WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Dosen dan Pengamat Politik

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Dosen dan Pengamat Politik
e-ti | suara merdeka

Pengamat politik dan dosen Ilmu Politik dari Fakultas Ilmu Sosial & Politik Universitas Indonesia, sebelum dan saat kuliah di FISIP UI, sambil bekerja di perusahaan pelayaran Djakarta Lloyd, hingga menjadi asisten dosen di fakultasnya. Dia Lulus pada 1969, dan menjadi dosen. Setelah itu, barulah Arbi berhenti dari Djakarta Lloyd.

Pengamat politik, dosen
Lihat Curriculum Vitae (CV) Arbi Sanit

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Arbi Sanit

QR Code Halaman Biografi Arbi Sanit
Bio Lain
Click to view full article
Vina Panduwinata
Click to view full article
Jansen Sinamo
Click to view full article
Dimyati Hartono
Click to view full article
Djaduk Ferianto
Click to view full article
Dewa Made Beratha
Click to view full article
Nyonya Meneer
Click to view full article
Paskah Suzetta
BERITA TERBARU

Lalu empat tahun kemudian, Anak kelima dari 11 bersaudara ini mengikuti studi bebas mengenai sistem politik Indonesia di Universitas Wisconsin, AS.

Pendidikan SD (1954) dan SMP (1957) dijalani di kampung kelahirannya Desa Batangkapas, Painan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Setamat SD, dia sempat diminta kakaknya agar meneruskan ke sekolah guru (SGB). Tetapi, dia menampik karena ingin seperti ayahnya, menjadi ahli politik atau pelukis. Setelah menamatkan SMA di Medan (1962), ia sempat bermaksud mendaftar di Akademi Seni Rupa, tetapi tidak jadi. Dia lalu masuk FISI UI.

Selama sekolah dan kuliah, dia tergolong pendiam. Sifat pendiam itu muncul sepeninggal ayahandanya, wedana Muara Labuh di Sumatera Barat. Sejak itu, dia jarang bermain di luar rumah. Dia menyendiri dan lebih suka belajar. Pada masa kuliah pun, dia tidak terlibat kegiatan kampus. Bahkan dia tidak ikut dan tidak lulus mapram.

Soal PKB
Arbi menilai keputusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendukung duet Ketua Umum Partai Hanura
Ketua Umum Partai Hanura
Wiranto
-Salahuddin Wahid merupakan kemunduran. PKB telah mengkhianati reformasi demi kepentingan kekuasaan. Ia melihat motifnya hanya kekuasaan, tidak ada kepentingan ideologi.

Pria kelahiran Painan, 4 Juni 1939, ini mengatakan keputusan PKB mendukung capres Partai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Golkar
, merupakan pilihan yang pragmatis dari kondisi saat ini. Yakni PKB kini dalam posisi hanya bisa memberikan dukungan karena tidak punya capres sendiri. Ia melihat motifnya hanya kekuasaan, tidak ada kepentingan ideologi. "Masa mendukung militerisme. PKB dan Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Gus Dur
kan dulu blok reformasi," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, pengamat politik ini mengatakan, pemerintahan reformasi telah mengalami perluasan dan pendalaman korupsi sampai ke daerah, yang selama ini mungkin belum tersentuh sehingga berakibat pada kemerosotan kehidupan rakyat.

"Akibat pendalaman dan perluasan cara korupsi itu membuat Indonesia selalu dianggap negara koruptor tinggi, dan di ASEAN sebagai terkorup sedangkan di Asia kedua terkorup, dan di dunia sebagai ketiga terkorup," kata Pengamat politik, dosen
Pengamat politik, dosen
Arbi Sanit
, dalam seminar nasional "Menuju pemerintahan yang bersih dan berwibawa", di Jambi, Senin (28/07).

Seminar nasional yang diselenggarakan LSM Tempat Pembicaraan Orang Banyak (Tempoyak) itu, Pengamat politik, dosen
Pengamat politik, dosen
Arbi Sanit
mengemukakan, indeks yang disusun UNDP tahun 2001, peringkat pengembangan SDM Indonesia adalah nomor urut 102 di Dunia atau setingkat di bawah Vietnam,dan 19 tingkat di atas Kamboja.

"Keadaan itu persis sama dengan Indonesia tahun 1966, atau tiga tingkat di atas tahun 1977 dan 1998 dan tujuh tingkat di bawah tahun 1999-2000," katanya, lalu mengemukakan bahwa tingkat korupsi Indonesia sudah tidak diragukan lagi peningkatannya dari tahun ke tahun.

Tingkat korupsi itu, lanjut Pengamat politik, dosen
Pengamat politik, dosen
Arbi Sanit
, juga membuktikan bahwa kondisi SDM rakyat Indonesia menunjukkan pemerintah dan pemerintahan yang otoriterian, salah urus dan mandul selama lebih empat dekade, yang menghabiskan lebih dari tiga perempat waktu kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia.

Arbi Sanit mengemukakan pula, agar kondisi itu tidak berlanjut dan berkembang terus menerus, dibutuhkan pemerintahan yang bersih sebagai solusi dari permasalahan yang dihadapi negara dan bangsa sekarang ini.

Dia mengakui, secara paradigma ada tiga bentuk pemerintahan di dalam perkembangannya.
Pemerintahan birokrat, yaitu bentuk sistem pemerintahan modern, kewenangan untuk memerintah adalah dasar kehadiran dan kinerja dan kewenangan itu diformalkan melalui UUD dan Perundangan lainnya, sehingga pemerintah berkuasa secara syah dan berhak melakukan represi kepada rakyat yang mengingkari.

"Tapi kecenderungan oligarkhi pemegang kewenangan pemerintah membelokkan pemerintah demokrasi menjadi birokratisasi, sehingga menimbulkan peluang penguasa untuk enyalahgunakan kekuasaan dalam berbagai bentuk yang memuncak menjadi korupsi," katanya.

Arbi Sanit tampil pada seminar nasional itu dengan makalah "Tantangan dan Peluang Pemerintahan terbaik", bersama tokoh lainya seperti, Drs Ali Maskur Musa (F-KB DPR-RI) dan Ir Samuel Abdullah Koto (F-Reformasi DPR-RI).

Seminar yang dimotori LSM Tempat Pembicaraan Orang Banyak (Tempoyak) Jambi tersebut, bertujuan untuk memberikan wacana dan solusi bagi terwujudnya pemerintahan yang bersih. tsl-ant-dc

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 04 Jun 2004  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012
Panglima Dari Wajo Debut Malaikat Penggoda

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Wastafel, selain fungsinya untuk mencuci tangan, wajah, atau benda kecil lainnya, ternyata juga dapat mempercantik tampilan interior rumah jika diatur dan dipikirkan dengan baik.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: