WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Pribumi Perintis Toko Kacamata

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pribumi Perintis Toko Kacamata
A Kasoem | TokohIndonesia.com | Wikipedia

A Kasoem merupakan orang pribumi pertama yang merintis usaha toko kacamata di Indonesia. Usaha yang dirintisnya sejak tahun 1930-an itu kemudian berkembang dengan berbagai merk, seperti A Kasoem, Lily Kasoem, dan Cobra.

Pengusaha optik
Lihat Curriculum Vitae (CV) A Kasoem

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) A Kasoem

QR Code Halaman Biografi A Kasoem
Bio Lain
Click to view full article
Bakir Hasan
Click to view full article
Agus Yudhoyono
Click to view full article
Rustriningsih
Click to view full article
Suteja Neka
Click to view full article
Supriyanto
Click to view full article
Try Sutrisno
Click to view full article
Bob Sadino

Nama toko kacamata Kasoem pasti sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia terutama bagi mereka yang tinggal di kota Garut dan Bandung. Namun, mungkin tak banyak yang tahu kalau toko yang kini telah tersebar di berbagai penjuru Tanah Air ini dirintis oleh seorang tokoh Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
asal Jawa Barat bernama Atjoem Kasoem atau yang lebih dikenal dengan nama A Kasoem.

A Kasoem lahir di Desa Bojong, Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, 9 Januari 1917. Penghasilan ayahnya yang bekerja sebagai petani, membuat Kasoem kecil terbiasa hidup sederhana. Untuk urusan pendidikan pun, hanya berhasil ditempuhnya hingga tingkat Taman Dewasa Perguruan Taman Siswa. Meski demikian, keterbatasan ekonomi tak membuatnya patah semangat.

Sebelum dikenal luas sebagai Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
sukses, A Kasoem ikut membela kemerdekaan Indonesia. Hal itu bahkan telah dilakukannya sejak masih menimba ilmu di Taman Siswa dengan terlibat aktif dalam berbagai organisasi pergerakan. Dari situ, ia kemudian berkesempatan untuk mengenal banyak tokoh perjuangan seperti Ir. Soekarno dan Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Mohammad Hatta
.

Setelah tamat sekolah, Kasoem bekerja di sebuah toko kacamata yang terletak di Jalan Braga, Bandung. Toko tersebut merupakan milik pria berkebangsaan Jerman bernama Kurt Schlosser. Dari sang majikanlah, Kasoem kemudian banyak belajar tentang seluk beluk Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
kacamata. Pelan-pelan, dengan bermodal sepeda, Kasoem mulai merintis usahanya dengan cara keliling dari pintu ke pintu untuk menjajakan kacamata dagangannya.

Sebelum dikenal luas sebagai Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
sukses, A Kasoem ikut membela kemerdekaan Indonesia. Hal itu bahkan telah dilakukannya sejak masih menimba ilmu di Taman Siswa dengan terlibat aktif dalam berbagai organisasi pergerakan. Dari situ, ia kemudian berkesempatan untuk mengenal banyak tokoh perjuangan seperti Ir. Soekarno dan Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Mohammad Hatta
.

Akhirnya, setelah beberapa tahun, berkat semangat kerja keras dan kesungguhannya, Kasoem berhasil membuka toko kacamata sendiri di Jalan Pungkur yang merupakan toko kacamata pertama yang dibuka oleh orang pribumi. Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
kacamatanya perlahan-lahan berkembang dan berhasil melakukan ekspansi cabang ke sejumlah kota besar di Indonesia seperti Solo, Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
, sampai ibukota Jakarta. Usahanya yang terus berkembang itu memberi dia kesempatan untuk membantu orang-orang yang aktif di pergerakan nasional. Karena kontribusinya itu, pergaulannya di kalangan para pejuang pun semakin meluas. Dalam perjalanan karirnya, Kasoem memang banyak membantu dan dibantu sejumlah tokoh pergerakan.

Saat tentara Jepang masih berkuasa di Indonesia, Kasoem dapat memiliki toko kacamata di Jalan Braga, Bandung atas bantuan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan yang pertama
Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan yang pertama
Ki Hajar Dewantara
dan Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Bung Hatta
. Pasca proklamasi kemerdekaan, Belanda kembali ingin menguasai Indonesia. Dalam masa revolusi itulah, Kasoem ingin aktif di Palang Merah Indonesia. Namun belakangan, ia terpaksa mengungsikan keluarganya ke Klaten, Jawa Tengah, ketika peristiwa Bandung Lautan Api meletus pada 24 Maret 1946. Kemudian, atas saran Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Bung Hatta
yang ketika itu menjabat sebagai Wakil Presiden, Kasoem membuka toko kacamata di Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
serta pabrik penggosok kacamata di daerah Klaten.

Setelah pengakuan kedaulatan RI, Kasoem kembali ke Bandung. Sayangnya, toko kacamatanya di Jalan Braga sudah dikuasai oleh orang Cina. Tak mau begitu saja menerima nasib, Kasoem berusaha merebutnya kembali dengan mengajukan gugatan ke pengadilan hingga akhirnya berhasil mendapatkan kembali toko tersebut. Tahun 1955, ia membuka kembali tokonya itu dan membuka jaringan di berbagai daerah.

Lima tahun kemudian, ia berangkat ke Jerman Barat untuk menambah pengalaman dan wawasan karena merasa tidak puas dengan keahliannya. Di sana ia belajar optik dan magang di pabrik milik Dr. Herman Gebest sampai akhirnya mampu menguasai ilmu pembuatan kacamata baik secara teoritis maupun praktis. Setelah merasa mendapat cukup ilmu, Kasoem kembali ke Tanah Air. Pada tahun 1970, dengan bantuan modal dari bank, ia mendirikan pabrik lensa bifokus di kampung halamannya, Kadungora, Garut, Jawa Barat. Pabrik tersebut merupakan pabrik pertama di Indonesia sekaligus yang terbesar di Asia pada masanya. Namun, krisis pada tahun 1997 yang mengguncang perekonomian Indonesia turut berimbas pada kelangsungan pabrik tersebut. Badai krisis yang teramat dahsyat, pada akhirnya membuat pabrik yang diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia (1978-1983)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1978-1983)
Adam Malik
itu mengalami kebangkrutan.

Di sela kesibukan membangun Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
yang dirintisnya sejak tahun 30-an itu, antara tahun 1961-1971, A Kasoem masih menyempatkan waktunya untuk menjadi dewan kurator atau pembina mahasiswa sejumlah perguruan tinggi dan organisasi kemahasiswaan Tanah Air, seperti Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, Universitas Pasundan serta Himpunan Mahasiswa Indonesia.

A Kasoem meninggal dunia di Bandung pada 11 Juni 1979. Bisnis kacamatanya kemudian diteruskan oleh delapan putra-putri serta para cucu dengan menggunakan merk dagang yang berbeda, diantaranya A Kasoem, PT Kasoem, Lily Kasoem dan Cobra yang hingga kini telah tersebar di sejumlah kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Solo, Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
, Cirebon, serta beberapa kota di luar pulau Jawa. Kasoem memang telah menularkan semangat bisnisnya pada kedelapan anaknya sejak dini. Menurut salah satu putrinya yang bernama Ruba'ah, ayahnya tidak akan memberikan uang jajan kepada anak-anaknya jika belum membantu bekerja di optik. muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 17 Apr 2012  -  Pembaharuan terakhir 17 Apr 2012
Pemerhati Teori Musik Tradisi Ntt Pejuang Kemajuan Wanita

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Apakah kamu pencinta wisata kuliner yang rindu akan makanan khas daerah asal? Atau mungkin kamu ingin merasakan berbagai makanan khas daerah Nusantara?

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: