhati-hati dan waspada dalam mengambil kebijaksanaan. Agar di belakang hari keadaan ekonomi jauh lebih baik.''

Tidak hanya dalam memimpin BI Arifin berhati-hati. Pejabat tinggi yang tidak menyukai golf ini juga memantangkan alkohol, rokok, dan tidak suka makanan berlemak. ''Di pesta-pesta, kalau tiba waktu toast, saya cukup mengangkat gelas bersama tamu lainnya. Dan saya tidak meneguk isinya,'' kata Arifin. Tidak berarti ''anak Medan'' ini kaku. '

'Meskipun tak pernah mabuk, di pesta saya dikenal biang hura-hura,'' katanya. Banyak orang tahu maksudnya; ia mudah bergaul.Hingga lulus SMA, anak kedua dari tiga bersaudara ini menunggui -- kota kelahirannya. ''Waktu kecil saya suka memancing lele, belut, dan ikan gabus,'' tuturnya. Umpannya kodok kecil dan cacing. Sering pula ia bermain layang-layang, bahkan berantem. ''Semua jenis permainan anak-anak sudah saya alami,'' katanya.

Setamat SMA, Arifin merantau ke Eropa. Ayahnya, Maskud Siregar, bekas pengusaha ekspor impor, rupanya tidak selalu mengiriminya banyak uang. Sehingga, ''Saya terpaksa kuliah sambil bekerja,'' kata Arifin. Setelah belasan tahun di rantau, pada Februari 1960 Arifin berhasil meraih gelar doktor dalam bidang ekonomi, dengan yudisium magna cum laude, dari Munster Universitat, Jerman Barat. Disertasinya berjudul Die Asussenwirtschaft und wirtschaftliche Entwicklung Indoneisens (Perdagangan Luar Negeri dan Perkembangan Ekonomi Indonesia). Setahun kemudian, 1961, karya tersebut dibukukan.

Sebenarnya, ''Saya ini bukan anak yang pandai. IQ saya pun biasa-biasa saja,'' katanya. ''Tetapi, saya memiliki kemauan kuat.'' Lebih dari itu, ''Ibu sayalah yang mendorong keberhasilan saya.'' Sang ibu, Siti Maimun Pulungan, sudah wafat.

Ayah tiga anak -- satu telah meninggal -- ini rupanya tidak banyak melakukan olah raga, selain sekali-sekali jogging dan jalan kaki. Kerjanya cukup keras. Setiap hari, ia mulai pukul 08.00 dan pulang ke rumah rata-rata pukul 19.00. Sampai awal 1985, ''Sejak saya kerja di BI baru dua kali ambil cuti,'' katanya. Istrinya, Hadiati yang keturunan Jawa, memaklumi keadaan itu.

Selain untuk bersantai dengan keluarga, waktu senggangnya ia manfaatkan pula menekuni bacaan. Di luar karya William Shakespeare, ia juga membaca Goethe, Imanuel Kant, dan Jean Paul Sartre. Laki-laki yang mengaku dirinya sebagai ''Batak kesasar, lantaran tidak bisa main catur dan musik,'' ini fasih berbahasa Belanda, Prancis, Inggris, dan Jerman. ti,pdat

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 09 Agt 2005  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012
Intermezzo
"Karena engkau kadang-kadang patah semangat, jangan putus asa. Matahari selalu terbenam setiap malam, tetapi terbit kembali esok pagi." ~ Henry Van Dyke

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp: (021) 8293113, Telp/SMS: (021) 32195352, 32195353, Fax: (021) 83787235
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. Salah satu cara dengan menggunakan fitur SINDIKASI ini. (2) Ucapan terima kasih di kolom komentar. (3) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Beri Komentar

Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Kode keamanan Refresh

Bio Lainnya

Click to view full article

Selama hidupnya, doktor kesehatan masyarakat lulusan Harvard University ini fokus di dunia penelitian dan pelayanan kesehatan masyarakat. Karirnya kemudian mencapai puncak

Click to view full article

Ketua Komisi Nasional PA periode 2010-2014 ini sebelumnya dikenal luas sebagai aktivis buruh. Namun perjumpaannya dengan anak-anak yang kurang mendapat perhatian membuat ia

Click to view full article

Menurut Mangapul Sagala, keinginan untuk mendapatkan sesuatu secara instan merupakan penyebab maraknya praktik korupsi dan penyelewengan di negeri ini. Ironisnya, hal-hal yang

Click to view full article

Sebagai pendeta yang juga manusia biasa, Mangapul Sagala Staf Perkantas Jakarta, Dosen Perjanjian Baru STT IMAN dan STTRII Mangapul Sagala mau tidak mau harus berhadapan dengan tantangan hidup yang sering menguji keteguhan imannya. Lewat ujian-ujian itu


Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
 

Like and Support Us

Komunitas

  • Terbaru
  • Komentar
  • Irwan Hidayat

    m.nailul anwar noer
    Alhamdulillah, kami selaku warga negara Indonesia, sangat bangga atas tercapainya cita2 Sidomuncul, dan ...
     
  • Galaila Karen Agustiawan

    soedono adi triwanto
    Saya mengagumi anda sebagai salah satu dari sedikit tokoh yg berkarakter dan sebagai bangsa Indonesia ...

Aktivitas Terbaru di Facebook

Poling Tokoh