WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Guru Besar Teknik Penerbangan ITB

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Guru Besar Teknik Penerbangan ITB
Oetarjo Diran | rpr

Nama Oetarjo Diran makin dikenal publik saat dipercaya sebagai Ketua Komite Kecelakaan Transportasi Nasional (KNKT) pada tahun 1997. Guru besar ITB yang pernah terlibat dalam pembuatan pesawat CN-235 di IPTN, merintis jurusan teknik penerbangan di ITB dan sering menjadi narasumber di seputar dunia dirgantara ini meninggal di usia 79 tahun pada 17 September 2013.

Guru Besar Teknik Penerbangan ITB, Ketua KNKT 1994-2004
Lihat Curriculum Vitae (CV) Oetarjo Diran

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Oetarjo Diran

QR Code Halaman Biografi Oetarjo Diran
Bio Lain
Click to view full article
Yohannes CTA
Click to view full article
Radius Prawiro
Click to view full article
Yenti Garnasih
Click to view full article
Kwik Kian Gie
Click to view full article
Abdullah Harahap
Click to view full article
Marwan Jafar
Click to view full article
Soedarjo

Oetarjo Diran lahir di Ciamis, 20 Februari 1934. Sejak kecil, Diran, begitu ia biasa disapa, sudah tertarik dengan pesawat terbang. Saat mengenyam pendidikan di SD Mayumi (kini SD Cikini), Jakarta Pusat, ia mulai gemar mengumpulkan gambar-gambar pesawat terbang.

Meski tidak pernah mengikuti pendidikan formal SMP, Diran melanjutkan pendidikan ke SMA 1 Pendiri dan Ketua Budi Utomo
Pendiri dan Ketua Budi Utomo
Budi Utomo
, Jakarta dan tamat pada tahun 1952. Ayahnya, M. Diran, yang berprofesi dokter menginginkan Diran menjadi dokter. Namun keinginan ayahnya itu bertolak belakang dengan keinginan hatinya. Diran malah memilih ikatan dinas dari pemerintah untuk belajar teknik penerbangan di Technische Hogeschool Delf, Belanda. Sang ayah akhirnya menerima keputusan Diran dengan catatan harus lulus dalam lima tahun.

Lima tahun kemudian, Diran menepati janji pada ayahnya. Gelar insinyur penerbangan dibawanya pulang ke Tanah Air tahun 1957 dan langsung diterima bekerja di Direktorat Sertifikasi Kelaikan Udara di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Pada tahun 1960-1961, Diran mendapat kesempatan untuk mengambil gelar Master of Science in Aerospace Engineering di Purdue University, Amerika Serikat, salah satu kampus yang menyediakan pendidikan keteknikan terbaik di dunia.

Sepulangnya dari Amerika, peraih penghargaan spesial Life Cycle Award dari Persatuan Insinyur Indonesia tahun 1993 ini memasuki dunia kampus dengan bergabung ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia langsung mendirikan jurusan teknik penerbangan pada tahun 1961. Pada tahun 1968, Diran menjadi Kepala Theoretical Aerodynamics Group, Messerschmitt-Bölkow-Blohm (MBB), Jerman. Jabatan itu diembannya selama empat tahun. Pada tahun 1968 itu pulalah, Diran menikah dengan R.A. Joni Pratiwi Soemitro, SH dan dikaruniai satu putri Katja Rachmiana Diran. Di mata anaknya Katja Rachmiana, Diran dikenal sebagai orang yang keras, baik dalam pendirian, kemauan, maupun dalam berkata-kata.

Ketua KNKT, Diran pernah menangani musibah Airbus 330 Garuda di Sibolangit, Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Sumatera Utara
, 1997 dan kasus jatuhnya Boeing 737 Silk Air di Sungai Sungsang, Palembang, 1997.

Atas ajakan Prof Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
BJ Habibie
, Diran bergabung ke Industri Pesawat Terbang Nusantara (kini PT Dirgantara Indonesia) sebagai Chief Design Engineer dan diberi tugas membuat pesawat terbang komuter bermesin turboprop dengan 35 penumpang, CN-235, pada 1978 hingga 1984.

Sebagai pakar penerbangan yang juga mengajar di ITB, Diran menyempatkan diri berkiprah di BPPT, ICAS (International Council for Aeronautical Sciences), dan terakhir DSKU (Dinas Sertifikasi dan Kelaikan Udara).

Nama penyandang Bintang Jasa Utama RI tahun 1994 ini makin dikenal publik saat dipercaya sebagai Ketua Komite Kecelakaan Transportasi Nasional (KNKT) yang dibentuk independen pada tahun 1997. Sebagai Ketua KNKT, Diran pernah menangani musibah Airbus 330 Garuda di Sibolangit, Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Sumatera Utara
, 1997 dan kasus jatuhnya Boeing 737 Silk Air di Sungai Sungsang, Palembang, 1997.

Diran menghembuskan nafasnya yang terakhir pada Selasa, 17 September 2013 sekitar pukul 18.30 WIB karena komplikasi penyakit gula. Anak semata wayang Oetarjo Diran, Katja Rachmiana menceritakan, pada awalnya sang ayah mulai dirawat di RSCM pada 9 Agustus 2013 karena terkena stroke ringan. Sejak itu posisi di sebelah tubuh kirinya melemah. Karena kondisi sang ayah mengalami penurunan, pihak keluarga membawa Diran ke MRCCC Siloam Hospital Semanggi Jakarta hingga akhirnya meninggal. Jenazah Oetarjo Diran disemayamkan di aula timur ITB lalu dimakamkan di TPU Poncol Jalan Mendirikan sekolah wanita di Jepara dan Rembang
Mendirikan sekolah wanita di Jepara dan Rembang
Kartini
, Bekasi, Jawa Barat, 18 September 2013. Bio TokohIndonesia.com | cid, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 18 Sep 2013  -  Pembaharuan terakhir 18 Sep 2013
Pakar Jamkesmas Melacak Jejak Tsunami Purba

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Jual Buku-buku Pilihan

Buku Pilihan

thumb

Lewat buku ini, pembaca bisa lebih mengerti perihal silsilah yang berada di dalam kitab Kejadian.

Catatan Tuhor.com: Peluncuran buku ini dihadiri oleh beberapa petinggi Kristen terkemuka dan pimpinan gereja-gereja yang ikut merekomendasikan buku ini. Penulisnya, Pdt. Abraham Park mengaku sudah membaca Alkitab sebanyak 1800 kali.

 

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: