Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com
    Berita Video Update Data & Sponsorship Intermezzo Komentar

    Birokrat Profesional Empat Presiden

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Birokrat Profesional Empat Presiden
    Bambang Kesowo | Ensikonesia.com | crs
    Menteri Sekretaris Negara (2001-2004)
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Dr. Bambang Kesowo, SH, LLM lahir di Sragen, Jawa Tengah, 27 Maret 1945. Menteri Sekretaris Negara Kabinet Gotong Royong (2001-2004), ini seorang ahli hukum bidang hak milik intelektual yang yang meniti pengabdian sebagai birokrat di Sekretariat Negara dalam era empat presiden (Soeharto, BJ. Habibie, KH. Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri). Bahkan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dia masih dipercaya sebagai anggota Komite Inovasi Nasional.

    QR Code Halaman Biografi Bambang Kesowo
    • biografi tokoh indonesia bambang kesowo
    • bambang kesowo

    Bambang Kesowo yang sebelumnya sempat berkarir di bank asing dan bea cukai, mengawali karir di Sekretariat Negara sejak awal pemerintahan Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Soeharto
    sebagai Staf Biro Analisa & PPU (1968). Kemudian menjadi Pembantu Bidang Hukum Assisten Sesneg Urusan Pemerintahan (1973); Pembantu Bidang Umum Assisten Sesneg Ururan Pemerintahan (1976); Pembantu Bidang Umum Assisten Menenteri/Sesneg Urusan Pemerintahan & LPND (1979); Kepala Biro Hukum & PUU (1983-1994); hingga menjabat Wakil Sekretaris Kabinet (1998) dapa era pemerintahan Presiden Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
    Presiden Republik Indonesia Ketiga (1998-1999)
    BJ Habibie
    .

    Kemudian, pada era pemerintahan Presiden Abdurrrahman Wahid (Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
    Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
    Gus Dur
    ) dia menjabat Sekretaris Wakil Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
    Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
    Presiden RI
    6-12-1999-2001. Ketika itu Bambang mengajukan kepada Wapres Megawati perubahan struktur kesekretariatan Wakil Presiden menjadi bersistem command line staf dan memiliki lima deputi yakni Deputi Politik, Deputi Ekonomi, Deputi Kewilayahan dan Wawasan, Deputi Kesejahteraan Rakyat, serta Deputi Administrasi, Kerumahtanggan dan Keprotokolan.

    Megawati menyetujui perubahan struktur dan sistem kesekretariatan Wakil Presiden tersebut dan mengajukannya kepada Presiden Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
    Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
    Abdurrahman Wahid
    . Presiden menyetujuinya dengan Keppres Nomor 370/M 1999 tertanggal 6 Desember 1999 tentang pengangkatan Bambang Kesowo sebagai Sekretaris Wakil Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
    Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
    Presiden RI
    bersama lima deputinya.

    Kemudian, setelah Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
    Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
    Gus Dur
    jatuh, digantikan Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    Megawati Soekarnoputri
    , Bambang Kesowo mencapai puncak karir sebagai Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Sekretaris Negara (2001-2004). Pengangkatannya sebagai Mensesneg mendapat sorotan dari berbagai pihak karena Bambang Kesowo dianggap sebagai antek Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Orde Baru
    . Dia dianggap akan memberatkan Presiden Megawati karena membawa kembali gerbong pejabat Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Orde Baru
    ke Sekretariat Negara dan Istana Presiden. Presiden Megawati diminta untuk memecat Bambang Kesowo.

    Namun, Megawati tampaknya memandang lain. Megawati justru menginginkan pembersihan pejabat Sekneg dan Istana dari unsur partai politik. Dia sama sekali tidak menginginkan unsur partai politik, termasuk dari Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    PDIP
    , partai yang dipimpinnya sendiri, bercokol di Sekneg dan Istana seperti pada pemerintahan presiden sebelumnya. Megawati menginginkan semua jabatan di Sekretariat Negara, di luar jabatan politis Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Sekretaris Negara, diisi oleh para birokrat profesional.

    Kepercayaan Presiden Megawati tersebut dilakoninya sebagai amanah sehingga dia melaksanakan tugas sebagai Mensesneg (walaupun jabatan itu sudah jabatan politis) secara profesional. Dia pun menghimpun para pejabat senior bergabung kembali di Sekretariat Negara (yang telah diawali dari kesekretariatan Wapres), di antaranya Prof Dr Yaumil Agoes Achir, Dr Wahyudi Ruwiyanto, Dr Susiyati, Dr Gunawan Sumodiningrat, Drs Bambang Sutanto, Rildo Ananda Anwar, dan Marwoto.

    Setelah Presiden Megawati digantikan Presiden Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Susilo Bambang Yudhoyono
    (20 Oktober 2004) melalui pemilihan presiden pertama secara langsung oleh rakyat, Bambang Kesowo juga mengakhiri tugas pengabdian di Sekneg. Sebagai Mensesneg, dia digantikan Prof. Dr. Menteri Sektetaris Negara RI (2004-2007)
    Menteri Sektetaris Negara RI (2004-2007)
    Yusril Ihza Mahendra
    .

    Dia dianggap akan memberatkan Presiden Megawati karena membawa kembali gerbong pejabat Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Orde Baru
    ke Sekretariat Negara dan Istana Presiden. Presiden Megawati diminta untuk memecat Bambang Kesowo. Namun, Megawati tampaknya memandang lain. Megawati justru menginginkan pembersihan pejabat Sekneg dan Istana dari unsur partai politik. Dia sama sekali tidak menginginkan unsur partai politik, termasuk dari Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    PDIP
    , partai yang dipimpinnya sendiri, bercokol di Sekneg dan Istana seperti pada pemerintahan presiden sebelumnya. Megawati menginginkan semua jabatan di Sekretariat Negara, di luar jabatan politis Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Sekretaris Negara, diisi oleh para birokrat profesional.

    Setelah itu, peraih gelar sarjana hukum dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (1968) itu pun mengabdikan diri sebagai pengajar di almamaternya Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada, Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Yogyakarta
    . Belakangan (2010), Bambang Kesowo dipercaya Presiden Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Susilo Bambang Yudhoyono
    menjadi salah seorang Anggota Komite Inovasi Nasional (KIN) yang terbentuk berdasarkan Perpres Nomor 32 Tahun 2010 tertanggal 20 Mei 2010.

    KIN yang diketuai Prof Dr Zuhal dan beranggotakan 30 orang yang terdiri dari berbagai kalangan profesi, itu mempunyai tiga tugas: Pertama, membantu Presiden dalam rangka memperkuat sistem inovasi nasional dan mengembangkan budaya inovasi nasional; Kedua, memberi masukan dan pertimbangan mengenai prioritas program dan rencana aksi termasuk alokasi pembiayaan dan fasilitas untuk penguatan sistem inovasi nasional yang menghasilkan produk inovatif; dan, Ketiga, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan dan program penguatan sistem inovasi nasional.

    KIN tersebut diharapkan dapat lebih mendorong terciptanya inovasi-inovasi baru di Indonesia. Inovasi nasional itu meliputi bidang ketahanan pangan, ketahanan energi, bioteknologi, industri manufaktur, transportasi dan industri pertahanan, teknologi pemrosesan pertanian dan pemrosesan ikan laut dalam, serta manajemen alam serta inovasi lainnya.

    **

    Penguasaan alumni S2 Ilmu Hukum dan Perundangan, Harvard Law School, Amerika Serikat pada tahun 1983, tersebut pada bidang hak milik intelektual, juga telah membuat Bambang sering dipercaya sebagai perunding antara pemerintah Indonesia dengan organisasi internasional, di antaranya dengan lembaga-lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Bambang pernah ditugaskan manjadi perunding dalam Patent Law Treaty (WIPO/PBB), wakil ketua delegasi RI dalam konferensi Diplomatik I di Den Haag, Belanda (1990) dan menjadi wakil delegasi Indonesia dalam Trademark Law Treaty (1995).

    Selain aktif dalam jabatan birokrasi, Bambang Kesowo juga aktif di berbagai bidang (Non Birokrasi). Antara lain, dia Pendiri/Ketua Badan Pengurus Yayasan Karya Cipta Indonesia, 1990; Komisaris PT (Persero) Jiwasraya (Penugasan), 1990-1993; Sekretaris Yayasan Pendidikan & Pembinaan
    Universitas Pancasila, (Penugasan) 1987; Ketua Dewan Gubernur Lembaga Bahasa RI-Australia, (Penugasan) 1990; Pendiri dan Wakil Ketua Dewan Pembina Pusat Pengkajian Hukum 1987; Pengurus Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Pusat, 1987; Pengurus Pusat Persatuan Sarjana Hukum Indonesia (PERSAHI), 1987; Anggota Konsorsium Ilmu Hukum, 1990, dan Komisaris Utama PT Waskita Karya, (Penugasan) 1994.

    Atas pengabdiannya, Bambang Kesowo telah menerima beberapa penghargaan, di antaranya: Bintang Mahaputera Utama (1995), Officer's Cross (Pemerintah Austria, 1996), Groot Orde van Oranye Nassau (Belanda, 1996), WIPO Gold Medal (1997) dan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (1997). Penulis: Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
    Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
    Ch. Robin Simanullang
    | Bio TokohIndonesia.com

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh cross  -  Dibuat 22 Apr 2012  -  Pembaharuan terakhir 09 Mei 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    "Etos kerja keras sering dianggap sebagai mimpi kuno dan seharusnya diganti, tapi kerja keras dan kerja cerdas tidaklah dapat dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua kesuksesan membutuhkan pekerja keras." ~ Anonim

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Bogor 24/01/03: Dr. Th. Sumartana yang dikenal sebagai cendekiawan Kristiani dan Dosen Universitas Satya Wacana Salatiga, meninggal dunia secara mendadak saat santai baca koran di

    Click to view full article

    Jenderal TNI AD Sumitro saat menjabat Pangkopkamtib/Wapangab (1971-1974), sebuah jabatan yang sangat berkuasa pada era itu, didaulat para Lihat Daftar Aktivis
    Lihat Daftar Aktivis
    Aktivis
    mahasiswa untuk berkenan menjadi

    Click to view full article

    Sarwono Kusumaatmadja potret seorang pribadi Lihat Daftar Tokoh Politisi
    Lihat Daftar Tokoh Politisi
    politisi
    bersahaja, bersih dan cerdas. Lulusan Teknik Sipil ITB kelahiran Jakarta, 24 Juli 1943 ini adalah mantan Ketua Umum Dewan

    Click to view full article

    Hakim Konstitusi Akil Mochtar terpilih sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2013-2015. Pria kelahiran Putussibau, Kalimantan Barat, 18 Oktober 1960, itu menggantikan


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Tokoh Monitor

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us